REVIEW As Sweet as Blackberry

As Sweet As Blackberry

Kucari… dan akan terus aku cari

Seseorang yang mencintaiku setulus hati

Seseorang yang bisa memasuki jiwaku kembali

Kutunggu… dan akan terus aku tunggu

Belahan jiwa yang menemani kala sedihku

Belahan jiwa yang menemani kala sepiku

Takkan pernah lelah

Aku mencari dan aku menunggu

Karena aku ingin mencari cinta

Yang sangat istimewa

Sekalipun aku harus menderita

Dan menjalani hari-hari yang menyakitkan

Namun ‘ku percaya

Suatu saat nanti aku pasti menemukanmu. (hlm. 179)

Sienta Azadirachta, cewek imut yang memiliki tubuh serba mini, berat mini, tinggi juga mini. Sebelah rumahnya tepat di depan jendela kamarnya, adalah rumah kosong. Dulu rumah itu dihuni oleh keluarga Harjono yang pindah ke Surabaya.Setiap kali melihat rumah kosong yang menurut Sienta sangat menyeramkan itu, dia selalu berhalusinasi, melihat yang berbau mistis, meskipun itu hanya pikiran-pikiran bodohnya. Maklum, keseringan denger cerita horror dari sahabat karibnya, Agnes.

Itu dulu. Rumah kosong itu berpenghuni dan memiliki seorang anak seumuran dengannya. Cakep sempurna. Bahkan satu sekolah dengannya.Ternyata gak membuat Sienta bisa tersenyum

“Si Bintang baru datang udah jadi idaman cewek-cewek di sekolah.” (hlm.61)

Bintang, dia memang seperti bintang yang bercahaya di langit. Hari ini Bintang jadi idola dan idaman cewek-cewek di sekolah, bukan hanya anak kelas tiga tapi juga anak kelas dua dan kelas satu. Semua membicarakan Bintang. Gossip-gosip murahan yang paling santer beredar di sekolah pun kalah oleh karisma Bintang.

Di kelas, Bintang menjadi murid paling disukai, termasukoleh guru yang paling centil yang sampai sekarang masih jomblo, namanya Bu Sarah. Cantik tapi galaknya minta ampun. Dia guru Biologi yang paling killer satu sekolah, tapi meskipun galak, Bu Sarah itu paling TOP kalau ngejelasin pelajaran biologi. Bu Sarah umurnya sudah tiga puluh tiga tahun tapi masih menjomblo. Mungkin gara-gara terlalu galak kali ya sama cowok.

“Daripada lo, jadi cewek galak banget, kayak singa. Dasar singa betina,pantesan aja si Rangga nggak mau sama lo.” (hlm. 73)

Impian Sienta punya tetangga yang bisa diajak berteman, ternyata malah kebalikannya. Mereka seperti dua kutub yang berbeda. Tidak pernah akur. Lama-lama, sosok Bintang itu jadi begitu berbeda di mata Sienta. Setelah ia tahu, Bintang adalah sosok idola misterius yang selama ini ingin ditemuinya. Sosok Bintang yang antagonis di mata Sienta, ternyata seorang cowokyang memiliki sisi berbeda, dan itu terbaca dari tulisan-tulisannya.

Tapi, bagaimana caranya supaya Bintang tahu akan isi hati, Sienta sementara sosok itu seakan menjauh darinya? Mungkinkah momen-momen singkat mereka saat memetik Blackberry menjadi jawabannya?

Bumi sudah tidak sehat lagi. Banyak orang yang mementingkan kepentingannya sendiri, menebang pohon, merusak hutan, menjual dan membunuh hewan khas Indonesia. Entahlah apa yang dipikirkan orang-orang yang begitu haus akan harta. (hlm. 77)

Ada selipan trivianya:

“Dia bukannya pengarang novel ya?”

“Itu kan Sinta Sasyika Novel, pengarang novel Strawberry. Coba kalau gue bawa novelnya, gue pengen minta tanda tangannya.” (hlm. 90)

Keterangan Buku:

Judul                : As Sweet as Blackberry

Penulis              : Sienta Sasyika Novel

Editor               : Rina Lubis

Desainer Cover: Agus

Layouter           : Bambang

Pracetak           : Endang

Penerbit            : de TEENS

Terbit               : Maret 2013

Tebal                : 272 hlm.

ISBN               : 978-602-7723-36-8

2013 Indonesian Romance Reading Challenge

https://luckty.wordpress.com/2013/01/04/2013-indonesian-romance-reading-challenge/#comment-959

http://lustandcoffee.wordpress.com/2013-indonesian-romance-reading-challenge/

New Authors Reading Challenge 2013

http://renslittlecorner.blogspot.com/2013/01/new-authors-reading-challenge-2013.html

https://luckty.wordpress.com/2013/02/12/new-authors/

18 thoughts on “REVIEW As Sweet as Blackberry

  1. “Si Bintang baru datang udah jadi idaman cewek-cewek di sekolah.” (hlm.61)”

    quotes di atas sebenernya impian buat semua cewek,dan kadang saking terobsesinya seorang wanita untuk mewujudkan harapan tersebut,kadang2 rela menghabiskan gaji orang tua nya untuk memoles wajahnya hingga dapat memikat semua orang. “kecantikan yang sesungguhnya berasal dari hati,bukan fisik”

  2. Pencarian, satu bentuk kegiatan yang tak berkesudahaan. Apa sebenarnya yang kita cari? Dalam hal pasangan, ini pun tidak mudah, tetapi tentu saja dari satu kegagalan ke kegagalan yang lain memberikan satu pelajaran berharga. Dan memang segalanya kadang tidak seperti yang kita kira, untuk itulah jangan terlalu percaya pada perkiraan belaka!

  3. Temanya kelihatannya sangat sering dimunculkan dalam teenlit ya, Mbak? Em, belum merasakan plusnya nih. Hehehehe… Meski mbak Luckty nggak menyebutkan minusnya, aku merasakan minus itu, entah kenapa. Jadi pingin tanya, menurut mbak, novel ini punya gaya bercerita seperti apa sih? Seberapa besar pesan yang disampaikannya? Dan berapa bintang yang pantas di sematkan untuk novel ini?😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s