REVIEW Rainbow Library

 rainbow library

“Sebenarnya, Bunda lebih suka buku-buku koleksi Karin yang tak terhitung itu, tidak dibaca seorang diri. Buku-buku Karin bisa dibaca orang lain, walaupun hanya dipinjamkan. Selain berbagi, kamu enggak pusing memikirkan cara menyimpan buku-bukumu yang segudang ini!” (hlm. 17)

KARINA RAHMA ALMAIRA. Kerap disapa dengan panggilan Karin. Anak tunggal. Duduk di kelas 5 SDIT Al-Fath, bersama kedua sahabatnya Marsha dan Gilang.

Marsha bernama lengkap MARSHA VIDELITA. Dia cerewet dan punya seorang adik perempuan yang hiperaktif.

Gilang, lengkapnya GILANG AR-RAHMAN. Dia baik dan berotak ‘terlalu’ encer. Dia sangat cerdas.

Apa yang membuat mereka bersahabat? Mereka sama-sama suka buku. Ya, buku adalah segalanya. Kata pepatah, buku itu jendela dunia. Buku juga sahabat mereka.

Karin punya banyak buku, bahkan bisa mencapai dua ribu lebih. Wuihhh…banyak bingit yaaa…😀 Dan dia kebingungan untuk menyimpan buku-bukunya yang bejibun itu. Karin tidak punya perpustakaan pribadi. Karin juga tidak rela kalau harus disumbangkan ke perpustakaan daerah. Alhasil, bukunya bergeletakan di seluruh penjuru ruangan yang ada di rumah.

“Nanti mau ditaruh di mana? Karin, jangan boros ya!” (hlm. 14)

Kisah Karin ini mengingatkan akan diri sendiri. Bagaimana tidak, saya tahan-tahan aja gak beli baju. Tapi kalo liat buku baru, mana kuat kalo nggak beli. Meski terkadang berakhir dengan kantong jebol. Oya, saya bisa tahan banget nggak beli tas. Bayangkan saja, setelah lulus kuliah, kurang lebih lima tahun nggak pernah beli tas, mungkin saking pada kasihan lihat saya tasnya itu-itu mulu, tahun ini bahkan dapet kado sampai lima tas😀

Jika Karin mulai mendiirkan perpustakaan ‘Rainbow Library’ saat SD, saya memulai punya perpustakaan sendiri di rumah sejak SMP. Sebenarnya itu adalah ruang tamu yang saya ‘paksa’ untuk dijadikan perputakaan sementara, ternyata awet juga sampai sekarang. Jika dulu hanya teman sekolah dan saudara yang meminjam, sekarang murid-murid unyu pun juga kerap meminjam langsung ke rumah.

Berikut penampakannya:

rainbow library 2

“Yang meminjam komik hanya empat orang, tiap-tiap orang meminjam satu buah, kok! Kenapa bisa berpuluh-puluh komik hilang?” (hlm. 57)

Ketika kita sudah meminjamkan sebuah buku, akan ada konsekuensi yang bakal kita hadapi. Buku jadi lecek, terlipat bahkan sobek. Ya sudahlah, saya mah sekarang ikhlas saja. Saya percaya, jika kita memberikan buat orang lain, suatu saat Tuhan akan memberikan yang lebih baik lagi dari apa yang kita berikan kepada orang lain itu. Dan memang manjur. Sekarang kiriman buntelan makin deras. Buntelan buku-buku terutama novel, kapan gitu ya dapet kiriman buku nikah #eaaa #MalahCurcol

“Gara-gara buku, kita bisa jadi bersahabat seperti ini.” (hlm. 88)

Berkat buku juga, saya jadi punya kesempatan berkenalan dengan pecinta buku lainnya yang amat jauh lebih super dari saya. Kadar kegilaan saya akan buku, nggak sebanding dengan teman-teman lainnya yang tergabung dalam Blogger Buku Indonesia. Mereka sangat luar biasa banget ‘gilanya’ akan buku. Salah satunya ada Mbak Truly Rudiono, beliau mengoleksi satu judul buku saja; Little Women bisa terdiri dari beberapa seri terjemahan berbagai negara. Ada juga Mbak Dewi, dokter satu ini pernah belanja buku di India dengan total 70 buku yang dibeli. Belum lagi ada Mbak Indah yang kecepatan membacanya sungguh luar biasa, Mbak Indah ini di tahun 2013 mampu membaca 2013 buku loh! Uwow bingit kan…😀

Lewat kisah Karin dan sahabat-sahabatnya ini kita bisa memetik hikmah bahwa apa-apa yang kita miliki akan lebih berharga jika orang lain juga turut merasakannya. Ketika kita berbuat kebaikan, pasti Tuhan juga akan memberikan balasan yang jauh lebih baik. Selain itu, kita juga bisa merasakan betapa indahnya sebuah persahabatan😉

Keterangan Buku:

Judul                                     : Rainbow Library

Penulis                                 : Meiza Maulida

Penyunting                         : Aan Wulandari Lisman

Penyelaras aksara            : Lian Kagura, Novia Fajriani

Penata aksara                    : Nurhasanah Ridwan

Perancang sampul           : LazyMonkey Studio

Penggambar ilustrasi      : Dini Marlina

Penerbit                              : Noura Books

Terbit                                    : Mei 2014

Tebal                                     : 978-602-1306-44-4

 

Beberapa ilustrasi unyu dalam buku ini:

Indonesian Romance Reading Challenge 2014

https://luckty.wordpress.com/2014/01/01/indonesian-romance-reading-challenge-2014/

Young Adult Reading Challenge 2014

https://luckty.wordpress.com/2014/01/07/young-adult-reading-challenge-2014/

New Authors Reading Challenge 2014

https://luckty.wordpress.com/2014/01/02/new-authors-reading-challenge-2014/

6 thoughts on “REVIEW Rainbow Library

  1. Pingback: Daftar Bacaan Tahun 2014 | Luckty Si Pustakawin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s