Pernah TEROBSESI (Seperti yang dinyanyikan Rocket Rockers) pada seseorang?? Seseorang yang terobsesi pada sesuatu yang diinginkannya, akan melakukan apapun di luar kesadarannya. Bahkan bunuh diri pun dia lakukan demi mewujudkan obsesinya itu.
Cerita ini terinspirasi dari cerita-cerita Bunuh Diri Massal 2008,
Dan..semoga Ketua Panitia Bunuh Diri Massal 2008 tidak mengurungkan niatnya untuk bunuh diri setelah membaca ini…. ^-^
***
Sekitar lima tahun yang lalu, tetanggaku yang namanya Marjinem meninggal akibat bunuh diri.
Dia gila, bahkan ada anaknya yang nurun sifat gilanya (emang gila bisa nurun?). Ini bukan bunuh diri pertama kalinya bagi dia. Ini adalah yang kedua kalinya.
Yang pertama, dia mencoba bunuh diri dengan menceburkan diri ke sumur rumahnya, beruntung tetangga sekitar sempat menolongnya. Sempat di rawat di rumah sakit beberapa minggu.
Yang kedua, (sepertinya dia sudah sangat mempersiapkan dengan matang agar tak gagal lagi) dia bunuh diri dengan cara menggantungkan diri di pohon plus memotong urat nadinya dengan sebilah pisau, bunuh diri kali ini berhasil sukses!
Dia ditemukan warga yang sedang ronda. Yang fantastisnya, waktu itu pas malam jum’at kliwon. Lengkap sudah keseraman yang terjadi!
***
Ada pohon bambu di depan rumah temanku semasa SMA, Rinjani namanya. Aku senang main ke rumahnya. Selain karena rumahnya di daerah pedesaan yang jauh dari bising kendaraan bermotor, Rinjani hanya tinggal bersama neneknya, jadi kami bisa main sepuasnya tanpa ada orangtuanya.
Hmm…pohon bambu?! Agak ganjil memang, pohon bambu itu cuma satu, di ujung halaman rumahnya. Pohon bambu kelihatan sudah berumur.
Aku pikir, dulu rumah Rinjani ini bekas pekarangan bambu, jadi wajar ada bambu yang tersisa. Tapi, mengapa hanya tersisa satu? Sengaja atau tak disengajakah ini? Setiap aku menanyakan ini pada Rinjani, dia selalu tak mau menjawab.
Akhirnya, pada suatu hari (saking penasarannya) aku bertanya langsung pada neneknya Rinjani. Dan, apa jawaban yang kudapatkan?? Neneknya bilang, dulu di pohon bambu itu ada sepasang kekasih yang gantung diri akibat hubungannya tak direstui.
Hah?? Makin penasaran saja aku. Siapakah sepasang kekasih itu? Aku pernah menduga, apakah mereka orang tua Rinjani??
Aku berpikr, mungkin pasangan bunuh diri ini mengira bahwa bila mereka tidak ditakdirkan di dunia, maka di alam baka mereka bisa bersama…
Entahlah, teka-teki itu belum terjawab hingga sekarang….
***
Sekitar dua minggu lebih aku mengikuti perkembangan Bunuh Diri Massal 2008 di internet. Dan…ternyata banyak yang mendaftarkan diri untuk bunuh diri. Bunuh diri dengan cara yang berbeda, dengan caranya masing-masing.
Dahsyat, negara ini banyak warganya yang ingin mengakhiri hidupnya!!
Sekarang,
19 September 2008,
Berarti tinggal tiga hari lagi menuju 22 September 2008,
Sayangnya, Bunuh Diri Massal hanya diperuntukkan bagi laki-laki.
Kenapa?
Lha, emangnya yang pengen bunuh diri cuma laki-laki??
Menurutku, justru lebih banyak perempuan yang punya alasan untuk bunuh diri
Seperti aku,
Yang ingin mengikuti ritual pemberhentian detak jantung itu,
Kalau aku mesti setia pada seseorang atau sesuatu, pertama-tama aku harus setia pada diriku sendiri dahulu. Kalau aku hendak mencari cinta sejati, pertama-tama aku harus mengeluarkan cinta-cinta yang biasa-biasa saja dalam diriku.
(Eleven Minutes – Paulo Coelho)
Mengapa??
Aku ingin bunuh diri agar bisa ketemu Ketua Panitia Bunuh Diri Massal 2008 yang juga bunuh diri dalam acara itu,
Seperti pasangan kekasih bunuh diri di pohon bambu itu,
aku (berharap) bisa bertemu jodohku di alam baka, yaitu Ketua Panitia Bunuh Diri Massal 2008
Dengan apa??
Yang pasti aku tidak menggunakan satu cara,
khawatir gagal seperti tetanggaku, Marjinem
Aku akan meminum obat nyamuk plus pisau yang tajam untuk menyayat urat nadiku…
Detik-detik menuju 22 September 2008…
Detik-detik menuju Bunuh Diri Massal…
Dan Takkan Pernah Menyesal, lagu Sheila On 7 mendengung di telingaku….
Karena aku (berharap) bertemu jodohku di alam baka, Ketua Panitia Bunuh Diri Massal.
NB:
Aneh sekali,
saat mau posting tulisan ini,
Jaringan internet lambat sekali,
Berkali-kali memposting gagal,
Apakah Tuhan tahu aku akan bunuh diri??
ksh komen d cerpenku ya,
biar lolos Bunuh Diri Massal 2008 ^-^
Di MPku:
di MPnya Mas Fajar:
http://sutradarakacangan.multiply.com/journal/item/137/Kekasih_Di_Alam_Baka_-_Side-story_BDM_by_Luckty_Giyan_Soekarno?replies_read=1

[...] If you liked this post then you may like this one [...]
Obsesi itu biasanya mengarah ke hal positif mas
aku tu bukan mas-mas,
tp perempuan tulen loh!