REVIEW Menuju(h)

Menuju(h)

Tak ada yang tahu ketika cinta datang menghampirimu. Cinta kadang egois. Ia membuat manusia tidak bisa memilih menjadi sebuah kesatuan. Mereka sepaket. Kau tidak bisa juga memilih hanya jatuh saja, melainkan kau juga harus merasa patah itu seperti apa. Yang lebih misterius adalah terkadang orang yang kita cintai, menganggapnya sebagai orang yang tepat, justru membiarkan kita gampang patah. (hlm. 58)

Tujuh Kawan Setia.

Yang sepanjang waktu bersetia kepada kita ternyata ada tujuh. Tujuh hari dalam seminggu. Tujuh hari yang mencukupkan hingga tak merasa perlu khawatir satu pun meninggalkan kita.

Waktu adalah sesuatu yang anomaly. Kawan paling akrab sekaligus lawan paling mematikan. Tak pernah sedetik pun meninggalkan kita, tak juga berkhianat, apalagi menyelingkuhi kita dengan tak bersetia pada rotasinya. Ini menariknya waktu, tak kasat tetapi melesat. Ilusif, tetapi nyata.

Itulah kalimat pembuka yang ditulis Windy Ariestanty dalam pengantar buku ini. Masing-masing memiliki cerita dengan tema yang berbeda, tapi memiliki benang merah, yaitu hari. Terdiri dari tujuh cerita, tujuh penulis, dan tujuh hari. Masing-masing penulis memilih satu hari, menulis dua cerita dengan dua sisi yang berbeda.

Menu cerita hari dalam seminggu:

Senin – Aan Syafrani

Seninku selingkuh

Seninku keselingi

Selasa –  Theoresia Rumthe

Hari ketika hujan mati

Sebelum hari ketika hujan mati

Rabu – Iru Irawan

Haru biru kelabu

Baru hari rabu

Kamis – Valiant Budi

Kamis puk puk

Simak! Kup! Kup!

Jumat –  Mahir Pradana

Follow Friday

Moonliner

Sabtu – Sundea

Ke mana sabtu pergi?

Ke sana sabtu pergi

Minggu – Maradilla Syahridar

Solo stranger

Solo stalker

Cerita favorit adalah Kamis puk puk dan Simak! Kup! Kup! yang ditulis Valiant Budi. Oke, saya akui membeli buku ini salah satu faktornya adalah ada namanya dalam deretan penulis di buku ini. Selain unsur judul yang dibalik, tema yang diangkat pun unik. Puk puk. Aduh…jadi takut kalo ada orang yang tidak dikenal puk puk kita.. ( ʃ⌣ƪ)

Cerita paling romantis adalah Moonliner yang ditulis Mahir Pradana. Simak kalimat berikut:

Because I want to show you that all words in this world cannot describe how much I adore you. (hlm. 181)

 

It’s always been a pleasure, to have you in my dream. (hlm. 182)

Beberapa kalimat favorit dalam buku ini:

  1. Apa benar anggapan orang-orang tentang gak ada cowok dan cewek yang benar-benar sahabatan? Katanya, ada masa ketika mereka saling jatuh hati, entah itu dulu, sekarang, atau nanti. (hlm. 18)
  2. Karena ketika kau sangat mencintai seseorang, kehilangan itu semacam kabut. Ia ada, tapi tak tersentuh. Kau hanya bisa merasakan dinginnya. Kau bisa pura-pura tidak melihatnya. (hlm. 60)
  3. Kadang jatuh cinta begitu sederhana, yang membuatmu tersesat. (hlm. 67)
  4. Idealisme seorang anak muda memang tidak bisa dihentikan oleh hujan badai sekalipun. (hlm. 159)
  5. Dunia butuh inspirasi dalam bentuk yang tahan lama. Sebuah buku adalah jawabannya. (hlm. 160)
  6. … sisi menyenangkan dari sebuah kejutan hanya dirasakan oleh si pelaku. Sementara korban, mereka selalu menjadi bahan percobaan atas terkaan pelaku yang menuduh bahwa kejutan tersebut menyenangkan. (hlm. 240)

Urusan ilustrasi isi di tiap cerpen, angkat dua jempol untuk Lala Bohang. Ilustrasinya disajikan ciamik. Menjadi nilai plus buat buku ini.

Setiap orang memiliki hari favorit. Jumat adalah pilihan saya. Kenapa? Salah satu komik favorit berjudul Mr. Friday yang ditulis Kyoko Hikawa. Isinya menceritakan tentang Yayoi yang bertemu dengan seseorang yang menolongnya di jalan. Berhubung kacamatanya pecah, dia tidak bisa melihat jelas wajah laki-laki yang menolongnya itu. Berhubung kejadiannya di hari Jumat, Yayoi menyebutnya Mr. Friday dan dia berusaha mencarinya.

Alasan lain menyukai hari Jumat karena hari itu pula biasanya bel sekolah berbunyi lebih awal dibandingkan hari yang lainnya. Dan artinya bisa menikmati tidur siang, gyahahaha.. ˇ)-c#NyamarJadiMurid 

 

Nah, apa hari favoritmu? Adakah pengalaman yang tak terlupakan dengan hari itu? (◕‿-)

Keterangan Buku:

Judul                            : Menuju (h)

Penulis                          : Aan Syafrani, Iru Irawan, Mahir Pradana, Maradilla Syachridar, Sundea, Theorisa Rumthe, Valiant Budi

Editor                           : Alit Tisna Palupi

Proofreader                  : Christian Simamora, Gita Romadhona

Penata letak                  : Nopianto Ricaesar

Desainer sampul           : Jeffri Fernando

Ilustrasi isi                     : Lala Bohang

Penerbit                        : GagasMedia

Terbit                           : 2012

Tebal                            : 250 hlm.

ISBN                           : 979-780-591-3

Nemu pic unyu:

 

 

2013 Indonesian Romance Reading Challenge

https://luckty.wordpress.com/2013/01/04/2013-indonesian-romance-reading-challenge/#comment-959

http://lustandcoffee.wordpress.com/2013-indonesian-romance-reading-challenge/

29 thoughts on “REVIEW Menuju(h)

  1. Pingback: #KadoUntukBlogger | Luckty Si Pustakawin

  2. Hari favorite saya, adalah hari sabtu. Karena, biasanya di hari itu saya berkumpul bersama keluarga dan teman-teman saya. Pas sabtu malam atau malam minggu, saya biasa ke salah satu Cafe di Kendari, disana saya bisa melihat sepuasnya seseorang yang menjadi bagian dari hati saya. Dia salah satu personil band yang manggung tiap sabtu malam di Cafe itu🙂

  3. Nama-nama penulisnya rata-rata terkenal dengan predikat selebtwit ya, tapi yang saya tahu mereka rata-rata memang punya kemampuan mengolah kata dengan baik, dan kalau tidak salah ada ilustrasi gambarnya juga kan di tiap ceritanya? Menarik😀

  4. Wah menarik banget mbak!
    Dari judulnya saja sudah unik. Jarang-jarang ada buku yang mengangkat tema seunik ini. hehe covernya juga lucu.

  5. Setelah baca dongeng patah hati, dan ngubek” blog beberapa reviewer, semuanya bilang lebih bagus menuju(h) dari DPH, makin penasaran sama kumcer satu ini, dan ternyata sudah jarang di tobuk dekat rumah

  6. Pingback: 11 Buku GagasMedia yang Wajib Dibaca versi @lucktygs | Luckty Si Pustakawin

  7. Pingback: GagasMedia #TerusBergegas #KadoUntukBlogger | Luckty Si Pustakawin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s