REVIEW Kitchen 2

 kitchen 2

Masih dari serial KITCHEN yang ditulis oleh Jo Joo-He, ini buku yang kedua. Masih menyuguhkan makanan yang menjadi tema utama di setiap cerita. ISI CERITA dan ILUSTRASI pun tak kalah unyu dibandingkan dengan buku yang pertama. Di buku kedua, cerita makin kental dan kaya makna.

Episode 18: Bibimbap kami. Bibimbap artinya nasi campur. Berceritakan seorang remaja yang merupakan anak dari seorang wanita dari desa yang kabur dengan laki-laki lain. Beban dan sangsi moral kerap menghampirinya baik di sekolah maupun di rumah. Di sekolah, anak-anak yang memiliki ibu yang tidak becus mengurus keluarganya terlihat dari menu makanan yang dibawa anaknya. Begitulah anggapan orang-orang, seperti yang dialami remaja ini yang selalu membawa wadah bekalnya yang kosong tanpa terisi apa pun. Beruntungnya dia memiliki teman-teman yang baik hati dan mau membagikan setiap bekal mereka untuk dicampur dan diberikan kepadanya :’) #PukPuk

kitchen 21 kitchen 22 

Episode 25: Pertemuan Triparit. Adalah seorang gadis bernama Mi Ran yang mengikuti acara reuni SMP-nya. Setiap mengikuti acara tersebut, hal yang terlintas pertama dalam pikiran Mi Ran adalah Dong Hun. Seperti ababil pada umunya, pasti mengalami cinta monyet di masa itu. Akibat diledek oleh teman-temannya, mereka malah saling gengsi. Gyahahaha…jaman SMP saya juga pernah ngalamin yang kayak gini. Jadian sih enggak, tapi gara-gara ledekan teman-teman, kami jadi tidak pernah saling sapa, bahkan sampai sekarang pun tidak berteman di sosmed apapun, padahal mutual friend kita banyak yang sama; seratus lebih. Tapi begitulah manusia, GENGSI yang jadi momok utama😀

kitchen 23 kitchen 24

Beberapa kalimat favorit dalam buku ini:

1. Dalam hidup yang terpenting adalah rasa kepuasan kita sendiri. (hlm. 52)

2. Jika ingin sukses di bidang media, kau harus mengambil setiap kesempatan yang ada. (hlm. 83)

3. Setiap bahan makan memiliki aroma yang berbeda, kan? Sama seperti sosok manusia yang menjalani kehidupan. (hlm. 92)

4. Saat menyatap makanan enak adalah saat terbaik dalam hidup kita. (hlm. 97)

5. Sabar, rendah hati, tulus. Semua hal yang dibutuhkan dalam kehidupan. (hlm. 108)

Beberapa selipan sindiran halus dalam buku ini:

1. Memang apa bagusnya menjadi dewasa? (hlm. 64)

2. Minum kopi sambil berbincang-bincang seperti ini rasanya sudah seperti orang dewasa, kan? (hlm. 65)

3. Kalau orangtua kalian sudah bilang jangan, ya itu berarti tidak boleh. (hlm. 66)

4. Di dunia memang tidak ada orang sepenuhnya jahat. (hlm. 78)

5. Pencerahan seperti apa yang bisa didapat oleh orang yang tidak pernah bertanya pada diri sendiri. (hlm. 149)

Keterangan Buku:

Judul                 : Kitchen 2

Penulis              : Jo Joo-Hee

Penerbit            : Nooura Books

Tebal                : 172 hlm.

ISBN                 : 978-602-1306-51-2

12 thoughts on “REVIEW Kitchen 2

  1. Pingback: Daftar Bacaan tahun 2015 | Luckty Si Pustakawin

  2. Wah ternyata makanan yang dibawa oleh seorang anak mencerminkan ibunya ya, padahal bisa aja si ibu lagi repot atau apa, kasian juga ya, jadi bahan ejekan hanya karena makanan.

    #carirestorankoreaterdekat😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s