REVIEW Love Lock

 love lock

“Selama ini.. kita mungkin terlalu sibuk dengan rasa sedih yang kita punya. Kita dibutakan dengan hal itu. Sampai akhirnya kita lupa.. kisah yang tersisa di Cologne itu sebenarnya bukan cuma bicara tentang hal menyakitkan. Tapi rasa syukur…” (hlm. 288-289)

RHINEA

Sungai Rhine. Dari situlah nama Rhinea diambil. Salah satu sungai terpanjang di Eropa, yang mengalir dari Swiss hingga Belanda. Ibu dan ayahnya Rhinea kerap menikmati pemandangan di tepi sungai Rhinea kerap menikmati pemandangan di tepi Sungai Rhine dengan Kolner Dom kuno yang berdiri anggun sebagai backgrouund-nya.

Bila musim gugur tiba, jalan beraspal di sekitar tepi Sungai Rhine kerap diseraki dedaunan yang berjatuhan dari pohonnya. Saat-saat ketika dedaunan maple kuning berguguran merupakan momen favorit bagi ibu dan ayahnya Rhinea saat menghabiskan waktu bersama di tempat itu.

Rhinea Sania Bimantara. Seorang buah hati terindah yang dimiliki oleh Sania Damayanti dan Bimantara Adrian. Bertiga, mereka pernah memiliki kehidupan keluarga yang sempurna… sebelum orangtuanya memutuskan bercerai tujuh tahun yang lalu.

 “Aku kangen Mama. Aku… aku kangen… kita.” (hlm. 13)

BIMA

Kenangan itu adalah bagian dari episode masa lalunya, yang ternyata bukan hanya sekadar masa lalu. Kenangan-kenangan itu lekat menempel pada setiap cerita yang terjadi di sepanjang sisa hidupnya.

Waktu sudah bergulir puluhan tahun, tapi ingatan tentang masa lalu antara dirinya dan kedua orang itu selalu mengusiknya, memunculkan kembali perasaan bersalahnya ke permukaan.

“Papa mencintai perempuan lain. Dan orang itu bukan Mama.” (hlm. 82)

SANIA

Sania tahu dengan pasti apa yang dirasakan putrinya –bagaimana hati putrinya itu tersayat pilu. Sania tahu bagaimana rasanya. Karena Sania juga pernah merasakannya dan masih merasakannya.

Banyak dari cerita cinta yang berakhir perih karena dibayang-bayangi oleh kisah dari masa lalu. (hlm. 59)

MARIO

Anak buah papa Rhinea, yang tanpa sengaja diberangkatkan bersama Rhinea untuk ke Jerman dengan alasa meeting. Selain itu, dia akan beberapa tempat untuk menelusuri kehidupan orantuanya lewat sebuah diary.

Mama… yang akan selalu mencintaimu… tanpa ujung. (hlm. 281)

Takdir membawa Rhinea dan Mario ke masing-masing masa lalu mereka. Kejadian yang sudah puluhan tahun akan mengikat mereka ke suatu permasalahan yang rumit.

Beberapa kalimat favorit:

  1. “Apa gunanya kalau ternyata hatinya dia nggak memilih gue? Dua orang bisa bersama karena kedua hati mereka saling memilih untuk bersama, bukan?” (hlm. 143)
  2. Ah, kenapa untuk orang lain.. jatuh cinta itu terlihat sangat indah? (hlm. 275)
  3. “Rasanya sedih kalau ngebayangin orang yang kita sayang ternyata ngerasa sedih karena tersakiti sama orang lain.” (hlm. 211)
  4. “Kalo lo bersikap manis kayak gini terus, gue pasti suka sama lo.” (hlm. 43)

Beberapa sindiran halus dalam buku ini:

  1. Papa tuh yang rutinitasnya mesti agak dibikin bervariasi. Jangan cuma kerja melulu. (hlm. 12)
  2. Mungkin kamu butuh istirahat dulu, jangan dulu terlalu terburu-buru untuk mencari pekerjaan lagi. (hlm. 18)
  3. Penampilan cewek-cewek zaman dulu itu keliatan cantik permanen. (hlm. 123)

Uwoww..ada adegan di perpustakaan:

Kemarin aku duduk di salah satu kursi di sudut ruangan perpustakaan untuk membaca. Ya, aku mencoba berusaha keras untuk membaca dengan benar tulisan-tulisan yang ada di halaman buku yang ada di depan mataku itu. Tapi rasanya aku tidak bisa fokus membaca. Kepalaku penuh dengan dia yang secara  tidak sengaja kulihat sedang memilih buku di rak buku yang terdekat dengan tempat dudukku. (hlm. 185)

Baru pertama kali baca tulisannya Pia Devina. Langsung suka ama gaya penulisannya. Di novel ini kita akan diajak menelusuri ke berbagai tempat-tempat kece.

Suka juga ama kisah Rhinea dan Mario. Kisahnya nggak menye-menye dan nggak terkesan serba kebetulan. Semuanya mengalir cukup rasional. Dua insan manusia yang awalnya sama sekali tidak mengenal akan bersama ke berbagai tempat. Apakah mereka akan jatuh cinta?😉

Keterangan Buku:

Judul                     : Love Lock

Penulis                 : Pia Devina

Editor                    : Mita M. Supardi

Proofreadaer     : Christian Simamora

Penata letak       : Gita Ramayudha

Desain cover      : Adryana Putri

Ilustrasi isi           : Ria Rizki Azib

 

Indonesian Romance Reading Challenge 2014

https://luckty.wordpress.com/2014/01/01/indonesian-romance-reading-challenge-2014/

Young Adult Reading Challenge 2014

https://luckty.wordpress.com/2014/01/07/young-adult-reading-challenge-2014/

New Authors Reading Challenge 2014

https://luckty.wordpress.com/2014/01/02/new-authors-reading-challenge-2014/

Dapatkan buku ini di toko buku online Bukupedia

http://www.bukupedia.com/id/book/id-32-85151/novel-fiksi-cerpen/love-lock.html

3 thoughts on “REVIEW Love Lock

  1. Pingback: Daftar Bacaan Tahun 2014 | Luckty Si Pustakawin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s