REVIEW The Shape of Love

“Kamu harus mulai belajar mencintai dirimu sendiri. Bayangkan, kalau kamu tidak bisa mencintai dirimu apa adanya, bagaimana kamu mengharapkan semuanya juga mencintai dirimu? (hlm. 75)”

“Daripada dipendam? Nanti jamuran, Neng! Makanya, jadi orang jangan pemalu banget napa sih? (hlm. 93)”

“Lo nggak bisa memaksakan perasaan orang lain. Jangan nyiksa diri lo sendiri.” (hlm. 125)
“Lo harus punya alasan dong kalo mau cemberut. Kalau nggak ada, senyum aja. Apa sih susahnya?” (hlm. 155)365 HariKok ada ya cowok ganteng seperti dia hobinya cuma baca komik? Bukankah seharusnya ia tebar pesona kepada setiap cewek yang sudah tak sabar ingin berkenalan? Lihat saja, banyak sekali cewek yang mengintip ke dalam kelas karena ingin melihat cowok baru yang ganteng itu. (hlm. 2)Keriting VS Lurus

Berbeda dari Dita, senyum selalu mengembang di bibir Mita. Ia sedang asyik berceloteh riang dengan salah satu temannya, Rara. Tawa mereka terburai saking lucunya cerita yang diungkapkan oleh Rara. Mendengar itu, Dita semakin cemberut. (hlm. 13)

My Sweet Seventeen

Ketika aku membuka kado dari mama, aku terpaku. Sebuah baju pesta yang sangat cantik. Aku tahu baju itu adalah baju yang dijahit oleh mama setiap tengah malam. Aku begitu terharu sampai tidak bisa membendung lagi air mataku. Aku memeluk mama dengan erat. (hlm. 36)

Rahasia Kamar Masa Lalu

Aku tidak bisa menghilangkan sosok itu dari pikiranku. Setengah mati aku ketakutan dan bulu kudukku merinding. Karena itu, malam ini aku tidur dengan lampu menyala. Rasanya baru menjelang pagi aku bisa tertidur. Itu pun juga dengan memegang senter dan memeluk guling erat-erat. Ketika aku membuka mata, di hari yang aku pikir sudah siang, aku kembali melihatnya. (hlm. 45)

Rambut Panjang Nanda

Emilia, sahabatnya yang cantik kini dengan kepala plontos. Tidak ada sehelaipun rambut di kepalanya. Wajahnya pun tidak secerah biasanya. Lingkaran hitam terlihat nyata di matanya. (hlm. 57)

Sayap Pink Lola

Lola adalah peri berumur 16 tahun. Ia mendapatkan surat yang dikirim melalui burung merpati berwarna putih. Bukannya senang, lola malah kesal dan meremas surat yang berwana pink itu. Seharian itu, wajah Lola selalu cemberut. (hlm. 64)

Surat Cinta dari Malaikat

Semua berawal dari sebulan yang lalu. Aku menerima surat itu sudah teronggok di mejaku. Sebuah surat yang isinya sangat manis, namun terkesan gombal. Aku menertawakannya, tetapi tak membuatku berhenti memperhatikan sekelilingku. (hlm. 80)

Ternyata Cinta

Ada beberapa murid yang rupanya terlambat untuk masuk sehingga terkunci di luar gerbang sekolah. Tiba-tiba jantungku berhenti berdetak. Salah satunya adalah Kak Devin. (hlm. 91)

Ibuku bernama Rosi

Mereka cukup terkejut melihat ibuku. Mungkin mereka tidak menyangka, apalagi melihat penampilan ibuku yang terlalu sederhana untuk mempunyai seorang anak yang bersekolah di sekolah bergengsi seperti ini. (hlm. 102)

XXL Extra Extra Large

Kakinya seperti diganduli medan magnet yang menarik Bobo hingga mengikutinya. Bobo berusaha berjalan dan menjaga jarak. Sosok yang selalu mengisi mimpinya siang dan malam sekarang sedang tersenyum dan terlihat sedang asyik berbincang. (hlm. 113)

Cup Cake Cinta Chantal

Chantal memilih ngumpet di perpustakaan sehingga tidak ada orang yang bisa menemukannya. Begitu juga ketika pelajaran berakhir, ia memilih cepat pulang dan mengurung diri di kamar. Ia menatap cupcakes buatannya dengan sebal. Ia sendiri sudah tidak bernafsu untuk memakannya. (hlm. 136)

Kangen Mie Ami

Tidak ada perubahan meski dia sudah lama tidak tinggal di rumah ini. Bukan karena punya rumah lagi, atau ngekos, tetapi kabur karena tidak akur dengan papa dan sering bertengkar. Aku tidak menyalahkan papa yang memang kecewa dengan anak cowok satu-satunya ini. (hlm. 140)

Senyum Kirana

Dimas menggelengkan kepala, berusaha mengusir sosok Donna dari pikirannya. Meski sudah dua tahun putus darinya, rasanya mantannya itu masih meneror pikirannya. Padahal yang mrmutuskan juga bukan Dimas, melainkan Donna. (hlm. 150)

Kisah cinta dari berbagai sudut. Hampir seluruh cerpen mengambil masa putih abu-abu. Selalu ada pesan moral yang terselip di setiap cerpen. Masa-masa remaja memang masa pencarian jati diri. Pas baca ini jadi kepikiran, kayaknya seru juga ya nulis cerita bersetting murid-murid unyu. Nanti mau berguru nulis ama Mbak Christina deh biar bisa bikin tulisan yang ciamik!😀

Merupakan kumpulan cerpen yang ditulis oleh Mbak Christina Juzwar yang prodyuktif menulis. Beberapa buku yang sudah ditulisnya adalah Bukan Cupid (201), Autumn Once More (2013), Billy-Fin or Not (2006), Love Lies (2010), It Takes Two to Love (2012), Seoul, I Miss You (2012), dan Lovely Proposal (2013)

Keterangan Buku:

Judul Buku                          : The Shape of Love

Penulis                                 : Christina Juzwar

Editor                                    : Meidyna

Setting                                  : Irwan FM

Desain cover                      : Sarah Zerlinda W.

Korektor                              : Andong

Penerbit                              : Sheila imprint C.V. Andi Offset

Terbit                                    : 2013

Tebal                                     : 162 hlm.

ISBN                                      : 978-979-29-4164-7

2 thoughts on “REVIEW The Shape of Love

  1. Pingback: Daftar Bacaan Tahun 2014 | Luckty Si Pustakawin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s