REVIEW Segerombol Puisi PUNGGUNG-DADA

Buku kumpulan puisi bersama karya Halim Bahriz dan Arys Aditya diberi judul Pungung-Dada. Meski terdiri dari dua penulis, tulisannnya memiliki kekhasan masing-masing. Ibarat punggung dan dada, saling berbeda.

Beberapa tulisan Halim Bahriz yang favorit: 

Nak jangankan pergi

Berdiri saja kau tak tegak

Dengan apa kau akan melangkah?

Dengan mimpi?

Apa dengan mimpi matahari akan bersinar terang dan tepat waktu?

Perjalanan itu selalu panjang anakku (hlm. 11) 

 

Mengerami masa lalu

Bersama detak-detak jam dinding

Yang tiba-tiba malas bekerja (hlm. 12) 

 

Bu, aku lebih suka berjalan, berlari

Tersandung, terjatuh dan terluka

Daripada menghabiskan kaki

Dalam gendong hangatmu

Dan nina bobokmu yang melelapkan (hlm. 13) 

 

Kalian tak pernah tahu bagaimana tiba-tiba perut menjadi otak, menggerakkan sekujur keinginan. Mengubah mata menjadi sebilah kebuasan, menyerupakan kota menjadi belantara yang lebih rimba. (hlm. 18)

Beberapa tulisan Arys Aditya yang favorit: 

Berjalan sepanjang jalan.

Aku masih muda,

Tanpa arah,

Aku yang menginginkannya.

 

Aku ingin tersesat. (hlm. 6) 

Datanglah mas, sejarah memantulkan seni.

Bunga rampai pemberontakan pada tirani misteri.

Bahwa Yang-Absolut hanya kulit ari akal-budi.

Mahakarya sang-Subyek di tengah gelutan ironi. (hlm. 8)

 

Mungkin rinduku tak punya maksud apa-apa,

Selain rindu itu sendiri,

Yang bergerak kesana-kemari.

Menari bebas berlarian. (hlm. 12) 

 

Luka derita adalah sepetak tanah yang Tuhan berikan bersama waktu,

Seolah pupuk untuk menanam bibit dalam hati kalian bernama ketabahan,

Memunguti pengalaman membatangkan kekuatan, dan mungkin saja membuahkan kemungkinan terang dan tenang, di masa yang akan datang. (hlm. 38)

Uniknya buku ini adalah kita membacanya tidak seperti membaca buku pada umumnya. Puisi Halim Bahriz di bagian kanan, dan puisi Arys Aditya di bagian kiri. Jadi, jika membaca halaman kanan, tulisan lanjutannya bukan berlanjut di halaman kiri seperti buku biasanya, tapi berlanjut ke halaman kanan berikutnya. Begitu pula sebaliknya.

Keterangan Buku:

Judul                     : Segerombol Puisi PUNGGUNG-DADA

Penulis                 : Halim Bahriz & Arys Aditya

Penerbit              : Indie Book Publisher

Terbit                    : 2013

ISBN                      : 978-602-9149-85-2

Indonesian Romance Reading Challenge 2014

https://luckty.wordpress.com/2014/01/01/indonesian-romance-reading-challenge-2014/

Short Stories Reading Challenge 2014

https://luckty.wordpress.com/2014/01/18/short-stories-reading-challenge-2014/

3 thoughts on “REVIEW Segerombol Puisi PUNGGUNG-DADA

  1. Pingback: Daftar Bacaan Tahun 2014 | Luckty Si Pustakawin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s