Giveaway Saraswati

Yay, giveaway datang lagi nih… Kali ini alhamdulillah dikasih kesempatan berduet dengan Kak Primadita Rahma yang merupakan salah satu finalis di ajang World Muslimah Award (WMA) 2014. Info lengkapnya cek di LINK ini

Kakak kece ini akan membagikan satu hadiah buku Saraswati yang merupakan hasil dari karya-karya dari penulis yang terpilih di Ubud Writers Readers Festival 2014 lalu. Kece kan?😉

MAUUU?!?! 😀

Simak syaratnya:

1. Peserta tinggal di Indonesia

2. Follow akun twitter @lucktygs, dan @primaditarahma. Jangan lupa share dengan hestek #GASaraswati dan mention via twitter.

3. Follow blog ini, bisa via wordpress atau email.

4. Follow juga blognya Kak Primadita Rahma –> http://theprimadita.blogspot.com/

4. Jawab pertanyaan di kolom komentar di bawah, plus nama, akun twitter, dan kota tinggal. Pertanyaannya adalah jika menulis cerpen yang absurd, tema apa yang akan dipilih?

5. Tuliskan komentar tentang REVIEW Saraswati, di link ini:

https://luckty.wordpress.com/2014/12/15/review-saraswati/

6. Giveaway ini juga boleh di share via blog, facebook, dan sosmed lainnya. Jangan lupa sertakan hestek #GASaraswati yaaa… 😉

Event ini gak pake helikopter, eh Rafflecofter yang ribet itu. Jadi pemenang ditentukan dari segi jawabannya yaaa… ( ‘⌣’)人(‘⌣’ )

#GASaraswati ini berlangsung seminggu saja: 15-20 Desember 2014. Pemenang akan diumumkan tanggal 21 Desember 2014.

Akan ada satu pemenang yang akan mendapatkan buku plus blocknote unyu. Hadiah akan langsung dikirimkan oleh Kak Primadita Rahma ;)

Silahkan tebar garam keberuntungan dan merapal jampi-jampi buntelan yaaa… ‎(ʃƪ´▽`) (´▽`ʃƪ)!

-@lucktygs-

PicsArt_02_12_2014_9_08_43[1]PicsArt_12_12_2014_17_06_33[1]

16 thoughts on “Giveaway Saraswati

  1. tema apa? aku akan ambil tema gizi. karena, tema tersebut di era sekarang ada dalam fase dilematis. ada gizi kurang ada gizi lebih. dan kedua-duanya ternyata sama-sama buruknya. lalu gizi yang bagaimana? sedangkan banyak balon udara di restoran-restoran cepat saji… hendak pergi ke mana kita dalam awanan mimpi?

    Taufiq Firdaus A. Atmadja
    Bogor
    @taufiqfirdausaa

  2. nama: Dias Shinta Devi
    akun twitter: @diasshinta
    kota tinggal: Bogor
    Jawabannya : “Memeluk Sang Mentari dan Sang Rembulan, serta mengantongi Bintang-bintang”
    Sang Mentari diibaratkan Ayah, Sang Rembulan diibaratkan Ibu, Bintang-bintang diibaratkan adik dan kakak.. intinya tentang seorang yg tinggal sebatang kara di sebuah pulau terpencil mencari jati diri hingga menjadi bintang😀

  3. Nama : Sofhy Haisyah
    Twitter : @Sofhy_Haisyah
    Domisili : Makassar

    Tema cerpen absurd yang akan aku buat yaitu cinta jauh di pelupuk mata. Isinya, mungkin begini >> seorang mahasiswa (*abadi), brewokan, rambut gondrong, gak punya kerjaan, belum pernah pacaran, tapi tiba-tiba jatuh cinta pada salah satu juniornya yang merupakan member JKT48. Tau kan member JKT48 dilarang pacaran, belum lagi penggambaran nih cowok lumayan nyeremin berbanding terbalik dengan yang dia sukai. Nah, bagian konflik cerpennya itu bakal aku sisipin kelakuan absurd si cowok untuk melaksanakan niatnya untuk memacari si member JKT48 tersebut.

  4. Tema yang dipilih tembok yang menggugat Tuhan kenapa dirinya diciptakan hanya diam, melihat tanpa tak bisa bersuara dan bersua. Kenapa ia diciptakan kokoh tapi tak bisa melindungi dirinya sendiri. Ia hanya menjadi saksi perilaku manusia. Tembok bertemu dengan sebatang pohon rambutan tua yang mulai lelah dengan kehidupan. Pohon tua bersyukur pada Tuhan karena telah diciptakan sebagai pohon. Tembok dan pohon berdebat soal Tuhan dan kehidupan hingga datanglah seekor burung gagak hitam yang tersesat dan mulai gila karena membenci Tuhan. Akhirnya ketiganya memutuskan untuk mencari Tuhan. Dan ingin mempertanyakan banyak hal pada Tuhan tentang semesta. (*)

    Mita Oktavia
    @Oktaviamithaa
    Bogor

    Terima kasih.

  5. Rizky naoval
    xrizkinaovalx
    Sragen

    Jika bisa memilih tema cerpen yang absurd maka saya akan memilih tema tentang awal kejadian hidup dimana mendapati struktur manusia dengan tepat dari pandangan Darwin sampe pandangan tentang adam . Jadi dalam sisi itu kita kayak hidup dalam dua dimensi si yang satu di Alam darwin dengan homo erectus dan yang satu tentang pandangan adam tentang real manusia yang turun dari surga .

  6. Nama: Asy-syifaa Halim
    Twitter: @asysyifaahs
    Kota: Bandung

    Aku tadinya mau pilih teman cerpen “siapa yang diciptakan duluan”, Nabi Adam a.s. atau manusia purba? Tapi kayaknya komentar di atas ini sudah cukup merefleksikan dia pilih jawaban itu, hehe.

    Makanya, aku memilih tema CINTA. Basi? Banget! Tapi nyatanya, never ending story about LOVE. Cinta itu nggak pernah ada habisnya untuk diceritakan, berapa jutaan kalipun diceritakan, seringkali kita nggak pernah bosan walau sebenarnya terkesan “itu-itu aja”. Yang menjadi ke-absurd-an dari cinta adalah, kenapa di dunia ini harus ada cinta? Kenapa cinta bisa membuat banyak hal menjadi lebih baik? Kenapa cinta bisa membuat banyak hal malah menjadi kian buruk? Kenapa cinta itu buta? Kenapa cinta itu palsu? Kenapa cinta itu memabukkan? Kenapa harus ada jatuh cinta? Kenapa cinta bisa membuat seseorang hidup? Kenapa cinta bisa membuat seseorang menjadi mati? Kenapa cinta? KENAPA CINTA? Kenapa? Kenapa? Kenapa? Dan maha-kenapa cinta lainnya yang mungkin absurd untuk dijelaskan.

    Kita nggak bisa menilai cinta dari satu sudut pandang saja, sisi BAIK-nya saja misalnya. Itu nggak adil, cinta juga kan butuh point of view lain, dari delapan penjuru mata angin kalau bisa. Bagiku, cinta itu nyata tapi semu, ABSURD banget kan?

    Tapi, satu yang nggak absurd adalah… CINTA-nya Dian Sastro, hehe *ditimpluk*

  7. Ghufroni An’ars
    Lampung
    @GhufroniAnars

    Menurut saya absurditas bukan cuma soal ‘aneh’, tapi lebih kepada hal berbeda dan berciri yang harus dimiliki setiap cerita yang baik. Dan dengan begitu, menurut saya setiap cerita memang harus memiliki absurditas tersendiri. Kalau saya diberi kesempatan untuk menulis sebuah cerita yang absurd, saya akan mengambil tema komedi yang nyastra. Konsepnya, saya ingin membuat sebuah cerita komedi yang manis dan ringan, dengan gaya sastra yang kita tahu tidak banyak anak muda yang menggemari karena butuh pemahaman tersendiri. Dengan begitu, saya yakin anak-anak muda akan lebih tertarik untuk lebih dekat dengan sastra yang terkenal membosankan itu dengan memberi unsur komedi di dalam sebuah cerita yang nyastra.

  8. Nama : Agatha Vonilia
    Akun Twitter : @Agatha_AVM

    Tema yang aku ambil adalah Lelaki Senja. Apa sih makna dari Lelaki Senja? Lelaki Senja memiliki makna sangat luas tergantung bagaimana cara pandang kita. Untuk diriku sendiri, Lelaki Senja adalah seorang malaikat pencabut nyawa. Dia bertugas mendampingi roh yang akan meninggalkan raga. Terutama, orang-orang yang sedang koma. Genre lebih ke horror. Dia diberi batasan waktu selama 40 hari untuk mendampingi mereka. Selama itulah, Lelaki Senja harus berhasil menenangkan dan membuat mereka percaya bahwa mereka harus segera meninggalkan dunia ini. Setiap orang telah dipersiapkan satu Lelaki Senja untuk menemani mereka menghadapi maut.

  9. Nama: Nurul Hikmah
    Twitter: @siwon5858
    Kota: Kendari

    Temanya Petualangan, kalau judulnya sendiri “Petualangan 7 Sahabat Menyusuri Liang Masega”

    Di kampung aku itu, ada gua yang namanya “Liang Masega”, gua ini gak pernah tersentuh oleh manusia, kalaupun ada, hanya di bagian depan gua saja karena gua itu katanya gak ada ujungnya. Bahkan rumornya, banyak benda2 mistik, seperti kepiting emas. percaya gak percaya sih.

    Ngambil tema ini, pengen aja buat cerita yang ngambil background tempat2 mistik ghitu😀

  10. Haai mba Luckty, ikutan giveawaynya yaa🙂

    1. Yuph, tinggal di Sumedang – Jawa Barat – Indonesia

    2. Sukses follow twitter @lucktygs dan @primaditarahma (@wiiidiani)
    Link share GA di twitter :

    3. Sukses follow blog Luckty Si Pustakawin (adee_d@ymail.com)

    4. Sukses follow blog A Blessed Life The Primadita Blog di #183
    (De Widiani)

    5. Jika menulis cerpen yang absurd, tema apa yang akan dipilih?
    Fiksi Ilmiah tentang tersesat di luar angkasa. Lagi punya ide menulis tentang itu, dimana tokoh utamanya adalah seorang perempuan yang tertarik menyelidiki kehidupan ekstraterrestrial. Bersama beberapa temannya yang juga tertarik pada hal yang sama, mereka membuat semacam wahana untuk pergi ke luar angkasa, dan sukses hingga mendarat di sebuah planet antah berantah. Petualanganpun dimulai… Sesuatu yang mustahil dan absurd banget bisa berpetualang di luar angkasa dengan peralatan dan persediaan segala sesuatunya seadanya. Tapi mereka/beberapa dari mereka bisa bertahan dengan kesulitan dan penderitaan yang selalu menyertai mereka… Mungkin selanjutnya diceritakan tentang apa sebenarnya yang mereka cari? Mampukah mereka menemukan apa yang mereka cari itu? Bisa kah mereka kembali ke Bumi? bagaimana caranya?.

    6. Sukses komen di post Review Saraswati (Widiani)

    7. Sukses share GA di
    Google Plus :

    Twitter :

    By the way, diatas angka 4 nya ada dua lho, mba Luckty, harusnya setelah 4 itu 5 bukan 4 lagi, hehehe…. Tapi gak apa-apa ^_^

    Terima kasih GAnya, semoga saya jadi yang beruntung🙂

  11. Nama: Putri Nadia Salsabila
    Twitter: @putnanadia
    Kota: Bogor

    Jika menulis cerpen yang absurd, tema apa yang akan dipilih?

    Tema utama: Absurd
    Tema khusus: Hitam, Cahaya, Benda, Takdir, Tuhan (Poinnya banyak gppkan? Karena mereka banyak, tapi aku gak dapat membuat suatu kata yang mewakilkan semuanya)

    Ketika menutup mata, apa yang akan kita lihat? Hitam. Hitam juga bisa menjelaskan diri yang gelap. Dan cahaya datang apa yang akan terjadi? Kita bisa melihat, warna yang tadinya tidak ada menjadi ada. Kepekatan memudar. Tapi dalam penglihatan kita itu apa yang kita lihat? Benda-benda di sekitar kita bukan? Yang baru bangun tidur, pasti akan melihat guling, bantal, lemari, dan cahaya. Tapi dari benda-benda tersebut darimanakah berasalnya? Beberapa berasal dari tumbuhan dan beberapa dari hewan. Untuk benda yang berasal dari hewan tentu saja harus membunuhnya terlebih dahulu. Tapi untuk tumbuhan? Tumbuhan adalah makhluk hidup, tapi satu-satunya makhluk hidup yang mandiri dan tak pernah bicara hanya tumbuhan. Tumbuhan bahkan fokus utama kehidupan ini. Jika semua tumbuhan mati, maka semua makhluk hidup mati. Benda2 pun menjadi tak berguna. Luluh dan lantak.

    Sedangkan takdir. Apakah kamu percaya hampir semua kehidupan ini adalah pertarungan dan memilih. Kita yang memilih, tapi kadang takdir suka ikut serta bukan?

    Benda, sesuatu yang dapat disentuh. Tapi dapatkah kita membaca apa itu mereka (benda)? Hitam, cahaya, dan takdir. Tak tersentuh tapi semua bisa merasakan akibatnya. Tidak jelas dan tidak pasti.

    Tuhan? Tuhan bahkan tak bisa dilihat dan diraba. Hanya percaya dan yakin.

    Salam,
    Putri Nadia S.

  12. Nama : Sekar Risqiana
    Twitter : @skrstck
    Kota Tinggal : Temanggung, Jawa Tengah

    jika menulis cerpen yang absurd, tema apa yang akan dipilih?
    hngg, banyak banget ide yang absurd banget kelilingin otak saya sehingga saya sering berkhayal yang absurd banget dan jadinya kalo cerita ke temen pada bengong nggak mudeng *lah curhat.
    jadi, tema yang bakal saya pilih ialah manusia purba yang hidup di era modern abad-20. kebayang nggak sih? ide ini terinspirasi sama salah satu serial spongebob yang selalu menemani perjalanan masa kecil saya *cielah.
    lalu, dikarnakan saya anak jurusan sosial, jadi saya sangat tertarik pada hal seperti ini. mungkin kalau untuk dibuat cerpen, mungkin akan menjadi perjalanan yang tidak cukup panjang karena dalam cerpen dibatasi dalam penulisan. tapi saya suka dengan ide yang sangat absurd ini, mungkin dalam waktu senggang karena liburan semester, akan berusaha menuangkan ide absurd ini kedalam bentuk tulisan. yoooosh semangat^^d

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s