REVIEW Aku, Cinta, dan Petang

 aku cinta dan petang

Cinta memiliki magnet yang sangat kuat. Magnet cinta bisa memberi kesembuhan untuk orang yang sakit, dan bisa membuat sesuatu yang tidak mungkin menjadi mungkin. (hlm. 166)

Buku ini merupakan kumpulan cerpen yang ditulis oleh para perempuan peserta MORE Indonesia School of Life: Writing Course 2013 yang berisi tentang ‘aku’, ‘cinta’ dan ‘petang’.

CINTA UNTUK SENJA

Jika aku sedang di rumah, aku takkan membiarkan tirai jendela setiap sudut rumahku untuk memberikan celah untuk sinar senja masuk. Jika aku di kantor, kerai di ruanganku selalu tertutup setiap pukul empat sore. Semua orang menganggap itulah saatnya aku bersiap pulang. Padahal aku tidak pernah sudi pulang kantor bersama senja. (hlm. 16-17)

PETANGDI TANJUNG TINGGI

Aku melihat ke langit dan masih ada seberkas awan. Tiba-tiba aku melihat awan itu berbentuk Clara. Angin senja bertiup dan embusannya seakan meniupkan namanya. Samar-samar aku melihat bulan sabit di langit yang mulai gelap. Lengkungannya melukiskan senyum manis seseorang. (hlm. 29)

TULANG YANG HIDUP

Bagaikan petang yang tidak berpihak pada terang maupun gelap, tipuan yang sama juga ditawarkan oleh cinta. Perlahan tapi pasti, cinta terbukti menjadi hambar dan tak bersisi. Bagaikan garam yang tidak asin lagi, pada akhirnya cinta tidak memiliki guna. (hlm. 31)

LOVE IS YOU

Meskipun kita tidak akan pernah tahu ending setiap kisah perjalanan hidup manusia, semoga tidak terlambat bagiku untuk berusaha membuatmu selalu bahagia. Karena cintaku adalah dirimu. (hlm. 58)

Tak Usah Perlu/ Pernah Bertanya

Sejak saat itu, hampir setiap hari kami bertemu, di pojok ruang perpustakaan. Pojokku yang ternyata harus kubagi dengannya. Seperti cerita hidupku yang akhirnya kubagi dengannya, si tomboi Evie dari Jurusan Bahasa Inggris. (hlm. 65)

PETANG, PINUS, dan CINTA YANG TAK TERUCAP

Pohon itu lambang cinta yang kokoh dan tak terbagi. Kamu pernah dengar nggak? Batangnya tegak lurus dan kokoh. Pinus juga melambangkaan keabadian, karena daunnya selalu hijau meskipun musim berganti. (hlm. 82-83)

IZINKAN AKU MENINGGALKANMU

Hidup sebagai desainer interior yang kurang menjalin netwoking dan sangat idealis membuat karier Thomas terus terpuruk. Ia bukan orang yang pandai membaca situasi, ditambah lagi ia tidak bisa berbasa-basi, kurang supel bergaul dengan orang lain. Kadang kala ia tertipu dengan permintaan klien yang mengatasnamakan proyek besar. (hlm. 95)

AKU, PETANG, dan CINTA

Hidupku nyaris tanpa masalah. Sebagai direktur pemasaran di salah satu bank pemerintah, gajiku lebih dari cukup untuk membiayai hidupku. Tinggal di apartemen milikku sendiri yang letaknya tak jauh dari kantorku di Gatot Subroto membuat hidupku nyaman, bebas macet. (hlm. 104)

ANTARA JAKARTA, MUMBAI dan TOKYO

Semakin lama Nik semakin kreatif menyatakan perasaan sayangnya. Dia pernah mengirimkan kartu ulang tahun sejumlah angka umurku, mengirimkan bunga-bunga kecil yang dikeringkan dan diberi wewangian ke dalam surat yang dikirimkannya, mengirimkan boneka kecil, bahkan pernah mengirimkan kue Valentine berbentuk hati yang dipesannya lewat toko online. (hlm. 119)

WILLOW SPRINGS

Willow springs adalah kota kecil yang cantik di negara bagian Missouri. Penduduknya saat itu kurang lebih berjumlah seribu orang dan saling mengenal satu sama lain. Mereka saling melambaikan tangan dan menyapa setiap berpapasan. Keramahan yang tulus langsung terasa di mana-mana. (hlm. 138)

CINTA yang HADIR KETIKA PETANG MENJELANG

Bukan gini perjumpaan dengan PangeranTampan yang kuidamkan sejak dahulu kala; dengan gaun berlumuran lumpur, ekspresi wajah yang sewaktu-waktu bisa menangis, dan adegan yang berpotensi di salahartikan. (hlm. 151)

SENJA di SUMATRA UTARA

Semenjak itu, kami jadi akrab. Seminggu sekali, kadang dua kali, kami saling telepon. Hanya obrolan basa-basi, menceritakan apa yang kami lakukan setiap hari. Seperti membuat laporan saja. (hlm. 165)

SENJA HARAPAN

Luka itu takkan pernah sembuh meski disiram berliter-liter cairan iodine, dibalut bermeter-meter kain kasa, dioles bergram-gram krim agar mengering. Luka itu akan tetap menganga dan bernanah. Luka yang sepanjang hayat menyisakan kepedihan dan perih yang terus mendera tiap kali tragedi itu terpanggil ingatan kembali. (hlm. 169)

BERBURU SENJA

Seluruh dunia bisa berbagi rembulan, tapi keindahan yang tercipta akan berbeda antara satu tempat dan tempat yang lain. (hlm. 186)

(BUKAN) AKHIR SEBUAH CERITA

Kenapa biasanya orang mencari matahari terbenam, dan bukan matahari terbit? Bukankah efeknya sama saja? Pergantian dari terang ke gelap, dan sebaliknya. Namun titik tengah akan selalu ada, titik di mana ada keharmonisan dari alunan perjalanan hidup manusia. Puncak terjadi pergantian terang ke gelap, titik sempurna yang hanya dapat dinikmati dalam sekejap. (hlm. 195)

Beberapa kalimat favorit dalam kumpulan cerpen ini:

  1. Kita tidak selalu bisa mendapatkan siapa yang kita inginkan. (hlm. 29)
  2. Cinta seringkali hanya menjadi seonggok kata tanpa arti, yang hanya dapat dimiliki oleh sang Pencipta, dan gagal diraih oleh para ciptaan-Nya. (hlm. 31)
  3. Apa pun yang terjadi, percayalah, Tuhan sedang menyapamu. (hlm. 41)
  4. Tidak ada hal yang lebih membahagiakan selain berkumpul anak, menantu, dan cucu-cucu. (hlm. 128)
  5. Apa pun yang terjadi dalam hidup ini bukanlah kebetulan. Semua pasti ada hikmahnya. (hlm. 129)
  6. Bukankah kehidupan ini terjadi berdasarkan cinta? Semua kehidupan punya hak untuk memiliki cinta. (hlm. 165)
  7. Cinta adalah sesuatu yang sangat mulia dan indah. Hidup tanpa cinta adalah derita. (hlm. 166)
  8. Cinta bukan hanya milik kaum muda. Cinta bebas dimiliki oleh siapa pun yang ingin memiliki. Asalkan dengan hati yang tulus, pasti dia akan mendapatkan cinta sejati. (hlm. 166)

Beberapa selipan sindiran halus dalam buku ini:

  1. Cinta, rasa yang terlalu hambar untuk dinikmati sendiri. (hlm. 16)
  2. Tapi itu normal kan, bila pacarmu marah-marah? (hlm. 67)
  3. Bukankah ketika jatuh hati, kebodohan acap kali  terjadi? (hlm. 146)

Dari lima belas cerita yang disuguhkan dengan senja yang mendominasi, ada tiga cerita yang menjadi favorit. Pertama, TAK USAH PERLU/ PERNAH BERTANYA yang ditulis oleh Evie Casino. Kedua, IZINKAN AKU MENINGGALKANMU yang ditulis oleh Juni Utami. Dan favorit ketiga jatuh pada ANTARA JAKARTA, MUMBAI dan TOKYO yang ditulis Lydia Mocktarinda.

Keterangan Buku:

Judul                                     : Aku, Cinta dan Petang

Penulis                                 : Adenita, Cythia Wibowo, Debra Hidayat, Eve Casino, Gina Andriani, Irene Galuh, Juni Utami, Lucy Pandjaitan, Lydia Mochtarinda, Lynda Widjanarko, Primadonna Angela, Renny Hidayat, Saitri Puspitaayu, Theresia Tristanti, Vicky

Penerbit                              : PT. Gramedia Pustaka Utama

Terbit                                    : 2014

Tebal                                     : 216 hlm.

ISBN                                      : 978-602-03-0196-9

9 thoughts on “REVIEW Aku, Cinta, dan Petang

  1. Pingback: Daftar Bacaan tahun 2015 | Luckty Si Pustakawin

  2. Senja di balik kata

    Setiap situasi dapat dijadikan cerita, apalagi tentang senja yang tiada habisnya. Menurutku hari baru dimulai itu saat senja tiba menyambut malam, dan perubahan terjadi saat sinar mentari mulai merangkak perlahan🙂

  3. Apapun yang terjadi, percayalah Tuhan sedang menyapamu.
    .
    Dan apapun yang terjadi dalam hidup hingga memaksa kita meneteskan air mata adalah pertanda ketika Tuhan Jatuh Cinta.
    .
    Hehe maaf disambung2 in sama kata dalam film 😀

  4. “Cinta memiliki magnet yang sangat kuat. Magnet cinta bisa memberi kesembuhan untuk orang yang sakit, dan bisa membuat sesuatu yang tidak mungkin menjadi mungkin.” Hmm…

    Suka temanya^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s