REVIEW Sweet Melody 2

 sweet melody 2

Apa kau suka kalau semua orang memperbincangkan rahasiamu? (hlm. 91)

Ini masih kisah Hwan dan Sweet Melody. Buku dari sekuel Sweet Melody ini tak kalah unyu dari buku yang pertama. Malah konfliknya lebih menegangkan. Di sini tidak hanya fokus ke permasalahan pribadi Hwan, tapi juga masalah kehidupan Chang Ryong yang juga berat. Ada juga kisah pilu Hyeon Ju sang pianis Sweet Melody. Kisah Hwan dan Chang Ryong juga makin greget!! #eaaa

Banyak pesan moral yang bisa kita dapatkan dari buku ini; persahabatan, impian dan cita-cita dari para tokohnya. Lewat grup Sweet Melody kita bisa mengambil hikmah banyak sebuah tim tergantung dengan kekompakan para anggotanya, begitulah yang bakal dihadapi Sweet Melody. Ini kenapa ingetnya Sweet Melody boyband melulu karena personilnya cowok-cowok unyu semua, padahal kan mereka grup musik x) #PLAKK

“Tak peduli siapa yang mendukung kalian, atau berapa banyak uang yang dikeluarkan untuk kalian, semua itu tak ada gunanya kan? Kalau kalian tidak bagus, apa menurut kalian para penggemar akan menyukai kalian? Apa karena uang? Tidak kan? Mereka yang mengeluarkan uang mereka sendiri dan mengikuti kalian kan? Itu karena kalian bagus?” (hlm. 69)

Jika memiliki impian dan orang lain meremehkan, jangan pernah berkecil hati. Tunjukkan pada mereka jika kita bisa bahkan lebih dari mereka. Itulah yang ingin penulis sampaikan.

Oya, lewat para tokohnya kita bisa melihat bahwa terkadang keinginan orangtua tak sejalan dengan keinginan anak. Orangtua boleh saja menuntun anak-anaknya dalam meraih cita-cita, tapi bukan berarti menuntut mereka seperti harus yang orang tua inginkan. Selagi anak-anak di jalan yang positif, kenapa tidak didukung?!😉

Semoga ke depannya, Penerbit Haru makin banyak menerjemahkan buku-buku unyu yang penuh pesan moral seperti ini ya. Pasti makin banyak para remaja yang ingin gemar membaca jika disuguhi buku unyu macam ini!😉

Beberapa kalimat favorit dalam buku ini:

  1. Kita memiliki hal yang perlu ditanyakan kan? (hlm. 57)
  2. Rasa cinta tetaplah cinta. (hlm. 63)
  3. Kalau kau punya hal yang mengganjal, kenapa tidak mengatakannya secara langsung? (hlm. 121)

Beberapa selipan sindiran halus dalam buku ini:

  1. Biasanya, persahabatan di antara pria akan semakin terjalin ketika mandi, kan? (hlm. 5)
  2. Kalau dia memang layak untuk dipukul, tak peduli seorang wanita sekalipun, akan memukulnya. (hlm. 89)
  3. Paling benci dengan seorang perempuan yang menggunakan air matanya sebagai senjata untuk menutupi kesalahannya. (hlm. 89)
  4. Jangan bicara seenaknya. (hlm. 114)
  5. Memeluk sesama perempuan dengan perasaan suka pasti aneh. (hlm. 187)
  6. Adu tinjua hanya dilakukan dengan lawan yang seimbang. (hlm. 199)

Keterangan Buku:

Judul                                     : Sweet Melody 2

Penulis                                 : Baek Myo

Penerjemah                       : Dimitri Dairi Tampubolon

Penyunting                         : NyiBlo

Proofreader                       : Dini Novita Sari

Penerjemah                       : Penerbit Haru

Terbit                                    : Agustus 2013

Tebal                                     : 320 hlm.

ISBN                                      : 978-602-7742-16-1

8 thoughts on “REVIEW Sweet Melody 2

  1. Pingback: Daftar Bacaan tahun 2015 | Luckty Si Pustakawin

  2. Kok covernya sama kayak Sweet Melody 1? Kenapa nggak dibedain?

    Di buku kedua ini si Hwan belum kembali ke keluarganya ya? Dan dari review kakak soal pesan moral dari buku ini, malah ngebuat aku tertarik buat baca

  3. Yahhh kok covernya masih sama?
    Hmnn tapi aku mau nanya dong
    Ka luckty kalo buat review jarang banget nulis kekurangan dari buku yg di review yaa
    Itu sih dari yg aku liat dari tiap review kaka

  4. Ini udah berapa tahun dari saat Hwan kabur di buku pertama? Apa disini diceritakan apa Hwan sudah bertemu lagi dengan kedua orang tua juga adiknya, bagaimana hubungan mereka ya?

    Setuju banget sama ka Luckty, banyak banget yang bisa dipetik dari cerita ini🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s