REVIEW Selamat Datang Cinta

selamat datang cinta

Kita harus tetap kuat dalam menjalani kehidupan. Sebesar apa pun hal yang menyakitkan menimpa kita. Seberapa pun kehilangan mencoba membunuh semangat kita. Hidup itu seperti roda, selalu berputar dan nggak pernah diam di satu titik aja. Akan ada yang pergi lalu datang mengganti. Ada masa kita bisa tertawa, dan kemudian menangis. Hidup tetap berjalan. (hlm. 181)

ALONA

Merupakan perempuan muda yang cukup sukses di bidang bisnis. Belakangan ini dia disibukkan dengan butik pribadi. Dibangun melalui segala kerja keras dan ketekunan. Melewati banyak proses yang syukurnya, bisa ditangani dengan baik.

Dia memulai karier dengan menjual produk-produk milik orang lain di media online; twitter, facebook, dan blog. Hingga ketika Alona memiliki banyakpelanggan tetap yang selalu mendorong dirinya untuk memulai memproduksi sendiri produk yang dia jual selama ini.

Dulu, Alona menanggapi semua keinginan dan saran dari para pelanggan, serta teman-teman terdekatnya hanya dengan senyuman dan kata ‘amin’. Kala itu, diamasih duduk di bangku SMA dan belum berpikir lebih jauh pada hal yang sedang ditekuninya.

Dia mulai belajar memberanikan diri dengan membangun bisnis yang lebih besar, pada saat kehilangan orangtuanya. Dengan kemampuan yang sudah Alona miliki, dan juga segala keterbatasan dirinya selama ini. Alona terus berusaha dan mencoba, tak mengenal lelah. Dengan banyak merepotkan teman-teman baiknya di Yogya, di awal membuka butik miliknya.

Ada banyak usaha yang dia lakukan. Ada banyak lelah yang harus Alona abaikan. Bahkan, kegagalan dan hal-hal yang sempat mempersulit langkah usahanya. Tidak luput menjadi bagian atas perjalanan usaha Alona dalam mengembangkan bisnisnya di bidang fashion. Pada akhirnya, semua usaha dan keyakinan yang dia miliki selama ini, membuahkan hal yang manis.

Tak ada yang mudah memang, tetapi Alona sendiri tidak pernah mau menganggap semua itu hal yang sulit. Alona cukup tangguh dalam mengejar semua keinginannya. Dia tidak pernah mengalah pada kegagalan atau mundur pada ketidakmampuan. Alona tidak pernah membunuh semangatnya, meski sering menemui kesulitan. Karena Alona percaya, dalam setiap tujuan yang dia inginkan, tentu akan ada banyak hal yang harus dia lalui. Alona meyakini, bahwa semua usaha yang dilakukannya selama ini, tidak akan pernah sia-sia.

Hidup itu bukan hanya tentang kata ‘seharusnya’. Hidup bukan hanya tentang apa yang kita inginkan saja. Tapi gimana caranya, supaya kita lebih pintar dalam mengubah sesuatu yang datang untuk kita. Menjadikannya sesuatu yang bisa kita manfaatkan dengan baik. Sekalipun, itu bukanlah hal yang kita harapkan. (hlm. 180)

BASTIAN

Sejak dulu, Bastian selalu terbuka tentang apa pun kepada Alona. Dia selalu memilih Alona untukberbagi masalahnya. Baik hanya sekadar hal ringan, maupun masalah pekerjaan atau tentang ketidaknyamanan Bastian selama di rumah. Hal yang membuat Bastian tidak pernah merasa memiliki sebuah keluarga. Hal yang selama ini pula, menjadikan dirinya tetap semangat untuk hidup jauh lebih mandiri. Karena menurut Bastian, dengan keadaan rumah yang tidak nyaman seperti itu, dia tidak bisa mengandalkan keluarganya terus, untuk mencukupi kebutuhan hidupnya.

Bastian senang sekali menggoda perempuan yang dikenalnya sejak kanak-kanak itu, Alona. Alona selalu ceria dan mampu mengubah kesedihan menjadi kebahagiaan. Alona selalu menjadi orang yang paling mampu membuat Bastian merasa nyaman. Alona selalu mampu membuat Bastian memiliki alasan untuk tersenyum.

Alona selalu berusaha bersikap sangat tegar. Bastian tidak pernah melihat Alona menangis. Ya, kecuali saat orangtuanya tewas lima tahun yang lalu. Selebihnya, Alona tidak pernah meneteskan air mata untuk kesedihan apa pun. Bahkan, ketika sosok Galih Fauzan menyakitinya begitu dalam, dia tetap terlihat tegar dalm sikap dinginnya.

Kebahagiaan itu bukan hanya untuk dinanti, tetapi bisa diciptakan dengan cara kita sendiri. Bahkan jika mau, kita bisa menjemput kebahagiaan tersebut. Dengan bergerak dan melangkah maju ke depan. Bukan diam di tempat, atau membalikkan badan untuk terpaku menatap keindahan yang sudah berlalu. (hlm. 112)

Banyak kalimat favorit:

  1. Tidak ada yang suka menyimpan kisah sedih. (hlm. 1)
  2. Apa emang bener, kalau cinta itu bisa bikin orang jadi bego? (hlm. 15)
  3. Adakah yang lebih menyenangkan dari memiliki cinta dan keluarga? (hlm. 31)
  4. Kematian itu emang pasti datang. Tanpa perlu kita jemput atau tunggu sekali pun. Sementara, kenyamanan itu bukan masalah tentang tempat yang kita huni. Tapi,gimana caranya, kita membuat suasana terasa nyaman di mana pun kita tinggal. Gimana cara kita menyikapi banyak hal dari berbagai sudut pandang. Semua tetap datang dari diri kita sendiri. (hlm. 59)
  5. Hanya orang terdekat kitalah, yang akan mengerti kita seperti apa. (hlm. 59)
  6. Disakiti sama orang yang kita sayang itu lebih menyakitkan. Ketimbang sama orang yang benci sama kita. (hlm. 59)
  7. Banyak orang yang senang menenggelamkan dirinya pada kenangan. Sampai-sampai, banyak orang yang menganggap bahwa mereka tidak bisa lagi menemukan kebahagiaan. (hlm. 111)
  8. Kenangan, rasanya sudah cukup untuk sekadar disimpan dalam ingatan. Tak perlu ditarik terus pada masa yang sedang kita jalani saat ini. Apa gunanya? Hanya membuat sakit hati. (hlm. 112)
  9. Hidup itu indah, selama kita pintar mensyukurinya. (hlm. 115)
  10. Kamu itu nggak butuh keajaiban apa-apa  untuk mewujudkan apa pun yang kamu inginkan. Kamu cuma butuh mengusahakan mimpi tersebut serta meyakininya. Dan kamu, akan mendapatkannya. (hlm. 119)

Ada juga beberapa sindiran halus dalam novel ini:

  1. Apa dengan meminum alkohol masalah bisa selesai? Apa dengan mabuk semua beban pikiran bisa hilang? (hlm. 19)
  2. Adakah yang lebih menyenangkan daripada saat kita mampu berbicara secara langsung dengan orang-orang terkasih, tanpa terhalang layar beradiasi dan kamera keci? (hlm. 93)

Alona dan Bastian sudah bersahabat sejak lama. Masing-masing mengetahui permasalahan sahabatnya. Dari dua tokoh ini, saya lebih menyukai Alona dibandingkan Bastian. Alona sebagai sosok perempuan yang meskipun hatinya rapuh, tapi tanggu dalam menghadapi segala permasalahan. Beda dengan Bastian, sebagai cowok terkesan melarikan diri dari masalah, padahal dia bukan remaja lagi. Masih kalah dewasa dibandingkan dengan ketegaran yang dimiliki Alona.

Keterangan Buku:

Judul                     : Selamat Datang Cinta

Penulis                 : Odet Rahmawati

Penyunting         : Mita M. Supardi

Proofreader       : Jumali Ariadinata

Desain sampul   : Levina Lesmana

Penata letak       : Landi A. Handwiko

Penerbit              : GagasMedia

Terbit                    : 2013

Tebal                     : 224 hlm.

ISBN                      : 979-780-667-7

Indonesian Romance Reading Challenge 2014

https://luckty.wordpress.com/2014/01/01/indonesian-romance-reading-challenge-2014/

Young Adult Reading Challenge 2014

https://luckty.wordpress.com/2014/01/07/young-adult-reading-challenge-2014/

New Authors Reading Challenge 2014

https://luckty.wordpress.com/2014/01/02/new-authors-reading-challenge-2014/

3 thoughts on “REVIEW Selamat Datang Cinta

  1. Pingback: Daftar Bacaan Tahun 2014 | Luckty Si Pustakawin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s