REVIEW Cheer Boy!!

 cheer boy

Kegagalan adalah saat kita berhenti berusaha saat gagal. Keberhasilan adalah saat kita terus berusaha sampai berhasil. (hlm. 151)

KAZUMA. Orangtuanya sudah meninggal karena kecelakaan. Hanya nenek yang dimilikinya.  Hidupnya lumayan memprihatinkan. Kazuma tinggal seorang diri di sebuah apartemen tua yang tidak memiliki fasilitas kamar mandi.

HARUKI. Di setiap sudut rumahnya pasti ada sesuatu yang berhubungan dengan judo. Bahkan bagi yang sudah puluhan tahun lekat dengan judo, semua yang ada di rumah itu akan menggoda indra mereka. Tidak hanya indra penciuman, tapi juga penglihatan, pendengaran, dan bahkan peraba. Selama ini Haruki akan selalu berada di balik punggung Haruko. Sang kakak terlalu jauh mendahului sang adik, nyaris tak terkejar. Haruki selalu membanding-bandingkan dirinya dengan kakaknya. Sebelum mengalami shock karena dibanding-bandingkan orang-orang sekitar, terlebih dahulu ia membangun dinding pertahanan untuk menahan shock yang muncul dari dirinya sendiri.

MIZOGUCHI. Mahasiswa tahun pertama dari fakultas ekonomi. Sejak masih SD, ia memang cerdas. Mizoguchi tidak mengerti mengapa teman-temannya bisa membuat kesalahan saat mengerjakan ujian. Bagi dirinya yang pintar dan terlalu jujur, ia selalu keceplosan mengatakan pikirannya tadi. Ia tidak mengerti apa dan mengapa dirinya seperti itu. Setelah masuk SMP, kelakukan Mizoguchi tidak berubah. Sebenarnya ia tidak berniat buruk, hanya saja ia punya kebiasaan mengutarakan apa yang ada dalam pikiran, sementara orang-orang disekitarnya tidak seperti itu. Karena sikapnya itu, dia tidak memiliki teman. Meski dia pintar, dia kesepian.

Sebenarnya masih ada beberapa tokoh lain yang nanti tergabung dalam Cheer Boy di novel ini. Kalo liat Cheer Boy, jadi keinget ama kampus sendiri jaman kuliah memang ada Pom Pom Boys di FIKOM UNPAD, dan lumayan eksis x)

Banyak kalimat favorit dalam buku ini:

  1. Kesempatan takkan datang menjemputmu dua kali. (hlm. 53)
  2. Jadilah pemeran utama dengan mendukung orang lain! (hlm. 54)
  3. Hari adalah awal dari seluruh hidupmu. (hlm. 64)
  4. Diri kita sekarang berbeda dengan diri kita keesokan harinya. Setiap hari kita akan mengalami perubahan. (hlm. 161)
  5. Kepercayaan. Dengan itulah sebuah tim didirikan. (hlm. 167)
  6. Semakin tua sahabat dan anggur, maka akan semakin baik, ya. (hlm. 174)
  7. Manusia akan memperoleh kebahagiaan setelah berhasil melalui penderitan. (hlm. 199)
  8. Masih ada kok orang yang memperhatikanmu. Banyak, malah! Masih banyak orang yang mengingatmu. Banyak, banyak sekali! Kau tidak sendirian seperti yang kau pikirkan! (hlm. 324)

Beberapa selipan kalimat sindiran dalam buku ini:

  1. Jangan membuat orang lain khawatir, ya… (hlm. 30)
  2. Sampai mana sih sebenarnya kekuatan gadis-gadis itu? (hlm. 33)
  3. Cheerleader, biasanya cewek yang melakukannya, kan? Tapi tidak ada peraturan yang melarang cowok untuk melakukannya, kan? (hlm. 55)
  4. Kata sukses yang datang sebelum usaha itu hanya ada dalam kamus. (hlm. 81)
  5. Jangan memaksakan tenaga yang tidak perlu. (hlm. 138)
  6. Tidak ada artinya bila penonton tidak menikmati. (hlm. 211)
  7. Hilangkan kebiasaan kalian melihat ke bawah. (hlm. 245)
  8. Tidak usah melakukan hal-hal yang tidak perlu. (hlm. 257)

Tema yang diangkat cukup unik. Jarang-jarang loh ada yang membahas cheer khusus cowok-cowok. Ditambah lagi lumayan detail seputaran cheer ini. Oya, ada juga selipan ilustrasi unyu tentang cheer. Salut euy ama penulisnya yang melakukan cukup banyak riset untuk pembuatan novel ini.

Ada juga selipan kuliner khas Jepang; katsu kare di halaman 19, gyudon di halaman 21, takoyaki di halaman 61, cider di halaman 65, dan kare-age di halaman 76.

Selain itu, lewat para tokohnya kita bisa mendapat pesan moral. Bahwa hidup meski banyak masalah yang melanda harus kuat dan terus maju melangkah!😉

Keterangan Buku:

Judul                                     : Cheer Boy!!

Penulis                                 : Asai Ryo

Penerjemah                       : Faira Amamadea

Penyunting                         : Tia Widiana

Proofreader                       : Dini Novita Sari

Desain cover                      : Bamang ‘Bambi’ Gunawan

Ilustrator                             : Bambang ‘Bambi’ Gunawan

Penerbit                              : Penerbit Haru

Terbit                                    : November 2013

Tebal                                     : 420 hlm.

ISBN                                      : 978-602-7742-26-0

10 thoughts on “REVIEW Cheer Boy!!

  1. Pingback: Daftar Bacaan tahun 2015 | Luckty Si Pustakawin

  2. Ini tentang tokoh2 yg memiliki permasalahan masing2 gitu ya? Apa satu tokoh dengan lainya saling berhubungan?

  3. Penulisnya asli jepang?
    Terbitan haru pasti keren
    Aku juga lagi nulis temanya ada hubungannya sama sejarah korea
    Riset itu ternyata melelahkan tapi juga menyenangkan, jadi lebih banyak tahu

  4. Cowok jadi cheers, rasanya gimana gitu. Tadi pagi baru denger berita di tv kalo tentara (mungkin yg wamil) di korsel ikutan balet buat ngilangin stress dan itu ada video-nya, aku cuma bisa nonton sambil mulutnya mangap dikit, kalo digabung gimana nih, pasti seru hehehe😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s