REVIEW The Time-Traveling Fashionista: on Board The Titanic

 the traveling is fashionista

Vintage adalah satu jalan memakai sejarah, saran kita bisa membalikkan masa lalu ke masa kini, bahkan masa depan. Membawa fesyen kuno kepada kita sekali lagi. (hlm. 227)

Kalau sedang tidak menjelajahi toko-toko pakaian bekas lokal, Louise menjelajah dunia maya mencari-cari perancang busana dan era yang berbeda-beda. Dia punya buku tua Belanja Vintage: Panduan Definitif Fesyen, hadiah ulang tahun mengejutkan yang sempurna dari Granpa Len. Buku itu dengan nyaman diletakkan di nakas samping tempat tidurnya. Jadi, kalau Louise memimpikan pakaian tertentu, yang sering sekali dialaminya, dia dapat mencari tahu tentang pakaian itu sebelum lenyap dari benaknya. Buku itu juga memberi banyak sekali tips untuk mengoleksi pakaian vintage, serta daftar alamat seluruh toko vintage di seluruh penjuru dunia. Louise akan membaca nama-nama toko itu pada malam hari ketika dia tak bisa tidur. Nama-nama seperti Decades, The Diva’s Closet, dan Polka Dots and Moonbeams. Semuanya kedengaran menggiurkan! Lebih efektif dibandingkan menghitung domba.

“Kurasa semua orang kepingin menjalani kehidupan yang lebih glamor, lebih menyenangkan.” (hlm. 184)

Saat ini Louise menganggap dirinya semacam ahlinya pakaian vintage. Dia dapat dengan mudah mengenal produk Balenciaga dari rancangan Givenchy. Dia tahu istilah vintage merujuk pada pakaian yang muncul sebelum 1980-an, dan semua yang melewati tahun itu akan dianggap sebagai pakaian bekas. Louise tahu bahwa risleting jarang digunakan sebelum 1940-an. Dan, dia juga tahu hanya karena sesuatu merupakan barang lama, belum tentu barang itu tidak ada nilainya.

Suatu hari, Louise mendapat undangan misterius untuk datang ke Traveling Fashionista Vintage Sale. Louise sangat antusias untuk ke sana, apalagi vintage adalah salah hal yang disukainya selama ini. Dia mencoba berbagai hal di sana, salah satunya adalah memakai gaun pink pudar sempurna; warna permen kapas, permen karet, dan Marilyn Monroe. Tanpa disangka gaun itu membawanya ke lorong waktu; 1912. Dan yang lebih mengejutkan lagi adalah dia berada di kapal titanic yang fenomenal itu!

“Waktunya sudah dekat. Kamu harus menyelamatkan dirimu. Sejarah tak bisa ditulis ulang, tapi gaun itu akan menang.” (hlm. 159)

Siapa sih yang tidak mengenal akan megahnya kapal titanic? Setidaknya pasti pernah menonton versi filmnya yang dibintangi oleh Leonardo de Caprio dan Kate Winslet di tahun 1997. Menurut WIKIPEDIA,  RMS Titanic adalah sebuah kapal penumpang super Britania Raya yang tenggelam di Samudra Atlantik Utara pada tanggal 15 April 1912 setelah menabrak sebuah gunung es pada pelayaran perdananya dari Southampton, Inggris ke New York City. Tenggelamnya Titanic mengakibatkan kematian sebanyak 1.514 orang dalam salah satu bencana maritim masa damai paling mematikan sepanjang sejarah. Titanic merupakan kapal terbesar di dunia pada pelayaran perdananya. Satu dari tiga kapal samudra kelas Olympic dioperasikan oleh White Star Line. Kapal ini dibangun pada 1909 sampai 1911 oleh galangan kapal Harland and Wolff di Belfast. Kapal ini sanggup mengangkut 2.224 penumpang.

Para penumpangnya terdiri dari sejumlah orang terkaya di dunia, serta lebih dari seribu emigran dari Britania Raya, Irlandia, Skandinavia, dan negara-negara lain yang mencari kehidupan baru di Amerika Utara. Kapal ini dirancang senyaman dan semewah mungkin, dengan dilengkapi gimnasium, kolam renang, perpustakaan, restoran kelas atas dan kabin mewah. Kapal ini juga memiliki telegraf nirkabel mutakhir yang dioperasikan untuk keperluan penumpang dan operasional kapal. Meski Titanic mempunyai perlengkapan keamanan yang maju seperti kompartemen kedap air dan pintu kedap air yang bisa dioperasikan dari jarak jauh, kapal tersebut tidak memiliki sekoci yang cukup untuk menampung seluruh penumpang kapal. Karena regulasi keamanan laut yang sudah kuno, Titanic hanya mengangkut sekoci yang hanya mampu menampung 1.178 penumpang – sepertiga dari total penumpang dan awak kapalnya.

“Barangkali seharusnya kamu meresepkan sesuatu untuk menyingkirkan halusinasi ini dari dirimu sendiri.” (hlm. 186)

Paling suka tokoh Mr. Straus. Meski porsinya hanya sedikit, justru ada pelajaran hidup yang bisa kita ambil dari sosok Mr. Straus. Meski beliau yang notabenenya adalah dari kaum kalangan atas, ketika berada dalam keadaan darurat, dia tidak egois hanya mementingkan diri sendiri, masih memikirkan orang lain.

“Selama masih ada wanita di kapal yang akan karam ini, aku takkan menyelamatkan diri sendiri.” (hlm. 224)

“Kita hidup bersama, jadi kita harus mati bersama.”  (hlm. 224)

Penulisnya, Bianca Turetsky dengan cerdas memadupadankan antara sejarah dan dunia fashion lewat petualangan Louise menjelma menjadi Miss. Baxter. Kita akan mengetahui seputaran titanic lewat fashion. Sungguh unyu nan unik. Ditambah lagi cover plus ilustrasi hasil goresan tangan Sandra Suy makin mempercantik buku ini. Ternyata ada tiga seri loh, jadi penasaran ama buku berikutnya; The Time-Traveling Fashionista at the Palace of Marie Antoinette.

Keterangan Buku:

Judul                                     : The Time-Traveling Fashionista on Board The Titanic

Penulis                                 : Bianca Turetsky

Penerjemah                       : Merry Riansyah

Penyunting                         : Ines Chrisyastuti Hapsari

Penata sampul                  : Tri Raharjo

Ilustrasi isi                           : Sandra Suy

Pemeriksa aksara             : Intari Dyah & Septi Ws.

Penata aksara                    : Gabriel

Penerbit                              : Bentang Belia – PT. Bentang Pustaka

Terbit                                    : 256 hlm.

ISBN                                      : 978-602-7975-53-8

 

Bookmarknya unyu bingit!😉

the traveling is fashionista 1

Bocoran beberapa ilustrasi kece di novel ini!

 the traveling is fashionista 2 the traveling is fashionista 3 the traveling is fashionista 4 the traveling is fashionista 5

 

Indonesian Romance Reading Challenge 2014

https://luckty.wordpress.com/2014/01/01/indonesian-romance-reading-challenge-2014/

Young Adult Reading Challenge 2014

https://luckty.wordpress.com/2014/01/07/young-adult-reading-challenge-2014/

New Authors Reading Challenge 2014

https://luckty.wordpress.com/2014/01/02/new-authors-reading-challenge-2014/

9 thoughts on “REVIEW The Time-Traveling Fashionista: on Board The Titanic

  1. Pingback: [WRAP UP] New Authors Reading Challenge 2014 | Luckty Si Pustakawin

  2. Pingback: Daftar Bacaan Tahun 2014 | Luckty Si Pustakawin

  3. Pingback: [BOOK KALEIDOSCOPE 2014] Top Five Best Book Covers | Luckty Si Pustakawin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s