REVIEW The Bag of Bones

 the bag of bones

Hidup harus terus berjalan. (hlm. 245)

Ini merupakan sekuel dari The Robe of Skulls. Meski masih bercerita seputaran Paman Marlon, Gracie dan kawan-kawan, tapi tokoh utamanya berbeda. Namanya Loobly. Kisahnya tak kalah tragis dibandingkan dengan nasib Gracie di buku pertama. Saat dia masih bayi, dia ditaruh di dalam sebuah keranjang di depan pintu dan yang selaludikatakannya hanyalah; “Loobly kotor, Loobly kotor”. Karena itulah dia dipanggil dengan nama Loobly.

Jika di buku pertama Gracie berteman akrab dengan kelelawar, di buku kedua ini kita bisa melihat persahabatan antara Loobly dengan gerombolan tikus. Yup, gerombolan itu banyak, bukan satu atau dua tikus. Makanya jangan heran jika di buku ini sering muncul gerombolan tikus, misalnya saja di halaman 112-133 dan 140-141. Bacanya ampe geli-geli merinding gitu pas ngebayangin gerombolan tikus berseliweran x) #AkuMahApaAtuhPhobiaTikusAkut

Sebenarnya selain Loobly, juga ada seorang anak yang kisahnya juga memilukan, namanya Letty tapi nama sebenarnya adalah Liz Brownley.

Kita juga masih bisa menemukan kisah Gracie dan Pangeran Marcus. Seperti ababil pada umumnya, Gracie merasa deg-degan saat berhubungan dengan Pangeran Marcus. Jangankan bertemu, membayangkannya saja sudah bikin jantung berdebar lebih kencang seperti di halaman 136 #eaaa

Selalu suka dengan tokoh Pangeran Marcus, meski lebih tengil dibandingkan kembarannya, Pangeran Arioso yang lebih kalem. Di halaman 195 kita bisa melihat bagaimana paniknya Pangeran Arioso menyamar jadi Pangeran Marcus. Kemudian di halaman 198 bagaimana repotnya Pangeran Marcus memilih gaun untuk Gracie hasil dari mencuri gaun ibunya sendiri x)

BAB terakhirnya sedih. Lewat buku ini ada pesan moral yang disampaikan. Sama seperti di buku yang pertama bahwa kejahatan tetap tidak bisa mengalahkan kebaikan. Tetap tebarkan kebaikan di manapun kita berada meski terkadang kita kerap ditindas. Percayalah, kebaikan akan berbuah kebaikan yang lainnya.

Beberapa kalimat favorit dalam buku ini:

  1. Lebih baik untuk bersikap sopan. (hlm. 5)
  2. Kita tak boleh berhenti untuk melihat-lihat. (hlm. 123)
  3. Ada cara-cara khusus dalam melakukan tertentu. (hlm. 157)

Beberapa selipan kalimat sindiran halus dalam buku ini:

  1. Melarikan diri adalah hal yang sangat buruk. (hlm. 118)
  2. Akan lebih mudah berani jika aku punya sesuatu untuk dimakan. (hlm. 178)
  3. Jangan mengambil yang bukan milikmu. (hlm. 179)
  4. Kau tidak boleh membuat seorang pangeran menunggu. (hlm. 185)

Vivian French adalah pengarang lebih dari dua ratus judul buku, tetapi dia paling menikmati menulis The Robe of Skulls. Tentang buku sekuelnya ini, penulisnya mengatakan bahwa buku ini lebih sulit ditulis, tetapi Marlon menyediakan jalan untuknnya. Marlonlah yang dibutuhkan dalam keadaan darurat. Penulis juga berharap agar pembacanya menyukainya sama seperti beliau menyukai buku ini.

Keterangan Buku:

Judul                                     : The Bag of Bones

Penulis                                 : Vivian French

Penerjemah                       : Jia Effendie

Penyunting                         : Riendias

Pewajah isi                         : Nurhasanah Ridwan

Penerbit                              : Atria

Terbit                                    : Januari 2015

Tebal                                     : 250 hlm.

ISBN                                      : 978-602-14402-6-1

8 thoughts on “REVIEW The Bag of Bones

  1. Pingback: Daftar Bacaan tahun 2015 | Luckty Si Pustakawin

  2. Baca review kak Luckty tentang buku ini nggak tegaaa. Di buku pertama bertemen sama kelelawar, di buku kedua bertemen sama gerombolan tikus. Itu saking mereka nggak punya temen kah?

  3. Wahh! Pangeran Arioso yg katanya kalem nyamar jadi Pangeran Marcus yg katanya tengil? Ngebayanginnya aja ketawa-ketawa sendiri…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s