REVIEW Promises Promises

“Living life without you is more than I can bear, Sweetheart.” (hlm. 348)

“You know, Sweetheart?”

“If I only could make one wish, I’d ask God to not giving you a pair of wing, so you couldn’t fly away from me any longer.” (hlm. 3510

Evan tidak pernah bisa melupakan Fiona. Ia memang mencintai Bianca, tetapi Fiona tetaplah perempuan paling istimewa baginya. Meskipun ia telah berusaha mengunci rapat-rapat ruang istimewa yang dihuni Fiona, dan menguburnya dalam-dalam, perempuan itu tak pernah tersingkir dari hatinya. Tak pernah terlupakan. Mungkin, rasa bersalahlah penyebabnya. Perasaan berdosa yang selalu mengikutinya. Menghantui hidupnya selama belasan tahun. Ia tak bisa berhenti mencemaskan Fiona. Ia khawatir perbuatannya di masa lalu berakibat buruk pada masa depan perempuan itu.

Ia tidak pernah membuang sketsa yang diberikan Fiona sebagai hadiah ulang tahunnya, dulu. Selama ini sketsa itu selalu tersimpan rapi dalam lemari pribadinya, di rumah. Sketsa yang tak pernah lagi dipandangnya begitu ia menikah dengan Bianca. Bahkan nyaris terlupakan. Ia berusaha mencintai Bianca dengan sepenuh hatinya. Mencintai segala kelebihan dan juga kekurangan perempuan yang telah ia nikahi itu. Namun, perselingkuhan Bianca membuatnya kembali teringat pada sketsa itu.

Fiona tidak ingin lelaki ini masuk kembali ke dalam hatinya. Tidak ingin laki-laki ini membuatnya jatuh cinta lagi dan akhirnya hanya akan membuatnya terluka lagi. ia masih bisa menoleransi perbuatan Evan di masa lalu. Ia juga salah, dulu ia hanyalah seorang gadis lugu dan bodoh. Gadis yang sedang tergila-gila dengan cinta. Sekarang ia sudah jauh lebih dewasa. Sudah seharusnya ia bisa mengontrol dirinya sendiri, dan tidak membiarkan dirinya jatuh ke dalam pesona lelaki ini-lagi. ia tidak akan mengulangi kesalahan yang sama.

Awwww…BUKU-BUKU:

  1. Fiona menelusuri kayu rak buku itu dengan jarinya. Rak buku ini akan tampak semakin cantik jika telah dipenuhi buku-buku. (hlm. 43)
  2. Fiona segera meletakkan buku yang dipegangnya secara asal di atas rak, menyeka keringat yang mengaliri keningnya dengan punggung tangan, melompat turun dari tangga kayu.. (hlm. 47)
  3. Fiona merobek lakban kardus teratas dengan cutter, lalu mengeluarkan beberapa buku tebal ber-hardcover sekaligus. (hlm. 149)

Apakah rasanya jika bertemu dengan orang special dari masa lalu? Menatap ke depan atau menoleh ke belakang? Manakah yang akan dipilih Fiona? ( ┌’’ )┌┐( ‘’┐ )

Keterangan Buku:

Judul                            : Promises Promises

Penulis                          : Dahlian

Editor                           : Christian Simamora

Penata letak                  : Wahyu Suwarni

Desainer sampul           : Dhea

Penerbit                        : GagasMedia

Terbit                           : 2011

Tebal                            : 354 hlm

ISBN                           : 979-780-486-0

 

2013 Indonesian Romance Reading Challenge

https://luckty.wordpress.com/2013/01/04/2013-indonesian-romance-reading-challenge/#comment-959

http://lustandcoffee.wordpress.com/2013-indonesian-romance-reading-challenge/

16 thoughts on “REVIEW Promises Promises

  1. Pingback: #KadoUntukBlogger | Luckty Si Pustakawin

  2. Evan masih memikirkan fiona. pantesan aja biancanya selingkuh.

    tapi suka banget dengan kalimat ini

    “If I only could make one wish, I’d ask God to not giving you a pair of wing, so you couldn’t fly away from me any longer.”

    siapapun juga berharap gitu,, tidak ingin ditinggalkan oleh orang yang dicintai..😀

    nice story

  3. kemarin liat novel ini disalah satu tokobuku didaerah ku ..
    eh karna budget nya belum ada .. ga jadi beli ! pas kembali lagi ..
    bablas novelnya .. sudah ga ada -__-

    Reviewnya kakak jadi bikin saja tambahhhhh penasarannnnnnn !

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s