REVIEW The Devil’s Alternative

Kerajaan Uni Soviet, walaupun tampaknya seperti raksasa dari luar, punya dua masalah utama. Satu adalah masalah memberi makan penduduknya yang berjumlah 250 juta jiwa. Satunya lagi disebut ‘masalah nasionalisme’. Di empat belas republik yang berada di bawah pemerintahan Republik Rusia, ada sejumlah bangsa non-Rusia dan yang terbesar dan mungkin paling memiliki kesadaran kebangsaan adalah Ukraina. Pada 1982, Rusia baru berpenduduk 120 juta jiwa dari keseluruhan 250 juta jiwa; berikutnya, dengan kepadatan 70 juta jiwa serta paling kaya, adalah Ukraina yang menyebabkan mengapa Ukraina selalu menjadi paling diperhatikan serta diperlakukan dengan keji demi Rusianisasi.

“Ini adalah lembaga, bukannya akrobat.” (hlm. 37)

“Hanya orang bodoh saja; orang ambisius yang ingin melampaui perintah yang diberikan kepadanya.” (hlm. 61)

Adalah Adam Munro. Kisah cintanya itu sungguh indah, hanya sekali seumur hidup. Ketika itu dia berusia dua puluh empat tahun, menjelangdua puluh  lima tahun, dan perempuan itu sembilan belas tahun, berkulit gelap serta cantik. Karena pekerjaan si perempuan, dia harus mengadakan hubungan asmaranya dengan sembunyi-sembunyi, janji ketemu di jalanan-jalanan gelap agar dia dapat menjemputnya dengan mobilnya dan membawanya ke apartemen kecilnya di ujung sebelah Barat dari Charlottenburg tanpa dilihat siapapun.

Pada mulanya, sifat hubungan mereka yang rahasia itu, seperti orang-orang menikah yang diam-diam menghilang dari dunia serta pasangan masing-masing, membuat kisah cinta mereka semakin nikmat. Namun, menjelang musim panas tahun 1961, ketika hutan Berlin penuh dedaunan serta bunga-bungaan, ketika orang mulai naik perahu di danau-danau dan berenang  di pantai-pantai, kisah cinta mereka semakin terjepit. Ketika itulah Munro melamarsi perempuan dan dia hampir setuju. Mungkin saja dia masih akan setuju, tetapi kemudian berdirilah Tembok Berlin itu. Tembok itu selesai dibangun pada 14 Agustus 1961.

Ketika itulah gadisnya mengambil keputusan. Katanya kepada Munro, dia tidak mungkin meninggalkan orangtuanya; membiarkan mereka menanggung malu, membiarkan ayahnya kehilangan pekerjaan, membiarkan ibunya kehilangan apartemen yang telah dinanti-nantikannya selama bertahun-tahun. Dia tidak mungkin menghancurkan peluang adiknya untuk mendapatkan pendidikan serta peluang yang cerah; dan akhirnya dia tidak tahan membayangkan bahwa dia tidak akan pernah melihat negeri asalnya lagi.

Maka dia pun pergi dan Munro mengamatinya di balik bayang-bayang, sementara gadisnya itu kembali ke Timur lewat bagian terakhir dari Tembok Berlin yang belum selesai, dengan penuh kesedihan, kesepian, serta hati hancur –dan sangat, sangat cantik.

Munro tidak pernah melihatnya lagi dan dia tidak pernah menceritakannya kepada siapa pun, memelihara kenangannya dengan sifat Skotlandia yang suka menyimpan rahasia. dia tidak pernah melupakan bahwa dia pernah dan masih mencintai seorang perempuan Rusia bernama Valentina yang ketika itu bekerja sebagai sekretaris atau penulis steno dari delegasi Soviet untuk Konferensi Empat Kekuasaan di Berlin. Dan itu, yang sangat disadarinya, adalah benar-benar melanggar peraturan.

Dalam enam belas tahun berikutnya, dia telah mengambil spesialisasi urusan intelijen ekonomi dan Uni Soviet walaupun dia belum pernah ke sana. Dia pernah ditempatkan di Turki, Austria, dan Meksiko. Pada 1967, Munro menikah ketika usianya genap tiga puluh satu tahun. Namun, setelah bulan madu, ternyata pernikahannya semakin kacau dan keliru sehingga akhirnya dia bercerai enam tahun kemudian. Semenjak itu, tentunya dia sempat menjalin hubungan asmara,tetapi dia tetap membujang.

Yup, takdir mempertemukan mereka kembali. Cerita yang penuh lika-liku kehidupan. Ini bukan novel menye-menye yang membahas kisah romantis dua tokohnya yang terbalut asmara. Ini novel spionase bersetting Perang Dingin. Seperti The Day of the Jackal danThe Odessa File yang juga pernah diterjemahkan oleh penerbit yang sama, penulisnya, Frederick Forsyth mampu meramu cerita secara detail. Kita akan menemukan beberapa rahasia dan pengetahuan tentang sejarah Perang Dingin yang belum kita ketahui.

Ada agen-agen tua dan ada agen-agen berani, tetapi tidak ada agen tua yang berani. (hlm. 139)

Sebuah kapal tanker raksasa, Freya, dibajak oleh patriotis Ukraina. Mereka menuntut pembebasan dua teman mereka yang dipenjara setelah membunuh pilot dalam pembajakan peswat yang gagal. Jika tuntutan mereka tidak dipenuhi, 20 ribu ton minyak mentahakan ditumpahkan ke laut dan menyebabkan bencana besar-besaran.

Bahaya lingkungan seandainya Freya meledak terletak pada tumpahnya minyak mentah dari muatan Freya yang satu juta ton itu. Namun, kalau muatan itu dibakar saat masih berada di dalam tangkinya, atau dalam waktu beberapa detik setelah kapalnya meledak, pasti habis, bakal meledak.

Biasanya minyak mentah sangat sulit dibakar, tapi jika diberikan panas tinggi akan terbakar juga. Minyak Mubarraq yang diangkut Freya itu adalah yang paling ringan dan jika ditembak dengan magnesium yang menyala-nyala, pada 1000 derajat Celcius lebih, pasti terbakar. Hingga sembilan puluh persen dari muatannya takkan tumpah dalam bentuk minyak mentah lagi; pasti terbakar, membuat bola api setinggi tiga ribu meter.

Kalau informasinya keliru, analisis yang sebaik apa pun di dunia hanyaakan menghasilkan omong kosong; kalau analisisnya tidak tepat segala upaya para pengumpul informasi menjadi sia-sia para negarawan perlu tahu apa yang dikerjakan bangsa-bangsa lain, teman atau pihak yang berpotensi menjadi musuh, dan jika mungkin apa yang ingin mereka kerjakan. Zaman sekarang, apa yang sedang mereka kerjakan sering kali dapat diamati; apa yang mereka ingin kerjakanlah yang tidak dapat diduga. Oleh karena itu, kamera-kamera luar angkasa di dunia tidak akan pernah dapat menggantikan analisis yang brilian, yang bekerja dengan bahan dari dalam dewan rahasia pihak lain. (hlm. 147)

Keterangan Buku:

Judul                : The Devil’s Alternative

Penulis              : Frederick Forsyth

Penerjemah      : Kristina Sundari

Penyunting        : M.Sidik Nugraha

Pewajah isi       : Aniza Pujiati

Desain sampul  : AlthaRivan

Penerbit            : Serambi

Terbit               : Juli 2013

Tebal                : 601 hlm.

ISBN               : 978-979-024-412-2

 

New Authors Reading Challenge 2013

http://renslittlecorner.blogspot.com/2013/01/new-authors-reading-challenge-2013.html

https://luckty.wordpress.com/2013/02/12/new-authors/

2 thoughts on “REVIEW The Devil’s Alternative

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s