REVIEW Katastrofa

 katastrofa

Beberapa hal hanya boleh diketahui segelintir orang untuk kebaikan semua orang. (hlm. 159)

Adalah Savo Winaya (kepala reskrim), Youri Kievano (wartawan), Harsya Ramina (dosen sekaligus ilmuwan), serta ada juga Milan Ensheva dan Chelsea Rezarivan yang punya motif dan kepentingan yang berbeda dalam melihat dunia. Awalnya mereka tidak terkait satu sama lain, tapi karena ada satu hal besar yang menyangkut nasib orang banyak, mereka akan saling membutuhkan.

“Apalah arti korban dibandingkan kado yang menarik itu buat umat manusia dan generasi yang akan datang?” (hlm. 213)

Secara alami, alam menghasilkan karbondioksida dari tanaman dan lautan, tapi emisi karbon itu diserap lagi secara teratur. Sementara kontribusi karbondioksida dari manusia sebesar duapuluh enam gigaton per tahunnya. Penyerapan emisi karbon yang dihasilkan manusia alam hanya sekitar 40% saja sehingga sisanya naik ke atmosfer. Sebagai konsekuensinya, kandungan karbondioksida sekarang adalah yang tertinggi sejak limabelas hingga duapuluh juta tahun. Kecepatan kenaikan suhu bumi meningkat duapuluh kali lipat dibandingkan limapuluh tahun lalu. Dengan kalkulasi itu, diperkirakan umur bumi ini kurang dari seratus tahun lagi. Kiamat akibat pemanasan global tidak sepopuler kiamat karena asteroid.

Global warming menjadi isu utama dalam beberapa tahun terakhir. Saya masih ingat jaman-jaman kuliah betapa banyak sekali acara yang mengembor-gemborkan tentang global warming ini. Mulai dari menanam rupa-rupa pohon untuk penghijauan, memakai segala hal yang bisa di daur ulang bahkan sempat beberapa toko atau minimarket yang menyediakan tas plastik ramah lingkungan. Budaya bersepeda pun mulai menjamur meski kebanyakan tujuannya malah berbelok menjadi buat gegayaan.

Tapi pernahkah terlintas dalam pikiran kita melakukan hal yang besar untuk meyelamatkan bumi? Di sini ada segerombolan orang-orang idealis dan militan yang akan melakukan itu. Mengorbankan segelinitir manusia yang ada demi panjangnya umur bumi untuk generasi ke depan. Dan saya nggak pernah kebayang jika ada hubungannya semua ini lewat TEORI TESLA dan GUNUNG TAMBORA!! Penasaran? Baca aja di novel ini!😀 #SemogaNggakSpoiler

Beberapa kalimat favorit dalam buku ini:

  1. Sesuatu yang diciptakan manusia memiliki hati dan jiwa. (hlm. 86)
  2. Beberapa orang memilih bekerja dalam senyap dan berkorban tanpa syarat. (hlm. 119)
  3. Setiap zaman memiliki martirnya sendiri. (hlm. 151)
  4. Terkadang kesombongan itu seperti pencuri, menyelinap seenaknya ke dalam kalbu manusia yang sudah terlubangi. (hlm. 194)
  5. Kadang cinta tak saling memiliki bukanlah kesalahan yang indah. Mengabaikannya mungkin, ya. (hlm. 263)

Banyak sindiran halus dalam buku ini:

  1. Enaknya mengurusi media online, tidak perlu selalu berada di kantor untukmengawasi anak buah. (hlm. 25)
  2. Orang yang terlalu cerdas memang terkadang bertingkah aneh. (hlm. 34)
  3. Nakal adalah hak setiap anak. (hlm. 38)
  4. Salah satu tanda mantan yang ingin balikan adalah selalu mengikuti update terbaru dari sang mantan. (hlm. 64)
  5. Lakukan sebisamu, nggak usah memaksakan diri. (hlm. 65)
  6. Ada suatu hukum penistaan mantan yaitu makin melupakan makin ingat. (hlm. 65)
  7. Terlalu banyak orang yang ingin mengubah dunia, tapi hanya sedikit yang benar-benar berusaha mengubah dirinya sendiri. (hlm. 66)
  8. Kadang, perempuan harus lebih agresif untuk mendapatkan apa yang diinginkan. (hlm. 68)
  9. Seringkali, pria memang tak bisa diandalkan untuk urusan perasaan. (hlm. 69)
  10. Sebagai pengendara mobil, kita perlu lho mengecek kelengkapan peralatan standar kita. (hlm. 73)
  11. Para pria, mereka suka berjanji, hanya sedikit yang menepati. (hlm. 152)
  12. Banyak orang yang berpikir sama, tapi hanya sedikit yang menyuarakannya. (hlm. 155)
  13. Pasti sulit jadi istri kepala reskrim. (hlm. 164)
  14. Cinta itu kejam. (hlm. 190)
  15. Cerita hidup seseorang nggak bisa diringkas dalam waktu pendek. (hlm. 190)
  16. Pria itu mahluk yang aneh. (hlm. 191)
  17. Berhentilah kau memaksanya dengan berkata kau mencintainya. Tunjukkan saja tindakan yang menurut kepalanya logis dilakukan oleh seorang perempuan. Urusan cinta belakangan saja. (hlm. 191)
  18. Benar uang bisa menguasai dunia, tapi keabadian manusia di atas itu. Teknologi seperti bedah plastik hanya memoles permukaan. Penampilan tidak dikenang lama, tapi kepemimpinan bisa. (hlm. 192)
  19.  Kenapa sih, ada cinta yang tak bersama? (hlm. 220)
  20. Kata siapa membawakan berita nggak perlu akting? (hlm. 293)
  21. Cinta memang menyebalkan. (hlm. 340)

Banyak pengetahuan yang kita dapat lewat buku ini, diantaranya:

  1. Letusan gunung api disebabkan tekanan yang kuat dari magma. Kalau magma bergolak, maka bumi akan mengembang. Dari situ terjadi gempa vukanik yang mendahului letusan. Begitu juga sebaliknya, letusan juga bisa disebabkan oleh gempa. Getaran bumi bisa menyebabkan pergeseran strukur tekntonik bumi, menciptakan patahan-patahan baru. Patahan baru itu bisa saja menjadi zona lemah sehingga magma bisa keluar menuju arah tertentu. Dan bila arah tekanan magma mengarah ke permukaan, bisa jadi letusan. (hlm. 81)
  2.  Frankenstein bukan nama monster tapi nama penciptanya. Frankenstein menciptakan monsternya ini karena terobsesi melihat sosok manusia sempurna. Makanya dia mengumpulkan potongan-potongan tubuh, menjahitnya dan memberikan sengatan listrik, dan hiduplah dia. Tapi kemudian monster ini malah menciptakan teror di masyarakat. Frankenstein sendiri takut pada ciptaannya. (hlm. 86)
  3. Pemanasan global disebakan oleh gas karbondioksida yang berkumpul di atmosfer. Keberadaan gas itu membolehkan sinar matahari masuk, tapi mencegatnya ketika dipantulkan. Jadinya sinar infra merah yang terdapat pada sinar matahari terpantul kembali ke bumi. Begitu terus, sampai akhirnya bumi ini memanas. Efeknya persis seperti rumah kaca untuk pertanian. Itulah sebabnya kemudian disebut efek rumah kaca. (hlm. 102)
  4. Indonesia punya banyak gunung api karena kita tinggal di atas tepian lempeng tektonik. Jadi kita seperti tinggal di tepian panci yang sedang di atas kompor. Ini yang disebut Ring of Fire. (hlm. 147)

Dari sekian banyak pengetahuan yang diselipkan dalam novel ini, paling terpesona ama kisah Nikola Tesla sekilas di halaman 176-177. Saya yang bukan anak sains, jadi membuka mata siapakah Tesla ini dan penemuan-penemuan spektakulernya tapi justru malah tidak booming ini.

Ini adalah buku keempat dari Jodhi yang saya baca. Sama seperti novel-novel sebelumnya, Jodi punya ‘ramuan’ khusus untuk kita selami tulisannya, memadukan unsur sains, sejarah dan juga dibumbui romance. Ciri khas lainnya adalah banyaknya tokoh yang terlibat dan juga kurun waktu serta tempat yang berlainan. Banyaknya tokoh dan setting inilah yang harus konsentrasi khusus untuk fokus menyimak jalan ceritanya karena setiap tokoh dan setting punya benang merah yang menghubungkan cerita. Endingnya benar-benar tak terduga, bahkan dalang dari kasus di buku ini pun tak tertebak. Padahal sebenarnya si tokoh tersangka ini sudah muncul di awal halaman, tepatnya di halaman 25 #DuhSpoiler

Oya, omong-omong soal tokoh, para tokoh utama di sini sebenarnya sudah ‘muncul’ di novel-novel sebelumnya; Milan – Paris dalam Levodextro dan kisah Youri – Savo dalam Konspirasi Nuklir.

Patut diacungi jempol buat penulisnya untuk urusan sains, pasti butuh riset yang panjang untuk menyelipkannya di novel. Yup, penulisnya pernah menjelaskan dalam blognya jika menulis novel ini butuh tiga tahun. Poin lebihnya lagi adalah penulisnya yang selalu memilih Bandung sebagai lokasi novelnya. Cocok kalo dibuat versi film.

Suka ama covernya. Perpaduan beberapa warna, jadi gak terkesan kaku. Lebih menarik ketimbang cover novel-novel Jodhi sebelumnya yang tampak seperti buku pelajaran sains :p

Sampe sekarang saya masih mikir, penulisnya ini kan kerja lapangan. Hebat ya masih sempet nulis, saya aja kalah telak kalo soal nulis!😀

Keterangan Buku:

Judul                                     : Katastrofa

Penulis                                 : Jodhi Giriarso

Penyunting                         : J. Fisca

Penata letak                       : Buble Artwork

Penyelaras akhir               : Katasrofa

Perancang sampul           : Fahmi Fauzi

Penerbit                              : Moka Media

Terbit                                    : 2014

Tebal                                     : 348 hlm.

ISBN                                      : 979-795-908-2

Yang mau baca SEPARUH DUNIA, bisa unduh gratis di sini:

https://dl.dropboxusercontent.com/u/7488188/Separuh%20Dunia%20%282014%29.pdf

Indonesia Romance Reading Challenge 2014

https://luckty.wordpress.com/2014/01/01/indonesian-romance-reading-challenge-2014/

Young Adult Reading Challenge 2014

https://luckty.wordpress.com/2014/01/07/young-adult-reading-challenge-2014/

 

49 thoughts on “REVIEW Katastrofa

  1. Judulnya itu “aneh”, apa sih arti Katastrofa? Susah banget ngucapinnya, sesusah menghafalkan nama tokoh-tokohnya yang unik. Terus… bingung nih dijudulnya review “Katasrofa” sama dengan keterangan buku, tapi di cover tertulis “KatasTrofa”, so yang mana yang bener? Trus apa arti judul itu? Pertama aku mikir kayak novel yang isinya cerita mutan/organisasi peneliti yang modern kaya klub ilmuan gitu terus menciptakan sesuatu buat dunia. Tapi pas menyinggung ada tumbal buat alam, kaya terseret ke zaman kerajaan kuno yang suka mengadakan persembahan buat dewa. Sungguh penasaran isi cerita sebenarnya??????

  2. Pingback: GIVEAWAY Katasrofa | Luckty Si Pustakawin

  3. Sejauh ini, (mungkin karena novel yang saya baca terbatas) tulisan yang benar- benar klop dengan saya adalah Ayu Utami, karena keuletan penulisnya melakukan riset. Nah, ini ada buku yang juga katanya kedalaman tulisannya karena riset penulisnya, Jodhi. Apalagi tentang sains! Bidang yang saya cintai.😀 (Ayu Utami, lebih tentang pergerakan reformasi)

    Kutipan- kutipan yang dijabarkan membentuk sekilas bayangan di kepala saya. Bikin makin penasaran, apa hubungannya dengan Global Warming? Dan ada apa dengan mantan? #eh😀

  4. Pertama kali membaca awal resensi ini, saya seolah-olah masuk dalam sebuah cerita yang menghubungkan dunia riset dan penelitian yang mana ada ilmuwan, wartawan dan kareskim, dimana penelitian itu adalah fokus utama di dalam cerita ini, yaitu mengenai global warming. Sementara ada kisah percintaan yang saya kurang paham darimana awal ceritanya. Mungkin saja ada kisah percintaan pada masing-masing tokoh yang membuat suasana cerita lebih hidup. Dan kemudian seolah-olah ada dunia lain semacam teknologi canggih dimana ada ilmuwan yang membuat robot sesempurna manusia sebagai ciptaannya yang akhirnya menjadi bumerang. Ceritanya sepertinya cukup bervaroasi dan banyak sekali scene2 yang menarik, mulai dari riset, teknologi, global warming hingga kisah percintaannya. So ikin kita melek tentang apa itu global warming dan tetek bengeknya. Bikin penasaran untuk membacanya.

  5. Jadi ini novel anti mainstream ya, mengusung tema tentang alam dan sekitarnya di padupadankan dengan kisah roman, penulisnya sangat kreatif membuat kita jadi tahu akan pengetahuan yg diberikannya melalui pesan tersirat maupun tersurat, aplause buat Katastrofa!!!😀

  6. Jujur dari judulnya aja gak tau maksudnya ( maklum org awam, hehehe….) Tapi, secara kesimpulan mungkin menceritakan beberapa org yg terkait dlm kepentingan publik… Penasaran pgn baca…. Pasti tambah byk ilmu setidaknya ikut terlibat dlm pembenahan ‘global Warming’….

  7. Orang yang terlalu cerdas
    memang terkadang bertingkah
    aneh. – Ah ini bener banget : Terlalu banyak orang yang
    ingin mengubah dunia, tapi
    hanya sedikit yang benar-
    benar berusaha mengubah
    dirinya sendiri. (Iya nih, kebanyakan nekat banget)

    Huih, sumpah aku penasaran dengan buku Katastrofa ini, ini judulnya singkatan atau nama sains sih *ketauan* lagi nyari juga buku yang kaya gini, yang beda, yang tentang alam-alam, agar pembaca bukan cuma menikmati, tapi juga ‘melek’, hihi😀
    Ah ya, covernya Pohon, keren bangeeet, suka😀

  8. aku kurang begitu ngerti arti dari katasrofa, terlebih ama cover buku yang aku juga belum tahu apa maksudnya (ada burung-burung terbang gitu). tapi begitu liat review ka luckty, jadi penasaran juga🙂 dan kayaknya buku ini ga sekedar novel-novel biasa, tapi juga mengajarkan tentang kita sebagai manusia harus melindungi bumi dari global warming.

    at last, but not least, buku ini wajib dimiliki!🙂

  9. nih novel, bisa jadi salah satu novel kece.. isinya gak romance happy or sad ending plus galau-galauan.. tapi berisi tentang ilmu pengetahuan yang dikemas dalam cerita yang mudah dipahami orang yang membacanya..

    Salut !

    Tapi, sama yaa kayak beberapa komentar diatas.. Judulnya susah amat yah disebutin.. saya juga baru tau, baru nemu, dan baru baca ada kata KATASTROFA..

    Soal cover.. Kok aku ingatnya sama cover dari Tere Liye, Berjuta Rasanya.. -__- mirip pohonnya..

  10. Salut sama penulis seperti Jodhi yang selalu punya waktu untuk menulis di tengah kesibukannya. Juga pada kemampuannya memadukan fakta dalam cerita yang menarik untuk diikuti. Kemampuan terpenting seorang penulis fiksi dengan bumbu ilmiah. Just like Dan Brown! Cool!

  11. Sebelumnya aku belum pernah membaca novel yang seperti ini. Jika dilihat dari reviewnya, ah memikatku untuk membacanya. AKu suka yang berhubungan dengan alam atau sains tepatnya. Sebagai anak IPA dan cinta dengan alam ini :p , aku ingin membacanya .

    dan dari judulnya, sungguh aku tak tau arti dari judul itu. tapi dari situlah titik yang membuat orang tertarik untuk membacanya ^^

  12. Sebelumnya aku belum pernah baca bukunya kak Jodhi😦
    Dari review yang udah aku baca kayaknya seru ya, jarang2 ada novel yang barbau sains tapi ada romance dan sejarahnya juga. Wajib di baca nih, banyak pengetahuan yang bisa di ambil dari buku ini.

  13. Novel ini bisa dibilang cukup unik, kenapa ?

    karena novel ini mengangkat tentang Global Warming. Ide ceritanya masih fresh dan jarang ada yang mengangkat tema seperti itu di dalam novel. Kebanyakan romance. Dan kalau dilihat dari review kak luckty, kita juga belajar banyak hal yang bisa menambah wawasan pengetahuan tentang Global Warming.

  14. Harus banyak tuh yang baca buku ini biar pada paham sama Global Warming. Biar pada sadar bahaya globbal warming. Menyelaatkan dunia dengan menulis novel romance. Keren deh.

  15. kayaknya penerbit moka lagi nerbitin novel dengan tema sci-fi ya selain katastrofa ada gerbang trinil.
    Namanya, ilmiah banget sih weheheeh (padahal gak tau artinya) aku sering ketuker-tuker ngomongnya ini tentangnya bagus nih tentang global warming apalagi kita liat aja jaman sekarang yang udah gak bagus deh, novel ini bisa nambah wawasan kita soal global warming. Pas baca review mbak kesannya wow banget authornya risetnya sampe segitunya.
    Jadi penasaaran apalagi ini ditambah bumbu romance pasti seru.

  16. Jadi ini novel anti mainstream ya, mengusung tema tentang alam dan sekitarnya di padupadankan dengan kisah roman, penulisnya sangat kreatif membuat kita jadi tahu akan pengetahuan yg diberikannya melalui pesan tersirat maupun tersurat, aplause buat Katastrofa!!!

  17. Jadi, mari kita lihat. Dalam buku ini, apakah ada banyak riset yang digali serta diaplikasikan dalam buku ini atau lebih banyak drama. Jujur, saya rindu dengan novel karya anak bangsa yang tidak sekedar membahas sesuatu yang risetnya hanya 10% saja. Da saya mah apa atuh, cuma bisa komen aja.

  18. WAW! Dari awal kalimat pada paragraf pertama dalam review ini aku langsung takjub. Meskipun aku bukan penggila sains dan nggak ngerti-ngerti amat soal sains karena seringnya bikin garuk-garuk kepala saking bikin bingung, tapi sedikit banyak tertarik juga kalau menemukan yang berbau sains semacam penasaran gitu. Dan Novel ini sepertinya kaya akan pengetahuan sains itu. Aku menjadi membayangkan bagaimana kelanjutan kisahnya ini. Akankah endingnya manis? Atau bagaimana?😀

    Dan, well, aku terpersuasif dengan kalimat yang kak luckty tulis, “Dan saya nggak pernah kebayang jika ada hubungannya semua ini lewat TEORI TESLA dan GUNUNG TAMBORA!! Penasaran? Baca aja di novel ini!”
    Mungkin, akan sangat menyenangkan jika bisa belajar sains dengan cara yang menyenangkan juga contohnya lewat buku ini *kode keras*😄
    Omong-omong, Katasrofa ini artinya apa ya? *garuk-garuk kepala* semacam baru denger kata-kata itu😐

    Asli pingin bacaaaaaaaaa! Lempar satu kak, kasih ke aku~~ \(^o^)/
    Semoga bisa kesampaian baca, Aamiin

  19. Novel yang bagus, jarang banget yang mengusung cerita tentang alam dan pengetahuan, tapi kenap ya kok judulnya KatasTrofa? Itu dari bahasa apa? Maklumlah kita di negara ini cm mengenal beberapa bahasa.Namun tak dipungkiri si Penulis punya ide brilian untuk mengangkat isu global warming dlm bentuk suatu novel.

  20. Wah, ada novel tentang sains, keren banget! Jadi pengin banget buat baca novel ini. Awalnya nggak ngerti arti kata judulnya, setelah cari di KBBI, ketemu kata “katastrofe” yang artinya malapetaka besar atau bencana alam.

    Aku sangat suka mencari tahu tentang bagaimana proses dan apa penyebab bencana alam terjadi, biasanya lihat dari YouTube. Kalau dalam novel ini, diceritakan bagaimana usaha tokoh-tokoh untuk mencegah datangnya bencana tersebut, yang mungkin bisa kita tiru.

    Untuk menyelamatkan generasi masa depan kita, mulailah dari diri kita sendiri dan ajaklah generasi kita…😀

  21. Isu Global Warming merupakan isu yang sudah lama di lontarkan, tapi balutan mas jodhi ini membuat kita kembali dan selalu teringatkan akan isu tersebut, bisa jadi kiamat itu datang bukan karena yang terjadi terjadilan tetapi karena unsur dari manusia sendiri yah. jadi ingin membaca lebih lanjut apakah novel ini nanti berbalut isu-isu iluminati yang pernah diusung dalam novel jacatra, ataukah kisah cinta yang dibalut manis seperti novel jomblo. cuma yang lebih menarik, Bandung adalah kota penuh misteri yang terkadang sampai saat ini, saya pun masih heran sebegitu banyak cerita-cerita yang kuno, usang serta mencekam, hanya saja romantisme selalu datang dengan segera, serta tak lelah manusia-manusia untuk selalu datang ke kota Bandung, mobil-mobil berasap datang dan semakin hari, semakin membuat Bandung menjadi dingin, ada ungkapan Bandung dulu lain sekarang. ini mungkin yang mau diangkat..hehehhe….

  22. KATASTROFA. sebuah kata yang asing di telinga kita kebanyakan. tapi saya pernah baca dari salah satu akun twitter yang pernah juga mengadakan giveaway buku ini, KATASTROFA dalam KBBI mempunyai persamaan arti dengan KECELAKAAN. setelah baca-baca review ini, saya kok jadi mikir ya, di mana korelasinya antara isu global warming dengan kecelakaan? jujur aja tadinya nggak tahu loh kalo ini bercerita tentang global warming. kirain semacam thriller atau misteri sebuah tragedi kecelakaan hihihi. thanks atas review-nya, Kak Luckty.🙂

  23. Dari judul nya sudah membuat sangat penasaran, entah kenapa dari kata #KATASTROFA saya jadi keingetan transformer😀 Memang gak nyambung ya tapi pemilihan judul antimainstream seperti ini sangat menarik untuk membuat orang penasaran akan cerita-ceritanya.

    Ini kiasan yang sangat menarik menyepertikan sifat sombong ke dalam bahasa lingkungan khususnya global warming. “Terkadang kesombongan itu seperti pencuri, menyelinap seenaknya ke dalam kalbu manusia yang sudah terlubangi.” Saya garis bawahi kalbu manusia yang sudah terlubangi. Seperti harus direboisasi.😀

    Sindiran yang bikin jleb dan kekinian adalah poin ke 4 dan 16.
    “Salah satu tanda mantan yang ingin balikan adalah selalu mengikuti update terbaru dari sang mantan dan Pria itu mahluk yang aneh.” Membuat buku ini begitu akrab dengan sosialita, kabar-kabar update dan tentunya remaja. Di samping pengusungan tema alam, pemanasan global yang begitu idealis dan pastinya disukai oleh generasi sebelum kita yakni orang tua.

    Buku ini bisa dimanfaatkan semua kalangan. Sangat menarik.

  24. katasrofa? Sering typo saat pengucapan dan juga asing banget ditelinga.
    baca reviewnya menarik banget yaaa🙂 jarang banget loh sebuah novel mengangkat tema “sains” anti mainstream dehhh :*
    kita juga dpt banyak pengetahuan dari novel ini. multifungsi, kan?😀 reccomended nih buat the greeners. Walaupun bertema sains, didalamnya jg terdapat unsur romance. kok bisa yaa dua unsur yg berbeda dikemas jadi satu dan bisa menghasilkan karya yg ciamik? bagi tips dong kak *kedipkedip*
    by the way. bicara soal alam, aku sangat prihatin sama alam kita sekarang. banyak pencemaran, penggundulan hutan, daaaaaaannnnn banjir dimana-mana😦 sedih. Alam aja cinta sama kita, masak kita gak?
    ayoooo budayakan one man one tree ;333 *kampanye*
    keren banget deh kak novel ini pokoknya. recommended buat semua kalangan.

  25. Katastrofa. Beneran deh judulnya aneh, asing, sound weird, dan ngelafalinnya susah. Sampe harus berulang-ulang dibaca biar inget😀

    Dari sekian banyak review Luckty yang saya baca, yang ini yang paling lengkap. Nggak spoiler kok tenang😀
    Tapi inti cerita dan sebagian besar jalan ceritanya cukup ketangkep. Dan yang paling bikin penasaran adalah TEORI TESLA dan GUNUNG TAMBORA. Apa pulak itu. Tapi liat kutipan-kutipannya, ternyata ada hubungannya sama cinta. Nah loh, makin penasaran deh. Belom lagi masalah global warmingnya. Bikin readgasm deh😀

    Karna belom pernah baca cerita tentang sains, artinya saya emang harus baca buku ini. Dan biar gak penasaran lagi sama isi ceritanya. *kemudian berdoa biar menang* :))))

  26. Mendengar judulnya saja bisa bikin penasaran. Aku nggak akan menyangka kalau buku ini mengangkat tema ilmiah yang menurutku cukup jarang ada. Seperti yang lainnya juga awalnya aku salah-salah baca judulnya yang absurd. Tapi aku cukup penasaran, karena jujur aku belum pernah membaca karya fiksi seperti Katastrofa. Membaca reviewnya saja aku justru membayangkan novel ini menjadi sebuah film yang menurutku bisa jadi menarik. Bisa menghibur sekaligus memberi pengetahuan kepada pembaca. Pasti sebelum merancang novel ini penulis banyak belajar sains dulu. Buku dari hasil pengamatan seperti itu menurutku biasanya hasilnya berbobot. Selain hal ilmiah tapi sepertinya ada bumbu-bumbu romatis di dalam novel ini. Duh jadi pengen baca🙂

  27. Katastrofa… kata strofa… kat astrofa…
    Ada yang mengenal kata ini? Ada yang tahu artinya? Ada yang tahu? Karena aku ga tahu…. Hehehe
    Tidak tahu bukan berarti harus tidak tahu selamanya, kalo pengen tahu ya baca bukunya donk
    Setiap buku selalu mengandung ilmu, bahkan setipis apapun buku itu
    Meskipun bergenr, salah satunya adalah sains, dijamin pembaca tidak bakalan bosan dan selalu tertantang untuk membuka halaman berikutnya hingga lembaran terakhir
    Terima kasih buat penulisnya, atas pelajaran tentang hidup ini😀

  28. novel yg mengangkat tentang Global Warming. Ide ceritanya masih fresh dan jarang ada yang mengangkat tema seperti ini di dalam novel. Kebanyakan romance, sad, dll. Dan kalau dilihat dari review kak luckty, kita juga belajar banyak hal yang bisa menambah wawasan pengetahuan tentang Global Warming.
    Thank you kak🙂

  29. judulnya rada aneh di telinga saya justru hal ini menjadi daya tarik, saya tertarik banget sama novel ini, biasanya yang saya baca tentang romance saja. cara lucki mereview bagus juga dengan menampilkan sindiran halus , kalimat faforit dan menambah pengetahuan. andai novel ini nyampe ke rumah saya

  30. Katastrofa, kalau dalam bahasa Jerman “Katastrophe” artinya bencana. Jadi menurutku judul buku ini cocok banget dengan isinya tentang bencana di muka bumi akibat global warming. Dan kehadiran novel ini sangat cocok dengan kondisi bumi saat ini yang sedang terancam global warming di mana-mana. Novel ini akan memperkaya pengetahuan pembacanya, dan menyadarkan manusia akan pentingnya menjaga dan melestarikan lingkungan agar keindahan dan hasil bumi dapat dinikmati generasi-generasi penerus kita selanjutnya sampai ribuan tahun yang akan datang. Saya belum pernah membaca buku/novel dengan tema seperti ini. Setelah membaca reviewnya, sepertinya novel ini sangat menarik dengan memadukan tema lingkungan dan romance. Sukses terus untuk penulisnya, semoga dapat menciptakan karya-karya inspiratif lainnya.

  31. Buku ini menarik, lain darai pada yang lain. apalagi setelaah baca Review mbak Luckty, jadi pengen segera bisa baca🙂 semoga aku beruntung di Giveawaynya. Aamiin.

  32. Pingback: Daftar Bacaan Tahun 2014 | Luckty Si Pustakawin

  33. Pingback: [BOOK KALEIDOSCOPE 2014] Top Five Most Favorite Books | Luckty Si Pustakawin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s