REVIEW The Devil in Black Jeans

Hidup kita di tangan Tuhan, dan apa pun yang kita lakukan tidak akan sukses tanpa seizin-Nya. (hlm. 183)

“Kamu nggak perlu siapa pun untuk mengubah apa-apa dari diri kamu.”(hlm. 32)

Adalah Johan Brawijaya yang kerap disapa dengan panggilan Jo. Selama sepuluh tahun tinggal di Berlin, Jo harus pulang menemui jasad papanya untuk terakhir kali. Meskipun Papa tidakmenelantarkan Mama ataupun dirinya, Papa juga bukan tipe orangtua yang akan mengantar anaknya ke sekolah atau latihan basket. Intinya, Papa adalah tipe orangtua yang dingin, Mama adalah satu-satunya orangtua yang dia miliki, dan setelah mama tiada, dia kehilangan satu-satunya sumber kehangatan di dalam hidupnya. Hubungannya dengan Papa yang renggang tidak pernah membaik setelah dia beranjak dewasa dan dengan berjalannya waktu serta beribu-ribu kilometer yang memisahkan mereka,masing-masing menjadikan ini sebagai alasan untuk tidak bertemu muka.

“Dan untuk Johan Brawijaya, anak laki saya satu-satunya.. Papa tinggalkan hal paling berharga milik Papa, yaitu adik kamu, Blu di bawah penjagaan kamu. Kembali ke Jakarta, tempati rumah yang di Kebayoran Baru dan bertanggung jawab sebagai kakak. Pastikan Blu mendapatkan segala sesuatu yang dia inginkan. Jangan kecewakan papa.” (hlm. 9)

Begitulah isi surat wasiat dari Papa. Kenapa dia harus menuruti permintaan itu? Dia kan tidak berutang apapun pada lelaki yang tidak pernah mengasuhnya itu. Tapi Mama sudah membesarkannya untuk menjadi anak yang akan selalu menghormati orangtua, tidak peduli bahwa orangtua itu bertingkah laku seperti orangtua. Selama beberapa hari dia melalui berbagai macam emosi, mulai dari marah kepada Papa memberikan tanggung jawab yang seharusnya bukan tanggung jawabnya, kesal karena beliau sudah nggak ada jadi dia tidak bisa berdebat dengannya, jengkel pada dirinya sendiri yang bahkan mempertimbangkan permintaan Papa itu, tapi yang paling penting adalah rasa takut. Takut mengecewakan Papa kalau dia menolak tanggung jawab ini.

Hanya ada dua alasan kenapa perceraian bisa terjadi. Pertama adalah karena perselingkuhan, dan yang kedua adalah karena sang istri tidak menghargai sang suami. (hlm. 44)

Yup, dia harus mengurus adik tirnya, Blu dan berdamai denganibu tirinya, Poppy yang sebenarnya tidak salah apa-apa. Seharusnya dia tidakmengusulkan agar Poppy mengejar mimpinya untuk mengambil Cuisine Diploma dariLe Cordon Bleu di Paris pada saat ini, dan menawarkan diri untuk bertanggung jawab mengurus Blu selama Poppy menyelesaikan kursus sembilan bulan itu. Sebetulnya dia hanya basa-basi menawarkan itu. Dia tidak menyangka Poppy akan setuju, juga tak menyangka LCB Paris yang sangat populer sehingga orang harus menunggu berbulan-bulan untukmenghadiri kursus mereka akan menerima Poppy untuk semester musim gugur. Alhasil Poppy memercayakan Blu sepenuhnya padanya, padahal dia sama sekali tidak tahu menahu bagaimana cara berinteraksi dengan cewek ABG.

Dia harus memikirkan cara lain untuk mengatur kehidupannya dengan Blu hingga Poppy puang delapan bulan lagi, agar jadwalnya tidak seberantakan sekarang. Dia juga harus mendapatkan kembali kehidupan sosialnya, karena semenjak Blu tinggal dengannya, dia tidak bisa membawa perempuan kerumah untuk menginap dan itu betul-betul menghancurkan kehidupan lajang yang dia miliki beberapa tahun ini. Selain sebagai drummer, Johan Brawijaya juga dikenal sebagai pecinta wanita, dan dia terlalu mencintai image ini dan tak mungkin melepaskannya sekarang.

“Namanya juga remaja, hormone masih belum stabil dan suka cranky.”(hlm. 20)

Jo jelas kewalahan menghadapi Blu. Meski menjadi seleb, Blu tetap seperti ababil pada umumnya; Tim Garis Keras Justin Bieber, ingin mengenakan pakaian dari Esprit, ingin terlihat seperti Elena di Vampire Diaries, dan lain-lain. Akhirnya Jo memutuskan untuk mencari asisten yang akan mengurus segala keperluan Blu yang memahaminya luar dalam.

Andaikan saja semua orang yang membencinya tahu kerja keras Blu, mungkin mereka tidak akan meremehkannya. (hlm. 73)

 

Blu seorang kutu buku, tapi lain darinya yang menyukai buku nonfiksi.. Blu kelihatannya lebih suka cerita fiksi yang terfokus pada kehidupan remaja. Jo tahu ini karena rumahnya penuh dengan novel-novel Blu yang berserakan di mana-mana. (hlm. 170)

Sementara itu ada Dara yang sudah terbiasa menjadi asisten artis berpengalaman, tapi belum pernah merasakan menjadi asisten artis ABG seperti Blu si penyanyi opera. Dara memutuskan untuk mengambil tawaran itu karena dia membutuhkan pekerjaan itu untuk mengumpulkan biaya pernikahannya bersama Panji. Kalau mengikuti kata hatinya, dia sebetulnya belum siap menghabiskan seluruh hidupnya bersama Panji yang suka sekali mengontrol hidupnya. Mulai dari tingkah lakunya, pakaian yang dikenakannya, gaya rambut, make-up,hingga orang-orang yang patut dijadikan temannya. Belum lagi karena Panji juga tidak pernah mendukung karirnya sebagai asisten artis.

“Kamu perlu seseorang yang membiarkan kamu bebas melakukan apa saja yang kamu mau. Seseorang yang bisa menghargai kamu apa adanya. Dia nggak akan bisa memberikan itu semua. Cepat atau lambat dia akan membuat kamu tidak bisa bernapas karena dia hanya akan mencekik kehidupan kamu. (hlm. 291)

Dari sinilah kisah Jo dan Dara mulai terurai lewat kehidupan Blu. Mereka yang dulunya tidak akur, bahkan saling membenci, masing-masing mulai merasakan ada sesuatu dalam hati kecil mereka. Apakah rasa itu?

“Saya selalu mengira laki-laki seperti kamu pasti sering nge-bullshit dengan mengucapkan kata cinta kepada siapa saja, bahwa kata itu tidak berarti untuk kamu, tidak seperti untuk saya.” (hlm. 337)

Sejujurnya ini adalah novel aliaZalea yang pertama kali saya baca. Sebenarnya sudah punya Miss Pesimisbeli pas ada diskonan, tapi sampe sekarang masih numpuk di timbunan. Telat banget ya?!? Gapapa deh, daripada gak baca sama sekali ~~~(/´▽`)/ #DikeprukPecintaNovelMetropop

Secara keseluruhan suka dengan gaya bahasa penulisnya. Walaupun lumayan tebal, tapi jenis fontnya lumayan nyaman untuk dibaca. Cuma yang bikin bingung adalah covernya yang kece ini kok gak sinkron ama isinya ya? Trus, dideskripsikan Jo memiliki banyak tato, kok di cover tangannya mulus tanpa tato gitu.. d(*⌣*)b

…pada bagian dalam lengan kanan Jo yang dihiasi tato bergambar jangkar dari pergelangan tangan hingga siku. Jo senang mengoleksi tato yang bervariasi dari jangkar, salib, ayat Alkitab, simbol yin-yang, bahkan memiliki tato tapal kuda… (hlm. 25)

Keterangan Buku:

Judul                 : The Devil in Black Jeans

Penulis              : aliaZalea

Sampul             : Martin Dima

Editor               : Eka Pudjawati

Penerbit            : PT. Gramedia Pustaka Utama

Terbit               : Februari 2013

Tebal                : 345 hlm.

ISBN                : 978-979-22-9188-9

 

2013 Indonesian Romance Reading Challenge

https://luckty.wordpress.com/2013/01/04/2013-indonesian-romance-reading-challenge/#comment-959

http://lustandcoffee.wordpress.com/2013-indonesian-romance-reading-challenge/

New Authors Reading Challenge 2013

http://renslittlecorner.blogspot.com/2013/01/new-authors-reading-challenge-2013.html

https://luckty.wordpress.com/2013/02/12/new-authors/

33 thoughts on “REVIEW The Devil in Black Jeans

  1. Nyoba nebak ahh.. Akhirnya Jo dan Dara bakal nikah dehh hihi😄
    Reviewnya asik bgt buat dibaca, soalnya aku juga lagi belajar buat review novel yg udah dibaca (biar gak lupa gitu :D)
    Salam kenal ya Mbak luckty🙂

  2. Ending nya kayaknya Jo dan Dara bakalan jatuh cinta yaa. Aku juga pernah baca novelnya aliazalea yang “Miss Pesimis” dan “Blind Date”. Review nya komplit mbak, ada cuplikan – cuplikan kata – kata yang ngena banget ke kehidupan kita.

  3. “Kamu nggak perlu siapa pun untuk mengubah apa-apa dari diri kamu.”(hlm. 32)

    seperti seorang motivator, sampe berbusa dia ngomong, tapi kalau tiap individu engga tergerak hatinya, yaaa..sama aja kan.
    Review yang bagus

  4. wah baru baca Review nya langsung Jleb

    Hidup kita di tangan Tuhan, dan apa pun yang kita lakukan tidak akan sukses tanpa seizin-Nya. (hlm. 183)
    hidup selalu ditangan tuhan, ( ᷇● ʃƪ ●᷆ ) kerasa Jlebnya

    Novelnya kelihatan seru, dengan tokoh pria yang agak devil karena kurang perhatian akibat mama yang sudah ditangan tuhan dan papa yang dingin dan sudah menyusul mama. dengan kehidupan nya yang kasar yang aku ketahui dari Review ini. Jo seorang yang bertanggung jawab namun tak mengerti caranya mengrusi adiknya, yang merupakan pesan serta amanat terakhir mendiang ayahnya.
    Langsung cess begitu baca Review nya bu Luckty, seolah ceritanya mengalir namun ada bagian yang membuat penasaran.

    Andaikan saja semua orang yang membencinya tahu kerja keras Blu, mungkin mereka tidak akan meremehkannya. (hlm. 73)
    banyak yang ngeremehin Blu ya…, memang sulit menjadi seorang artis sedangkan pribadinya masih ababil. membuatnya sulit diurus, cess…, ngalir lagi karena baca Review, top nih Reviewnya.

    Penasaran sama lika-liku kehidupan Jo, sampai mempunyai perasaan ke Dara, cieee… jodoh emang nggak kemana ya, hehe. sukses ya

    Sukses ya buku The Devil in Black Jeans karya aliaZalea semoga terus berkarya dengan buku yang keren banget
    Review nya keren jadi makin penasaran sekaligus cess dalam satu waktu ketika baca Review ini.. sipp ҉ ┐( ^●ᴥ ●^)┌ ҉

  5. Belum pernah baca karya aliaZalea tapi pas baca review kamu jadi pengen baca karena penasaran dengan tokoh Johan dan Blue, meskipun kisah saudara tiri yang awalnya saling membenci sudah bayak jadi tema novel cuma berhubung Jo itu anak band dan Blu artis remaja, jadi sepertinya akan lebih “segar” untuk dibaca

  6. pernah baca novel ini waktu jaman2nya baru terbit, dan aku udah baca juga novel dari pengarang yang sama, tapi rasanya yang novel ini agak membosankan bagiku. hahhaha. aku bahkan baru menyadari beberapa bagian dalam novel ini yang kulewati gara2 baca review mbak. salah satunya–> oh ternyata Blu itu adik tiri dan dia cewek. ahahaha. aku pikir cewek, dan yah adik kandung

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s