REVIEW 18 vs 29

18 29
Kematian itu hanyalah tidur. Saat kau tertidur, semuarasa sakit yang dirasakan hati  dan tubuh akan hilang. Kematian bukanlah akir yang benar-benar kita harapkan. (hlm. 112)

Hati-hati dalam berbicara. Adalah Hye Chan yang sudah menikah dengan Sang Yeong ini melonytarkan kata-kata ingin menjadi janda. Tidak ada angin, tidak ada hujan. Tidak alasan untuk mengajukan cerai. Sang Yeong pun pusing dibuatnya. Mereka sudah dua tahun makan, bertengkar dan berbagi selimut. Tiba-tiba mengajuakn cerai. Hye Chan berdalih jika dia tidak kuat memiliki suami yang tampan seperti Sang Yeong. Duh…ternyata punya suami cakep badai belum tentu bikin bahagia ya. Yang ada malah tiap hari makan hati karena selalu dicibir fans-fans suaminya yang merupakan aktor terkenal…😀

Hingga tibalah suatu hari selang dia ingin bercerai dengan suaminya, Hye Chan justru mengalami kecelakaan dan berakhir fatal. Dia mengalami amnesia!! Yup, saya juga punya saudara yang kecelakaan dan dia sampai sekarang tidak ingat dengan kejadian sebelum kecelakaan. Jadi dia lupa dengan masa lalunya. Makanya waktu Juni lalu, adik yang cowok sempat jatuh dan kepalanya terbentur serta sempat tak sadarkan diri beberapa hari, saya jadi khawatir. Apalagi di saat masa-masa baru siuman, dia sama sekali tidak ingat kejadian bagaimana dia kecelakaan sampai dia di rumah sakit. Kata dokter, di kepalanya memang terjadi pendarahan. Untung saja, dia masih ingat hal-hal yang lain. Kebayang kan kalo amnesia?!? Ternyata amnesia nggak cuma ada di sinetron-sinetron, tapi juga di kehidupan nyata.

Nah, balik lagi ke kasus Hye Chan. Amnesia yang dialaminya berakibat fatal. Di usianya yang berumur 29 tahun,  dia menyadari jika umurnya baru 18 tahun. Otomatis Hye Chan tidak mengenal suaminya, dan malah memanggilnya dengan sebutan ‘Paman’ x)

Ada beberapa hal yang baru terkuak di akhir cerita yang tidak terduga sebelumnya. Nah, pelajaran moral dalam novel ini adalah berhati-hatilah dalam bertingkah laku maupun berbicara. Dan juga jangan gegabah dalam bertingkah dan tidak terburu-buru menyimpulkan sesuatu. Belum tentu yang kita lihat adalah yang kita pikirkan. Awalnya hanya gara-gara masalah sepele justru malah berimbas hal-hal yang tak terbayangkan.

Banyak kalimat favorit dalam buku ini:

  1. Pernikahan, seperti lautan yang tidak pernah menemukan arah kompas. (hlm. 7)
  2. Hiduplah dengan baik. (hlm. 11)
  3. Kau menawarkan sesuatu yang tak bisa ditolak. (hlm. 78)
  4. Cinta yang bercampur kebencian itu lebih kuat dari cinta dan juga lebih kuat dari kebencian. (hlm. 105)
  5. Hidup tidak cukup hanya dengan cinta. (hlm. 109)
  6. Biar bagaimanapun, kau tidak boleh kasar pada orangtua. (hlm. 115)
  7. Dalam cinta, rasa sakit dan kebahagiaan selalu bertengkar. (hlm. 120)
  8. Cinta adalah usaha seorang pria untuk memuaskan wanita satu-satunya. (hlm. 132)
  9. Karena cinta, segalanya terlihat seperti mutiara. (hlm. 146)
  10. Cinta dan demam adalah hal yang paling sulit disembunyikan di dunia. (hlm. 175)
  11. Proses cinta sejati tidak pernah mulus. (hlm. 175)
  12. Semakin lama, sebuah hubungan akan semakin membuat jenuh. (hlm. 189)
  13. Lebih baik latihan berdua daripada sendirian. (hlm. 194)
  14. Cinta itu setan, api, surga, dan juga neraka. Kesenangan dan kesakitan, kesedihan dan penyesalan, semua tinggal bersama-sama di sana. (hlm. 204)
  15. Cinta tidak mungkin ada tanpa membuat diri sendiri atau orang lain merasa terganggu. (hlm. 212)
  16. Cinta adalah takdir. (hlm. 304)

Keterangan Buku:

Judul                     : 18 vs 29

Penulis                 : Ji Su-hyun

Penerjemah       : Rusmalasari dan Dwita Rizki Nientyas

Penyunting         : Lelita Primadani

Proofreader       : Erni Kusmiati

Penerbit              : Qanita

Terbit                    : 2013

Tebal                     : 316 hlm.

ISBN                      : 978-602-9225-85-3

New Authors Reading Challenge 2014

https://luckty.wordpress.com/2014/01/02/new-authors-reading-challenge-2014/

4 thoughts on “REVIEW 18 vs 29

  1. Baca reviewnya mbak, jadi ingat sama drama korea yang kurang lebih ceritanya hampir sama sama isi buku ini, lupa judul drama itu tapi ^^, soalnya sudah lumayan lama nonton drama itu

  2. iya bener, ini novel yang udah pernah di buat versi dramanya. judulnya juga sama.
    aku udah pernah nonton dramanya dulu dan suka banget sama ceritanya, seru..

  3. Pingback: Daftar Bacaan Tahun 2014 | Luckty Si Pustakawin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s