Serba-serbi Menyampul Buku

WP_20150116_001[1]

Menyampul adalah salah satu hal yang paling menyenangkan. Sayangnya, menyampul nggak masuk angka kredit di juknis pustakawan. Kalau masuk hitungan mah pasti angka kredit saya udah segambreng, gyahahah…😀

Pekerjaan pustakawan lebih banyak pekerjaan sukarelanya alias pekerjaan yang tanpa dihitung apa-apa, seperti beratus-ratus shelving buku ke rak dan juga ya menyampul ini. Tapi ya senang-senang aja tuh saya. Kalau mau banyak duit ya jangan jadi pustakawan, tapi kalo mau nyari ladang ibadah ya menjadi pustakawan salah satunya😀 #halah

Ini murid-murid unyu yang juga demen ikutan nyampul. Biasanya yang pada mau nyampul pasti nge-modus alias mau minta pinjem buku baru duluan😀

PicsArt_11_11_2014_16_59_08[1] PicsArt_12_11_2014_16_22_39[1]Begitulah…kalo di sekolah, urusan nyampul ama nempel barcode buat novel, pasti pada militan buat yang mau bantuin…😀

PicsArt_10_11_2014_15_26_21[1] PicsArt_12_11_2014_16_31_44[1]Nah, mumpung hari ini saya niatan menyampul buku-buku (timbunan), sekalian mau kasih tips cara cepat menyampul ala pustakawan😀 #halah

Pertama, alat yang kita butuhkan hanyalah gunting, cutter dan isolasi kecil.

Kedua, siapkan buku yang akan disampul😀

Ketiga, susun buku-buku seperti ini. Cara ini lebih efektif ketimbang nyampul buku satu-satu😀

PicsArt_16_01_2015_10_53_38[1]Keempat, gunting sisi yang berdempetan. Jadi biar terpisah seperti ini:

PicsArt_16_01_2015_10_58_09[1]Kelima, gunting ujung buku seperti ini agar memudahkan ketika dilipat ke dalam. Kemudian, ujung-ujungnya ditempel dengan selotip. Biar bukunya nggak rusak, letakkan selotip di sampulnya ya.

Tadaaa…selesai😀

WP_20150116_015[1]Buku yang sudah disampul kece kan…rapi jali…selamat mencoba😉

@lucktygs

27 thoughts on “Serba-serbi Menyampul Buku

  1. udah lama nggak nyampul buku.. dulu pas SMA sering nyampul, sekalian nyampul buku pelajaran.. pas kuliah, udah selesai baca, langsung ditumpuk gitu aja😦 juga pengalaman ngeplastikin buku, sering kesel, pas lagi gunting2 plastik, ehh polanya jadi jelek karena plastiknya licin2 :3 hikss

  2. susun buku-buku tuh maksudnya?
    sampulnya pas buku udah banyak atau ditumpuk abis di sampul atau sebelum disampul?

    Aku juga selalu sampulin buku aku loh …🙂 biar lebih rapi, lebih bersih gitu …

    • jadi, susun buku dengan sampul yang masih belum dipotong-potong, ini aku tiru pas kalo beli buku di Palasari jaman kuliah, aa’ yang jualan nyampulinnya disusun gitu. Jadi lebih praktis dangak makan tempat😀

    • Itu timbunan buku koleksi pribadi, Mbak. Kan ada penjelasan dipostingannya, nggak mungkin lah aku masukin buku-buku kipas yang ditulis Bang Ino itu, gyahahaha…😀

  3. pngen bnget nyampulin buku2 ku biar lebih rapih dan cantik kayak punya kak Luckty. tapi susah banget nemu sampul yg kayak gitu😦 tadi aku nyari tapi ga da yg jual.
    kira2 nama sampulnya apa ya.? biar lebih mudah dicarinya . thanks.🙂

  4. Biasanya, masalahku waktu nyampul tuh ya mbak. setiap ujungnya untuk dipotong, waktu dilipet ke dalem novelnya itu kadang geser, Mbak. Jadi, sampulnya nggak pas nempel di tepi cover, jadi gatel benerin terus lama deh nyampulnya ;3

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s