REVIEW April Snow

Cinta adalah perasaan saat dalam waktu tak lebih dari satu menit kita berada di surga dan neraka sekaligus. Cinta memang perasaan mengguncang yang amat parah, menggelisahkan, dan merisaukan. (hlm. 176)

“Hidupku yang selalu menderita karena cinta, seperti payung yang dibuang, dingin, pedih, dan hina. Aku menahan semua itu saat berkali-kali terpisah, aku adalah pengembara yang mencari cinta sejati …” (hlm. 137)

“Baiklah, silahkan lakukan apa saja. Kau mau menghukumku, menghinaku, atau menyakitiku, silahkan lakukan sesuka hatimu. Tapi, apa pun yang kau lakukan, tolong lakukan dengan benar. Sakiti atau hina aku dengan benar. (hlm. 84)

Saat mendengar berita kecelakaan Gyeong HoSeo Yeong merasa dirinya seperti peralatan elektronik yang tidak dialiri litrik. Bukan hanya perasaan suram yang timbul karena tak ada cahaya, karena hal sederhana seperti listrik mati pun bisa melumpuhkan seluruh kehidupan.

Begitulah perasaan Seo Yeong saat mendengar berita kecelakaan Gyeong Ho. Layaknya peralatan elektronik yang tidak mendapat aliran listrik, tubuhnya seperti mesin yang tak bisa beroperasi dengan benar. Ketika melangkah, kakinya terasa berat. Ketika memegang benda, tangannya tak bertenaga. Bahkan, dia tak sanggup berpikir atau menilai sesuatu, seolah-olah dia ikut lumpuh karena kecelakaan. Seluruh tubuhnya bagaikan peralatan elektronik yang rusak. Seo Yong merasa dirinya baru bisa terlepas dari situasi kelumpuhan jika Gyeong Ho siuman. Tanpa Gyeong Ho, Seo Hyeong merasa hidupnya tak berguna, seperti besi rongsokan. Rasanya dia ingin tidur lelap di samping suaminya yang tengah berbaring dengan bantuan alat pernapasan.

Di dalam video tersebut, Gyeong Ho terlihat melakukan sesuatu yang belum pernah Seo Yeong lihat sebelumnya. Ia memeluk perempuan itu dengan mesra. Seo Yeong juga belum pernah melihat Gyeong Ho bercanda-canda dan tertawa. Bahkan, Seo Yeong tak pernah membayangkan akan pernah melihat wajah suaminya seceria itu. Suara tawa  suara cekikikan perempuan itu dan suara pelan Gyeong Ho memenuhi ruangan restoran … (hlm. 28)

Perempuan yang telah menemaninya selama dua puluh tahun. Perempuan yang selalu ada dan di sisinya sejak bertemu di kampus, lulus, melakukan wajib militer, kemudian bekerja. Perempuan yang membuatnya mengerti tentang pekerjaan penata cahaya sebagai sebuah seni. Intinya, dibandingkan apapun, Su Jin telah banyak menorehkan warna kuning dalam kehidupan In Su. Kalau ada In Su, suasana apa pun, perasaan apa pun, warna kuning cerah senantiasa memenuhi harinya. Perempuan ini memang memiliki kemampuan misterius. In Su mempunyai keyakinan bahwa warna hidup dan konsentrasinya pasti akan berubah drastis bila kehilangan Su Jin.

Pada akhirnya, In Su mengambil ponsel dari plastik yang berisi benda-benda milik Su Jin. Paling tidak hatinya akan merasa tenang saat dia membuka folder yang ada di ponsel tersebut. Namun, saat melihat tanda gembok muncul di layar ponsel dan perintah untuk memasukkan nomor PIN, dadanya bergemuruh laksana ombak. Dia tak pernah berpikir bahwa Su Jin mempunyai sesuatu semacam rahasia. Warna kuning dalam diri Su Jin tak hanya indah, tetapi juga menyiratkan kejujuran dalam hidupnya. Namun, nomor PIN… (hlm. 31)

Seo Yeong dan In Su sama-sama disakiti oleh pasangan masing-masing. Pasangan mereka ternyata saling memadu kasih. Mereka mengetahui setelah pasangan mereka tersebut mengalami kecelakaan ketika sedang pergi berdua. Selama menunggu pasangan masing-masing di rumah sakit, mereka jadi kerap bertemu, saling berkeluh kesah tentang pasangan masing-masing. Intensitas keduanya sering bertemu, menumbuhkan benih-benih rasa di antara keduanya. Empat jenis hubungan yang dibuat oleh empat orang ini memanglah rumit. Bagaima akhir kisahnya? Sesuai tagline novel ini yang tertuang di cover; saat rasa ini membawa asa untuk mencinta.

Rupanya begini arti sesungguhnya dari kata mencintai itu sendiri. (hlm. 175)

Keterangan Buku:

Judul                            : April Snow

Penulis                          : Hyung-kyung Kim

Penerjemah                  : Pradita Nurmaya

Penyunting                    : Nunung Wiyati

Perancang sampul         : Citra Yoona

Pemeriksa aksara         : Intan Ren & Veronika Neni

Penata aksara               : BASBAK_Binangkit

Penerbit                        : Bentang

Terbit                           : 2012

Tebal                            : vi + 266 hlm.

ISBN                           : 978-602-8811-97-2

 

New Authors Reading Challenge 2013

http://renslittlecorner.blogspot.com/2013/01/new-authors-reading-challenge-2013.html

https://luckty.wordpress.com/2013/02/12/new-authors/

3 thoughts on “REVIEW April Snow

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s