Pemenang GIVEAWAY Bunga di Atas Batu

Apakah yang akan dilakukan jika terjebak dalam FRIENDZONE?!? #eaaa 😀

Ternyata pertanyaan sederhana itu bisa menimbulkan reaksi beragam. Bahkan banyak juga yang mengalaminya. Tercatat ada 41 peserta dengan komentar yang berbeda-beda. Semua jawaban menarik, tapi apalah daya cuma bisa memilih dua pemenang😉

Siapa saja yang berhak mendapatkan buku ini?!?

Ini dia, bakal ada dua pemenang yang masing-masing akan mendapatkan satu eksemplar novel Bunga di Atas Batu:

Nama: Ninda Rukminingtyas
Twitter: @galaxyninda
Kota: Purworejo

Aku pernah ngalamin 2 kali sih, dua-duanya disebar luaskan sama temenku. Endingnya nggak pacaran semua! Yang pertama aku yang menjauh, dan yang kedua aku cuek bebek.

Kalau aku terjebak Friendzone, aku sih biasa aja. Lebih memilih tuk memendam perasaan ketimbang untuk menyatakan perasaan. Kalaupun dia ada rasa aku yakin dia pasti bakal ngungkapin, zaman sekarang kan rata-rata cowok udah berani ngungkapin perasaan sampai-sampai ada yang kaya Hilman ngungkapin perasaan ke semua cewek alias playboy. Di novel Refrain ada kutipan “Tidak ada persahabatan yang sempurna di dunia ini. Yang ada hanya orang-orang yang berusaha sebisa mungkin untuk mempertahankannya.” Dan aku sangat setuju dengan kutipan tersebut. Temenku punya pengalaman suka sama cowok yang tak lain sahabatnya. Tapi berhubung tu cowok suka sama cewek lain, temenku berusaha tuk memendam perasaannya demi menjaga persahabatan mereka.

Jadi, intinya saya lebih memilih tuk memendam perasaan saya ketimbang menyatakannya demi persahabatan yang udah dijalanin nggak jadi canggung kaya Nata dan Niki di Refrain. Kan kalau jadi sahabat nggak ada putusnya. Kalau pacaran ada putusnya, ujung-ujungnya marah-marahan, pura-pura nggak kenal. Kecuali keduanya sama-sama memegang komitmen pacaran dengan teguh! Walaupun cuma sahabat, pasti kita orang pertama yang diajakin curhat, tetep number one walau bukan pacarnya. Daripada saya menyataka dan persahabatan saya jadi canggung atau malah putus total. Jembatan Comal aja perbaikannya berhari-hari apalagi persahabatan yang retak akibat guncangan perasaan, bisa bertahun-tahun! Nggak ada mantan sahabat, yang ada juga mantan pacar. 😀 😉 just my opinion.

Nama: Amri Fadhilah R
Twitter: amrifadhilahr
Kota asal: Tangerang

Jawaban:
Ini lebih tepatnya sebagai alasan, mengapa? Karena pada saat terjebak ‘Friendzone’ ini para jomblo akan sangat pandai mencari alasan. Terutama jomblo yang sudah lama mengalami proses pertemanan dan sudah sampai saat ‘menyatakan’ tetapi pada akhirnya si gebetan hanya ingin berteman karena sudah sangat nyaman sekali dalam hubungan pertemanan. Dan kebtulan saya juga seorang jomblo. huft.

Baiklah, ini jawaban tentang hal yang akan dilakukan pada saat terjebak Friendzone. Dalam hal ini ada beberapa proses yang harus dicapai.
Pertama, jika si korban Friendzone telah menyatakan hal percintaan terhadap si Gebetan, namun nihil hasilnya. Yaitu, jangan sekali kali mengatakan bahwa itu di bajak atau hasil rekayasa teman. Lalu berterus teranglah bahwa itu murni dari hati. Intinya jujur walaupun sakit hati yang akan dihadapi.
Kedua, jika si korban Friendzone belum menyatakan tetapi si Gebetan berterus terang bahwa akan tetap berteman selamanya. Dalam hal ini memang sangat menyayat hati sebenarnya, karena tujuan utama si korban dari pertemanan itu pasti berharap lebih dari teman. Maka, si korban haruslah bersabar dan tetap berdoa memohon agar si Gebetan diberi pencerahan bahwa telah dianugerahi seorang teman yang sangat perhatian namun terabaikan.
Ketiga, jika si korban Friendzone telah menunggu saat yang tepat untuk menyatakan cinta tetapi tidak dapat dapat kesempatan karena si Gebetan yang terus menerus bercerita tentang Gebetannya yang ternyata lebih hebat dari dirinya. Yaitu, tetaplah menjadi pendengar yang baik dan memeberikan usul yang bermanfaat hingga melebihi Gebetannya. Setidaknya hal ini telah membuat si korban lebih baik dari pada Gebetannya, walaupun hanya menjadi pendengar, pemberi usul dan tidak sama sekali menjadi pasangan si Gebetan. Hehe

Pada intinya, Friendzone itu lebih baik dari pada berpacaran, life is too short to make a relationship without a wedding.

Selamat buat para pemenang. Sila kirim email ke  emangkenapa_pustakawin[at]yahoo[dot]com dengan judul: konfirmasi pemenang Bunga di Atas Batu. Kemudian di badan email cantumkan; nama, alamat lengkap, dan no hape biar hadiahnya segera dikirim langsung oleh penulisnya, Ghiyat Ramadhan a.k.a Aesna yaa… ( ‘⌣’)人(‘⌣’ )

Buat yang belum menang, jangan sedih.

12 -18 Agustus 2014 bakal ada GA Traveler of the Month feat

20-30 Agustus 2014 bakal ada GA Ada Surga di Rumahmu feat 😉

Embedded image permalink

Ehem, bakal ada juga GA Festival Series feat

Embedded image permalink

Embedded image permalink

Embedded image permalink

27 Agustus – 10 September 2014 GA #OishiiJungle feat

Erlita

One thought on “Pemenang GIVEAWAY Bunga di Atas Batu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s