REVIEW LDR #CrazyLove

ldr crazy love

Sekadar jarak tak bisa membuat dua hati menjadi jauh. Pengkhianatanlah yang membuatnya. Tidak hanya menciptakan jarak, tapi juga sekat. Dunia bisa menciptakan segalanya untuk meniadakan jarak, tapi tak bisa menghapus sekat itu. Kepercayaan yang kedua mungkin bisa menghapusnya. Long distance relationship tidak hanya cukup saling percaya, tapi juga bagaimana menjadi orang yang bisa dipercaya. (hlm. 43)

Ini adalah kumpulan cerpen yang memiliki benang merah yang sama; LDR. Setiap cerita mengulas kisah LDR dan permasalahannya dari sudut yang berbeda dengan gaya penulisan masing-masing.

CHOCOCHERRY CHOCOLATE – Ayuwidya

“Kalo lo mau mempertahankan Marvel, silakan. Bertahanlah sekuat yang lo bisa, tapi jangan lupa membuka mata. Mungkin lo nggak bisa melihat dia secara langsung, tapi dunia ini punya caranya sendiri untuk membawa kejujuran ke depan mata lo. Yang perlu lo lakukan adalah membuka mata, oke?” (hlm. 11)

Yang sebenarnya terjadi adalah Shera ketakutan. Takut salah pilih. Shera telah memilih Marvel, padahal saat seperti ini hati kecilnya menginginkan Carlo. Shera tidak pernah tahu kalau Shera begitu membutuhkan Carlo sebelum ini. Shera tahu dia layak dibenci karena ternyata Shera tidak hanya rakus pada makanan, tapi juga pada laki-laki. Seperti kue, Shera memilih Marvel yang begitu indah dipandang seperti cupcake, padahal itu tidak mengenyangkannya.

Suka ama filosofi posisi duduk yang dijelaskan dalam cerita ini: kalo seorang cowok memilih duduk di depanmu, artinya ia masih berada dalam tahap menakarmu, melihatmu, dan menilaimu. Kalau dia memilih kursi di sampingmu, ia sudah berada dalam tahap yang mengingkan untuk selalu dekat denganmu. Tak perlu lagi melihat bagaimana kamu. (hlm. 24)

SMILES! – Elsa Puspita

LDR mulai menyebalkan. Arine tidak pernah bisa mengingat apa pun yang ada di pikirannya saat memasukkan universitas di kota ini sebagai pilihan kedua. Mengapa dia tidak memilih tempat di dekat Jakarta saja? Bandung, misalnya? Jaraknya jauh lebih masuk akal daripada sekarang. Komunikasinya dan Biru bergantung sepenuhnya pada alat komunikasi. Biasanya, mereka saling menelepon atau sms hanya untuk mengajak bertemu. Mengobrol dilakukan secara langsung. Entah Biru yang ke rumahnya, atau dia yang main ke rumah Biru. Sekarang, boro-boro. Tanpa telepon atau alat penunjang lainnya, tidak akan ada obrolan apa pun.

DON’T STOP BELIEVING – Christina Juzwar

Siapa yang menyangka Anna dan Oscar akan LDR-an? Anna dan Oscar jadian lewat Skype diawali dengan pertemuan lewat teman mereka. Berawal dari Facebook, saling mention di Twitter, hingga berlanjut ke BBM, lalu Skype. Beberapa kali ngobrol, Anna merasa cocok dengan Oscar. Anna belum pernah menemukan cowok yang begitu nyambung. Oscar salah seorang dari segelintir cowok yang tidak menertawakannya ketika Anna bilang dia penggemar berat TV series Glee. Mereka malah sering diskusi, soalnya Oscar juga suka nonton serial televisi seperti Law and Order atau CSI. Satu lagi, dia juga sangat romantis.

INSEPARABLE – Anjani Fitriana

Ini tahun kedua Raka pergi dan Astri tidak pernah merasa sekangen ini dengan Raka. Kesibukan kuliah masing-masing membuat waktu komunikasi dengan Raka jadi tidak stabil. Untungnya perbedaan waktu yang hanya terpaut dua jam tidak membuat komunikasi mereka banyak mengalami kendala sehingga sebisa mungkin mereka berdua tetap saling menghubungi satu sama lain.

RANCHO – Riawani Elyta

“Aku sendiri nggak tahu, maksudku, sampai sekarang aku nggak mengerti kenapa Rancho nggak pernah putus asa untuk terus mengirimiku email. Aku baru membuka akun yahoomailku lagi bertahun-tahun setelah itu.hidup kami benar-benar berubah drastis. Kami harus pindah ke tempat yang lebih aman. Tempat yang bisa menerima keberadaan kami. Waktu itu Pa harus memulai semuanya lagi dari nol. Jangankan untuk bisa ke warnet, Ma bahkan hanya bisa menyediakan bubur untuk kami makan.” (hlm. 173)

Dari lima cerita yang disajikan, saya paling suka ya cerita yang paling akhir ini. Mengambil setting tentang tragedi Mei tahun 1998. Ditambah lagi alur ceritanya yang tak terduga. Tapi ada kesalahan kecil yang agak fatal, disebutkan bahwa Melvina telah bertahun-tahun tidak membuka akun emailnya lagi. Setahu saya, sebuah akun email punya batas kadaluarsa jika berbulan-bulan tidak diaktifkan. Bagaimana bisa Melvina masih bisa membuka akun emailnya yang nyaris tak pernah dibukanya kembali?!?😀

Oya, saya bacanya pas ngawas UKK alias Ujian Kenaikan Kelas. Masak pas abis selesai ujiannya, murid-murid unyu pada berebut pengen baca bukunya. Mungkin pada kepincut pas baca judulnya, berbau-bau LDR. Hadewh… x)

Banyak kalimat favorit:

  1. Jomlo itu bukan dosa. (hlm. 3)
  2. Kenyataan kan nggak selalu sama dengan apa yang kita lihat. (hlm. 10)
  3. Gue selalu ada di samping lo. Bahkan ketika lo menjauh, gue nggak pernah menjauh. (hlm. 42)
  4. Normalnya, orang menyenangkan diri sendiri, tapi ketika kita mencintai orang lain, kita pasti berusaha untuk menyenangan dia. (hlm. 43)
  5. Lo kayak cewek, ngambek melulu. (hlm. 99)
  6. Sekurus apa pun kaum adam, porsi makan mereka lebih banyak daripada cewek. (hlm. 156)
  7. Ilmu itu mahal. Juga butuh kerja keras. Sayang,kan, kalo ujung-ujungnya malah nggak dihargai? (hlm. 160)
  8. Hidup adalah petualangan. Kalo semua berjalan sesuai rencana, di mana serunya? (hlm. 175)
  9. Hidup terlalu mahal untuk ditukar dengan dipenjara sampai mati. (hlm. 188)

Ehem, banyak kalimat kece yang berhubungan dengan #LDR :

  1. Long distance relationship-nya mungkin nggak salah. Orangnya yang salah. (hlm. 3)
  2. Menjalin hubungan jarak jauh itu harus saling percaya. Kalau nggak, cuma buang-buang waktu, karena pada akhirnya, kita tidak hanya nggak satu tempat, tapi juga nggak satu tujuan. Kita akan belajar jalan sendiri-sendiri. (hlm. 4)
  3. Yang bikin LDR gagal itu bukan cuma karena jarak. Dasar orangnya aja yang emang nggak mau ribet. Daripada pertahanin yang jauh, mendingan sama yang dekat aja. (hlm. 59)
  4. Ketemu langsung emang penting. Tapi, yang lebih penting, kita masih ngerasain kehadiran masing-masing meskipun jauhan. Daripada dekat, tapi kerasa jauh, bahkan ngga kerasa ada lagi. Itu lebih miris. (hlm. 62)
  5. Sebuah hubungan itu seharusnya saling ngasih sayap biar bisa terbang sama-sama. Bukan ngerampas salah satu sayap. Kadang, sayapnya bikin kita terbang mencar. Tapi, akhirnya ketemu lagi di satu titik. (hlm. 77)
  6. Nggak ada hungan yang sempurna. Kita cuma bisa jalaninnya sebaik mungkin. Termasuk kalau harus LDR, ya LDR-lah sebaik mungkin. Lebih baik daripada langsung nyerah. (hlm. 78)
  7. LDR itu hubungan yang ngawang-ngawang. Cuma hubungan senang-senang tanpa serius. Gimanamau serius, ketemu aja susah. Nggak bakal berhasil, deh. (hlm. 85)
  8. LDR itu mustahil, tapi gimana buat kamu? Listen to your heart. Toh, yang jalanin, kan kamu. (hlm. 92)

Keterangan Buku:.

Judul                                     : LDR #CrazyLove

Penulis                                 : Ayuwidya, Elsa Puspita, Christina Juzwar, Anjani Fitriana, Riawani Elyta

Penyunting                         : Dila Maretihaqsari

Perancang sampul           : Nocturvis

Ilustrasi sampul & isi       : Nocturvis & Helen Marysa

Pemeriksa aksara             : Intari Dyah P. Tiasty I.

Penata aksara                    : Gabriel

Penerbit                              : Bentang Belia

Terbit                                    : 2013

Tebal                                     : 194 hlm.

ISBN                                      : 978-602-7975-72-9

Short Stories Reading Challenge 2014

https://luckty.wordpress.com/2014/01/18/short-stories-reading-challenge-2014/

Young Adult Reading Challenge 2014

https://luckty.wordpress.com/2014/01/07/young-adult-reading-challenge-2014/

71 thoughts on “REVIEW LDR #CrazyLove

  1. Pingback: GIVEAWAY feat Christina Juzwar | Luckty Si Pustakawin

  2. menurutku bnyk pesan yg tersirat d dalam novel ini.. mgkin krn ini kumpulan dr beberapa penulis jd ada bnyak referensi d dlmnya.. jg tntg bgmn sulitnya menjalani LDR yg trnyata ga segampang kedengarannya terutama untk saling percaya dan bgmn biar bsa jd org yg dpt d percaya..

    @mila_reski

  3. Hampir semua orang pernah mengalami LDR, ada yang berhasil melewatinya ada yang berakhir melewatinya. Cerita LDR biasanya bikin mewek, tapi kumpulan cerita dari penulis-penulis yang sudah banyak menghasilkan novel menjanjikan cerita tak sekedar menye-menye. Rasa penasaranku mengenai cerita masing-masingnya.

  4. Quote-quotenya mantep banget ya kak hihi. Banyak yang bilang kalo LDR itu susah dijalani dan sering pengkhianatan? Kalo menurut aku tergantung orangnya sih. Kayak kakak perempuanku menjalani LDR bertahun-tahun akhirnya menikah, emang sih kalo gak saling ketemu agak gimana gitu tapi asal saling komunikasi aja kali sama kepercayaan.
    paling suka sama cerpen-cerpen gini apalagi tema buku ini “LDR” asam-manis cintanya dapet.

  5. LDR lagi ya? Jadi ingat hubungan yang kandas karena pengkhianatan #pundung

    Buku ini sepertinya tidak terlalu menye-menye seperti buku kumpulan cerita LDR lainnya. Mungkin karena aku mau LDR itu happy ending yang diceritakan, agar memberikan orang lain semangat dan bukan sedihnya pengkhianatan yang membuat pasangan LDR diluar sana semakin cemas dan was-was pada pasangannya yang pada akhirnya menghilangkan rasa kepercayaan yang seharusnya menjadi landasan hubungan.

    Paling suka sindiran nomor 1, soalnya banyak orang yang menyalahkan LDR saat putus (yah, salah satunya aku sih. Dulu, ////)

  6. “Kalo lo mau mempertahankan Marvel, silakan. Bertahanlah sekuat yang lo bisa, tapi jangan lupa membuka mata. Mungkin lo nggak bisa melihat dia secara langsung, tapi dunia ini punya caranya sendiri untuk membawa kejujuran ke depan mata lo. Yang perlu lo lakukan adalah membuka mata, oke?” (hlm. 11)

    sepakat dengan kutipan kalimat di atas. Sebelum menentukan pilihan, seseorang harus membuka kedua mata dan telinganya lebar-lebar. selidiki siapa sebenarnya orang yang kita pilih. baik atau buruk. tepat atau tidak. jika baik dan tepat lanjutkan dan kemudian tutup mata dan telinga rapat-rapat agar tetap percaya dengan pilihan kita dan tergoda dengan yang lain dan kemudian terjerumus. jika buruk dan tidak tepat, langsung tinggalkan. sebab dunia luas dan penghuninya banyak. di waktu dan tempat yang lain, akan ada sosok yang mungkin lebih baik dan lebih tepat untuk menjadi pasangan hidup.

    kalo seorang cowok memilih duduk di depanmu, artinya ia masih berada dalam tahap menakarmu, melihatmu, dan menilaimu. Kalau dia memilih kursi di sampingmu, ia sudah berada dalam tahap yang mengingkan untuk selalu dekat denganmu. Tak perlu lagi melihat bagaimana kamu. (hlm. 24)

    soal posisi duduk, saya jadi ingat dengan obrolan saya sedang seorang kawan. Kenapa jika muda-mudi yang baru pacaran, saat makan bersama di restoran atau foodcourt mereka duduk saling berhadap-hadapan. sementara jika ada pasangan suami-istri dan kebetulan membawa anak, mereka duduk bersebelahan. rupanya saya menemukan penjelasan yang lebih mantap dari filosofi posisi duduk itu😀

    Dari review singkat masing-masing cerita, membuat saya membayangkan yang namanya LDR seperti apa saja saya udah nggak nyaman. semoga aja nggak mengalami yang namanya LDR. berjauhan dalam waktu yang lama.

    Long distance relationship-nya mungkin nggak salah. Orangnya yang salah. (hlm. 3)

    Namun saya berpendapat, ketika sudah menjadi pasangan hidup, berdekatan itu lebih memberikan ketenangan dan kenyamanan.

  7. Iya banget! Baca resensi kumcer ini bikin saya angguk2 kepala terus. LDR ialah salah satu cara untuk menjadi orang yang bisa dipercaya.

    Telepon dan sarana komunikasi lainnya menjadi alat terampuh untuk terus melanggengkan LDR dan kemudian hidup bahagia selamanya. Saya memahami itu, apa yang Elsa Puspita tuliskan sama dengan apa yang saya alami. Huhuhu …

    Dan pacaran lewat skype?? Oh No! Tolong jangan ceritakan itu secara gamblang! Saya maluuu… karena saya juga senasib dengan Anna >.<

    "LDR gak salah. Orangnya yang salah" #JLEB

    Itulah mengapa saya selalu duduk bersebelahan dengan kekasih saya saat ketemua. Karena kita tak lagi saling menilai. Ternyata ada juga arti filosofinya dalam kumcer ini yaaa. Keren!

    Saya suka kumcer LDR CrazyLove, tapi saya juga gak mau terus LDR-an. HELP!

    @argalitha

  8. kadang LDR itu sudah berusaha jujur tapi tetap saja tidak semulus apa yg kita harapkan, yg dekat saja bisa ada kemungkinan lepas, gimana klo yg jauh, cowoknya di berlin cewek nya di nganjuk ….hehe

  9. Kalo ngomongin LDR, saya cuma bisa komen “Yakin bisa memelihara kepercayaan?”

    Masalahnya banyak banget kasus LDR yang kemudian berakhir dengan tragis. Sebabnya. pasangan yang selingkuh atau memang keputusan berdua untuk berpisah lantaran LDR bukan bagian dari komitmen hubungan.

    Dan dari resensi kali ini, kayaknya LDR dikemas dengan apik antara suka dan duka. Memang apapun bentuk hubungannya selalu ada dua sisi. Manis dan pahit. Lalu LDR mengajak kita untuk memilih melanjutkan atau disudahi.

    Sebelumnya saya sudah membaca buku #CrazyLove MANTAN dan rasanya seru. Penasaran dengan buku ini juga….

    Selamat buat Mbak Cristina Juzwar atas karya-karya manisnya yang menginspirasi..heheh

  10. LDR? Wah, sama dong #Plak
    Sebenarnya hubungan kayak gini nggak terlalu enak sih, soalnya takut kalau waktu ketemuan orangnya nggak bener padahal waktu lewat komunikasi malah baik2 gitu. Dan yang pasti banyak sekali yang melakukan hubungan seperti ini.
    Aku jadi pingin kumcernya x)

  11. “Ketemu langsung emang penting. Tapi, yang lebih penting, kita masih ngerasain kehadiran masing-masing meskipun jauhan. Daripada dekat, tapi kerasa jauh, bahkan ngga kerasa ada lagi. Itu lebih miris.”
    Yeah! That’s right! ._.

  12. Aku juga pengen baca tuh cerita favorit Luckty yang judulnya “Rancho”, karena penulisnya Riawani Elyta yang tulisannya udah terbukti keren-keren ^_^ Kalimat favoritku yang ini nih, karena nggak biasa.

    Sebuah hubungan itu seharusnya saling ngasih sayap biar bisa terbang sama-sama. Bukan ngerampas salah satu sayap. Kadang, sayapnya bikin kita terbang mencar. Tapi, akhirnya ketemu lagi di satu titik. (hlm. 77)

    @LeylaHana

  13. LDR!! entah kenapa hidup saya dikelilingi dengan tiga huruf ini😀 (curcol pelaku LDR) Kebetulan sekali saya sedang menulis novel mengenai LDR jadinya SAYA HARUS BACA BUKU INI!!!

    Sekian.🙂

  14. “Jomlo itu bukan dosa. (hlm. 3)”
    Hwaa aku jomblo nih:”D #curhat. dari pengalaman temen-temenku yang ldr-an, menjalin hubungan ldr emang susah-susah gampang. Baca review mbak luckty, aku jadi semakin pengen baca buku ini. Itung-itung buat nambah pengetahuan juga tentang hubungan ldr. Mungkin banyak buku yang sudah membahas ldr, tapi menurutku dibuku ini ada cerita yang lain dari pada yang lain.

  15. Paling suka sama filosofi cara duduk. Di dalam novel mungkin banyak kalimat-kalimat indah, tapi jarang tertulis pengetahuan psikologis seperti ini.
    Mengenai LDR. Aku belum pernah sih merasakannya, hehe tetapi kalau pengkhianatan sudah. Jadi intinya, kalau yang dekat saja bisa berkhianat, apalagi yang jauh?

  16. Long distance relationship-nya mungkin nggak salah. Orangnya yang salah. (hlm. 3)
    Aku setuju dengan quote ini, sebenarnya baik pacaran yang dekat maupun jauh, itu masalah orang yang menjalaninya. Kalau dia mau selingkuh padahal tiap hari ketemu pacarnya dengan setia saat LDR itu bisa terjadi.
    Hmm.. pernah mengalami LDR juga dulu.. Kalau dibuku ini ada cerpen yang mirip dengan yang ku alami ga ya? Penasaran..
    Semoga menambah pengetahuan dengan kisah-kisah LDR dari buku ini

  17. Aaaak~ Kak Luckty harus tanggung jawab! Aku jadi kepengin banget baca LDR ini karena filosofi duduk ituuuuh..
    Saya suka banget loh, Kak, kumpulan cerpen kayak gini. Asyik aja gitu membaca potongan cerita yg difokuskan ke satu masalah besar aja.😀
    Kalo aku nih, aku paling penasaran sama Inseparable.. Soalnya kayak nggak ada masalah gitu, ya, Kak?
    Dan sejauh ini.. kok baru ngeh ya, kak Christina suka ngangkat tema LDR? Ngalamin sendiri atau gimana nih? :3
    Hiihi..

  18. Sebuah kisah nyesek yang bikin aku makin pensaran sama isi ceritanya, mulai dari alur yang menyatakan bahwa LDR itu perubhan yang terjadi sangatlah menakutkan. Semoga aku adalan orang yang bisa membaca kisah ini.

  19. FAKTA LDR:
    1. Khawatir
    2. Cemburu yang Berlebih
    3. Emosi yang labil (Galau)
    4. Cepet jenuh
    5. agresif
    LDR, bukanlah halangan yang harus kita takutin malah suatu jarak yang kita harus korbankan demi cinta kita dan kasih sayang kita terhadap dia.
    Jarak bukanlah faktor besar dalam suatu hubungan. Tapi sebagian besar dari semua adalah “komitmen”.
    Jarak antara dua hati bukanlah sebuah hambatan, tetapi sebuah pengingat indah atas kuatnya sebuah cinta.
    Jarak bukanlah halangan Kasta bukanlah ukuran Usia bukanlah perbedaan Dan harta bukanlah jaminan hanya ketulusan yang menjadi patokan

  20. Kumpulan penulis-penulis beken… ahem… menarik, nih. Apalagi punya tema yang sama. Di sini, pasti kelihatan banget perbedaan dan sisi menarik dari setiap penulis. Kalau mereka bisa bikin pembaca tertarik sama gaya menulisnya, bisa jadi cerpen mereka bakal jadi bahan sponsor biar pembaca mencari karya-karya mereka.Hohohoho…
    LDR, aku sendiri nggak pernah LDR, sih. Tapi, kalau lihat teman-temanku yang LDR, kayaknya LDR itu pemborosan… hahaha… tapi ya jangan pacar lima langkah juga biar bisa irit.
    Pemborosan disini nggak cuma pemborosan biaya, lho. LDR itu boros hati, boros curiga, boros cemburu, boros rindu, dan masih banyak lagi deh kayaknya.
    Kayaknya, aku pilih baca cerpen-cerpen disini aja deng dari pada di suruh ngrasain LDR beneran. Kayaknya, aku nggak ku…ku… deh…😀

  21. Reviewnya menarik, Kak. Tapi, dari ketiga reviewnya antara lain Let me kiss you, posesif, sama yang ini, rata-rata sama. Seperti butuh cara yang beda dalam membahasnya agar pembaca tidak bosan. Saya nggak tahu, sih. Apa ada contoh standar untuk menulis sebuah review atau enggak, tapi dengan cara membahasnya Kak Luckty ini, jujur deh. Saya sedikit banyak, jadi bosan. Apa mungkin bentuk pembahasan ini terus terjadi karena banyaknya buntelan yang datang untuk Kakak dan meminta untuk segera direview? Tapi saya salut dengan kegigihan dan semangat Mbak Pustakawin ini. Fighting!! Semoga semakin sukses!😀

  22. Cerita tentang LDR. Terkadang LDR itu karena keadaan yg memaksa. Untuk bertahan lama rasanya sulit karena jarak itu bisa memisahkan sekaligus melupakan.
    Sama kayak kak Luckty, aku juga suka sama kata-kata ini: kalo seorang cowok memilih duduk di depanmu, artinya ia masih berada dalam tahap menakarmu, melihatmu, dan menilaimu. Kalau dia memilih kursi di sampingmu, ia sudah berada dalam tahap yang mengingkan untuk selalu dekat denganmu. Tak perlu lagi melihat bagaimana kamu. (hlm. 24)

  23. Saya setuju dengan kalimat nomor 1 di kalimat kece yang menyatakan bahwa “Long Distance Relationship-nya mungkin gak salah,orangnya yang salah”.

    Menjalani Long Distance Relationship (LDR) memang gak mudah bagi sebagian orang karena harus menjaga kepercayaan masing-masing dan menahan rasa kangen pengen ketemu yang berlebihan.

    Hanya orang-orang tertentu misalnya orang yang tidak cemburuan dan tidak labil yang bisa berhasil dalam menjalani Long Distance Relationship (LDR).

    #GAFeatChristinaJuzwar

    @azzahra_tsabita

  24. Sudah baca yg #CrazyLove Mantan dan agak galau krn kisah2nya yg mengharu biru.
    Makanya suka baca review LDR ini karena kisahnya lebih variatif. Ada banyak alasan mengapa sepasang kekasih punya LDR dan mereka adalah pasangan paling tabah dan paling sabar…
    Dan quote2 di novel ini aduuh maaak bikin nohok!! Filosofinya ituuuu… Untung lakiku kalo duduk milih di sampingku.. Kkkk~
    Thanks mbak Luckty jd penasaran sama novel ini🙂
    .

  25. Waaa… ternyata kumcer. Kumcer terakhir yang dibaca itu Satu Hari Berani karangan Sitta Karina. Beda rasanya pas baca novel. LDR #CrazyLove yg punya tema ssuai judulnya, aku rasa cocok jadi kumcer berikutnya yang akan dibaca ^^

  26. LDR ya?
    jadi ingat saat teman mau lahiran harus caesar karena kembar suaminya masih di Jepang..hingga akhirnya kena baby blues, mempercayakan satu bayi pada seorang assisten rumah tangga dan akhirnya Allah mengambil salah satunya.

    tapi tapi tapi… LDR itu tidak melulu negatif menurut saya. LDR itu bisa jadi tolok ukur kepribadian dan tingkat cinta kasih… yang penting kan komunikasi jalan terus… dan keimanan ditingkatkan juga.. LDR= pengkhianatan, aaah jangan disama2in laah…
    tapi suka bgt sama qoute no 5 ttg sayap. karena burung pun terbang jauh mencari biji hingga akhirnya pulang karena cinta..

  27. Wah, posisi duduk pun ternyata ada filosofinya ya.
    Aku sama pacar kadang duduk berhadapan, kadang bersebelahan saat makan bareng. Mungkin artinya, karena kami masih pacaran, jadi ada kalanya kami sudah merasa sangat dekat, tetapi ada kalanya juga kami saling memandang untuk menilai satu sama lain.
    Dan sedihnya, saat ini aku sama dia juga sedang LDR-an. Mungkin buku ini memuat kisah yang mirip denganku? Jadi aku bisa manggut-manggut setuju kalau apa yang ditulis memang sama seperti yang aku rasain🙂

  28. Inti dari LDR adalah saling percaya,aku sih belum pernah LDR, tapi teman aku ada yg ngejalanin LDR,dan hubungan mereka baik2 aja padahal ketemu cuma beberapa hari dalam setahun,jadi rahasianya adalah percaya dan dapat dipercaya,asyik nih bukunya kumpulan cerpen jadi ceritanya beda2 biar gak ngantuk bacanya hehe
    nama : Shara Shahnaz
    akun twitter : @pshara27
    kota tinggal : Medan

  29. Dua kali menjalani LDR, dua kali juga mengalami kegagalan dalam hubungan. Sumpah, rasanya nggak enak banget. Komunikasi yang kurang, pertemuan ayyang jarang sekali, nggak ada kejutan-kejutan manis menjemput pulang kantor, nggak ada date atau nonton di malam Minggu, nggak ada acara makan bareng, nggak ada sentuhan-sentuhan yang menenangkan. Dan aku sudah memutuskan, bahwa aku nggak bisa menjalani hubungan LDR. Itu namanya bunuh diri perlahan. Setidaknya itu menurutku.
    Ughh… baca judul buku ini saja sudah membuatku kebat-kebit karena emosi ingat mantan (ehh… curcol). Salut deh, buat yang bisa menjalaninya.

    @AntikaAnis

  30. Juustru LDR itu penuh sensasiiiii gyaahaha
    Cinta itu gak harus Ketemu tiap hari, sayang sayangan tiap saat. disaat ini lah Cinta itu dipertanyakan? gyahaha bahasa gw xdxd ehem SETIA itu Pondasi nya, Tiang nya, Penegak nya. seberapa kau percaya pada pasangan mu seberapa besar Cinta mu di pertaruhkan oleh JARAK?

    ye gak kayak gini –> Hidup adalah petualangan. Kalo
    semua berjalan sesuai rencana,
    di mana serunya? (hlm. 175)

    banyak fav quotes nih :
    Menjalin hubungan jarak jauh itu
    harus saling percaya. Kalau
    nggak, cuma buang-buang
    waktu, karena pada akhirnya,
    kita tidak hanya nggak satu
    tempat, tapi juga nggak satu
    tujuan. Kita akan belajar jalan
    sendiri-sendiri. (hlm. 4)

    Nggak ada hungan yang
    sempurna. Kita cuma bisa
    jalaninnya sebaik mungkin.
    Termasuk kalau harus LDR, ya
    LDR-lah sebaik mungkin. Lebih
    baik daripada langsung nyerah.
    (hlm. 78)

  31. aku nggak pernah ngerasain LDR sih sebenernya. tapi dari review kakak ini entah kenapa bisa banget membangkitkan gairahku untuk baca kumcer yang sungguh menarik ini. ditambah lagi kutipan-kutipan yang menohok kalbu itu. walau sendirinya nggak pernah punya hubungan LDR, tapi sejujurnya aku ngerasain juga tuh yang namanya suka sama orang yang jaraknya sekarang lagi jauh. bukan idola ya, tapi emang seseorang yang aku taksir, hehehe. naksir orang yang lagi jauh aja udah lumayan nyiksa, yes? apalagi itu yang bener-bener LDR-an kan? eh, aduh, kecolongan lagi curhatnya. :p
    mungkin buku ini bisa dijadikan shock therapy untuk orang-orang yang belum pernah ngerasain LDR-an kayak aku ini, hihihi. sedikitnya bisa berkaca deh orang LDR-an itu gimana dan biasanya ngapain aja. ya siapa tahu kan ke depannya nanti dapet calon jodoh yang dari jauh, hehehe.🙂
    review-nya lumayan untuk mengganjal rasa “lapar” nih. dengan disuguhi main plot dari tiap cerpen dan bagian-bagian atau kutipan-kutipan paling berkesannya itu jadi bikin si pembaca review, termasuk aku, jadi tertarik mau baca juga. sip lah pokoknya. lanjutkan!😀

  32. “Jomlo itu bukan dosa.”
    nah!

    saya sering menemukan orang-orang yang merana hatinya akibat hubungan jarak jauh. tapi tak bisa dipungkiri sih, meskipun hati percaya, tapi rasa takut kehilangan mungkin akan selalu ada.

  33. wih LDR?
    “Ketemu langsung emang penting. Tapi, yang lebih penting, kita masih ngerasain kehadiran masing-masing meskipun jauhan. Daripada dekat, tapi kerasa jauh, bahkan ngga kerasa ada lagi. Itu lebih miris.” bener banget ini. LDR? Kalo menurut aku tergantung orangnya sih. harus saling jujur percaya satu sama lain aja.

  34. Kunci kesuksesan LDR itu ya tetap jaga komunikasi, saling percaya kepada pasangan masing-masing, dan jaga diri terhadap orang-orang di sekitar kita. Itu sih yang kulihat dari pasangan LDR yang kukenal, yang bertahan LDR selama 8 tahun setelah menikah belasan tahun. Untungnya masih bisa saling ketemu seminggu sekali.🙂

  35. “Yang bikin LDR gagal itu bukan cuma karena jarak. Dasar orangnya aja yang emang nggak mau ribet. Daripada pertahanin yang jauh, mendingan sama yang dekat aja. (hlm. 59)”
    sering banget orang-orang bilang gini ke saya, tapi…………. tetep aja, namanya hati #ea gak mengenal opportunity cost, :”)

  36. Aku ini sedang LDR. Dan baru saja baca komik cewek yang ada sangkut pautnya dengan LDR. Anehnya, dari sekian banyak kata-kata tentang LDR, belum ada yang nampol di hati aku. Justru aku suka dengan filosofinya. Setuju malah. Memang sih ada yang sukanya kalo duduk hadap-hadapan dan ada yang sebaliknya. Ada juga yang tidak mempermasalahkan mau duduk di sebelah mana. Tapi.. yang namanya bahasa tubuh pada intinya sama kan?
    Aku percaya orang yang memilih duduk bersebelahan akan langgeng. Seperti yang sudah dikatakan. Karena mereka sudah tidak mencari-cari alasan untuk mencintainya. Mereka hanya ingin berada di dekatnya, seakan tidak mengizinkan 1 milimeter pun menghalanginya. Bahkan ketika kesempatan itu tidak ada dan seolah dunia tidak mengizinkannya, mereka akan mencari cara untuk tetap berada di dekatnya.

    Bicara tentang LDR tidak semudah berbicara tentang cinta segitiga, jatuh cinta, atau tipe-tipe cinta yang lain. Apalagi menuliskannya. Saya sangat menghargai mereka yang dapat menuliskannya.

  37. “Hidup adalah petualangan. Kalo semua berjalan sesuai rencana, di mana serunya?”
    suka sama kalimat fav ini, hidup adalah petualangan, begitu juga dengan cinta #Cieee

    kalau ceritanya, penasaran sama Annadan Oscar di DON’T STOP BELIEVING – Christina Juzwar :))

  38. LDR isnt my cup of tea, actually😦
    Aku harap aku juara 3 aja dapat LET ME KISS YOU
    Tapi, kalo dewi fortuna lagi di pihak aku, aku juga ngarep untuk juara satu kok mbak🙂

  39. Kadang saya selalu bertanya. Mengapa topik LDR selalu tetap ‘hangat’ bila dijadikan sebuah cerita? Tapi akhir-akhir ini saya mengetahui jawabannya, yaitu karena tidak semua orang bisa selalu LDR. Dari review yang baru saya baca tentang novel LDR ini saya bisa menyimpulkan beberapa hal. Novel ini ditulis oleh 5 penulis dengan sudut pandang masing-masing. Menurut saya cukup menarik. Apalagi cerita pembuka dan penutupnya — yang menurut saya — cukup berat. Tapi disini saya ingin berkomentar tentang cerita yang pertama. Tentang ketakutan dan salah memilih. Inilah masalah yang sering terjadi pada sebuah hubungan yang LDR. Takut pilihannya salah, dan ternyata dia salah memilih karena ternyata ada orang lain yang lebih mengerti dirinya. Kalau menurut saya jika dia ketakutan harusnya tidak usah pacaran sekalian, bukannya pacaran itu komitmen? Tapi seperti yang kita baca, di cerita itu juga memberitahukan bahwa sang cewek itu rakus, bukan hanya pada kue, tapi juga pada cowok. Well, cerita ini seakan menyalah sang cewek. Cukup menarik, karena selama saya membaca beberapa novel yang berkisah tentang LDR saya belum pernah menemukan sudut pandang yang memojokan seorang cewek. And, semoga novel ini benar-benar menarik seperti dugaan saya.

  40. Duh temanya membuat saya terhisap lubang waktu, jadi flashback deh hahaha
    Saya pernah berada di posisi itu tetapi.. it didn’t work.
    Seseorang yang pernah mengatakan kalimat favorit nomer 3 kepada saya pun sudah tersapu waktu entah kemana

    Saya agak pesimis dgn LDR karena hubungan seperti itu harus punya pondasi 3K (komitmen, kepercayaan, komunikasi) yg kuat dulu. Tapi salut deh bagi siapa aja yg masih bisa bertahan.

    yaa walaupun saya pesimis sama temanya but I’m pretty optimistic bisa dapat kesempatan baca kumcer ini🙂
    Anyway good review mbak!

  41. Jomblo itu bukan dosa
    Jomblo itu bersahaja , jomblo high quality😀
    bagaimanapun ditiadakan,tetep ya buat LDR jarak akan tetap ada
    aku suka kata-katanya “Normalnya, orang menyenangkan diri sendiri, tapi ketika kita mencintai orang lain, kita pasti berusaha untuk menyenangan dia ”
    semoga mbak Luckty Giyan Sukarno mau ya menyenangkan hati saya dengan berbagi novelnya🙂 *Aamiin Ya Rabb🙂

  42. LDR tak cukup dihadapi dengan cinta dan saling percaya.
    Ketika sedang sangat butuh kehadiran kekasih setelah mengalami kejadian yang tak mengenakkkan, cukupkah bila hanya pesan dan suara yang hadir? Tidakkah kita butuh sebuah pelukan, atau sekedar usap di kepala?

    Karena itu, senjata menghadapi LDR perlu ditambah dengan Pengorbanan. Rela mengalokasikan waktu, tenaga, dan biaya untuk bertemu. Rela pula menahan rindu.

  43. Meski temanya nggak terlalu unik,tapi aku suka novella ini
    ceritanya keren,banyak motivated quote disana,meski aku masih ngeraguin LDR bisa langgeng
    mengalir banget,jadi enak dinikmati.pesan moralnya juga nggak cuma dalam hal cinta,ada beberapa kayak Astri yg berusaha ikhlasin Raka sama kasusnya Rancho yg akhirnya berbuah manis sama karyanya
    jujur,habis baca novella ini aku jadi termotivasi buat jadi sepinter ato bahkan lebih pinter daripada Biru sama Rancho😀
    karna udah baca LDR,pengen menang hadiah 2 ato 3 aja sebenernya,tapi menang yg ke-1 juga pasti tetep kuterima baik #kepedean
    makasih buat giveawaynya kaka ^^

  44. hadeh baca reviewnya aja udah kepincut sama cuplikan cerpen CHOCOCHERRY CHOCOLATE – Ayuwidya :3
    duh loved banget sama kalimat favorit no. 6-8 hehe😉
    yakin aja deh kalau LDR pasti ada solusi terbaik. tapi amazing juga kalo memulai suatu hubungan lewat sosmed gitu trus baru kopdar yaa.. ckck

  45. ooohh, kumpulan cerpen. Mau baca! Lagi pengen baca yang pendek-pendek nih. Oh iya, ngomong-ngomong soal LDR, pernah ngga sih kejadian kalo LDR itu langgeng? setiap aku baca buku, komik, cerpen, apapun itu, kalo pasangannya udah masuk ke status LDR, PASTI ngga akan langgeng. Sekali-kali ada kek yang bikin kalo cinta itu bisa bertahan meskipun ada jarak yang memisahkan. Sigh.

    Mudah-mudahan aja ada di salah satu cerpen ini ya, Amin.

  46. LDR sesuatu yang sulit tapi bukan tak mungkin..
    Sulit ketika harus menjaga hati untuk orang yang jauh di mata dan harus mengabaikan orang yang di depan mata..
    Tetapi ketika sudah ‘lulus’ masa-masa ujian itu bahagia nya luar biasa🙂

  47. Lagi-lagi kepengen baca buku tentang LDR setelah baca buku terbitan Bukune (Long Distance Heart) dan pernah nerbitin buku keroyokan tentang LDR yang judulnya Distalover (Terbitan De Teens) #PromosiSejenak😀

    Kalau dilihat dari review Mbak Luckty, penasaran sama cerita dari Mbak Christina Juzwar, Anjani Fitriana, dan Riawani Elyta. Kalau cerita Mbak Christina itu luar biasa, pengen tahu proses jadian via Skype.😀 Sementara cerita Mbak Anjani Fitriana saya penasaran sama tulisan Mbak Anjani yang menurut saya teenlit banget. Jujur, waktu baca Friend Zone punya Mbak Anjani, saya merasa terhibur sekali.Terus, kalau Mbak Riawani Elyta saya penasaran sama Rancho yang gak pernah putus asa. Selain itu, saya sudah terlanjur suka sama gaya cerita Mbak Riawani semenjak baca Yang Kedua yang diterbitin sama Bukune (lagi-lagi Bukune)🙂

  48. emang cocok buat murid-murid SMA. murid-murid kelas 12 kyaknya udah mulai mikirin LDR masing-masing.😀
    cerita terakhir itu kyaknya mengharu biru. selalu suka dengan cerita yang terkait 1998, soalnya dulu belum ngerti apa-apa tapi ikut takut-takutnya.

  49. Kenapa sii lagi-lagi LDR dan jomblo yg dipermasalahkan? Heuunggff bete ih :3 eh tptp wktu baca rivew ini jujur smpt ketawa lho. Bener bgt tuh yg soal e-mail yg gk dibuka bertahun” kan seharusnya nggak bisa dibuka dongg
    Yang paling gampang di ingt dr review ini tuh bahwa pada kenyataannya LDR punya beraneka macam kepanjangan. Yahhh semua itu pd akhirnya tergantung dg orangnya🙂

  50. OMG kakkk!!!
    Hampir semua..eh gak dehh.. semuanyaaa…. yang berhubungan dengan LDR yg dituliskan di kumpulan cerpen ini menarik. Suka dengan point no 4 dari kalimat kece tentang LDR. Sejatinya, aku pernah ngerasain yang seperti itu “daripada dekat, tapi kerasa jauh, bahkan ngga kerasa ada lagi. Itu lebih miris.”

    Dan sekarang, aku juga tengah menjalani hubungan jarak jauh dengan seseorang, tapi kami sebentar akur sebentar berantem. Tapi anehnya sampe sekarang masih bertahan, alhamdulillah🙂 . Tapi dengan adanya novel LDR ini setidaknya bisa membantuku mengatasi apa yg harus dilakukan & dihindari dlm menjalani hubungan LDR ini.

    So, intinya aku suka semua kalimat2 kece yang ada didalam Novel LDR ini. Sukses buat para penulis… :-*

  51. aaaak, LDR!!!!!!
    entah kenapa, aku selalu suka cerita tentang LDR. bukan perez loh, cuma aku percaya LDR itu ujian yg amat berat buat pasangan. jadi kalau hubungannya selancar jalan tol di Makassar (bukan Jakarta), itu bener-bener top! aku selalu terharu sama kisah2 LDR dari orang-orang yang semuanya punya cerita masing-masing. ah, jarak…, padahal hubungan kan bukan dia yang menentukan, tapi kenapa banyak pasangan yg akhirnya menyerah?😦
    by the way, aku juga sukak filosofi duduknya❤

  52. ngejalanin hubungan LDR itu memang susah-susah gampang..
    banyak susahnya dr pada gampangnya..
    banyak prasangka-prasangka yang selalu bikin hati semrawut..

    ah, sebisa mungkin si jangan LDR yaa.. hehe..
    karena biasanya yang selalu mencintai itu akan dikalahkan dengan yang selalu ada..😦

    oya, aku suka banget sama kalimat ini..
    “kalo seorang cowok memilih duduk di depanmu, artinya ia masih berada dalam tahap menakarmu, melihatmu, dan menilaimu. Kalau dia memilih kursi di sampingmu, ia sudah berada dalam tahap yang mengingkan untuk selalu dekat denganmu. Tak perlu lagi melihat bagaimana kamu. (hlm. 24)”

    kasi aku buku LDR nya dongg kaka *mata genit*

  53. “Jomlo itu bukan dosa” #jleeb :p

    LDR itu sebenarnyaa, kamu hanya harus percaya sama pasangan kamu. Kalau tidak ada rasa saling percaya, untuk apa LDR? mending skalian putus aja. Karna pasangan LDR akan banyak mengalami masa2 sulit, trutama sulit komunikasi.

    Sama kek salah stu judul cerpen d’atas DON’T STOP BELIEVING – Christina Juzwar🙂

    @siwon5858

  54. Haii ..

    Intan pernah baca serial #CrazyLove yang Mantan, kak Luckty *karena waktu itu suasananya lagi pedekatean lagi sama mantan *eh Meskipun berupa kumpulan cerpen, tapi adanya benang merah yang nyatuin cerita, itu yang bikin jadi seru. Berasa lagi baca novel yang ditulis rame-rame sama penulis-penulis kece.

    Pengen deh baca #CrazyLove LDR ini. Kayaknya nggak bakal ngecewain, soalnya ada kak Christina Juzwar yang turut ‘numpahin tinta’ di sana. 2 kali baca tulisannya kak Christin (Lovely Proposal & Crazy Love : Mantan) Intan nggak pernah kecewa. Tulisannya kayak candu. Bikin nagih! Ringan tapi gurih!

    Omong-omong tentang LDR, separah-parah LDR yang Intan alamin sama pacar adalah waktu KKN (Kuliah Kerja Nyata) kemarin hari. Masih dalam kota yang sama, bahkan dalam satu kabupaten yang sama, boleh dibilang dekatlah. Tapi banyaknya agenda KKN yang harus dikerjakan, juga bercampur baurnya masing-masing kami dengan banyak orang, sukses membuat jarak yang nggak seberapa itu rasanya melebar sekaligus memanjang. Jauh! 2 bulan teng, dihiasi hanya dengan beberapa kali ketemuan dan komunikasi via telepon yang nggak begitu intens. Usai KKN, kami balik lagi, deket lagi.

    Sebenernya, kalo jauh-jauhan alias LDR buat kerja, buat kuliah, atau apapun itu yang bermanfaat untuk peningkatan kualitas diri, Insya Allah nggak akan ada masalah. Soale, selepas kesibukan itu, bakal balik lagi ke pacar. Bahayanya, kalo lagi LDRan ada orang ketiga yang nyelip. Itu tuh yang bikin LDR jadi nyiksa jiwa dan raga.

    Sahabat baik Intan ada tuh yang sukses (sejauh ini) menjalani LDR. Waktu SMA, jarak mereka terpisah Yogyakarta-Bengkulu. Nah pas udah lulus, yang 1 kuliah di Lampung, yang 1 tetep di Bengkulu. Mereka baik-baik aja. Yang satu nggak genit, yang satu mandiri, pas ketemu baru deh saling ngasih perhatian lebih yang bikin seabrek-abrek orang iri.

    Eh tapi apa iya LDR sesederhana yang Intan tau? Lemparin bukunya ke sini dong kak Luckty, biar Intan lekas tau jawabannya *modus nih modus wkwkw

  55. Setuju banget sama kalimat kece yang berhubungan dengan #LDR tepatnya yang ini : “Menjalin hubungan jarak jauh itu harus saling percaya. Kalau nggak, cuma buang-buang waktu, karena pada akhirnya, kita tidak hanya nggak satu tempat, tapi juga nggak satu tujuan. Kita akan belajar jalan sendiri-sendiri. (hlm. 4)

    Jadi intinya kalau sedang menjalin hubungan jarak jauh tu harus saling percaya. Promise to Believe. Tapi karena saya belum pernah LDR-an jadi nggak begitu tahu gimana rasanya menjalin hubungan jarak jauh *hehe

  56. LDR itu mustahil, tapi gimana buat kamu? Listen to your heart. Toh, yang jalanin, kan kamu.(hlm. 92)

    Aku seneng banget sama kalimat ini. Sebenarnya, bukankah tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini selama kita mau berusaha buat mencapainya ? Ya, walaupun aku belum pernah merasakannya dan semoga saja tidak #Hehe. Tapi jika sampai itu terjadi pada saya. Jalani aja, kenapa nggak ? Selama kita percaya dengan si doi dan dia juga begitu, insyaallah akan tetap jalan tuh hubungan. Menurutku, LDR itu sejenis cobaan buat para pasangan, apakah mereka sanggup bertahan atau memilih ‘stop’ dan cari yang baru alias lebih deket.

  57. LDR. Long Distance Reladiduainship. Aku pernah ngejalanin LDR, yak walau akhirnya lebih milih buat pisah😥 *kokjadicurhat?-,-* ngejalanin LDR itu susah. Harus nahan kangen setiap hari, harus kuat ngeliat orang pacaran di malem minggu, dll. Tapi, pasangan yang ngejalanin LDR itu hebat. Kepercayaan antar pasangannya patut di acungi jempol😀 kisah-kisah di buku LDR ini, mungkin hanya secuil kisah para LDR-es(?) yang bisa ngelewatin halang rintang lika-liku hubungan. Akhir bahagia atau sad, itu urusan Tuhan🙂

  58. Kumpulan cerpen dengan benang merah LDR! Selalu kagum sama penulis cerpen, dalam beberapa halaman saja bisa menuliskan konflik yang bikin pembaca kebawa emosi, dan rasa-rasanya setelah baca review dari Mbak Luckty semua cerpen di sini masuk kualifikasi. Eh, Mbak pustakawan juga ikut ngawas UKK to? Aku kira guru aja. (Eh, kenapa jadi salah fokus ._.) Semoga abis baca ini memberikan pandangan lain tentang LDR!

  59. dari dulu emang ngincer buku ini. penasaran sm buku yg ditulis banyak penulis. penasaran sm setiap cerita penulisnya. dan yg paling bikin aku penasaran… judulnya itu loh… LDR !

    Yups. LDR… hubungan jarak jauh itu emang gmpang2 sulit. psti masalah utamanya adl rasa prcaya dan komunikasi.

    LDR itu ujuan tertinggi cinta setelah keyakinan dan restu orangtua. setuju kan?? gmn enggak. pacaran LDR itu kayak jomblo tanpa sttus. statusnya sih pacar orang. tp tiap harinya sendirian. apa bukan jomblo namanya…😦

    sayangnya LDR sy gagal. jd g lulus deh ujian cintanya… hehehe…

    sy jg suka penasaran dg buku yg ditulis oleh lebih dr satu penulis. gmn gabungin ceritanya yah?? nanti temanya mlenceng gak dr benang merah?? sulit gak jd penulis kolaborasi?? terus yg nentuin judulnya siapa?? bingung saya o.O”

    salut sm kalian yg bisa menulis bersama dg tema yg keren ini. belum tentu penulis lainnya bisa meski hanya menyumbang satu cerita saja.

    dan untuk mbk luckty. kadang sy iri sm mbak… bisa dapat buku langsung dr penulisnya ituuuu…. sesuatuu

    semoga sj ketiga buku hadiaah giveaway brsma mbak christina juzwar ini bisa menjadi milik sy. amin

    teruma kasih atas kolom komentarnya… semoga komentar sy tdk menyakitkan hati dan berkenan dibaca. *supaya tangan sy yg keriting tdk sia2 menulisnya* amin amin amin yarobbal alamin

  60. Pingback: Daftar Bacaan Tahun 2014 | Luckty Si Pustakawin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s