Wishful Wednesday #42: Buku-buku Robin Wijaya

Genap satu bulan absen ikutan meme ini. Terakhir ikutan minggu akhir bulan lalu. Kenapa? Saya tahu diri, timbunan bukannya berkurang malah makin menggunung… x)

Ditambah lagi WW terakhir hampir terkabul semua, alam memang selalu berkonspirasi mendengarkan permintaan kita.

Nah, berhubung Kak Astrid ngadain GA, sebagai #OrdoBuntelanGarisKeras jelas kudu wajib hukumnya ikutan WW kali ini, gyahahaha…😀 #DitibanBuku

Kali ini saya memilih buku-bukunya Robin Wijaya. Baru-baru ini beliau langsung menelurkan dua buku baru, ini dia:

Versus

Versus

http://www.bukabuku.com/browse/bookdetail/2010000188538/versus-selalu-ada-harapan-di-antara-perbedaan.html

Sinopsis Buku:

AMRI

“Perselisihan ini tidak akan pernah selesai. Dan aku tahu, kami akan selalu hidup dalam bayang-bayang pertikaian. Lalu, ini adalah cerita turun-temurun yang diwariskan dari generasi-generasi sebelum kami.”
CHANDRA

“Menjadi dewasa itu mengajarkan gue kalau hidup itu nggak pernah jadi lebih mudah. Lo harus siap menghadapi segala hal yang sama sekali nggak menyenangkan.
BIMA

“Saya berkutat dalam masalah mereka yang membenci perbedaan. Saya tidak sedang berusaha mencari kesamaan atau membuat persamaan agar kita bisa saling menerima. Saya berusaha hidup di antara itu semua. Hidup di antara perbedaan.”
Versus adalah kisah persahabatan tiga orang lelaki. Tiga orang muda yang punya sudut pandang dan prinsip masing-masing. Dengarkanlah baik-baik karena mereka akan mulai bercerita. Tentang perbedaan, kebersamaan, dan pemikiran yang satu.

Jika Hujan Pernah Bertanya

Jika Hujan Pernah Bertanya

http://www.bukabuku.com/browse/bookdetail/2010000207604/jika-hujan-pernah-bertanya.html

Sinopsis Buku:
Aku tak pernah berpikir kalau segalanya akan berakhir padamu. Sejak dulu, sejak kali pertama kita bertemu, kau bukanlah satu-satunya yang kuanggap istimewa.Kalau kubilang segalanya kebetulan, mungkin salah. Kalau kubilang itu karena takdir saja, mungkin tak selamanya benar. Ada hal lain, yang membuatku yakin dengan keputusanku. Kau melakukan sesuatu, yang mustahil bagi setiap orang.Kau mencintaiku dengan hati, kau menatap mataku karena rasa, kau berucap dan melakukan semuanya bukan dengan kebanyakan cara yang mereka lakukan. Kau berbeda. Kau istimewa.

Bersamamu saja, aku yakin selamanya. Karena aku tahu, aku tak butuh wajah untuk dinikmati, aku tak butuh tawa untuk sekedar menyenangkan, apalagi penampilan yang bisa dibilang hanya memesonakan.

Ada yang lebih dari itu. Yaitu, hati dan kesetiaanmu. Bukankah tempat untuk mencintai secara pasti hanyalah ‘hati’? Bukankah dari ratusan kriteria yang aku cari sebagai sempurna, sebenarnya aku hanya perlu satu saja? Aku bukan mencari sesuatu yang lengkap, tapi pelengkap.

Kau, adalah tempat terbaik untuk berbagi. Seperti awan yang setia pada hujan….

Buat yang mau ikutan wishful wednesday yang dihost oleh kak Astrid yang cantik dan baik hati bisa mengikutinya dengan ketentuan:

  1. Silakan follow blog Books To Share – atau tambahkan di blogroll/link blogmu =)
  2. Buat posting mengenai buku-buku (boleh lebih dari 1) yang jadi inceran kalian minggu ini, mulai dari yang bakal segera dibeli, sampai yang paling mustahil dan hanya sebatas mimpi. Oya, sertakan juga alasan kenapa buku itu masuk dalam wishlist kalian ya!
  3. Tinggalkan link postingan Wishful Wednesday kalian di Mr. Linky (klik saja tombol Mr. Linky di bagian bawah post WW milik mbak Astrid). Kalau mau, silakan tambahkan button Wishful Wednesday di posting kalian.
  4. Mari saling berkunjung ke sesama blogger yang sudah ikut share wishlistnya di hari Rabu =)

29 thoughts on “Wishful Wednesday #42: Buku-buku Robin Wijaya

  1. Dulu aku pernah mau baca bukunya mas robin yang ‘before us’
    Trus aku baca reviewnya ternyata itu buku tentang gay gitu yaa -__-
    Jadinya aku gajadi baca bukunya dia. Sampe sekaraang ahahh xD
    Kapan kapan mau coba juga sih. Tapi kayanya ga sekarang dan kayanya mending pinjem aja ahahaha
    Semoga terkabul ya mba luckty!🙂

  2. Ih, lupa belom komen di sini toh? Hehehe…

    Aku udah baca Versus~ Buatku kurang sih. Kurang ‘laki’. Hehehe… Tapi mungkin karena Kak Robin emang khas dengan gaya berceritanya yang mellow.

    Semoga terkabul, Kak~

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s