REVIEW Lovely Proposal

 lovely proposal

Setiap orang punya harapan. Harapan itu ada di hatimu. Kamu harus menumbuhkannya. (hlm. 300)

Adalah harapan setiap perempuan untuk menikah dengan lelaki pujaannya. Begitu pula dengan Karla yang sudah pacaran dengan Mario yang usianya lebih muda lima tahun darinya. Di ujung usianya yang tak lagi remaja, Karla sudah memikirkan hubungan yang bertahun-tahun ini ke jenjang yang lebih serius; pernikahan.

Masalahnya adalah ketika Mario justru bersikap sebaliknya. Mario menghindari bahasan tersebut. Alhasil Karla berusaha memendam perasaannya itu demi menjaga perasaan Mario, padahal di sisi lain perasaannya pun juga sedang gundah gulana.

“Caranya tidak harus memikirkan. Biar waktu yang mengerjakannya. Nanti, tanpa kamu sadari, kamu akan bisa melangkah dengan sendirinya keluar dari masalah dan perasaan ini.” (hlm. 178)

Manusia tidak pernah tahu dengan nasib selanjutnya. Manusia boleh berencana termasuk urusan jodoh. Tapi semua sudah diatur oleh Tuhan. Dia-lah yang menentukan takdir kita, terutama soal kelahiran, kematian dan jodoh.

“Mami tahu perasaan kamu, diri kamu yang sekarang adalah lebih penting dari persoalan yang utama.” (hlm. 127)

“Mami tahu kamu sedih, Sayang. Tetapi, kamu nggak bisa memaksakan keadaan.” (hlm. 177)

Pacaran enam tahun memang terhitung lama buat ukuran sepasang manusia untuk mengenal satu sama lain. Tapi pacaran lama-lama juga nggak menjamin bakal menuju pelaminan. Banyak banget kejadian nyata kayak gini. Saudara saya, pacaran tujuh tahun dan udah tunangan pula tetiba putus gegara yang laki cinlok ama teman sekantor yang baru dikenal selama lima bulan. Sekarang mereka menikah dengan pasangan masing-masing. Mungkin inilah yang dinamakan belum berjodoh. Begitulah yang dialami Karla. Ketika hatinya mantap bersandar di hati Mario, justru Mario memutuskannya, memporak-porandakan hati dan kehidupan Karla.

Banyak kalimat favorit dalam buku ini:

  1. Tidak ada yang sempurna di dunia ini. (hlm. 101)
  2. Banyak pernikahan yang berhasil dan berlangsung hingga tua. (hlm. 109)
  3. Jika kamu keluarkan apa yang kamu rasakan di hatimu, kemarahanmu, kesedihanmu, kamu bisa lepas dan lega. (hlm. 128)
  4. Ketidakberuntungan itu memang harus dilalui supaya besok kita bisa mendapatkan hari yang lebih baik dan lebih beruntung supaya kamu mengucap syukur. (hlm. 199)
  5. Semua bermula dari keinginan diri sendiri. Orang luar hanya membantu menjadikan keinginan itu terwujud. (hlm. 321)
  6. Yang perlu kita lakukan adalah bersyukur atas apa yang kita punya. (hlm. 338)
  7. Seberat apa pun peristiwa yang kita alami, semuanya akan berlalu, cepat atau lambat. Kita pasti akan bisa melaluinya. (hlm. 366)

Banyak juga kalimat sindiran dalam buku ini:

  1. Enak emang, ya, kalau punya usaha sendiri. Nggak terikat jam kerja, bebas aja mau ngapa-ngapain. (hlm. 37)
  2. Memangnya umur menjadi masalah? Yang penting, anaknya baik dan nggak macam-macam. (hlm. 31)
  3.  Yang namanya laki-laki normal, tentu saja ada menikah dalam agenda hidup. (hlm. 51)
  4. Diam di saat kamu sedang sakit itu nggak selalu baik, kok. (hlm. 128)
  5. Rayuan untuk kebaikan nggak ada salahnya, kan? (hlm. 151)
  6. Ternyata menemukan pasangan yang tepat itu tidak mudah. (hlm. 159)
  7. Emang ya, kalau nambah umur itu kerugiannya adalah daya ingat yang semakin menurun. (hlm. 164)
  8. Berhati-hatilah dalam memilih. (hlm. 169)
  9. Orang pemalu tidak akan punya banyak teman. (hlm. 206)
  10. Sekali seseorang sudah menghancurkan rasa percaya yang sudah kita tanamkan kepadanya, kita tidak akan bisa mempercayainya lagi. (hlm. 214)
  11. Kerjaan bisa diatur kok. Sekarang zamannya online, kita bisa kerja di mana saja. (hlm. 238)
  12. Siapa juga yang nggak terkesan dengan perempuan cantik, single, dan sukses? (hlm. 261)
  13. Di dunia ini memang tidak semua orang selalu beruntung di dalam hidupnya. (hlm. 283)
  14. Makanan rumah sakit itu jauh dari kata menarik. (hlm. 334)
  15. Kita manusia memang terkadang serakah, ya. Maunya banyak banget. Tapi, kita harus sadar bahwa kita nggak bisa mendapatkan semuanya. (hlm. 337)
  16. Lamara n itu kan romantis, dan semua orang suka kisah romantis. Apalagi, kalo yang melamar itu orang kaya dan sukses. (hlm. 340)
  17. Manyun itu bukan kepingin, tapi karena ada sebabnya. (hlm. 346)

Paling suka ama covernya, sederhana tapi memikat. Bahasa yang digunakan lumayan baku. Kisahnya tak terduga meski bisa menebak dengan siapa hati Karla akan berlabuh. Khas Mbak Chirstina Juzwar, beraroma pernikahan.

Keterangan Buku:

Judul Buku                          : Lovely Proposal

Penulis                                 : Christina Juzwar

Penyunting                         : Pratiwi Utami & Noni Rosliyani

Perancang sampul           : Joko Supomo

Ilustrasi sampul                 : Getty Images

Pemeriksa askara             : Tristanti & Intan

Penata aksara                    : BASBAK_Binangkit

Penerbit                              : Bentang

Terbit                                    : 2013 (Cet. 2)

Tebal                                     : 374 hlm.

ISBN                                      : 978-602-7888-029

Indonesia Romance Reading Challenge 2014

https://luckty.wordpress.com/2014/01/01/indonesian-romance-reading-challenge-2014/

3 thoughts on “REVIEW Lovely Proposal

  1. Iya mbak jodoh udah diatur sama Tuhan tapi sih kita harus tetep usaha, kalo cerita mbak pacaran udah 7 tahun putus kalo sodara aku baru menikah minggu kemarin, pacaran dari smp kelas 2 ah ya ampun pikiran smp masa udh pacaran tapi kalo liat sekarang gmn gitu rasanya hehe.
    ngomong-ngomong soal jodoh penasaran jodoh kita siapa ya nanti? Orang yg blm kita temui atau malah org yg didekat kita hehe

  2. Pingback: Daftar Bacaan Tahun 2014 | Luckty Si Pustakawin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s