REVIEW Para Pendekar Padang Pasir

Kesabaran merupakan kunci agar bisa meraih kesuksesan dalam hidup.(hlm. 75)

Beruntunglah dulu saya saat sekolah dasar disekolahkan orangtua ke sekolah berbasis agama. Dari pagi sampai siang, belajar seperti biasa. Sedangkan setelah sholat duhur, belajar ilmu berbasis agama; Fiqih Islam, Kaligrafi, Qur’an Hadist, dan yang paling saya suka adalah Sejarah Islam. Di pelajaran ini, jadi tahu tentang kisah-kisah Nabidan Rasul, sejarah masuknya Islam, dan tentu kisah para sahabat Nabi. Sewaktu dapet buntelan buku ini, jadi mengingatkan memori saat berseragam sekolah dan pelajaran paling favorit; Sejarah Islam.

Buku ini berisi kisah-kisah kehidupan kaum Muslim pada masa awal Islam. Kisah-kisah yang ada di dalamnya bercerita tentang kehidupan beberapa sahabat Nabi yang selama ini kurang dikenal. Padahal mereka adalah sahabat yang memiliki perilaku dan ahlak mulia yang pantas untuk dijadikan teladan bagi umat Islam.

Sungguh tak terbayangkan sebelumnya. Orang-orang pada zaman jahiliyah kebanyakan tidak berahlak mulia dan berwatak keras. Tapi di lingkungan jahiliyah itu ternyata muncul tokoh-tokoh yang bijaksana, jujur, dan mulia.

Mereka memiliki hati yang lembut dan saling mengasihi dengan sesama. Itu karena kehebatan Nabi Muhammad SAW. Nabi membimbing mereka dengan sabar agar mereka hidup sesuai dengan ajaran Islam. Menurut ajaran Islam, hidup yang baik antara lain adalah menjauhi kekerasan dan permusuhan, bersikap bijaksana, serta berbuat kebajikan dengan kesabaran dan keikhlasan.

Cerita paling favorit adalah Persaudaraan Muslim Bagai Satu Tubuh. Merinding baca kalimat ini;

Baru saja Umar berjongkok disampingnya, lelaki tua itu menghembuskan napas terakhirnya. Umar bersedih karena tidak sempat menolongnya. Tetapi Umar juga merasa bangga, karena lelaki tua itu gugur demi membela agama Allah. Umar bahkan melihat wajah lelaki itu tampak bercahaya. Umar segera ingat pada dua orang yang membutuhkan pertolongan sebelumnya. Maka Umar berlari menuju ke arah pemuda yang pertama. Ia berharap pemuda itu masih hidup. Namun, ketika Umar sampai di sana, ternyata pemuda itu sudah tidak bernapas. Umar pun merasa sedih. Kemudian Umar bergegas menuju ke arah pemuda kedua. Ia berharap pemuda kedua ini masih hidup. Tetapi ruapanya Allah berkehendak lain. Pemuda itu pun sudah menghadap ke pangkuan ilahi. Umart ertegun sejenak. Ia merasakan penyesalan yang amat dalam di dadanya. Ia duduk di atas batu sambil menundukkan wajahnya. Ia merasa sedih karena gagal menyelamatkan nyawa tiga orang sahabatnya. Meski sedih, Umar merasa kagum terhadap ketiga orang itu. Demikian hebat persaudaraan dan cinta di antara sesama Muslim. Mereka lebih mementingkan saudaranya daripada dirinya sendiri, walaupun untuk itu mereka harus mengorbankan jiwa dan raganya. Ia teringat pada sabda Nabi Saw; “Perumpamaan seorang Muslim dengan Muslim yang lain adalah seperti satu tubuh.” (hlm. 66-67)

Kisah tentang toko-tokoh tersebut diceritakan dalam buku ini dengan bahasa yang populer. Oleh karena itu, buku ini sangat cocok untuk bacaan remaja, guru, orangtua, dan pengasuh anak. Khususnya untuk anak dan remaja, selain bisa dibaca langsung, buku ini juga sangat cocok untuk dongeng sebelum tidur.

Keterangan Buku:

Judul                : Para Pendekar Padang Pasir

Editor               : Irwan Kurniawan

Pembaca pruf   : TimNuansa

Desain cover    : FahriAli, Andy Yoes Nugroho

Desain isi          : Muhammad Abdurrahman

Drawing isi       : TimTaman Melati

Penerbit            : Marja

Terbit               : 2013

Tebal                : 92 hlm.

ISBN               : 979-24-5764-X

 

New Authors Reading Challenge 2013

http://renslittlecorner.blogspot.com/2013/01/new-authors-reading-challenge-2013.html

https://luckty.wordpress.com/2013/02/12/new-authors/

4 thoughts on “REVIEW Para Pendekar Padang Pasir

  1. saya juga suka pelajaran SKI mbak (Sejarah Keudayaan Islam)

    Saking sukanya dengan sejarah Islam, dulu saya beli cerita cerita khulafaur rosyidin dan juga bani umayah dan abbasyiah😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s