REVIEW Fiksi Lotus

Oh, semua buku menceritakan betapa besar cinta orang-orang terhadap satu sama lain –cinta suci dan tulus. Buat apa ditulis hal-hal seperti itu? Tidakkah mereka tahu hal itu tidak nyata? Tidakkah mereka tahu hal itu hanya murni dusta semata? Demi Tuhan! Buat apa bercerita tentang cinta jika hal itu hanya akan membuahkan sakit hati saja? (hlm. 99)  

Sesungguhnya, harga diri yang tertinggi adalah jika kita tidak punyaharga diri atau ego. (hlm. 98)

Kebanyakan orang cenderung menyukai novel dibandingkan cerpen. Tapi entah kenapa, saya suka dengan buku kumcer, apalagi cerpen yang ditulis oleh penulis ternama yang sudah tidak diragukan lagi kemampuannya.

Ada 14 cerita yang telah dipilih dari situs Fiksi Lotus. Masing-masing dari keempat belas cerita yang hadir di sini memiliki nilai unik dan pesan universal, dikemas dengan teknik penuturan yang beragam namun tetap menggaris bawahi fungsi cerita sebagai pengabdian budaya hidup.

Jujur saya akui, nama-nama yang tertuang dalam kumcer ini yang saya kenal hanyalah segelintir saja; Ernest Hemingway, Anton Chekhov, O.Henry, dan Franz Kafka. Hadewh…minim sekali pengetahuan saya tentang buku klasik… (ʃ⌣ƪ)

Waktu buku ini terbit, langsung tergoda untuk membelinya. Penasaran dengan isi ceritanya. Dan…ternyata benar-benar memikat di setiap cerita dengan komposisi rasa yang berbeda!

Teka-teki yang ditulis Walter De La Mare cocok sekali dijadikan pembuka. Serem-serem gimana itu. Sama halnya dengan tulisan Shirley Jackson dengan judul Charles. Endingnya bikin merinding!

…karena pengeluaran mereka selalu melebihi perkiraannya. Bukankah memang begitu adanya bagi setiap orang? (hlm. 27)

 

“Jika orang-orangmu datang duluan, lakukanlah apa yang ingin kau lakukan. Aku sudah berubah pikiran. Jika orang-orangku duluan sampai kemari, kau adalah orang yang pertama yang harus mereka bantu, seolah kau adalah tamuku. Kita telah bertengkar seumur hidup hanya gara-gara sebaris kecil hutan ini, di mana pepohonan bahkan tak bisa berdiri tegak di tengah halauan angin. Berbaring di sini, malam ini, aku mulai berppikir bahwa selama ini kita bertingkah seperti orang bodoh; masih banyak yang bisa kita lakukan daripada memperebutkan masalah lahan, tetanggaku, jika kau bersedia mengubur pertikaian kita, aku ingin memintamu untuk menjadi sahabatku.” (hlm. 46)

 

“Minggu lalu ia mencoba bunuh diri,”

“Kenapa?”

“Katanya dia putus asa.”

“Soal apa?”

“Entahlah, kurasa masalah kecil.”

“Kau tahu dari mana kalau dia tidak punya masalah besar dalam hidupnya yang membuat dia ingin bunuh diri?”

“Kan uangnya banyak.” (hlm. 61)

Cerita favorit adalah kisah Della dan Jim dalam Pemberian Sang Magi yang ditulis O. Henry. Di cerpen ini kita akan tahu bahwa apa arti cinta sejati nan tulus yang sesungguhnya. Di dalam cerita ini juga menggambarkan suasana Natal di antara sepasang muda-mudi yang ceroboh namun rela berkorban untuk satu sama lain. Orang-orang murah hati yang sering memberilah yang terkenal akan kebijakannya. Orang-orang ini disebut Sang Magi:

“…mungkin rambutku bisa diukur dan dipangkas, tapi tidak ada yang bisa mengukur atau memangkas cintaku padamu…” (hlm. 34)

Pokoknya, kumcer ini wajib dikoleksi! Selain menambah koleksi di rak kita, juga menambah khazanah pengetahuan kita akan cerita klasik! (´⌣`ʃƪ)

“Ah, kalian seperti manusia liar, tidak pernah baca koran, sampai kalian tidak tahu apa yang terjadi dalam dunia ini. Asal kalian tahu, koran-koran yang terbit selalu penuh akan hal-hal yang luar biasa! Begitu sesuatu terjadi, semua itu langsung disampaikan pada khalayak umum, tertulis hitam di atas putih!” (hlm. 73)

Keterangan Buku:

Judul                                        : Fiksi Lotus

Penerjemah                              : Maggie Tiojakin

Desain & ilustrasi cover              : Staven Andersen

Setting                                      : FitriYuniar

Penerbit                                    : PT. Gramedia PustakaUtama

Terbit                                       : April 2012

Tebal                                        : 184 hlm.

ISBN                                       : 978-979-22-8353-2

 

2013 Indonesian Romance Reading Challenge

https://luckty.wordpress.com/2013/01/04/2013-indonesian-romance-reading-challenge/#comment-959

http://lustandcoffee.wordpress.com/2013-indonesian-romance-reading-challenge/

13 thoughts on “REVIEW Fiksi Lotus

  1. Kalau dilihat dari segi cover, agak kurang memikat, soalnya gambar yang dipakai kurang menarik. Tapi, setelah googling sedikit dan baca review Mbak Luckty, kok beda ya?

    Ernest Hemingway itu salah satu penulisnya kan? Sebenarnya ini yang jadi alasannya, aku bisa dikatakann fans abal-abalnya, yang aku tahu karyanya cuma The Old Mand and The Sea aja. Duuh, pengetahuan aku tentang buku luar emang gak banyak ya? Hahah… x_x

    Cerita-ceritanya unik, universal lagi, jadi ‘nggak terlalu’ fokus pada satu benang merah kayak cinta aja, ada banyak tema-tema lainnya yang cukup bikin semriwing dan merinding. Hihi..:D

    Kalau dari 5 bintang, kayaknya 3,75 bintang yang aku kasih. Hehehe…

  2. aku belum pnya yg kumcer fiksi lotus, tapi aku follow blognya, dan sebagian besar juga menceritakan cerita pendek yang tingkat tinggi bahasanya,, beneran deh aku kalo baca fiksi lotus di blognya, kq berasa banyak tafsiran,
    ada salah satu postingan yg terdampar di angkasa, antara seorang kapten dan anak buahnya, ceritanya begitu menggoda hingga ada beberapa penafsiran tentang cerita itu, aq berpikir jika cerita itu mimpi, atau khayalan, karena tersirat gitu, tapi gak tau yg bener gimana, kayaknya terserah pembaca deh mau dibawa kemana😀

  3. “…mungkin
    rambutku bisa
    diukur dan
    dipangkas,
    tapi tidak ada
    yang bisa
    mengukur
    atau
    memangkas
    cintaku
    padamu…” (hlm.
    34)
    kutipan yang ini gombal banget. Bikin klepek-klepek tapi gak lebay.😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s