REVIEW Beautiful Goodbye

Bukankah cinta itu melepaskan? (hlm. 3)

Kadang cinta akan lebih indah dalam keterdiaman. Aku memilih untuk mencintaimu dalam diam. (hlm. 213)

Sketsa kepergian Kevin telah terjadi kurang dari lima bulan yang lalu, namun entah mengapa setiap mengingatnya, dada Freya terasa sesak. Ia merasa dadanya dipenuhi banyak batu-batu dan butiran kerikil berpasir. Ia bukan saja merasa rindu, melainkan juga merasa khawatir. Kekhawatiran yang sangat beralasan.

Perusahaan tempat Kevin bekerja seperti raksasa yang setiap saat haus oleh batu mulia. Perusahaan tempat Kevin itu seperti racun yang siap memberangus keanekaragaman hayati dan fauna yang berada di sekitarnya. Perusahaan tempat Kevin bekerja itu seperti anak tiri yang tak tahu diri.

Sementara itu Freya sebagai jurnalis di depan layar kaca, di Actual TV. Acara yang dipandunya memberikan dampak besar padanya setelah mewawacarai Erik, saudara kembar Ethan yang merupakan pembunuh berantai dan menewaskan sepuluh wanita berstatus lajang. Sementara itu, hidupnya pun terbolak-balik setelah bertemu Eros Agastya, aktivis LSM Anti Korupsi yangmembongkar berbagai kasus di negara ini.

Usai menyelesaikan pekerjaannya, Eros menuju ruang baca. Ia sepintas melihat sepintas ruang baca Freya dipenuhi begitu banyak buku. Ia penasaran, ingin tahu buku macam apa yang menjadi kesukaan Freya. Begitu meneliti satu per satu, ia baru tahu ternyata Freya menyukai banyak varian buku. Bukan hanya buku politik, ensiklopedi dan motivator, melainkan juga buku fiksi seperti puisi, cerpen dan novel. Penulisnya juga beragam. Tidak terbatas pada penulis lokal,melainkan juga penulis internasional. Ini membuat Eros semakin mengagumi Freya.(hlm. 67)

Tiga tahun lalu, Kementrian Pendidikan mengadakan semacam proyek pembangunan laboratorium dalam skala besar. Pembangunan itu ditujukan untuk mengembangkan bakat dan potensi generasi muda dalam bidang science. Tak tanggung-tanggung, kementrian membangun enam laboratorium besar di enam universitas pilihan. Dana yang digelontorkan 2,5 trliyunan, di mana PT. Anugerah Citra ditetapkan sebagai perusahaan penerima tender. Dan disinilah masalah demi masalah terungkap. Semuanya menyangkut kehidupan pribadi Freya dan keluarganya.

Sekali seumur hidup, Eros baru merasa benar-benar jatuh cinta. Jatuh cinta pada seorang wanita pemilik mata bermata coklat, Freya. Hanya dengan melihat mata itu, ia tahu hatinya tak lagi sama. Ia menyadari hatinya tak lagi utuh, selain hanya jika ia bisa berada di samping wanita itu.Tapi ia bisa apa. Wanita itu jelas bukan siapa-siapanya. Wanita itu jelas bukan untuknya.

“Aku tahu aku bersalah. Sangat bersalah. Aku tak sepantasnya menuduhmu melakukan sesuatu yang tidak kamu lakukan. Aku khilaf. Aku teramat sangat khilaf. Aku tak tahu mengapa aku bisa segegabah itu…” (hlm. 165)

Ceritanya cukup menarik. Kisah LDR dibalut kerumitan masalah pribadi. Ketika idealisme diuji dengan urusan keluarga, sebuah pilihan yang sulit. Pas lihat covernya sepintas mirip dengan novel Goodbye Happiness – Arini Putri yang judulnya pun sekilas mirip. Tapi isi ceritanya jauh berbeda.

Keterangan Buku:

Judul                : Beautiful Goodbye

Penulis              : Kunthi Hastorini

Editor               : Indra Saputro

Desain sampul  : AgsaGradisa

Penerbit            : Caesar Media Pustaka

Terbit               : April 2013

Tebal                : 251 hlm.

ISBN               : 978-602-18760-4-6

Ini cover Goodbye Happiness – Arini Putri:

2013 Indonesian Romance Reading Challenge

https://luckty.wordpress.com/2013/01/04/2013-indonesian-romance-reading-challenge/#comment-959

http://lustandcoffee.wordpress.com/2013-indonesian-romance-reading-challenge/

New Authors Reading Challenge 2013

http://renslittlecorner.blogspot.com/2013/01/new-authors-reading-challenge-2013.html

https://luckty.wordpress.com/2013/02/12/new-authors/

19 thoughts on “REVIEW Beautiful Goodbye

  1. Kisah LDR tokoh-tokohnya bikin penasaran dan m[pengen baca novelnya secara keseluruhan.
    Suka mbak sama reviewnya🙂

  2. Untuk kisah LDR itu punya kisah cinta romantika yang berbeda daripada romance biasa karena akan banyak tercipta konflik disana, bener nggak mbak?😉

    begitu liat covernya manis banget terus ada kamera yang setelah diasal usul tokoh Freya merupakan seorang jurnalistik. Penasaran sama cerita ini🙂

    Terus mereview dengan baik untuk mbak luckty (^^)9 semangat ’45 hehe ikutan #GiveawayPustakawin Hope me luck🙂 ini review ke => *10

  3. Satu hal yang mungkin mengapa ilustrasi sampulnya sama, di sana kamera sebagai simbol perekam, dokumentasi kenangan. Ya, dan untuk hal itu kita butuh penyiasatan. Kebahagiaan memang terkadang singkat, tetapi ia tersimpan dalam memori kita sampai masa depan kemudian tiba. Itu kadang menjadi beban pikiran, tetapi bukankah cinta itu melepaskan? Ah, semoga saja waktu memang benar-benar bukan tali yang kuat, tetapi sesuatu yang rapuh, dan itu benar, pada akhirnya kita semua pun akan pergi, lepas ke fase yang lainnya. Hubungan jarak jauh memang tidak mudah, kepercayaan dan keterbukaan kadang menjadi satu hal yang sensitif, tetapi bila keduanya diawali sejak semula, kadang menjadikan semuanya lebih mudah dan berhikmah…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s