REVIEW Can’t See, Can’t Hear You, But Love You (Vol. 1)

Min Geun Soo, seorang komikusi ternama. Sehari-hari hidupnya hanya dihabiskan hanya untuk menggambar, menggambar, dan menggambar. Setiap hari; pagi, siang, malam. Semua dilaluinya hanya dengan menggambar.

Selain menggambar, dia juga mengurusi ibunya yang menderita demensia. Menurut Wikipedia, Demensia (bahasa Inggris: dementia, senility) merupakan istilah yang digunakan untuk menjelaskan penurunan fungsional yang disebabkan oleh kelainan yang terjadi pada otak. Demensia bukan berupa penyakit dan bukanlah sindrom.

Pikun merupakan gejala umum demensia, walaupun pikun itu sendiri belum berarti indikasi terjadinya demensia. Orang-orang yang menderita demensia sering tidak dapat berpikir dengan baik dan berakibat tidak dapat beraktivitas dengan baik. Oleh sebab itu mereka lambat laun kehilangan kemampuan untuk menyelesaikan permasalahan dan perlahan menjadi emosional, sering hal tersebut menjadi tidak terkendali.

Namun, nasib malang menghampirinya. Suatu hari, Min Geun Soo mengalami masalah penglihatan. Dia kehilangan aset yang paling berharga bagi dirinya; penglihatan. Dia terancam buta selamanya.

Min Geun Soo mengalami depresi berat, belum lagi memikirkan bagaimana mengurusi ibunya yang demensia, sementara dirinya kini mengalami kebutaan total.

Hingga datanglah Jeon So Ri yang bisu dan tulis, menyemangati hidup Min Geun Soo:

Yup, saya jatuh cinta banget ama karakter Jeon So Ri. Meski memiliki beberapa keterbatasan, dia selalu riang dalam menghadapi apapun, termasuk saat bekerja😉

Keterangan Buku:

Judul         : Can’t See, Can’t Hear You, But Love You (Vol. 1)

Penulis      : Young-Hoon Ko

Ilustrasi     : Young-Hoon Ko

Penerjemah: Beatrice Marunduri

Penyunting: Prisca Primasari

Proofreader: M. Eka Mustamar

Penerbit    : Qanita

Terbit       : 2013

Tebal        : 256 hlm.

ISBN         : 9786029225792

2 thoughts on “REVIEW Can’t See, Can’t Hear You, But Love You (Vol. 1)

  1. aaaah judulnya. :”)
    ini komik, ya? belum terbiasa melihat komik berwarna dan bekertas putih.
    tapi sinopsisnya mengharukan. tetap menjalani hidup dan berbagi walau dengan keterbatasan.🙂

  2. Pingback: Daftar Bacaan Tahun 2014 | Luckty Si Pustakawin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s