REVIEW Love Splash

 

Mungkinkah cinta bisa datang dalam hitungan detik saja? (hlm. 246)

Adalah NATASHA GANESHA. Papanya asli Indonesia, sedangkan Mamanya warga negara Thailand. Ketika mereka menikah, tidak mendapat restu dari pihak mama, terutama dari nenek Natt, yaitu Nenek Gin.

Setahun sudah berlalu, ketika papanya mengabarkan kalau Pattaya resmi telah bangkrut. Restoran kebanggan keluarganya itu tidak mampu melewati masa sulit selama lebih dari setahun. Semua bencana ini berawal setelah dibangunnya sebuah restoran Korea persis sebelah Pattaya. Restoran itu langsung menjadi pesaing kuat Pattaya dan memanfaatkan kepopuleran Korea, restoran tersebut berhasil menarik seluruh pelanggan Pattaya. Natt ingat betul raut wajah papanya saat menyampaikan berita menyedihkan tersebut, menyebabkan fokusnya pada ujian nasional jadi terganggu.

Ketika aku bisa hidup untuk diriku sendiri, aku pasti bisa menghidupi orang-orang yang kusayangi. (hlm. 243)

Untuk menyambung hidup kebutuhan keluarga, Mama Natt berjualan tahu gimbal. Racikan tahu gimbal buatan Mama Natt adalah tahu goreng, kol mentah yang diiris kecil-kecil, lontong, tauge, telur dan gimbal (udang yang digoreng dengan tepung). Semua dicampur dengan bumbu kacang dari petis udang. Ternyata itu tidak mencukupi kebutuhan keluarga, ditambah lagi Papa Natt sakit-sakitan semenjak usahanya terpuruk.

Natt harus melakukan sesuatu untuk keluarganya dan cita-citanya. Ia ingin meneruskan jenjang pendidikan yang lebih tinggi, yaitu kuliah. Jalan pintas yang harus ditempuhnya adalah menemui Nenek Gin di Thailand!

“Jangan jadi Festival Songkran yang cuma diingat setahun sekali. Kau harus jadi air; 70% zat yang ada dalam tubuhnya.” (hlm. 124)

Kebetulan Natt datang ke Thailand saat Festival Songkran. Festival ini biasanya berlangsung beberapa hari. Hari songkran biasa disebut Mahasongkran, yang menandakan berakhirnya tahun. Kenapa semua orang bermain air dalam festival ini? Dulunya, saat tahun baru –merayakan mulainya musim panen, masyarakata Thailand memandikan patung-patung Budha. Namun, lama-lama jadi acara memandikan diri sendiri dan orang lain, sebagai tanda membersihkan dari kotoran-kotoran rohani dan jasmani.

Sayangnya, Natt membenci air. Bisa dibayangkan dia datang ke Thailand saat Festival Songkran berlangsung dan pasti banyak air di mana-mana. Demi menghindari air, Natt niat banget bawa jas hujan dari Indoesia. Hal yang ganjil tentu mengundang rasa penasaran Kris yang sedang mengikuti festival tersebut. Niatnya dia iseng mengusili Natt yang baru dikenalnya itu agar basah, yang ada Natt malah menangis. Bagaimana ini?!?

Unik juga filosofi cinta dan hidup dengan perbandingan persen:

  1. Intinya kau itu air garam bagi bumi. Dan, bumi itu aku. Bagiku, kau itu 100% dikurangi 2,5% persen… (hlm. 244)
  2. Di dunia ini, 70% kebahagiaan adalah uang, dan sisanya akan mudah didapat kalau kita punya uang. Termasuk cinta. (hlm. 21)
  3. Memangnya apa ada cinta yang besarnya 100%? (hlm. 162)
  4. Bukankah katamu, aku sudah dapat 50% hatinya? (hlm. 161)
  5. Hanya 2,5% air di bumi ini yang berupa air tawar, sisanya masih mengandung garam. Bumi itu aku. Sekarang, kau mau menjadi air garam atau tawar? (hlm. 244)

Banyak kalimat favorit dalam buku ini:

  1. Di dunia ini enggak ada mantan ibu, kan? (hlm. 9)
  2. Kuatkanlah diri kamu, sebab kadang keinginan dan cita-cita itu harus dikejar dengan bekerja keras. (hlm. 19)
  3. Jadilah seperti air. Air selalu mengalah tapi enggak pernah kalah. (hlm. 30)
  4. Apa pun yang kamu lalui, selamat berjuang. (hlm. 32)
  5. Jangan ditahan! (hlm. 127)
  6. Menjadi pencuri itu lebih menyedihkan dibanding menjadi pengemis. (hlm. 39)
  7. Biasanya yang menyebalkan itu yang akan sering bikin kangen. (hlm. 157)
  8. Apa kau percaya pada cinta pandangan pertama? (hlm. 190)
  9. Cinta tidak butuh waktu. (hlm. 199)
  10. Cinta monyet memang menggelikan. Cepat sekali datang dan pergi. (hlm. 227)
  11. Kadang kita bertanya-tanya, untuk apakah kita dilahirkan di dunia ini? (hlm. 242)

Banyak juga selipan sindiran halus dalam buku ini:

  1. Kecantikanmu tidak akan berkurang, walaupun wajahmu basah. (hlm. 5)
  2. Siapa yang tidak rindu ibu kandung sendiri? (hlm. 9)
  3. Kamu harus hati-hati kerja di Jakarta. Katanya, ibu kota lebih kejam dari ibu tiri. (hlm. 10)
  4. Lagian enggak kuliah juga bukan berarti enggak akan jadi orang sukses kan? (hlm. 20)
  5. Enggak ada yang melarang kamu punya dua adik perempuan kan? (hlm. 25)
  6. Memang susah jadi cowok tampan. (hlm. 47)
  7. Zaman sekarang pasti banyak sekali orang jahat. (hlm. 53)
  8. Kau tidak boleh sembarangan memasukkan orang asing ke rumah! (hlm. 61)
  9. Apa kita dilarang untuk mengganti mimpi kita? (hlm. 101)
  10. Beberapa orang terlahir menyebalkan, dan yang lainnya terlahir sangat menyebalkan. (hlm. 106)
  11. Merepotkan sekali jadi cewek. (hlm. 151)
  12. Sebaiknya kau fokus mengejar mimpimu untuk kuliah. Kau pikir pacaran itu mudah? (hlm. 193)
  13. Harus hati-hati, jangan percaya sama orang asing. (hlm. 202)
  14. Cinta membuat jadi gila. (hlm. 222)

Noura Books menerbitkan novel bertema serial festival. Sebelumnya ada Do Rio Com Amor yang mengambil tema Rio Carnival, Yuki No Hana bertema Festival Salju Sapporo dan Prelude yang bertema Festival Bach. Tiga-tiganya dikemas apik dan matang di bagian setting. Sayangnya, di buku ini festivalnya kurang terasa. Cuma seputar main-main air di Festival Sangkron. Oya, festival ini pertama kali saya tahu lewat nonton film Bangkok Love Story yang nuansa Thailandnya kerasa banget. Salah satunya ya tentang festival ini.

Oya,  ada typo agak fatal di halaman 49 disebutkan jika jas hujan milik Natt seharga tujuh ribu. Mungkin maksudnya tujuh puluh ribu kali ya?!? X)

Soal cover, kenapa tidak senada dengan tiga buku sebelumnya yang covernya amat kece badai? Soal ilustrasi di dalam, untungnya masih kece kayak tiga buku sebelumnya.

Terlepas dari itu, ada pesan moral yang bisa kita dapatkan lewat tokoh Natt. Seberapa susah hidup, kita harus memperjuangkan cita-cita dan Natt perlu diacungi jempol dalam usahana menyelamatkan kehidupan keluarganya dengan nekat seorang diri ke Thailand. Lewat tokoh Kris, kita bisa mendapatkan selipan moral meski terkenadala karena keterbatasan, bukan berarti cita-cita kita ikut terbatas.

Keterangan Buku:

Judul                                     : Love Splash

Penulis                                 : Amelia

Penyunting                         : Lia Kagura

Penyelaras aksara            : Novia Fajriani

Penata aksara                    : Rozin

Perancang sampul           : CDDC

Penggambar ilustrasi      : Malia Hartati

Penerbit                              : Noura Books

Terbit                                    : Oktober 2014

Tebal                                     : 264 hlm.

ISBN                                      : 978-602-1306-20-8

14 thoughts on “REVIEW Love Splash

  1. Saya belum baca buku ini. Biasanya, kalo novel mengambil setting luar negeri, justru sangat berbahaya dengan hasilnya. Sebab cara mendeskripsikan situasi, tempat, kondisi, harus sangat jeli.

  2. Pingback: Daftar Bacaan tahun 2015 | Luckty Si Pustakawin

  3. Ngebayangin Natt nangis grgr Kris. Pasti panik setengah mati tuh Kris.

    Btw neneknya bagaimana tuh responnya aku jadi penasaran T.T

  4. Baca rebiewnya aku jadi keinget buku Esperanza Rising, anak dari seorang saudagar kaya yg punya kebun berlimpah, trs suatuketika ayahnya meninggal dan ada bbrp hal yg ngebuat mereka bangkrut dan harus pergi merantau ke amerika selatan. Kakak harus baca deh, tentang perjuangan anak yg masih kecik yg harus bekerja demi keberlangsungan hidupnya. Dan ini kisah nyata, yg nulis cucunya sendiri, jadi ini kisah sang nenek si penulis.

  5. Baca rebiewnya aku jadi keinget buku Esperanza Rising, anak dari seorang saudagar kaya yg punya perkebunan berlimpah, trs suatuketika ayahnya meninggal dan ada bbrp hal yg ngebuat mereka bangkrut dan harus pergi merantau ke amerika selatan. Kakak harus baca deh, tentang perjuangan anak yg masih kecik yg harus bekerja demi keberlangsungan hidupnya. Dan ini kisah nyata, yg nulis cucunya sendiri, jadi ini kisah sang nenek si penulis.

  6. Wah.. baca review ini ngakak lohh apalagi yg pake persen persenan
    Baca judulnya jadi inget drama korea judulnya spalsh splash love
    Miripkan? Recomen tuh buat ditonton
    Sejarah yg dikemas apik banget ><
    Buku ini juga bikin penasaran
    Pasti romance komedi nihh

  7. Ini neneknya gimana ya waktu ketemu sama Natt, terus mau minta bantuan apa aja Natt kepada neneknya. Apa Kris ikut membantu juga???

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s