REVIEW Fake Smile

 fake smile

Waktu nggak bisa diputar ulang. Jadi, jangan lagi sia-siakan waktumu. (hlm. 66)

 ESTA MAHARDIKA. Dari pertama kali masuk SMA, telat sudah menjadi nama tengahnya. Selalu telat, telat dan telat. Selalu ada saja alasan dengan tampang muka memelas agar pak satpam yang menjaga gerbang sekolah mau membukakan gerbang untuknya. Meski hukuman kerap menghampirinya, tidak pernah membuatnya jera.

Jangan bilang aku malas. Aku sudah berusaha semampunya. Jalanan pada pagi hari selalu ramai, dan aku harus sedikit mengeluarkan keahlian akrobatku di jalanan. Aku meliuk-liuk di tengah kemacetan. Sesekali, aku bahkan melajukan sepeda motorku di atas trotoar. Soal ini, tolong jangan ditiru. Sungguh tidak baik menyerobot hak pejalan kaki. Aku ini sedang terpaksa. Apa boleh buat. Aku memang sudah pasti terlambat. Tapi jangan sampai sangat terlambat. Itu hal bagus, bukan? (hlm. 7)

Namanya juga cinta. Cinta memang buta. Cinta mampu mengubah segalanya. Semenjak perkenalannya dengan Monik Putri Annastasya, ritme hidup Esta berubah total. Perubahan drastis yang terlihat adalah dia sudah tidak pernah terlambat sekolah, bahkan lebih pagi dari teman-temannya.

Kisah kasih di sekolah ini memang mainstream banget. Sekolah, jatuh cinta kemudian patah hati. Yang bikin berkerut adalah ini si Esta terlambatnya parah akut. Coba ya, selama kelas XII saja dia terlambat seratus kali. Padahal, dalam kenyataan di peraturan sekolah, jika murid terlambat sekali saja sudah mendapat poin tiga. Nah, kalo seratus kali telat berarti Esta ini udah dapet poin tiga ratus. Sedangkan yang saya tahu, jika seorang murid sudah mencapai poin titik puncak yaitu seratus, tandanya dikembalikan ke orangtua alias dikeluarkan dari sekolah. Nah, sekolah mana yang membiarkan muridnya terlambat sampai seratus kali tanpa sanksi apa pun?!? x)

Beberapa sindiran halus dalam buku ini:

  1. Selalu punya cadangan akan segala sesuatu –kalau bisa. Ya, kalau bisa. Kalau kau tak punya satu pacar, bagaimana bisa punya cadangan? (hlm. 12)
  2. Tapi, kalau bukan murid, tidak apa-apa terlambat. (hlm. 23)
  3. Dinikmati aja apa yang ada. Ntar punya cewek, pusing, baru tahu rasa. (hlm. 34)

Alamaaaakkk…typo-nya parah bingit:

  1. Keamrin (hlm. 44) – harusnya ‘kemarin’
  2. Sebeblum (hlm. 75) – harusnya ‘sebelum’
  3. SMS (hlm. 114) – harusnya ‘SMA’
  4. danWins (hlm.115) – harusnya di spasi
  5. Cuma (hlm. 116) – harusnya’c’ huruf kecil
  6. Kenangsn (hlm. 151) – harusnya ‘kenangan’
  7. Pangera (hlm. 138) – harusnya ‘pangeran’
  8. Nah, ini yang paling fatal. Di halaman 117, 135 dan 162 ada satu baris kalimat yang penuh typo :3

Selain Fake Smile yang ditulis Alvian AJ, kreator @AHSPEAKDOANG ini, ada juga kisah lainnya:

  1. Lelaki Sejati – Almando Qashmal Al-khairi,
  2. Miracle Rain – Susan Magdalena,
  3. My Destiny – Kartika Aditia,
  4. Kasih Tak Sampai – Destar Taroky,
  5. Dia Memperhatikanmu – Faradilla Ardiani,
  6. First Love – Zahra Ramadhena.

Dari semua cerita di atas, menjatuhkan pilihan pada tulisan Susan Magdalena yang berjudul Miracle Rain, memotret sebuah phobia. Tokohnya mengalami phobia hujan. Phobia yang timbul akibat ketakutan dari trauma masa kecil atau masa lalu. Manusia lebih sering memilih untuk melupakan kejadian yang tidak menyenangkan dari masa lalu kita.

Aku adalah remaja tercupu yang pernah ada di muka bumi ini. Kenapa? Karena aku belum pernah merasakan dicintai seseorang yang aku cintai. Entahlah, mungkin Tuhan sedang memilah mana pria yang cocok untuk menjadi cinta pertama dan cinta terakhirku. (hlm. 145)

Keterangan Buku:

Judul                                     : Fake Smile

Penulis                                 : Alvian AJ

Kontributor cerpen         : Almando Qashmal Al-khairi, Susan Magdalena, Kartika Aditia, Destar Taroky, Faradilla Ardiani, Zahra Ramadhena

Penyunting                         : Angela F. Juez

Penyelaras akhir               : Andri Agus Fabianto

Penata letak                       : Dwi

Pendesain sampul           : Kicky Maryana

Penerbit                              : Loveable

Terbit                                    : 2014

Tebal                                     : 164 hlm.

 

Indonesian Romance Reading Challenge 2014 https://luckty.wordpress.com/2014/01/01/indonesian-romance-reading-challenge-2014/

Short Stories Reading Challenge 2014

https://luckty.wordpress.com/2014/01/18/short-stories-reading-challenge-2014/

Young Adult Reading Challenge 2014

https://luckty.wordpress.com/2014/01/07/young-adult-reading-challenge-2014/

Dapatkan buku ini di toko buku online Bukupedia

http://www.bukupedia.com/id/book/id-32-85598/novel-fiksi-cerpen/fake-smile-karena-senyum-terakhirmu-yang-membuatku-sakit.html

2 thoughts on “REVIEW Fake Smile

  1. Pingback: Daftar Bacaan Tahun 2014 | Luckty Si Pustakawin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s