REVIEW Mary Mary

“Jika mencintaimu adalah kesalahan, aku tidak ingin benar.” (hlm. 41)

Tidak ada orang yang sempurna. (hlm. 243) 

Mungkin ada sisi positif dari semua kesengsaraan dan penderitaan. (hlm.97)

Khawatir hanya menyebabkan hal-hal buruk terjadi. Orang pesimistis adalah golongan yang paling menyedihkan di dunia. (hlm. 319)

Kasus pembunuhan ini jauh lebih rumit dari yang digambarkan. Siapa pun yang melakukannya jelas ingin mendapat pengakuan atas semua pembunuhan tersebut. Pembunuhan tidak dilakukan secara spontan, tetapi metode si pembunuh dinamis. Dan berkembang, tentu saja.

Dua email datang melalui dua proxy server yang berbeda. Yang pertama berasal dari sebuah kafe internet di Santa Monica. Itu berarti Mary Smith bisa saja salah satu dari beberapa ratus orang. Dia memiliki dua alamat berbeda. Sampai saat ini. keduanya hanya akun Hotmail biasa, yang tidak memberikan petunjuk apapun, kecuali bahwa kita tahu dia mendaftarkan akun pertamanya dari perpustakaan di USC.

Saat itu berlalu terlalu cepat, tetapi aku sudah merencanakannya. Itulah gunanya pisau yang aku bawa. Aku hanya berharap bukan anak-anakmu yang menemukanmu. Aku tidak ingin mereka melihatmu dalam keadaan seperti itu. Mereka hanya perlu tahu bahwa Mommy sudah pergi, dan tidak akan kembali. (hlm. 26)

Apakah kau sangat merindukan anak-anakmu? Merasa menyesal sekarang? Aku yakin itu. Aku pasti akan menyesal kalau jadi kau. Tapi aku bukan orang penting, hanya salah seorang rakyat jelata. (hlm. 79)

Nanti, ketika semua orang sudah tidur, aku mengamati gadis-gadis itu ditempat tidur mereka, bernapas dengan begitu damai. Mereka bagaikan bidadari-bidadari kecil yang tak punya  urusan dengan dunia ini. (hlm. 109)

Kau tidak akan pernah tahu kapan anak-anak mungkin berdiri sendirian dipinggir jalan tanpamu, bukan? Sekarang mereka harus mendapatkan pelajaran keselamatan yang penting itu dari orang lain. (hlm. 158)

Si pembunuh semakin berani, dia mengambil resiko lebih besar, tapi obsesinya tetap keluarga tetap kuat. Fokus si pembunuh tidak tergoyahkan. Dia menyinggung anak-anak korban dalam kedua kasus. Dalam kedua e-mail. Anak-anak merupakan bagian dari teka-teki ini, sebuah potongan. Ibu sempurna yang ternyata tidak terlalu sempurna? Kemunafikan dalam rumah tangga? Sesuatu yang sesederhana itu?

Berdasarkan data statistik yang ada, sekitar 89% pembunuh berantai wanita tercatat menggunakan racun, membuat mati lemas, atau memberikan suntikan mematikan pada korban mereka, dan tidak ada satu pun dalam catatan jika Mary menggunakan pisau. Apakah Mary Smith merupakan pengecualian yang mematahkan teori tersebut?

Pertama-tama, aku menembak kepalanya; kemudian aku merusak wajahnya sehingga ibunya sendiri tak akan bisa mengenali dia. Percaya atau tidak, bahkan kegilaanku pun memiliki metode. Ada sebuah rencana besar, dan rencana itu indah. (hlm. 49)

Sesosok tubuh putih-pucat seorang wanita mengambang tertelungkup, lengannya tegak lurus dengan badan. Dia mengenakan baju renang hijau limau. Rambut pirangnya yang panjang bergerak-gerak lembut di atas permukaan air. (hlm. 105)

Keberadaan Mary masih menjadi teka-teki. Alex Cross yang sedang berlibur dengan keluarganya di Disneyland harus terganggu dengan kasus ini. Dia mau tak mau harus menguak kasus ini agar tidak banyak lagi korban yang tak berdosa berjatuhan. Terlebih lagi, pembunuhanyang dilakukan oleh Mary Smith ini tergolong sadis. Rata-rata wajah korban dirusak. Glek, ngebayangin aja udah ngilu… ~~ ~ ~ ~(\ ‾o‾)/

Kalimat favorit yang bisa bikin mata berkaca-kaca:

“Di manapun kau berada sekarang, aku tahu mereka menjagamu baik-baik. Dan kalau kau merasa kesepian, atau ingin menangis, itu juga tidak apa-apa. Menangis bisa membantu menghilangkan kesedihan. Semua orang kadang-kadang melakukannya, bahkan Mommy, tapi hanya karena aku sangat merindukanmu.” (hlm.396)

“Kau punya malaikat penjaga yang mengawasimu setiap saat. Yaitu aku. Aku memberikan ciuman selamat malam dalam mimpimu saat kau tidur di malam hari. Kau tidak perlu takut karena aku menemanimu di sana. Dan menemani aku di sini.” (hlm. 397)

Dari kisah Mary Smith, hikmah yang bisa kita petik adalah ternyata segala sesuatu yang sempurna ternyata tidak sempurna. Kesempurnaan luar seseorang bisa menimbulkan kecemburuan bagi orang lain yang melihatnya, bahkan bisa berakibat kebencian yang mendalam.

Dan hebatnya penulis-penulis luar negeri adalah selalu membuat kita berpikir keras siapa tokoh antagonis dalam sebuah cerita. Seperti halnya novel ini, kita sudah digiring habis memvonis seseorang sebagai pelaku dibalik berbagai peristiwa pembunuhan ini. Dan ternyata…ups..jangan sampai spoiler ahhhh… ( ʃ⌣ƪ)

“Jangan mencoba mengendalikan liputan, karena kau tak akan pernah bisa.” (hlm. 86)

Aku tahu apa yang lebih sedih –tapi itu rahasiaku, dan tak seorang punakan mengetahuinya. (hlm. 26)

Mary Mary ini merupakan volume ke sebelas dari serial Alex Cross, seorang agen FBI. Buku Alex Cross sendiri sudah terbit dua puluh seri,yang kedua puluh satu sebentar lagi akan terbit.

Jika tidak melihat seseorang selama beberapa waktu, kau hanya akan menganggap mereka sibuk atau apa. (hlm. 408)

Keterangan Buku:

Judul                : Mary Mary

Penulis              : James Patterson

Alih bahasa       : Barokah Ruziati

Desain sampul  : EduardIwan Mangopang

Penerbit            : Gramedia

Terbit               : 2013

Tebal                : 456 hlm.

ISBN               : 978-979-22-9821-5
Cover asli:

Cover versi lain:

New Authors Reading Challenge 2013

http://renslittlecorner.blogspot.com/2013/01/new-authors-reading-challenge-2013.html

https://luckty.wordpress.com/2013/02/12/new-authors/

15 thoughts on “REVIEW Mary Mary

  1. Aku sudah punya bukunya, tapi belum sempat baca. Terima kasih sudah sedikit memberiku gambaran sama buku ini. Karena buku Mary mary adalah buku hadiah yang genrenya bukan favoritku.
    Tapi, saat baca review mbak, aku menangkap ada unsur cintanya juga. Benar nggak sih? Kalau ada aku punya hasrat untuk membacanya, karena aku ini pencinta novel genre romance banget😀

  2. Argggh…!!! Baca reviewnya aja udah geregetan, gimana bacanya. Sebelumnya saya gak tau tentang James Patterson dan buku-bukunya. Terima kasih sudah dikenalkan.
    Ada quote yang saya kurang setuju. “Orang pesimistis adalah golongan
    yang paling menyedihkan di dunia. “(hlm. 319). Saya keinget quote: “The nice part about being a pessimist is that you are constantly being either proven right or pleasantly surprised.”

  3. “Jika mencintaimu adalah kesalahan, aku tidak ingin benar.” (hlm. 41)

    Bikin JLEB!
    Senyam-senyum sendiri…

    Ini kereeen…🙂

    Tapi banyak kekerasan ya didalamnya?

    Tapi kan aku udah cukup umur, jadi penasaran…

    *maaf komentar saya mulai ngaco*
    🙂

  4. belum pernah baca karyanya James Petterson. Dan review ini sukses bikin penasaran sama cerita lengkapnya……
    Quote yang penuh nasihat🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s