REVIEW Yuki no Hana

Kamu harus percaya, bahwa mimpi-mimpimu akan didengar. Kalau mau mengusahakannya, Tuhan pasti akan membantu. (hlm. 48)

Kadang mimpi tak seindah kenyataan. Kadang kebalikannya yang terjadi. (hlm. 80)

Karena mimpi dimulai, dari hal yang ditemui sehari-hari. Dan, semua bermuara pada dua hal; cinta dan bahagia. (hlm. 100)

Sepuluh tahun lalu, di Yuki Matsuri, Sapporo, Hana berjanji pada seseorang, suatu hari akan mengunjungi festival itu kembali. Sekarang janji dan mimpi itu terasa di depan mata. Karena janji bagi Hana adalah utang, bukan sekadar ucapan sambil lalu yang besok hari akan terlupakan.

Tuhan akan memberi jalan dan hiburan, dari setiap masalah yang menimpa. Hana tidak harus melalui segalanya sendirian. Memangnya kenapa kalau orangtuanya bercerai? Banyak anak yang tumbuh besar hanya dengan satu atau malah tanpa orangtua. Kalau mereka bisa baik-baik saja, Hana juga harus bisa. Itulah tekadnya. Dia tidak mau menyusahkan orang lain.

Dia tahu ayahnya membuat semangat Hana surut. Dia tahu ayahnya selalu memandang rendah dirinya. Yang bekerja terlalu keras, padahal tidak benar-benar membutuhkannya. Justru karena itu Hana ingin membuktikan diri, tanpa ayahnya, dia pun bisa mandiri.

Menyadari dia tidak mungkin mengharapkan dukungan moril dari ayahnya, Hana mencarinya dari orang lain. Dengan bekerja di beragam bidang dan banyak tempat, Hana mendapatkan banyak kenalan. Hana belajar menyayangi dan disayangi dari mereka. Hana tidak ingin membiarkan keluarganya yang minim kasih sayang menjadi pribadi yang dingin dan kaku.

Kenangan buruk akan suatu tempat bisa digantikan dengan miliaran kenangan menyenangkan… cobalah ciptakan kenanganmu sendiri. (hlm. 92)

Di hari terburuk dalam hidupmu, percayalah bahwa Tuhan tak akan pernah meninggalkanmu. (hlm. 147)

Nama cowok itu Takashi. Hana ingin menghabiskan lebih banyak waktu bersamanya, mengobrol walaupun tidak benar-benar memahami apa yang dicapkannya. Sayangnya, keesokan harinya, dia harus pulang ke Indonesia. Mereka bertukar alamat. Dan Hana berjanji, bahwa suatu hari nanti, dengan uangnya sendiri, dia akan pergi ke Yuki Matsuri untuk menemui Takashi lagi.

Perjuangan Hana untuk kembali ke Jepang tidaklah mudah. Dia harus menabung selama sepuluh tahun. Dan perjuangannya itu belum seberapa. Hasil kerja kerasnya tiba-tiba hilang gara-gara kecopetan! #PukPukHana

Di saat tertimpa kesusahan, Tuhan pasti akan memberikan bantuan. (hlm. 36)

Pernahkah memendam rasa suka pada seseorang padahal bertahun-tahun tidak pernah bertemu? Selalu membayangkan jika bertemu nanti apakah bakal seantusias yang diimpikan? Hana akan mengalaminya. Hari-harinya di Jepang akan menentukan hidupnya nanti.

Ketertarikan bisa muncul kapan saja, di mana saja. Mengapa bisa begitu? Mungkin hanya Tuhan yang tahu. (hlm. 67)

Kita bisa menyadari seseorang menawan, tanpa membiarkan diri kita terpikat. Benar, kan? Semoga saja demikian. (hlm. 59)

Menurut WIKIPEDIA Festival Salju Sapporo (さっぽろ雪まつり Sapporo Yuki Matsuri) adalah festival salju terbesar di Jepang yang diadakan di kota Sapporo, Hokkaido. Festival ini dilangsungkan selama seminggu pada awal bulan Februari. Setiap tahunnya sekitar dua juta wisatawan dari dalam negeri dan luar negeri berkunjung ke Sapporo selama berlangsungnya festival.

Sejak tahun 2006, festival ini diadakan di tiga lokasi: Taman Odori, Susukino, dan Sapporo Satoland. Di lokasi Taman Odori dipamerkan ukiran es dan salju berukuran sangat besar, termasuk pahatan es berbentuk miniatur bangunan terkenal. Pameran ukiran es yang lebih kecil diadakan di Susukino, sementara acara untuk keluarga diadakan di Sapporo Satoland.

Apakah cinta sama dengan utang budi? Apakah utang budi bisa menghasilkan cinta? Hanya yang sedang jatuh cinta, yang tahu jawabannya… (hlm. 115)

Banyak banget bertebaran kalimat favorit:

Kehangatan, ketentraman, bisa hadir ketika menemani waktu bersama orang-orang yang dicintai. (hlm. 1)

Karena mimpi adalah penguat hati untuk mengejar masa depan penuh janji. (hlm. 7)

Kau tidak akan pernah sendirian. Di dalam hatimu, selalu ada Tuhan, sang Pengusir Kesepian. (hlm. 22)

Benih kebaikan yang kau sebar, akan segera mekar. Membesar dan membuat kebajikan terus berkobar. (hlm. 32)

Masa lalu, sepahit apa pun, tidak dapat disangkal dan diabaikan. Semua adalah bagian dari dirimu. (hlm. 39)

Berbagi pada seseorang mungkin tidak memecahkan masalah sepenuhnya, tetapi setidaknya bisa meringankan beban. (hlm. 42)

Jangan pernah menyerah menggapai mimpimu. Kalau ada keinginan kuat, pasti Tuhan akan memberikan jalan. Mungkin tidak langsung, bisa jadi membutuhkan waktu yang lama, tapi percayalah akan kuasa-Nya. (hlm. 42)

Kekuatan asa dan doa, akan berlipat ganda bagi mereka yang benar-benar percaya. (hlm. 47)

Begitu mudah berpaut, pengertian terjalin, saat itulah kau mendapatkan seorang teman. (hlm. 90)

Kehidupan tak hanya dipenuhi kepedihan. Ada juga kebahagiaan. Dan, di antaranya, ketidaktentuan. (hlm. 128)

Ketabahan dan iman, bekal untuk tetap bertahan. (hlm. 135)

Tidak mau memilih? Itu pun sebenarnya adaah pilihan… (hlm. 190)

Kadang keputusan terakhir dapat diambil di tempat segalanya bermula. (hlm. 203)

Dua jiwa yang saling memahami, akan saling menemukan. Tak peduli ada banyak rintangan yang menyulitkan. (hlm. 219)

Buku ini berhasil membawa saya keaura dinginnya salju di Jepang. Sangat detail dengan deskripsi setting di sana. Saya jadi penasaran dengan beberapa tempat yang dijabarkan dalam buku ini; Jyogai Ichiba, Sky Tree, Odori Park, dan Terowongan Seikan. Saya pun penasaran dengan Hokutosei, kereta api malam dari Stasiun Ueno di Tokyo yang dibuat satu bab khusus membahas ini.

Mbak Donna sudah menelurkan puluhan buku, tapi baru buku ini karyanya yang saya baca. Dan langsung suka! Deskripsi Jepangnya dapet banget. Benar-benar berasa di Jepang. Gak hanya tempat-tempat khasnya, tapi juga makanannya yang bikin air liur menetes #LapIler (ˆڡˆ)

Inilah buku kedua dari FESTIVAL SERIES yang saya baca. Dan dua-duanya sama-sama memuaskan. Secara keseluruhan menyukai buku ini, meski ada beberapa yang agak menggangu seperti Hana yang kecopetan sampai dua kali. Ini bikin gemes. Oya, kisah Hana dan Nenek Sofina masih berasa aroma sinetron, serba kebetulan, hehehe.. #NenekSofinaAngkatAkuJadiCucuJugaDonk😀

Setelah membaca buku ini, jadi pengen baca karya-karya Mbak Donna lainnya nih!😉

Ketika bahagia bisa menjelma begitu saja. Saatnya bersyukur kepada Yang Kuasa. (hlm. 182)

Keterangan Buku:

Judul                                     : Yuki no Hana

Penulis                                 : Primadonna Angela

Penyunting                         : Ida Wajdi, Jason Abdul

Penyelaras aksara            : Nurul M. Janna

Perancang sampul           : Fahmi Ilmansyah

Penggambar ilustrasi isi : Yulianto Qin

Penerbit                              : teen@noura Lini Remaja Noura Books

Terbit                                    : Februari 2014

Tebal                                     : 256 hlm.

ISBN                                      : 978-602-1606-72-8

 

Sambil baca ini, cocok banget dengerin lagu ini dengan versi yang berbeda ♫♪

Eric Martin – Yuki No Hana

http://www.youtube.com/watch?v=imPtfp0PJTo

Nakashima Mika – Yuki no Hana

http://www.youtube.com/watch?v=hgYa9NfxmG8

Beberapa tempat yang disebutkan dalam buku ini; Sky Tree dan Terowongan Seikan:

 

 

 

Uwow..mau donk dikasih boneka Jiji, dari anime Kiki’s Delivery Service kayak Hana dari Sho (‾▽‾)♥(‾⌣‾)

 

 

 

 

Ilustrasi unyu di buku ini:

 

Indonesian Romance Reading Challenge 2014

https://luckty.wordpress.com/2014/01/01/indonesian-romance-reading-challenge-2014/

Young Adult Reading Challenge 2014

https://luckty.wordpress.com/2014/01/07/young-adult-reading-challenge-2014/

New Authors Reading Challenge 2014

https://luckty.wordpress.com/2014/01/02/new-authors-reading-challenge-2014/

8 thoughts on “REVIEW Yuki no Hana

  1. Pingback: New Authors Reading Challenge 2014 | Luckty Si Pustakawin

  2. Aku baru punya seri Do Rio Com Amor karya Ifnur Hikmah, belum baca Yuki No Hana ini padahal udah mupeng banget mengingat ceritanya banyak bahas mengenai Festival Salju Sapporo, ehhh.. jadi inget sama bukunya Winna Efendi, Ai. Hihi… Tinggal menyempurnakan Festival Series nih, untuk Prelude kayaknya modal pinjem dulu😀

  3. Suka yang iniii, pengen baca, mba😀
    Karena mimpi adalah penguat hati untuk mengejar masa depan penuh janji. (hlm. 7)
    Kadang seiring waktu impian berpendar dan entah kenapa sulit dijangkau. Mungkin perlu seperti Hana yang berusaha mencapainya gimana pun caranya.

  4. Pingback: Daftar Bacaan Tahun 2014 | Luckty Si Pustakawin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s