REVIEW Oppa n I: Love Missions

 oppa & i 2

“Sebenarnya hatiku belum benar-benar patah, tapi sudah retak.”

“Kalau begitu jangan sampai patah. Kau harus cepat menambalnya.”

“Aku tak tahu caranya.”

“Kalau begitu, minta orang lain melakukannya untukmu.” (hlm. 9)

Jae In punya ibu labil yang merepotkan. Ini adalah masalah terbesarnya sepanjang hidup. Dan punya kakak yang sedang galau serta sibuk dengan pikirannya sendiri. Ya, Jae Kwon yang mengharapkan Hye Rin sejak di buku pertama. Kini Hye Rin sudah menjadi bintang dan Jae Kwon makin susah menggapai bintang tersebut meski itu hanya ada dalam mimpi.

Di buku kedua ini, permasalahan keluarga lebih diangkat. Cover dengan sosok Jae Kwon yang digambarkan memegang payung untuk Jae In bisa bermakna semiotika. Mendeskripsikan jika Jae Kwon akan selalu melindungi Jae In meski mereka ditimpa masalah, baik masalah keluarga maupun masalah urusan hati masing-masing.

Jae In yang awalnya tumbuh hanya bersama ibunya, menjadi sosok yang susah percaya kepada orang lain. Masalah keluarga membuatnya trauma dan tidak mau menyukai orang lain terlalu dalam. Hatinya luka. Yup, permasalahan keluarga memang sedikit banyak mempengaruhi dalam pertumbuhan seorang remaja. Seperti halnya yang dialami baik Jae Kwon maupun Jae In.

Paling suka kalo adegan-adegan dimana Jae In dan Choi Seung Won bertemu. Benci-benci cinta gitu deh. Paling suka adegan di halaman 131 dan 92. Jae In menyebut Seung Won bahwa isi kepalanya rumput laut… x)

Lewat tokoh Jae Kwon kita bisa mengambil hikmah tentang pilihan cita-cita yang kita impikan. Cita-cita harus dilakukan, bukan cuma jadi mimpi semata.

Banyak kalimat favorit dalam buku ini:

  1. Katakan padaku, bagaimana cara memperbaiki hati yang patah? (hlm. 5)
  2. Cinta itu sebenarnya apa? (hlm. 18)
  3. Setiap orang punya kebebasan menyukai seseorang, juga menolak seseorang, kan? (hlm. 41)
  4. Karena kau tidak akan pernah tahu, kapan seorang aktor tidak sedang berakting. (hlm.  47)
  5. Keluarga idaman ataupun tidak, keluarga tetaplah keluarga. (hlm. 81)
  6. Semua orang bisa melakukan kesalahan. (hlm. 87)
  7. Lakukan saja apa yang hatimu perintahkan. (hlm. 136)
  8. Kalau kau tidak berusaha, kau juga tidak akan tahu hasilnya. (hlm. 152)

Beberapa selipan kalimat sindiran halus dalam buku ini:

  1. Bagamana cara mengekspresikan perasaan jika belasan SMS yang dikirim tak kunjung mendapatkan balasan? (hlm. 6)
  2. Memangnya bisa ya hati ditambal? Oleh orang lain pula? (hlm. 9)
  3. Cinta. Apa sih yang membuat semua orang sepertinya mabuk oleh satu kata itu? (hlm. 20)
  4. Masa membatalkan janji begitu saja, tak profesional namanya. (hlm. 117)
  5. Jadi perempuan juga harus pintar dan cerdik. Buat dia cemburu. (hlm. 160)
  6. Memangnya, tidak boleh punya dua cita-cita? (hlm. 162)
  7. Seorang pria harus berani berkorban, kan? (hlm. 194)
  8. Wanita itu mahluk aneh yang susah dimengerti. (hlm. 200)
  9. Kau pikir hidup tanpa mendengar kabar darimu tidak menderita? (hlm. 209)

Keterangan Buku:

Judul                     : Oppa & I: Love Missions

Penulis                 : Orizuka & Lia Indra Andriana

Penyunting         : NyiBlo

Desain cover      : Angelina Setiani

Penerbit              : Penerbit Haru

Terbit                    : Desember 2012

Tebal                     : 213 hlm.

ISBN                      : 978-602-7742-09-3

52 thoughts on “REVIEW Oppa n I: Love Missions

  1. Pingback: GIVEAWAY Oppa and I | Luckty Si Pustakawin

  2. Cita-cita harus dilakukan, bukan cuma jadi mimpi semata.

    1. Katakan padaku, bagaimana cara memperbaiki hati yang patah?

    2. Setiap orang punya kebebasan menyukai seseorang, juga menolak seseorang, kan? (hlm. 41)

    3. Karena kau tidak akan pernah tahu, kapan seorang aktor tidak sedang berakting. (hlm. 47)

    4. Memangnya bisa ya hati ditambal? Oleh orang lain pula? (hlm. 9)

    5. Wanita itu mahluk aneh yang susah dimengerti. (hlm. 200)

    6. Lakukan saja apa yang hatimu perintahkan. (hlm. 136

  3. Nama : Annis Ayunda
    Twitter : annisayunda_
    Kota : depok
    Nah dibuku kedua ini aku agak lupa-lupa inget karena buku oppa and I kedua ku hilang sama temen  , ditambah dengan bantuan review kak luckty aku mau inget-inget lagi ceritanya. Seingat aku ceritanya lebih ke konflik keluarga. Antara Jae Bin dan Sandy. Sandy jd murung dan nangis terus dan semua ini gara2 sikap Jae Bin yang tiba2 aja ngilang. Aku bisa ngerasaiin banget rasanya perasaan Jae In yang trauma karena keluarga, tapi ada Jae Kwon yang akan tetap melindungi adiknya,. Dan Sandy terus murung dan nangis terus. Tapi juga ada Jae Kwon yang skrg sama Ha Neul dan masih mau menggapai ambisinya. Aku seneng karena Seung Won mulai banyak muncul dan dia udah jadi rookies dan ada banyak part denga Jae In X).. aku inget-inget dikit beberapa adegan antara Seung Won dan Jae In dan itu romantis-romantis lucu. Kutipan-kutipan di novel ini juga nusuk banget.

    “Keluarga idaman ataupun tidak, keluarga tetaplah keluarga”

    ps : semoga aku menang supaya koleksi ku lengkap :))

  4. Aku pribadi pas baca bocoran review ini merasa kasihan bukan ke Jae Kwon yang ngarep sama Hye Rin, tapi kasihan sama ibunya (Sandy)..

    Well, di buku pertama Jae Bin minta rujuk ke Sandy, setelah Jae Bin mencampakkannya mentah-mentah karena memilih pekerjaan dibandingkan dia dan keluarganya.. Wajar sih kalo Sandy merasa tersakiti teramat sangat.. Tapi waktu kan terus berlalu, terus memberi kita pelajaran, terus memberi kita pengalaman, dan terus mengajar kita menjadi dewasa.. Harusnya Sandy yang sebagai Ibu gak usah bersikap labil-labil gitu lah.. Toh, dia memiliki dua anak remaja yang harusnya mendapat lebih perhatiannya dibanding perasaannya..

    Soal cover, aku juga mikir sama dengan kak luckty.. Jae Kwon memayungi Jae In menggambarkan bahwa dia akan selalu ada tuk menjaga Jae In meskipun dikelilingi oleh lingkaran masalah keluarga dan pribadi..

    Oppa & I (Love Mission), ekspetasiku disini love mission yang terjadi tak hanya kisah Jae In dan Jae Kwon yang akan bekerja sama untuk menyatukan cinta orang tua mereka kembali.. Tapi, juga love mission antara Jae Kwon-Hye Rin maupun Jae In-Seung Won..

    Tapi gak tau ah, bner ato nggak.. Karena aku gak pandang enteng tentang twist yang disajikan kalo novel itu dari Orizuka.. ^_^

  5. Daku bingung, kayaknya hubungan kakak-adik yang bener-bener kaya si Kembar Jae Kwon-Jae In ini jarang ditemukan di kehidupan nyata. Jadi kayanya terlalu fiksi menurutku.

  6. setelah membaca review ini yang kudapat adalah : sebagai karya duet, novel ini sangatlah menarik. aku selalu salut dengan penulis yang mampu berduet–karena aku sendiri, karena kadang novel yang ditulis lebih dari satu penulis hasilnya kebanyakan belum maksimal karena mengabungkan dua pemikiran penulis. Tapi novel ini mengasyikkan,lancar, dan mudah dipahami.

    Jadi intinya, keluarga mereka punya masalah lagi, dan kedua kakak beradik ini harus menyelesaikan masalah yang belum selesai di buku pertama? Aaa jadi nggak sabar pengen bacaaa

  7. Nama: Alika Cynthia Clarissa
    Twitter: @alikacynthia
    Dom: Cirebon

    Entah kenapa kalimat favoritnya dan sindiran selalu nyata di kehidupanku. Apalagi kehidupan sehari-hari Jae In yang mirip juga. Huft….Keren deh, reviewnya, top buat kak Luckty.

  8. cinta memang topik yg menarik dan tiada abisnya. cinta kakak adik,cinta orang tua,cinta lawan jenis, cinta kepada binatang kesayangan, dan beribu cinta yg lain. dan lanjutan novel Oppa & I mengangkat tema yg selalu abadi..hmmm. memang semakin menarij dan tambah penasarn dg cerita..yg bikin penasaran, bagaimana sosok si kembar campuran korea-ind?beneran identik ato beda jauh. hehe

  9. Wah terjawab di review kedua nih. Meski khasnya cerita Korea tetep deh benci-benci cinta gitu. Jae Kwon bener, cita-cita itu harusnya diwujudkan. Dan aku paling setuju dengan kata-kata ini permasalahan keluarga memang sedikit banyak mempengaruhi dalam pertumbuhan seorang remaja (y)

  10. Karena aku belum pernah baca buku oppa and I aku jadi penasaran sama semua serinya,dari review pertama sampai yg kedua ini aku jadi pengen bgt bacanya hehe,sepertinya dibuku kedua ini mereka mulai kompak walau tetap ada permasalahan pasti sulit jadi remaja yg dibesarkan dikeluarga yg kurang harmonis,kisah cinta dan permasalahan sikembar ini sangat menarik untuk dibaca,semoga aja aku dapat bukunya : )

    twitter : @pshara27

  11. aku udah baca untuk seri kedua ini, meki pinjam dari teman, soalnya di daerahku pas novel kedua ini dicetak, belum ada toko buku yang menjual novel-novle remaja. paling buku pelajaran dan semacamnya. kalau belanja novel, mesti ke makassar, yang jaraknya 365 km dari kota tempat ku tinggal. butuh perjuangan banget buat baca novel seri keduanya :3, dan terbayar begitu baca novelnya. aku suka banget sama choi seung won. sumpah😄

    hahahaha @mutmainnahJ

  12. Mulai mengangkat permasalahan keluarga dan cinta..mulai bikin tegang dan penasaran banget..pengambaran sikap Jae kwon pada jae in so sweet banget seakan perpisahan mereka yg lama tak membuat jae kwon menghindari jae in ^^

  13. Kayaknya novel kedua konfliknya lebih rumit, trauma,masalah keluarga dan cinta. Penasaran sama bagian yang kepala rumput laut :O apa itu menu baru? hehehe:)
    Ternyata maksudnya cover payung itu tentang naungan (sinopsisnya teliti bgt) tadinya aku pikir hal yang romantis aja, apalagi latarnya salju =)

  14. Kelebihan dari buku seri itu tentang penulisnya yang harus cerdik-cerdik menyiapkan sekelumit masalah tapi tak membuat para pembaca bosan dan merasa kecewa.

    Dalam jilid ini, setelah melewati berbagai kecanggungan yang terjadi, Jae Kwon dan Jae In dihadapkan dengan masalah orang tua mereka. Menurut saya disini terlihat jika penulis ingin mempererat hubungan antara kedua saudara kembar ini dengan konflik keluarga. Jadi bukan hanya mempererat hubungan 2 saudara ini, tapi juga mempererat hubungan dengan orang tua juga, semua anggota keluarga itu saling membutuhkan.

    Selain itu, bumbu-bumbu cerita anak remaja sudah mulai terlihat dari kisah cinta. Wajar jika Jae In merasa trauma, ia tinggal bersama ibunya yang merasa ‘dicampakkan’ sang ayah, padahal itu karena mempertahankan ego masing-masing. Melihat ibunya seperti itu, membuat Jae In sulit percaya akan cinta. Hubungan keluarga memang sangat mempengaruhi kepribadian yang akan terbentuk pada sang anak kelak.

  15. konflik masalahnya keluarga😀 menarik ;;) trus juga Jae Kwon yang
    mengharapkan Hye Rin. tapi Hye Rin sudah menjadi bintang dan Jae Kwon makin susah
    menggapai bintang tersebut meski itu
    hanya ada dalam mimpi, kisah jae kwon dan hye rin bikin penasaran.
    jae kwon dan jae in yang selalu ada, saat menghadapi masalah keluarga/cinta. permasalahan keluarga memang membuat remaja trauma -_- andai tidak ada keluarga yang bermasalah.
    pengen belajar dari tokoh Jae Kwon tentang pilihan cita-cita yang kita impikan. Cita-cita harus dilakukan, bukan cuma jadi mimpi
    semata.
    kata yang aku suka ” Keluarga idaman ataupun tidak, keluarga tetaplah keluarga. (hlm.81)” ah bener bgt😀 sama ini “Memangnya, tidak boleh punya
    dua cita-cita? (hlm. 162)” huhu~

  16. Hmmm…
    Saya malah mulai ngebayangin komik2 Korea yang pernah saya baca setelah membaca “rumput laut”.
    Belum pernah baca karya Orintia, tapi kayaknya fans-nya banyak.
    Bagus, yak?

  17. Jae In and Seung Won, love-hate-relationship. I ship them so much😀 Aku paling suka cerita begini karena lebih ‘hidup’ dibanding cerita yang tokohnya membenci seseorang sampai ubun-ubun padahal sangat menginginkan orang tersebut, istilah aku sih tokoh-sok-tegar :^) hihihihi

  18. Syukurlah kalo di buku kedua si Jae Kwon sama Jae In sudah akur. Sama-sama bergandengan tangan saat digoyahkan masalah keluarga. Saling menguatkan saat sama-sama galau karena cinta-cintaan. Nggaka kayak aku sama dua saudaraku. Selalu berjalan sendiri-sendiri (kyaaaaa…. Curcol)

  19. Nah, lumayan juga ini pencantuman kalimat favorit dan sindirannya lebih banyak daripada di review buku yang pertama.😀
    Tapi kayak ada yang kurang deh. Hye Rin dan Seung Won tidak begitu dibeberkan di sini tentang mereka itu seperti apa dan bagaimana sifatnya. Jadi saya ngerasa nggak ada gambaran sama sekali kenapa Jae Kwon dan Jae In masing-masing suka sama orang-orang itu. Tetep bikin penasaran sih, nggak mengurangi kadar kekepoan saya, tapi maunya minimal ada lah dikit deskripsi tentang mereka berdua hehe.🙂

  20. Nah, ketemu di seri kedua novel ‘Oppa&I’ ini, hehe. Jae In Jae Kwon udah akur belom kak?
    Pertama lihat gambar cover novel ini jadi rasanya adem gitu, hehe. Di suasana musim dingin, kisah antara kakak dan adik serta keluarga yang mulai bersatu kembali.
    Setelah baca review ini, aku jadi tambah sadar kalau yang namanya pengen menggapai mimpi dan cita-cita ya harus berusaha. Iya kan? Ya itu yg aku tangkap dari review kak Luckty ini.
    di seri ini lebih mengangkat tema keluarga, ya? Hm… gimana jadinya? *penasaran akut*
    Kayaknya bakalan ada adegan2 seru nih di sini, hehe dan tentunya bermakna, berhubung kisah berbumbu keluarga itu paling banyak maknanya menurutku.
    Pengen tau kelanjutan kisah cinta mereka masing2 (termasuk JaeBin-Sandy). Judulnya kan Love Mission, kira2 apa yang terjadi, ya? *mikir keras*😀

    nama : Athaya
    twitter : @nanarara8

  21. Sepertinya di buku kedua ini selain seperti yang dikatakan kak luckty bahwa family issues lebih diangkat pembaca mungkin akan melihat kedekatan dan bagaimana hubungan kakak-adik kedua karakter ini ya digali lebih dalam. Kalo yang buku pertama aku nangkepnya lebih fokus ke orang tuanya kembali bersama, yang kedua apa ya……. *penasaran*

  22. Waduh, baca kutipan favorit Kak Lucky kok ya rasanya pas ya ama kehidupan remaja ‘labil’ di sekelilingku? Uwoow~~
    Aku enggak nyangka loh kalau Oppa & I ternyata berseri, hahaa… Kayaknya makin seru deh, apalagi permasalahannya (dari yang kubaca di review) dekat dengan remaja sekarang..

  23. Point 9, Kau pikir hidup tanpa mendengar kabar darimu tidak menderita? (hlm. 209)
    Memang komunikasi itu : very important. yaa, gak usah dijelasin panjang lebar lah seberapa besar masalah jika tidak terjalin komunikasi yang baik.
    Sodaraan memang gitu, kadang sok marahan, sok ngambek tapi saling butuh kaaan, aww.
    Come on, novelnya cocok banget buat Libra.
    Ohiya, jujur ini pertama kalinya baca sinopsis nya Oppa & I hehe. and love it since now

  24. Nama: Ryan Ahmad Augi
    Twitter: awwgie
    Domisili: Banjarbaru, Kal-Sel

    Entah kenapa semakin membaca review ttg Oppa and I ini jadi semakin penasaran. Konfliknya mulai semakin tajam, kalau dilihat dari review di atas. Smoga saja beruntung dapat GA-nya. Seandainya gak beruntung pun, saya bakalan cari buku ini di toko buku kesayangan.

  25. ‘Cover dengan sosok Jae Kwon yang digambarkan memegang payung untuk Jae In bisa bermakna semiotika. Mendeskripsikan jika JaeKwon akan selalu melindungi Jae Inmeski mereka ditimpa masalah, baik masalah keluarga maupun masalah urusan hati masing-masing.’

    Aku sudah sering lihat cover yg love missions ini.. Bahkan aku punya kaosnya dan cukup sering kupakai… Tp baru kali ini aku sadar ada arti seperti itu dibalik covernya…
    Biasanya aku memang gak pernah memikirkan terlalu jauh urusan seperti itu.. Tp kalo dipikir lagi, pasti dalam pembuatan cover buku apapun memiliki ‘arti’ tersendiri.. Hanya saja apakah kita cukup jeli atau tidak dalam melihatnya…
    Dan sayangnya aku tidak cukup jeli… -_-”

    Dan aku suka quotes ini…

    3.Setiap orang punya kebebasan menyukai seseorang, juga menolak seseorang, kan? (hlm. 41)
    5.Keluarga idaman ataupun tidak, keluarga tetaplah keluarga. (hlm. 81)
    7.Lakukan saja apa yang hatimu perintahkan. (hlm. 136)
    8.Kalau kau tidak berusaha, kau juga tidak akan tahu hasilnya. (hlm. 152)

  26. bukunya lebih tebal dibanding Oppa & I yg tebalnya kurang dari 200 halaman ya?
    ternyata baru sadar kalau covernya memiliki makna yang mendalam seperti itu yah :”) so sweet!
    berhubung ini lanjutan (seri ke-2), kira-kira kalau gak baca yang pertama, pembaca akan ngerti jalan ceritanya gak ya?
    suka bgt sama quote, “Bagamana cara mengekspresikan perasaan jika belasan SMS yang dikirim tak kunjung mendapatkan balasan?”
    sepertinya di buku ini penuh perjuangan tentang hati ya…

  27. Dan ini dia seri keduanya, taraaaa~ ehem cek cek, aku bingung mau komentar gimana wkk :v karena seri pertama pun aku belum pernah baca TT yang pasti berkat review mba luckty ini aku jadi tahu sosok Jaekwon, dia itu tipikal kakak yang sayang banget sama adiknya -terlihat dari cover- seperti yang dikatakan mba luckty tadi kalau Jaekwon akan selalu melindungi Jaein-adiknya terlepas dari apapun masalah yang dihadapinya. Aku semakin ingin punya oppa :3

    Emm btw trauma Jae In yang membuat dirinya menjadi sosok yang susah percaya kepada orang lain membuatku semakin ingin tahu “Bagaimana Jae In akan mengatasinya?” berhubung akupun punya masalah yang sama kayak dia (abaikan hahaha). Dilihat dari review di atas permasalahannya tambah greget ya, apalagi kegalauan kegalauan omggg~ makin penasaran.

    Dari sekian kalimat favorit di atas, ini yang paling aku suka “Keluarga idaman ataupun tidak, keluarga tetaplah keluarga.” (hlm. 81).

  28. @ayuniadesty

    Seorang kakak biasanya memang punya naluri alamiah untuk melindungi. Apalagi ketika menghadapi permasalahan keluarga. Kakak adik bakalan kompak tuh untuk saling menguatkan.
    Meskipun keliatannya cuek-cuek bebek. Tapi aslinya perhatian. Di novel ini kayaknya Jae Kwon dan Jae In udah mulai akur ya? Baguslah kalau begitu. *lho
    Kayaknya yang ini seru, ya karena diwarnai kisah cinta Jae Kwon & Hye Rin juga Jae In & Seung Won.
    Pengen bacaaaa pasti bikin gemes deh!!

    Lewat tokoh Jae Kwon kita bisa mengambil hikmah tentang pilihan cita-cita yang kita impikan. Cita-cita harus dilakukan, bukan cuma jadi mimpi semata. (copy postingan Mbak Luckty)

    Btw Jae Kwon cita-citanya pengen jadi apa sih? Apakah cita-citanya nggak disetujui sama Ayahnya? Sayang Mbak Luckty nggak kasih bocoran. he he …
    Hmm, kira-kira Jae Kwon dan Jae In saling curhat tentang masalah percintaan mereka nggak ya? Hi… hi …

  29. Nama : Shiela Hartiningtyas

    Twitter : @ruth_shiela

    Kota : Bandung

    Melihat jumlah halaman dari buku keduanya ini yang lebih tebal dibandingkan buku pertamanya,
    pastinya buku ini menawarkan sesuatu yang lebih. Dan benar saja dugaanku, menurut review yang ditulis oleh
    mba Luckty, permasalahan keluarga lebih diangkat di buku kedua ini.
    Terus terang aku penasaran bagaimana penulisnya, Orizuka & Lia Indra Andriana, bisa merangkai ceritanya agar bisa memiliki benang merah dengan buku pertamanya.

    Wajar saja jika konflik yang diangkat lebih kompleks. Apalagi seperti yang dikatakan bahwa permasalahan keluarga memang sedikit banyak mempengaruhi dalam pertumbuhan seorang remaja.
    (aku setuju banget). Sangat menarik untuk mengikuti konflik selanjutnya yang dialami oleh Jae In dan Jae Kwon pasca ‘pertemuan’
    mereka di buku pertama. Dan sepertinya di buku kedua ini kisah cinta mereka akan sedikit lebih ditonjolkan (atau lumayan banyak ya porsinya.hehehe), sesuai dengan sub judul bukunya, Love Mission.^^

  30. Satu hal yang selalu ku impikan adalah memiliki seorang kakak laki-laki yang baik, perhatian dan menyayangi adiknya. Ah, ingin rasanya menjadi Jae In. Ia memiliki saudara kembar, seorang kakak laki-laki yang selalu melindunginya. Jae Kwon Oppa, kakak idaman banget sih :3

  31. Lika-liku konflik keluarga dan cinta… cerita yg menarik. aku suka kutipan ini “Keluarga idaman ataupun tidak, keluarga tetaplah keluarga” (hlm. 81)
    Ibu yang labil, kakak yang sibuk dengan pikirannya sendiri, menggapai bintang yg amat tinggi, susah percaya terhadap orang lain, keluarga dan cinta. semuanya terangkum jadi 1……….. Ingin sekali aku membaca buku ini. Ada sedikit kemiripan kisahku didalamnya

  32. Ampun dah, kenapa baca ini juga. Kan jadinya penasaran. Review nya menggila! Dan itu kadang membuat saya sedih #abaikan. Oohh si kembar punya cita-cita eoh? Konflik nya semakin menjadi. Missionnya apa sih? Lol, apa yang membuat buku ini laris? Karena ada si Jae Kwon bersaudara yg membuatnya hangat.

  33. aku suka dengan pembukanya:
    Jae In punya ibu labil yang merepotkan. Ini
    adalah masalah terbesarnya sepanjang hidup.
    Dan punya kakak yang sedang galau serta sibuk
    dengan pikirannya sendiri.

    terkesan novel ini kocak.😀
    langsung kebayang masalah-masalah cewek di novel YA yang biasanya memusingkan segala hal.

  34. Nama : Annisa Novianti
    Twitter : @nisadnovi38

    Jae Kwon-a….😄 duh aku ngefans banget sama tokoh ini. cita-citanya juga sama lagi kayak aku, pengin jadi dubber film animasi (bedanya, Jae Kwon cita-citanya kesampaian, sedangkan aku? paling cuma bisa niruin suaranya shinchan XD). belum baca buku kedua dan ketiga sih.. tapi juga capek kalo harus mbaca via internet (jadi moga aja menang *ngarep*). tapi diliat dari review kak luckty ini novel kedua ini kayaknya bakal bagus banget. aku setuju sama kak lucty tentang hubungan Seung Won-Jae In, bikin gregetan..😄

  35. @rahiey
    _Mah
    Ketemu lagi di komentar review seri kedua
    Oppa and I- Love Mission. *sungkem*

    Seperti yang kak Luckty bilang, disini lebih
    ke permasalahan keluarga. Tapi kayaknya
    permasalahannya lebih ke Jae In ya, kalau
    aku baca dari reviewnya.
    Mulai dari dia punya ibu yang labil serta
    kakak yang sibuk nge-galau karena cinta
    yang tak sampai. Jae In juga sepertinya
    punya trauma masa kecil gara-gara masalah
    ortu kelihatannya.

    Disini penyajian konfliknya juga lebih
    banyak. Selain masalah keluarga ditambah
    juga masalah hati kedua saudara kembar
    itu. Serta persoalan meraih cita-cita yang
    disini ditekankan pada Jae Kwon. Menurut
    aku sih, ya. Cuma prediksi. Kan belum baca
    ini ceritanya.

    Secara keseluruhan review ini lebih
    terperinci lagi dari review sebelumnya. *Iya
    lah, kan buku ini lebih tebal lagi*. Kode-
    kodenya juga semakin banyak diberikan.
    Dan itu artinya tingkat kepenasaranan
    pembaca review akan buku ini juga semakin
    naik drastis.

    Tapi tetap saja masih ada sedikit yang
    bolong. Tokoh-tokoh yang ikut
    menyumbang konflik bersama tokoh
    utamanya kok nggak ada dikasih ciri-ciri
    sama sekali sih, kak?

    Hye Rin misal, dibuku review buku pertama
    nggak ada ciri-ciri dia ada. Disini sudah
    muncul aja. Itu juga Seung won nggak ada
    pengenalan apa-apa. Kalau ada pengenalan
    kedua tokoh itu kan bisa lebih greget lagi
    bacanya.

    Tapi, disini aku suka banget karena selipan
    kalimat-kalimatnya lebih banyak dan lebih
    keren-keren. Ditambah lagi ada selipan
    sindiran yang semakin memperlengkap
    reviewnya.

    Yang jadi pertanyaannya, ini kan judulnya
    “Love Mission”, jadinya apa sih yang jadi
    misi dari kedua kembaran itu?

    Sekian dari aku, kak Luckty.

  36. Huwaaa!!…
    novel Oppa and I semakin ‘padat’ di sini.
    well,aku emang belom baca (hiks) jadi.. aku cuma meraba raba..
    dari sekian banyak review Oppa and I yang udah aku baca , sama2 bilang kalo Jae In dan Seung Won itu unyu, gemez, bikin KZL trus envy2 gimana gtu deh.
    nah inilah yg aku bilang semakin padet. bukan konflik keluarga aja yang diangkat (yang semakin keliatan juga sih kayanya di sini), tapi juga kisah cinta yang diceritakan.
    ya iyalah, bagai taman tak berbunga kalau memang nggak ada kisah cinta dalam buku novel remaja.
    dan… aku semakin suka sama karakter Jae Kwon. Waaw jadi itu makna kovernya. padahal dia kan lagi dirundung masalah cintanya.. kok masih aja perhatian sama adiknya (yng emeng2 awalnya ngga terlalu disukainya). Huuu.. kayanya aku bakalan falling in love deh sama Jae Kwon kalo baca buku ini. baca reviewnya aja dah klepek2 kelelep2…
    dan.. bukannya Jae In juga bukan adik yang baik sih….
    karena mereka bakal menceritakan kisah asmara mereka (yang omong2 berat juga😦 huhuhu) dan saling menyemangati satu sama lain…
    (ketauan udah sering baca review Oppa and 1)

    lanjut ke review Oppa and 1: Love Signs!

  37. Pingback: Daftar Bacaan tahun 2015 | Luckty Si Pustakawin

  38. Yang ini sudah merambah dunia percintaan. “Wanita itu mahluk aneh yang susah dimengerti. (hlm. 200)” dan pria itu makhluk aneh yang tidak mau mencoba untuk mengerti, bukankah begitu ka Luckty😀

    Makin akrab nih 2 saudara Jae

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s