REVIEW A Chapter of Kindness

a chapter of kindness

“Kehidupan ini, ibarat gema. Hanya mengembalikan yang kita tabur. Maka taburlah hal-hal yang baik. –kepercayaan diri, rasa syukur, dan kasih- maka kau akan menemukan bahwa setiap sisi dari kehidupan ini indah dan layak dinikmati.”(hlm. 177)

Kebaikan hati yang tulus ibarat sebuah bumerang –selalu kembali pada orang yang mengamalkannya. Lebih jauh lagi, seseorang pernah mengatakan bahwa kebaikan hati adalah kebijaksanaan terbesar yang pernah ada.

Buku ini merupakan kumpulan cerita tentang kebaikan hati. Terdiri dari lima belas cerita yang akan menemukan kebaikan hati masing-masing.

Cerita pertama, Harga Sebuah Keajaiban adalah tentang seorang kakak yang berharap agar adiknya yang sakit tergeletak tak berdaya dapat sembuah dengan sebuah keajaiban. Demi mendapatkan sebuah keajaiban, dia rela membongkar celengan, dan mengikhlaskan seluruh isinya untuk ditukar dengan sebuah keajaiban yang mampu menyembuhkan adiknya. Merinding bacanya.

Kisah favorit saya adalah Permintaan Terakhir Fabio. Tentang seorang narapidana yang memiliki masa lalu kelam. Dia memiliki saudara kembar, Raphael yang amat mirip dengannya secara fisik. Bedanya adalah di nasib mereka. Raphael memilih nasib untukmelihat masa depan setelah melalui masa lalu yang kelam. Sedangkan Fabio justru makin tenggelam dengan masa-masa suram yang dilaluinya hingga akhir hayat. Raphael dan Fabio dibesarkan dalam keluarga yang sama, namun menanggapi kehidupan dengan cara yang sangat berbeda. Kita selalu bisa menentukan sikap terhadap kehidupan. Baik menjadi korban keadaan maupun pemenang, pilihan ada di tangan kita.

Kisah favorit berikutnya adalah Si Tukang Periksa Engsel yang sangat mencintai pekerjaannya. Hal ini mengingatkan saya akan diri sendiri. Orang-orang suka heran dengan pilihan saya menjadi pustakawan si mahluk berlabel langka. Padahal saya yang menjalaninya enjoy-enjoy saya. Ada kalimat yang mengena dalam cerita ini; apabila seseorang tahu benar makna di balik pekerjaannya, diaakan melakukan pekerjaannya dengan bangga, gembira, dan penuh tanggung jawab. Yang terpenting, dia akan membuat pekerjaannya penuh makna, baik bagi dirinya, keluarganya, maupun perusahaannya.

Ada banyak sekali kalimat favorit dalam buku ini:

  1. Di mana ada harapan, di situ ada mujizat. (hlm. 1)
  2. Yang penting bukanlah seberapa banyak pemberian kita, melainkan seberapa banyaak cinta yang kita tanamkan di dalamnya. (hlm. 13)
  3. Perlakukan setiap orang dengan sopan, bahkan orang-orang yang mengasarimu –bukan karena mereka baik, melainkan karena kau orang baik. (hlm. 27)
  4. Ada dua keputusan penting dalam hidup; menerima kondisi sebagaimana adanya, atau menerima tanggung jawab untuk mengadakan perubahan. (hlm. 37)
  5. Kamu sungguh-sungguh memberi ketika kamu memberi dirimu sendiri. (hlm. 49)
  6. Apabila tak ada kebaikan di dalam hatimu, kamu mengalami masalah terburuk dalam hidup. (hlm. 61)
  7. Caramu memperlakukan diri sendiri menetapkan standar bagi orang lain. (hlm. 71)
  8. Prestasi besar biasanya lahir dari pengorbanan yang besar, bukan keegoisan. (hlm. 83)
  9. Setiap pribadi punya peran yang harus dipenuhi di dunia ini dan setiap pribadi itu penting, sekalipun ia memilih untuk tidak dianggap penting. (hlm. 99)
  10. Jangan biarkan dirimu menjadi korban. Jangan menerima definisi mengenai hidupmu dari siapa pun: definisikan dirimu sendiri. (hlm. 109)
  11. Kejujuran adalah kkebijakan terbaik. Jika aku kehilangan kehormatanku, aku kalah. (hlm. 117)
  12. Kulaitas dari pekerjaanmulah yang akan menyenangkan Tuhan, bukan kuantitasnya. (hlm. 133)
  13. Orang lemah takkan bisa mengampuni.pengampunan adalah kekuatan yang hanya dimiliki orang kuat. (hlm. 145)
  14. Tak ada tindakan kasih, seberapa pun kecilnya, yang sia-sia. (hlm. 157)
  15. Tak ada kekayaan selain hidup. (hlm. 167)

Setiap cerita memiliki makna tersendiri yang bermuara pada satu tema; kebaikan hati. Sekecil apapun kebaikan hati itu niscaya suatu saat akan ada balasan yang berlipat.

Buku ini bentuknya kecil, bisa dibawa kemana-mana. Tali pembatas bukunya berwarna senada dengan coverya yang manis; biru muda. Menariknya lagi, disertai ilustrasi di setiap cerita. Ditambah poin plusnya adalah di setiap cerita selalu ada kutipan sederhana yang memikat. Sebuah buku motivasi tanpa terkesan menggurui.

Keterangan Buku:

Judul                : A Chapter of Kindness

Penulis              : Trannsformer Community

Editor               : Selviya Manuputty

Layouter           : Ida

Cover designer: Stella Pong

Penerbit            : mic Publishing

Terbit               : 2011

Tebal                : 182 hlm.

ISBN               : 978-602-8482-37-0

 

Short Stories Reading Challenge 2014

https://luckty.wordpress.com/2014/01/18/short-stories-reading-challenge-2014/

19 thoughts on “REVIEW A Chapter of Kindness

  1. covenya cantik dan elegant. Buku kebaikan hati patut dibaca dan saya suka kalimat ini > “Kehidupan ini, ibarat gema. Hanya mengembalikan yang kita tabur. Maka taburlah hal-hal yang baik. –kepercayaan diri, rasa syukur, dan kasih- maka kau akan menemukan bahwa setiap sisi dari kehidupan ini indah dan layak dinikmati.”(hlm. 177)

    Ibaratnya, seperti mengingatkan kita sebagai manusia untuk melakuan hal kebaikan.

  2. Terbiasa dengan info buku diawal, baca review-review milik Luckty jadinya membiasakan diri dengan profil buku di akhir…

    Buku yang menarik, ‘A Chapter of Kindness’.
    Sudah adakah di toko buku?

  3. Bukan mau bahas bukunya. Mau bahas keputusan Luckty memilih jd pustakawin malahan.. Boleh ya?😀
    Aq malah penasaran, pustakawin sama arsiparis beda nggak sih? trus tugas akhirnya apa yah? hehehe..semoga Luckty berkenan menjawab ^_^

  4. Waw sepertinya buku ini penuh dengan nilai kehidupan! Buku yang sangat menarik! Hmm jadi penasaran nih.
    Suka banget sama kata-kata ini
    “Yang penting bukanlah seberapa banyak pemberian kita, melainkan seberapa banyaak cinta yang kita tanamkan di dalamnya.” (hlm. 13)

  5. Judul bukunya menarik dan isinya sepertinya jauh lebih menarik lagi.
    dan kalimat kalimat yang mbak kutip inspiratif sekali🙂
    Oh iya mbak, itu permintaan terakhir fabio kayaknya agak sedih yah.. dari sinopsis saja sudah buat saya penasaran sekali
    Thanks infonya

  6. lagi-lagi jatuh cinta pada covernya. warna biru mudanya itu lho, menggoda iman (@_@) mba Stella Pong terlalu pintar sih membuatnya >.< hehe

  7. Pingback: Daftar Bacaan Tahun 2014 | Luckty Si Pustakawin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s