REVIEW Separuh Hati

Cinta itu bukan sekadar rasa sayang, cinta itu juga bukan sekadar rasa yang muncul cuma karena kebaikan yang diberikan. Tapi, lebih kepada suatu pengorbanan yang berarti demi dia yang kamu sayangi.

Sayangilah dia yang menyanyangimu dengan sepenuh hati. Jangan tunggu sampai kamu merasa kehilangan. Dan jangan sekali-kali kamu menyakiti hatinya. Karena tidak mudah menyusun kembali hati yang hancur.

Jika dalam suatu hubungan kamu merasakan kejenuhan, itu sudah pasti ada. Berselingkuh itu bukan penyelesaian, tetapi malah akan muncul suatu permasalahan yang baru. Yang harus kamu ketahui, dengan berselingkuh kamu telah menyakiti DUA HATI. (hlm. 125)

Adalah Lazuardi Nazar, biasa dipanggil Dinar. Umur 22 tahun. Seorang mahasiswa yang sedang berjuang menyelesaikan skripsinya. Memiliki pacar yang baik hati, setiap hari rela membangunkannya meskihanya lewat telepon.

“Pokoknya kamu harus lulus tahun ini. Ayah nggak mau kamu lebih dari 8 semester!”

“Iya, Dinar bakal usahain di semester delapan ini selesai kuliah.”

“Harus LULUS pokoknya. Kalo nggak lulus tahun ini, kamu berhenti kuliah!”

“Tapi, Yah?”

“Enggak ada tapi-tapian. Ayah udah banting keringat untuk sekolahin kamu sampe sejauh ini. Kalo nggak lulus tahun ini, kamu berhenti kuliah dan bantu ayah di kebun.” (hlm. 2)

Setiap mahasiswa pasti pernah ngalamin masa-masa kritis nan krisis seperti itu. Saya juga pernah, bahkan saya lulus saat menginjak semester kesepuluh. Menyelesaikan skripsi hampir dua tahun. BAB 1-nya aja bahkan butuh lima bulan sendiri, gyahahaha.. ~~~(/´▽`)/ #TidakPatutDitiru

Disela-sela kesibukannya yang hampir tiap hari dihabiskan untuk bimbingan, Dinar bertemu Rani di jurusan. Rani ini merupakan salah satu cewek yang lagi happening diobrolin sama seluruh cowok di kampus Dinar. Rambutnya hitam panjang, senyumannya manis, giginya rapi dipagerin pula. Cowok mana yang nggak suka ngeliat dia. Kecuali, kalo tuh cowok ‘nggak normal’. Termasuk Dinar yang tersihir oleh pesona Rani. Sementara Dinar dan Nila hampir berpacaran selama setahun. Kemanakah separuh hati Dinar akan berlabuh? Nila, pacarnya selama ini yang baik hati atau si cantik Rani, yang sering ditemuinya saat bimbingan skrispi?!?

Nemu analogi lucu nyari pacar itu harus sabar kayak mancing ikan:

  1. Nyari pacar itu kayak mancing ikan. Walaupun udah ganti-ganti tempat, tapi tetep aja nggak bisa dapet seperti yang diinginkan. Meskipun kita sudah mencoba mencari pasangan hati dari gebetan yang satu ke gebetan yang lainnya, belum tentu mereka pas dengan selera kita. Jadi, kalo belum nemuin yang pas, BERSABARLAH.
  2. Nyari pacar itu kayak mancing ikan. Kalo nggak pinter main umpan, bisa diambil orang. Nah, di zaman modern seperti sekarang, nggakada yang namanya nyari pacar itu cuma modal kasih sayang. Sebagian orang kalo mencari pacar itu suka melihat kepribadiannya dulu. Iya, rumah pribadi, mobil pribadi, motor sport pribadi misalnya. Jadi kalo kamu cuma punya motor yang jalannya kayak siput yang lagi encok, BERSABARLAH.
  3. Nyari pacar itu kayak mancing ikan. Harus menunggu yang lama kalo mau dapet yang terbaik. Nyari pacar itu nggak secepat transaksi jual-beli. Tanya harga, langsung jadi. Butuh proses yang cukup lama untuk mengetahui sifat dia. Yap, itulah masa PDKT. Jadi kenali dulu calon pasangan kalian kalo mau mendapatkan yang terbaik, jangan terburu-buru. Maka dari itu, BERSABARLAH.

Banyak bertebaran kalimat favorit:

  1. Segala sesuatu yang diawali dengan niat buruk, tidak akan menghasilkan sesuatu yang indah.” (hlm. 25)
  2. Jika dihadapan kamu ada seseorang yang tulus mencintai kamu apa adanya, jangan sia-siakan dia. Dialah yang terbaik untukmu. (hlm. 29)
  3. Terkadang hidup memang mempunyai banyak pilihan. Tapi, jika sudah ada yang terbaik, kenapa harus memilih kembali? (hlm. 39)
  4. Hidup memang penuh dengan masalah, tapi tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan. (hlm. 75)
  5. Jujurlah dengan pasangan kamu sendiri, meskipun kejujuran itu pahit. (hlm. 110)
  6. Aku menyesal membuat kamu bersedih, meskipun di hadapanku kamu tersenyum. (hlm. 110)
  7. Cinta yang tulus itu dapat dilihat dari seberapa besar pengorbanan yang dia berikan untuk kekasihnya. (hlm. 125)
  8. Sesakit-sakitnya hati yang terluka adalah dia yang hatinya dimadu. (hlm. 125)

Keterangan Buku:

Judul                            : Separuh Hati

Penulis                          : @SeparuhHatiku

Penyunting                    : @andri_NaSTAR

Pendesain sampul         : Oxta Estrada

Penata letak                  : Arifian

Penerbit                        : PT Wahyu Media

Terbit                           : 2012

Tebal                            : 214 hlm.

ISBN                           : 979-795-685-7

 

5 thoughts on “REVIEW Separuh Hati

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s