REVIEW Kitchen 1

 kitchen 1

Ini merupakan novel grafis yang ditulis oleh Jo Joo Hae. Penulis profesional yang juga merupakan ibu rumah tangga ini mencoba jalur lain; novel grais. Buku ini merupakan buku pertama dari rangkaian serial KITCHEN yang berisi tentang kumpulan tulisan dalam kehidupan sehari-hari yang berhubungan dengan DAPUR dan MAKANAN. Banyak kelebihan dari buku ini. Setiap cerita ada filosofi hidup dalam setiap makanan yang diselipkan. Yang lebih unyu lagi, di setiap akhir cerita, di halaman berikutnya selalu ada semacam behind the scene tentang tema yang diambil. ISI CERITA dan ILUSTRASI sama-sama unyu😀

Beberapa kalimat favorit dalam buku ini:

1. Meski hidup atau sudah matang, ditambahkan kecap asin atau chojang, sampai kapan pun tiram adalah yang terbaik, kan? Karena itu selama kita terus dan selalu berusaha menjadi yang terbaik, maka semua akan baik-baik saja, kan? (hlm. 13)

2. Menurut perkataan orang-orang, yang tersisa untuk kita adalah harapan kan! Katanya dengan harapan saja dapat menciptakan perbedaan. (hlm. 108)

3. Jangan berusaha terlalu keras untuk melawan takdir. Juga jangan bergantung pada harapan semu. (hlm. 113)

4. Berjuanglah dalam hidup. (hlm. 136)

5. Rasa lapar yang berlebihan hanya akan menyisakan kepedihan. (hlm. 140)

Dari enam belas cerita yang disajikan, ada beberapa diantaranya yang menjadi pilihan favorit:

Episode 4: Cara merebus dwaenjang jjigae. Diceritakan tokoh utamanya yang mengajari tutorial memasak dwaenjang jjigae untuk ayahnya lewat telepon. Hal ini mengingatkan memorinya ketika pertama kali memasak makanan serupa pertama kalinya dan menanyakannya pada ibu lewat telepon. Saya jadi teringat, dulu jaman kuliah kalo di kosan mau masak apa musti nelpon mama dulu. Alhasil, pikir mama daripada saya repot nanya melulu, pas pulang berikutnya dikasih buku diary yang isinya tulisan tangan berupa resep makanan ala mama. Isinya masakan yang gampang-gampang banget, malah terkesan sepele; cara masak sop, buat nasi gorenga dan lain-lain. Tapi dari buku itulah yang menjadi jimat jika pas uang saku pas-pasan jaman ngekos, daripada jajan melulu, pasti nerapin menu makanan yang ditulis mama dalam buku itu😀

kitchen 11 kitchen 12 

Episode 5: Donkkase kecil. Di cerita ini dikisahkan ada seorang pria yang bersusah payah bangun pagi membuat donkkase untuk bekal yang akan dipersembahkan bagi kecengannya di kantor. Tapi karena gengsi, bekalnya malah dia berikan kepada Pak Bos yang memang menyukai donkkase. Hal ini mengingatkan saya akan seorang murid yang membuat bento untuk kecengannya. Karena tidak berani memberikan untuk si kecengan, malah saya yang kebagian rezeki di siang bolong, bentonya malah buat saya😀

kitchen 13 kitchen 14

Pilihan favorit lainnya adalah makanan bunuh diri di Episode 6 dan menantu vs mertua dalam urusan memasak untuk suami yang kerap terjadi di kehidupan nyata di Episode 7. Mau baca lebih lanjut?!? Segera berburu buku unyu ini! Dijamin keren!😉

Keterangan Buku:

Judul                 : Kitchen 1

Penulis              : Jo Joo-Hee

Penerbit            : Noura Books

Tebal                : 158 hlm.

ISBN                  : 978-602-1306-05-5

13 thoughts on “REVIEW Kitchen 1

  1. Pingback: Daftar Bacaan tahun 2015 | Luckty Si Pustakawin

  2. Pingback: Daftar Bacaan tahun 2015 | Luckty Si Pustakawin

  3. Menurutku buku ini sama aja dengan belajar mengenal korea selatan lewat masakan yang diselingi dengan cerita, keren ya.

    Baca bukunya disaat lapar deh, pasti dapet 2 kemungkinan. Makin laper atau jadi kenyang, hehehe😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s