REVIEW Tiga Cara Mencinta + GIVEAWAY

 tiga cara mencinta

 

Jodoh pun tak selalu bisa bersatu? (hlm. 52)

ALIYAH. Perempuan Solo yang bersuamikan orang Jepang. Kehidupan Aliyah nyaris sempurna; suaminya sangat berhasil dalam pekerjaannya. Sangat sibuk. Dan dia sangat menikmati kesibukannya. Anaknya berlimpah perhatian dari helper, kakek-nenek Jepangnya, juga day care-nya yang luar biasa bagus. Mereka masing-masing nyaman di dunia mereka. Aliyah berencana membuat dunianya sendiri. Maka dia pun bekerja meski kucuran uang dari suaminya bisa dikatakan mencukupi dan bisa dikatakan berlimpah. Aliyah ingin sejajar dengan suaminya, ingin bisa mengimbangi dunianya. Dengan kariernya yang semakin maju, pergaulannya yang bersifat internasional, dia semakin jauh dibandingkan Aliyah. Ngobrol pun makin nggak nyambung. Komunikasi mereka pun sekedar basa-basa, itu pun hanya seputaran anak. Lama-lama Aliyah merasa jadi hanya kayak pembantu.

AJENG. Lajang mapan. perempuan asli Solo yang hijrah dan meniti karier di ibukota, Jakarta. Tidak punya keinginan menikah, trauma masa lalu dari perlakuan ayahnya yang meninggalkannya dan ibunya saat masih kecil meninggalkan luka yang teramat dalam di hatinya. Meskipun begitu, Ajeng merupakan lajang yang berkualitas. Dia sangat mencintai dunia pekerjaannya. Mempelajari produk baru, memikirkan pencitraan yang tepat, menjalankan program yang direncanakan, dan mengevaluasi semuanya. Bertemu dengan banyak orang, menyelesaikan masalah, melakukan persentasi, dan menghadapi pembantaian atau tantangan yang semua mengaduk-aduk adrenalin dengan tingkat stres yang sempurna, menghasilkan kepuasan luar biasa pada saat berhasil dikendalikan.

MIYU. Perempuan asli Jepang yang sempat menetap di Solo dan tertarik mempelajari kebudayaannya terutama dalam dunia seni. Miyu seperti mobil dalam setelan cruise control yang setengah error, meluncur tanpa kendali. Seluruh pembuluh darahnya hangat abadi terisi oleh sebuah sosok yang berbeda. Setiap pori-pori dan helai sarafnya siap terjaga hanya karena mendengar nama orang tersebut. Degup aneh yang tak akan tuntas teranalisis oleh ahli kardiologi mana pun membuat sekujur tubuhnya kehilangan orientasi.

Kekuatan apa yang tersimpan dalam cincin nikah? Cincin hanyalah benda bulat berlubang di tengahnya. Tengahnya kosong. Kosong seperti hati. Kosong seperti otak laki-laki. Semua berlubang. Menyisakan celah untuk dimasuki. (hlm. 92)

Tiga perempuan. Tiga masalah. Tiga cara mencinta yang berbeda satu sama lain. Meski ketiga karakter ini merupakan tokoh utama, tapi porsi Aliyah lebih besar. Bukan berarti problem yang dihadapi kedua sahabatnya lebih ringan. Tapi di buku ini memang fokus ke masalah Aliyah. Diantaranya ketiganya, saya cenderung menyukai karakter Ajeng yang ceplas-ceplos,apa adanya; suka bilang suka, begitu pula sebaliknya. Karakter Ajeng juga yang paling mendekat karakter saya, tapi sebebal-bebalnya saya, ya nggak seekstrim Ajeng dalam menyikapi soal pernikahan😀 #JodohManaJodoh

Lewat buku ini, kita mendapat seputaran perbedaan orang Jepang dan orang Indonesia. Misalnya di 53 disebutkan jika orang Indonesia memang lebih terbuka mengungkapkan isi hati dan pikiran dibanding orang Jepang. Kalau bukan dengan orang yang dikenal betul, orang Jepang jarang mau menunjukkan keasliannya. Lebih tertutup dan menjauhi konflik.  Kalau orang Indonesia justru selalu terbuka, mau campur urusan orang lain. Sedangkan di halaman 20 disebutkan jika kebanyakan orang Jepang sangat mahir membaca dan menulis bahasa Inggris, tapi tidak percaya diri menggunakannya saat berbicara lantaran pengucapa mereka yang kagok. Bahasa Jepang hampir tidak menggunakan bunyi konsonan atau huruf mati, sehingga sulit bagi mereka mengakrobatkan lidah mengucapkan Bahasa Inggris.

Orang Jepang juga gila kerja, kehidupan harus terisi penuh untuk kerja, kerja dan kerja. Takuma, suami Aliyah adalah representasi orang Jepang yang memang gila kerja. Mana ada acara leyeh-leyeh pas jam kerja kayak di Indonesia, begitu juga dengan pemikiran Miyu asli Jepang yang beberapa tahun tinggal di Solo. Saya jadi teringat sewaktu di sekolah ada guru relawan dari Korea, dia pernah nanya karena ada seorang guru yang jarang masuk kerja; sakit, anak sakit, suami sakit, acara keluarga dan lain-lain. Kata dia, kalo di Korea mah yang kayak gini bakal udah dipecat jauh-jauh hari. Jepang ama Korea mah memang beda tipis soal waktu dan kerja, sama-sama disiplin. Saya juga pernah ngerasain magang di salah satu sekolah berlabel internasional di Bandung, dari bel masuk sampai bel pulang mana pernah ada waktu nganggur. Begitu kerja di sekolah negeri, saya yang merasa porsi kerjanya biasa-biasa saja dan sering pulang sore sering dibilang kerajinan, gyahahaha…😀

Oya, meskipun orang Jepang biasanya pekerja keras dan mapan, biasanya mereka kering batin karena tidak memiliki agama. Mereka percaya Tuhan, tapi tidak melakukan ritual keagamaan apa pun. Bagi mereka, bekerja keras, berbuat baik dan hidup bahagia sudah sempurna. Tapi tak jarang kita mendengar berita tentang bunuh diri di saat orang berputus asa? Kenapa? Karena mereka tidak punya pegangan agama. Dulu mereka menikah secara Islam, sayangnya sampai Aliyah dan Takuma memiliki anak, belum sekalipun Takuma menjalankan perintah agama yang kini dia anut. Kalo ada istilah Islam KTP, ini ISLAM di buku nikah x)

Inilah salah satu problematika yang dihadapi rumah tangga Aliyah yang memiliki suami Jepang, Takuma; pekerja keras dan mapan tapi tidak punya waktu untuk keluarga bahkan agama. Di satu sisi, saat dia kesepian, ada seseorang yang hadir dalam hatinya. Apakah dia akan terperosok ke jalan yang berduri? Mampukah Aliyah mempertahankan keutuhan rumah tangganya?

Beberapa kalimat favorit dalam buku ini:

  1. Tidak ada yang tahu siapa jodoh siapa. (hlm. 52)
  2. Mari kita tidak berkomentar terlalu dalam tentang kehidupan dan pilihan masing-masing. (hlm. 53)
  3. Mama adalah wanita yang tak pernah aku bantah. (hlm. 85)
  4. Pernikahan selalu mengubah sepasang manusia. Dari sepasang mahluk asing, berevolusi perlahan menjadi satu tim kuat yang membutuhkan satu sama lain, seperti manusia membutuhkan udara. (hlm. 98)
  5. Sungguh menyenangkan bekerja dengan orang-orang yang satu tujuan. (hlm. 111)
  6. Cobalah banyak berdialog dengan Tuhanmu. (hlm. 137)

Banyak juga selipan sindiran halus dalam buku ini:

  1. Tapi inilah ibukota. Dan di sinilah roda-roda penggerak terbesar berputar, termasuk perusahaan market leader tempatnya berkarier. (hlm. 4)
  2. Muka sama badannya saja bule gagah, tapi pikiran dan reaksinya sama persis dengan emak-emak di kampung. (hlm. 29)
  3. Ada pria yang mencium bukan karena perasaan mendalam. Bahkan bisa jadi hanya karena terpengaruh suasana, atau, ya… just because of the oppportunity. (hlm. 30)
  4. Cari apa to, kamu? Kok harus ngeyel kerja? Gaji suami ndak cukup, po? Sudah jadi istri orang mapan, mbok ya sudah, jangan neko-neko. (hlm. 38)
  5. Laki-laki juga menangis. Tapi hanya di depan orang yang disayanginya. (hlm. 50)
  6. Semakin lama kamu menunda pernikahan, semakin tinggi kariermu, semakin matang usiamu, pilihanmu terhadap pria semakin mengerucut. (hlm. 59)
  7. Mana sih yang lebih penting, keluarga atau pekerja? (hlm. 68)
  8. Jadi memang sebegitu derajat kepercayaan diri lelaki ini? Sangat lemah terhadap wanita. (hlm. 85)
  9. Bukti rasa sayang tidak harus disimpan dalam bentuk tulisan, bahkan gambar, karena semua itu telah abadi terekam di hati kalian, bukan? (hlm. 93)
  10. Sesuatu yang disembunyikan biasanya merupakan penyimpangan. (hlm. 94)
  11. Mempertahankan lebih sulit daripada meraih, bukan? (hlm. 121)
  12. Menikah itu jebakan batman. Indah awalnya, kusut setelahnya kalau tidak supersiaga. Berhati-hatilah. (hlm. 124)
  13. Orang sedih, orang mau cerai, dan orang stress pun semua harus makan. (hlm. 166)

Ada filosofi edamame tentang pernikahan di halaman 168; “Ambil edamame dari mangkuk. Ini ibarat kamu milih pria pendamping hidup. Beruntung bila yang kamu comot edamame sehat dengan jumlah polong yang banyak, bukan yang kecil, hanya berisi dua butir dan kempis pula. Kamu lihat cocok, masukkan dia ke mulut. Itu saat kamu memutuskan menikah. Kamu gigit, nikmati gurihnya butiran edamame satu per satu. Itu kehidupan pernikahanmu. Bagaimana kalau ternyata apes banget, salah satu butirannya pahit, entah cacat, entah kena ulat? Ya, buang edamame-nyalah. Ambil yang lain. Tuh, masih banyak edamame dalam mangkuk.” (hlm. 168)

Keterangan Buku:

Judul buku                                          : Tiga Cara Mencinta

Penulis                                                 : Irene Dyah Respati

Editor                                                    : Dewi Kartika Teguh Wati

Desain sampul                                   : Nidya Febriani Utami

Desain isi                                             : Rahayu Lestari

Penerbit                                              : PT Gramedia Pustaka Utama

Terbit                                                    : 2014

Tebal                                                     : 186 hlm.

ISBN                                                      : 978-602-03-0606-3

 

MAU BUKU INI?!?

Simak syaratnya:

1. Peserta tinggal di Indonesia

2. Follow akun twitter @lucktygs dan @aikairin. Jangan lupa share dengan hestek #GA3CaraMencinta dan mention via twitter.

3. Follow blog ini, bisa via wordpress atau email.

4. Jawab pertanyaan di kolom komentar di bawah, plus nama, akun twitter, kota tinggal dan jawaban. Pertanyaannya adalah apa arti persahabatan menurutmu?

5. Giveaway ini juga boleh di share via blog, facebook, dan sosmed lainnya. Jangan lupa sertakan hestek #GA3CaraMencinta yaaa… 😉

Event ini gak pake helikopter, eh Rafflecofter yang ribet itu. Jadi pemenang ditentukan dari segi jawabannya yaaa… ( ‘⌣’)人(‘⌣’ )

#GA3CaraMencinta ini berlangsung sepuluh hari saja: 1 – 10 April 2015. Pemenang akan diumumkan tanggal 12 April 2015.

Akan ada DUA PEMENANG yang akan mendapatkan buku ini. Hadiah akan langsung dikirimkan oleh penulisnya! ;)

Silahkan tebar garam keberuntungan dan merapal jampi-jampi buntelan yaaa… ‎(ʃƪ´▽`) (´▽`ʃƪ)!

-@lucktygs-

PicsArt_25_03_2015_7_00_46[1]

39 thoughts on “REVIEW Tiga Cara Mencinta + GIVEAWAY

  1. nama : Arfina
    akun twitter : @ipinkaramel
    kota Serang

    Artinya sendiri kurang tau, tapi sahabat itu yang selalu ada, bukan hanya disaat butuh, tapi disaat senang juga ada. Sahabat itu saling memahami. Selalu bisa nerima sifat nggak mengenakan punya saya, orangnya nrimo buruknya saya, saya pun begitu. Orang yang bahagia dan ngerasa comfort kalo jalan bareng, walaupun kadang menyebalkan, tapi mungkin itulah persahabatan, persahabatan yang keren nggak mesti mulus kayak paha cheerybelle, tapi ada pertengkaran, perselisihan dan bisa menyelesaikan itu dengan baik. Hipotesa saya, sahabat adalah orang dalam hubungan timbal balik yang saling memahami yang sewaktu-waktu memmpunyai masalah dan diselesaikan secara baik-baik, pun hubungannya membaik dan bisa jadi makin erat.

  2. Sahabat?
    Orang yang paling membuatmu bisa menjadi diri sendiri, dengan segala kekuranganmu, dengan segala tingkah ‘gila’ kamu, bahkan dengan ‘jorok’nya kamu. Nerima semua apa adanya dirimu lah pokoknya.

    Dia memang bukan orang yang selalu bersamamu setiap waktu. Tapi dia yang peduli pertama kali ketika kamu sedang tidak bahagia.
    Dia bukan orang yang membenarkan segala tingkah dan bicaramu. Tapi dia yang berani berkata ‘kamu salah’ tanpa sedikitpun membencimu.

    Sahabat adalah orang yang sama, yang TIDAK PERNAH berbicara manis di depanmu, juga TIDAK AKAN menikammu dari belakang – secara bersamaan.

    Neni
    @nhenie
    Semarang

  3. Rohani Arfah
    @Rohani Arfah
    Makassar

    Sahabat itu adalah dia yang hadir ke dunia untuk menemaniku layaknya saudara, tetapi dia terlahir dari orang tua yang berbeda dengan ku. Dia sudah seperti keluarga, paham akan baik dan buruk ku. Entah kenapa dia sllu tahu apa yg kupikirkan dan kubutuhkan. Hadirnya membuatku merasa berarti sebagai manusia, karena ia tak segan untuk memberi pertolongan atau pun meminta bantuan padaku. Dia mungkin tak selalu hadir 24 jam di sisiku, tetapi bisa berbagi cerita dan pengalaman dengan nya walaupun hanya via telepon atau email membuatku merasa lega. Di saat aku sedang punya masalah, maka dia menjadi orang pertama yang kumintai pendapat atau solusi. Dihadapannya aku tak perlu berpura-pura menjadi orang lain. Yang pasti, bertemu dan bersama dengan nya tidak akan membuatku merasa kesepian

  4. Nama: Anis Antika
    Twitter: @AntikaAnis
    Kota: Surabaya

    Arti persahabatab buatku sangat penting. Menempati posisi kedua dalam hidupku setelah keluarga. Persahabatan adalah pertemanan yang lebih dari sekedar teman. Karena sahabat adalah keluarga. Sahabat adalah orang yang mau aku repotkan dan mau merepotkanku. Sahabat adalah tempat berbagi. Tawa atau pun tangis. Sahabat adalah tempat bersandar dari segala keluh kesah.

  5. nama : Wulida Nadhila
    twitter : jm_nim
    kota : bojonegoro (jatim0

    Sahabat adalah seorang yang entah mengapa ketika bersamanya kita seolah menjadi diri sendiri, Seseorang yang selau menghargai kebaikan dan keburukan yang kita lakukan, tidak berkeberatan dengan kekurangan. Tempat berbagi tawa, rahasia, kesuksesan maupun kekecewaan.

    Sahabat adalah seorang yang membuat kita merasa bahwa dunia ini indah dan kita berlu bahagia telah hidup di dunia ini

  6. nama: Dias Shinta Devi
    akun twitter: @diasshinta
    kota tinggal: Bogor, Jawa Barat
    jawaban:
    menurutku arti persahabatan itu adalah sebuah labirin kaca di mana kita bisa tersesat selamanya bersama. selalu “bergandengan tangan”, berjalan beriringan, tanpa ada yang meninggalkan atau ditinggalkan. tak ada yang mendahului, tak ada yang didahului.
    sahabat takkan meninggalkanmu sendirian menghadapi dunia, ia juga seperti kaca yang akan selalu menampilkan kejujuran tentang apa adanya kamu. sahabat itu adalah sosok yang selalu berhasil melihatmu dari sisi gelapmu dan selalu bertahan di sana, bukan hanya silau dengan sisi terangmu lalu ikut tenggelam dalam kemilau hidupmu. dia selalu apa adanya, seperti cermin.

    thanks mbak GA-nya🙂 sukses teruuuss🙂

  7. Nama : Desi Namora
    Akun twitter : @namoradesi
    Kota tinggal : Bogor
    Jawaban : Apa arti persahabatan?.. Persahabatan adalah ikatan jiwa yang terbentuk antara dua insan atau lebih. But mostly, persahabatan antara dua insan akan lebih lekang oleh waktu. Ia tidak perlu sebuah akad pernikahan jika terjadi antara sesama jenis. Namun, semua pernikahan adalah bentuk dari sebuah persahabatan. Seorang teman bisa memiliki predikat sahabat saat bisa menjadi sandaran jiwa dikala galau dan jatuh, sandaran kantong di kala bokek, sandaran tawa saat bahagia. Seorang sahabat mengerti saat kita butuh waktu untuk sendiri, mengerti saat kita sedang ada masalah lewat kedua bola mata, mengerti saat kita sedang ada masalah meski mulut berucap baik-baik saja.

    Persahabatan tak bisa hilang karena ditelan oleh jarak yang jauh. Dan entah mengapa selalu ada telepati yang sampai kepada seorang sahabat, saat kita memang membutuhkan seorang teman untuk mendengarkan segala curhatan yang menggelelgak di dada.

    Persahabatan itu mampu untuk terus mendukung kita untuk terus berhasil dalam bidang kita, atau kembali bangkit saat kita jatuh. Ia yang percaya bahwa kita bisa menjadi lebih baik dan memiliki masa depan yang lebih baik dari saat ini. Ia yang percaya pada mimpi-mimpi besar kita. Sahabat juga mampu memberikan kritik dan saran yang berguna untuk kebaikan kita.

    Persahabatan tak selalu manis, terkadang juga ada jeda. Masa itu dikarenakan ada beda pendapat antara dua kepala. Namun itu hanya sejenak. Waktu akan menuntun sahabat untuk kembali menyatu, menjalin persahabatan kembali.

  8. Nama :fita
    Twiter : @fitania09
    Kota : Malang

    Sahabat bagiku adalah rumah terhangat ke 2 setelah ortu ku, mereka seseorang yang ada bukan untuk mengisi kekosongan kita namun memberi warna dari tiap detik perjalanan hidup kita..sahabat juga orang yg tercerewet ke 2 setelah ibu..mereka tak segan memberi ceramah berjam-jam hanya agar aku tak terpleset pada kesalahan yang sama..sahabat juga seseorang yang selalu bisa menerima apapun keadaan kita, mereka akan selalu menyingsingkan lengan jika aku merasa kesulitan..sahabat adalah kado indah yang Allah berikan padaku
    Dan sahabat adalah seseorang yang selalu menghapus kesedihan dengan tawa, yang merubah kegalauan menjadi ketenangan..

  9. Nama : Putri A.B.
    Akun Twitter : @putrireview
    Kota tinggal : Jakarta

    Jawaban :
    Arti persahabatan ya? Hmm…
    Ini jawabnya bawa perasaan + panjang banget gak apa2, ya. Semoga gak pada ilfil *ngakak sambil ngumpet*
    Yasudahlah, demi buku 3 Cara Mencinta saya akan merelakan diri sekali ini untuk mempermalukan diri sendiri *lho*
    Ehem, *mode serius*
    Saya pernah membaca sebuah artikel opini di dunia maya yang mengatakan bahwa persahabatan adalah hubungan yang paling aneh. Dan saya sependapat dengan si penulis🙂
    Pada prakteknya, persahabatan bisa lebih mendalam secara emosi daripada hubungan antar kekasih. Persahabatan bukan hanya saling dukung, saling bercerita kegundahan satu sama lain, tapi di dalamnya juga bisa ada cemburu, rasa takut kehilangan, terkhianati, terintimidasi dan ketidakcocokan yang berujung pada hubungan persahabatan yang tak lagi sedekat dulu.
    Seringkali kita bersikap penuh waspada terhadap kandidat2 calon pacar/pasangan hidup, tapi kita cenderung tak sadar bahwa trauma terbesar dalam hidup tersebut bisa menyelusup lewat jalan lain yang tak kita duga: sahabat.
    Nah, di sinilah letak keanehannya. Karena meskipun persahabatan (seperti yang sudah saya ungkapkan di atas) bisa jadi lebih mendalam secara emosi daripada cinta kita pada kekasih, tidak ada batas atau deklarasi yang pasti saat hubungan itu selesai.
    Kalau dengan pacar bisa putus. Kalau dengan pasangan bisa cerai. Ada tatanan moral bahkan hukum yang menuntut kita untuk mendeklarasikan itu secara jelas. Tapi sahabat?
    Dalam persahabatan, umumnya saat hubungan sudah tak lagi sama, kita hanya saling menjauh satu sama lain. Mulai jarang mengirim pesan, mulai mencari alasan supaya tidak bertemu, sebelum akhirnya benar-benar putus kontak. Dan saat bertemu lagi situasi menjadi canggung – atau lebih buruk : seakan tak pernah ada kenangan bersama sebelumnya.
    Disinilah definisi persahabatan saya terbentuk. Arti persahabatan berubah seiring waktu dan usia, dan di jenjang umur saya ini dimana persahabatan datang dan pergi karena status dan pekerjaan, saya merasa lebih nyaman untuk tidak menggembar-gemborkan siapa orang2 terdekat saya dan kenapa kehadiran mereka berarti untuk saya.
    Yang jelas, ada orang2 tertentu yang telah dan akan selalu memiliki tempat khusus di hati saya. Beberapa telah pergi menjalani hidupnya sendiri, beberapa bertahan. Kalau ada di antara mereka yang kembali dekat atau masih bersama saya saat kami menginjak usia senja nanti, barulah saya berani memanggil mereka sahabat🙂

  10. nama : Mulya Saadi
    akun : @mukya_saadi
    kota : yogyakarta
    apa arti persahabatan menurutmu?

    Menurut saya, persahabatan memiliki makna yang cukup luas, ia melibatkan berbagai posisi. Tapi secara umum
    sahabat adalah seseorang yang “hidup” bersama kita. Mengalami kesenangan dan kesusahan bersama, meski
    tak harus selalu bersama-sama. Sahabat adalah orang yang dekat diri kita, karenanya ada yang bagai refleksi pribadi
    {dari kesamaan interest atau karakter}, ada pula yang sifatnya saling melengkapi, menutup dan memperindah satu
    sama lain seperti tubuh dengan baju {seperti pasangan hidup}, baik orangtua, keluarga, bahkan Tuhan dalam konteks
    tertentu.

    Sejauh sudut pandang saya pula, persahabatan dapat dilihat dari 2 keadaan psikis seseorang. A akan mengatakan
    bahwa sahabat adalah something bullshitt. Kalau memang kala itu ia sedang dirundung duka atau amarah karena
    dikhianati seseorang {entah karena salahnya sendiri/bukan}. Tapi pada waktu yang lain A akan mengatakan bahwa
    sahabat adalah a magical moodbooster. Membuat hari lebih berharga dengan segala aktivitas yang dijalankan secara
    total akibat senangnya hati dan pikiran.

    That’s it^^’

  11. Nama : Norma Dwi Purwaningsih
    twitter : @normatwet
    kota : Jakarta

    Sahabat adalah manusia yang selalu hadir kapanpun kita butuh, dan sosok yang mengetahui kelebihan dan kekurangan kita, saya ingat Saat sahabat sejati saya meninggalkan dunia ini nyaitu ibu saya, saya begitu hancur seperti terperosok kelembah gelap, tapi saya menemui setitik cahaya karena sahabat saya yang lain nyaitu teman masa kecil saya hadir dan memberi support mental untuk saya tetap menjalani hidup ini, dan membuat saya tersenyum kembali. Sahabat itu sangat penting, menjadi sosok yang saling mengingatkan dan menguatkan.

  12. Jiah Al Jafara @jiahjava Jepara, Jateng

    Sahabat itu, orang yang sering ngomel gak pernah dukung kalau kita lg galau, sedih. Pendengar dan pengomel paling juara. Tp ya akhirnya kita bs nyaman dengan kegilaan dan omelan mereka. Persahabatannku sih seperti itu hihih

    intinya, dia akan ngomong salah kalau kita salah, bkn mendukung semua kata n tingkah kita.

  13. Nama : Imelda
    Twitter: @MeldaOnRain
    Kota Tinggal: Banjarbaru, Kalimantan Selatan

    Persahabatan adalah..

    Persahabatan adalah keluarga tanpa ikatan darah, bagi masing-masing mereka yang menemukan rumah di luar rumahnya.
    Persahabatan adalah pahlawan yang tersimpan dalam diri masing-masing, untuk satu samalain, bagi yang saling membutuhkan.
    Persahabatan adalah harta yang berharga, bagi mereka yang bergantung satusamalain.
    Persahabatan adalah yang jika salah satunya telah tiada, tak kan ada yang bisa menggantikan, karena setiap sahabat itu unik.
    Persahabatan adalah yang jika terdapat pengkhianatan, akan terasa lebih menyakitkan dari putus cinta.
    Persahabatan itu hangat seperti musim panas menjelang siang, juga panas seperti musim panas di ketinggian matahari.
    Persahabatan adalah satu pikiran yang terbagi dalam dua bentuk.
    Persahabatan adalah bagi mereka yang tak memerlukan kata-kata untuk mengerti hati.
    Persahabatan adalah Terimakasih yang diucapkan dan juga yang tidak diucapkan.

  14. Mila Reski
    @mila_reski

    Sahabat? Pemahamanku selama ini, sahabat adalah orang pertama yang terlintas di benakku setelah keluarga. Sahabat adalah org pertama yang datang kala suka maupun duka. Sahabat adalah satu”nya yang akan tetap tinggal walaupun udah diusir.

    Tapi, itu pemikiranku dulu. Sekarang, aku ngga berani mendefenisikan sahabat. Karena aku punya sahabat yang datangnya pas dia lagi butuh aja, yang belakangan ini malah mutusin kontak gitu aja. Yang lebih suka jalan sama teman barunya, dibanding aku yg notabene udah jadi sahabatnya dari SMP. jadi, menurutku sahabat itu tergantung cara pandang masing” individu. Ada sahabat yang selaluhadir, ada sahabat yang datangnya pas lagi butuh aja. Tapi aku tetap menganggap keduanya sebagai sahabat. Sahabat ngga perlu selalu hadir buat kita, krn kita blm tentu bisa selalu hadir disaat dia butuh. intinya saling memahami dan menerima..

  15. Nama: Aya Murning
    Twitter: @murniaya
    Kota: Palembang

    Sebelum jawab, aku mau cerita dikit dulu boleh ya.🙂
    Aku punya sahabat perempuan yang sampai sekarang masih tetap dekat dan tahu hampir semua rahasiaku. Mereka juga siap sedia ketika ada yang sedang butuh bantuan atau sandaran. Sahabat terdekatku itu ada 4 orang. Salah satunya bersahabat paling lama sejak kami masih di kelas 1 SD, hingga saat ini terhitung sudah 16 tahun. Tiga lainnya bertemu saat SMP. Bisa dikatakan hampir tidak ada rahasia di antara kami karena sekecil apa pun kami selalu saling berbagi. Mereka juga sering menginap di rumahku dan kami hobi masak bersama. Kami itu nggak sering ketemu, nyapa di media chatting atau media sosial juga jarang, tapi sebisa mungkin akan menyanggupkan diri ketika ada yang ngajak meet up or hang out karena sekarang kami udah menyadari sekali betapa berharganya waktu bersama ketika sekarang udah jarang saling kumpul/ketemuan. Kurasa sahabat yang baik adalah seperti itu, meski jarang komunikasi tapi tidaklah saling menjauh dan masih mau bantu, untuk menandakan siapa saja teman sejati kita. Itu juga berguna untuk menghindari rasa bosan lo-lagi-lo-lagi jika tiap hari ketemu, supaya bisa nimbun kangen dan sekalinya ketemu jadi ‘heboh’ haha.
    Ada salah satu dari mereka–yang bersahabat dari SD–pernah membuatku terharu ketika aku terpaksa harus menyimpan kabar tentang masalahku yang rumit karena aku nggak mau merepotkan sahabat-sahabatku saat itu. Hal yang sudah kurahasiakan ternyata ketahuan juga oleh dia secara tidak sengaja. Aku tidak bisa bohong kalau sudah berhadapan dengan dia dan kuceritakan semuanya. Lalu dia bilang, “hal yang serumit ini kau sembunyikan dari aku? Kau harusnya cerita dari dulu supaya aku bisa bantu kau keluar dari masalah ini. Inget ye, aku ini sahabat kau dan aku nggak boleh cuma ada waktu kau lagi jaya. Aku juga harus tahu dan berusaha untuk selalu ada buat kau saat kau lagi jatuh kayak gini biar kau nggak tersiksa terus.”
    Well, ucapan itu nggak bikin aku sampe nangis bombay sih, tapi akhirnya aku lebih menyadari kalau dia menganggapku sebagai orang penting. Aku sungguh bersyukur masih ada orang lain–selain keluarga–yang begitu peduli padaku. Siapa lagi yang bisa begitu kalau bukan sahabat, bukan? padahal pas SD atau SMP dulu kami pernah ‘slek’ gara-gara dia tahu kalo aku juga suka sama cowok yang dia taksir, hahaha. tapi alhamdulillah ‘slek’ itu justru yang makin nguatin persahabatan kami setelahnya.🙂

    so, berdasarkan sepenggal cerita di atas, arti sahabat bagiku adalah orang yang selalu tahu dan selalu bisa nerima busuk-busuknya aku bagaimana. orang yang selalu menjaga rahasiaku dan nggak pernah jelek-jelekin dari belakang. orang yang selalu peduli bukan cuma pas aku lagi jaya, melainkan dia yang sering bertanya soal keadaan. orang yang nggak segan untuk ikut nangis bersama dan tak lupa memberi saran terbaik ketika aku sedang ada masalah. dan tentu saja mereka yang bisa bersikap biasa aja setelah masalah di antara kami selesai.😀
    begitulah arti/definisi sahabat menurutku karena memang begitulah watak dan perangai dari sahabat-sahabat yang aku punya. 🙂

  16. NAMA: Fahrizal Mukhdar
    TWITTER: @FahriSerenada

    Sahabat.
    Bagai diri kita yg kedua.
    Saya tidak pernah memikirkan seperti apa seharusnya sahabat. Tabi ketika saya telah menganggap seseorang adalah sahabat saya, maka sama halnya ia dengan saudara kandung saya.

    Ada sebuah ujaran, bahwa sahabat hanya bisa menceritakan kebaikan tentang orang yg menjadi sahabatnya. Ia akan melihat orang yg menjadi sahabatnya hanya dari satu sudut pandang, yaitu sudut pandang positif atau prasangka baik. Ia akan selalu menjaga dan mengingatkan kita jika kita masuk ke dalam pilihan hidup yg salah.

    Seperti itulah pula Nabi dan para sahabat bersahabat.

  17. Apa yang sering perempuan lupa adalah persahabatan merupakan segalanya. Persahabatan tidak ternilai seperti halnya keluarga dan para kekasih tercinta. Bahkan persahabatan tidak bisa diukur oleh uang, kekuasaan, jabatan, kemampuan, segalanya. Orang yang ‘besar’ pada akhirnya adalah mereka yang memiliki banyak teman dan tidak meninggalkan teman-temannya di belakang, tapi mereka yang mengajak sahabatnya berjalan beriringan dan berlari bersama. Menunggunya bahkan ketika mereka lelah untuk menghirup nafas berdua. Seperti halnya kehidupan, persahabatan bak terjalnya jalan, turun dan naik. Namun sahabat sejati ia tidak akan mati.

    Larasestu Hadisumarinda, Jakarta
    @ecocriticismeve

  18. Nama : Rany Dwi Tanti
    Akun twitter : @Rany_Dwi004
    Kota tinggal : Tulungagung

    Apa arti persahabatan menurutmu?

    Persahabatan itu susah dijelasin. Kadang bertengkar, kadang bercanda, sedih sama-sama, senang sama-sama. Tapi dari itu semua ada maknanya, yaitu kebersamaan. Oleh karena itu, persahabatan bukan hanya tentang diri kita menerima orang lain, tetapi juga membiarkan diri kita diterima orang lain.

  19. Apa arti persahabatan menurutmu?
    Persahabatan itu lebih-lebih mengasyikkan dari sekedar jalinan berpacaran. Nggak cuma ada senengnya doang, tapi kadang juga ada sedihnya, ada marahnya sampai kadang nangis bareng. Saling berbagi hal-hal yang bisa dibilang ‘Rahasia’ yang mungkin sama orang lain belum tentu mau berbagi. Dalam persahabatan tidak ada istilah ‘memaksa’, karena perasaan bersahabat itu akan kita rasakan dengan sendirinya, tanpa ada unsur paksaan.

    Nama : Rina Eko Wati
    Akun twitter : @HikariMio
    Kota tinggal : Tulungagung, Jawa Timur

  20. Rini Cipta Rahayu
    @rinicipta
    Karangasem, Bali

    Sahabat menurut saya adalah mereka yang bersedia untuk mendengarkan, bersedia untuk hadir dalam segala suasana tanpa rasa terpaksa. Memaklumi segala kekurangan dan tidak memanfaatkan kelebihan kita. Mereka yang memiliki kesadaran bahwa kejujuran, keterbukaan dan pengertian adalah hal yang penting dalam sebuah hubungan🙂

  21. Dini Adinda
    @Diniadndapr
    Bogor

    Persahabatan menurutku dimana ada sekelompok orang yang gesrek, gatau malu, saling menyemangati, dan yang paling penting saling menutupi aib sahabatnya sendiri❤ dan di persahabatan itu gaada yang namanya ngomongin di belakang:p

  22. Nama : Aldi Rahman Untoro
    Akun twitter : @108_Aldi
    Kota tinggal : Tangerang
    Jawaban : Persahabatan adalah sebuah ikatan yang tidak akan mudah dilepaskan oleh apapun dan tidak lekang oleh waktu. Sahabat itu sama-sama susah dan sama-sama senang, tidak berbohong dan tidak suka dibohongi. Bersama-sama menuju kesuksesan.

  23. Eni Lestari
    @dust_pain
    Malang

    buatku persahabatan adalah hadiah terindah selain keluarga. bersama sahabat, aku gak perlu jaim. walau sering saling olok, tapi sebenarnya kami saling menyayangi. walau bertengkar, tapi setelah itu kami pasti berbaikan kembali🙂 i love my bestfriend🙂

  24. Yanti Boniyanti
    @QueenPinkii
    Bandung

    Sahabat Adalah org ke 3 selain Org tua .
    sahabat Jg adalah Org yg mengisi kekurangan kita ,
    Mereka Bisa menjadi tangan Kita ,
    Kenapa ?
    Karena saat kita menangis , sahabat akan menghapuskan air mata Kita🙂
    Dan sahabat adalah org paling Jujur di dunia karena mereka akan mengomentari segala Hal tntang kita sekalipun itu menyakitkan

  25. Nama: Dian Maya
    Twitter: @dianbookshelf
    Kota: Makassar

    Sahabat saya hanya hitungan jari. Karena saya jenis manusia yang tidak mudah percaya kepada manusia lain, makanya jumlah sahabat saya pun kurang. Saya tidak gampang membagikan kehidupan saya kepada orang lain. But, once I have them, I’ll keep them. Persahabatan itu sendiri menurut saya sama pentingnya dengan ‘relationship’. Kalian mengetahui latar belakang masing-masing, memiliki selera yang sama, atau mungkin hobi yang sama kemudian karena merasa cocok, mungkin karena merasa senasib seperjuangan, maka persahabatan itupun terjalin. Sahabat adalah mereka yang menertawakan mimpi-mimpimu sekaligus percaya kamu akan mampu mewujudkannya. Sahabat adalah mereka yang mewanti-wantimu untuk menghindari sesuatu yang berpeluang melukaimu tapi namun tetap ada saat kau terluka. Memberikan bahu untuk bersandar.

    Jadi singkatnya, perbendaan antara TEMAN dan SAHABAT:
    Teman -> Baik di depan, brengsek di belakang.
    Sahabat -> Brengsek di depan, baik di belakang.🙂

  26. Nama : Vera Sitompul
    Twitter : vera_s089
    Kota: Jambi
    Jawaban : Ditanya arti persahabatan, saya sendiri suka bingung. Masalahnya saya aja gak tahu apa saya punya sahabat ? atau ntah ada orang diluar sana yang menganggap saya sebagai sahabatnya ?? . Punya banyak teman tidak berarti menjamin punya sahabat juga kan ?. Kalau dari buku-buku yang saya baca sih, biasanya tokoh utama sahabatannya udah lama, dari kecil kalau bisa. Sangking dekatnya, masuk rumah sahabat gak pakai salam lagi, langsung ngacir ke tujuan😀😀 . Lihat dari pilem-pilem korea atau telenova (ukhh, loversnya nih), rata-rata tokoh utamanya juga bisa berjodoh berkat bantuan sahabat. Iri loh saya –”

    Bagi saya persahabatan itu seperti masakan (karena saya suka makan dan hanya sedikit suka masak). Terkadang lezat, enak dan gurih, atau kebalikannya : pahit, asin atau gosong. Waktu pertama dibina serupa dengan orang yang baru belajar masak, penuh rasa nano-nano (yang penting layak makan) – Terkadang sejalan, terkadang tidak, bahkan banyak gak nyambungnya dulu, banyak bertengkarnya juga. Mau gimana lagi, wong bumbunya nakar sendiri, hehe sesuai suasana hati lah. Situ mau buat pedas, ya banyakin cabenya, situ mau buat asin ya banyakin garamnya. Tapi kalau sudah mahir gak usah ditakar lagi, kan udah biasa. Begitu juga dengan persahabatan. Semakin lama dibina semakin mirip saudara kembar, udah bisa menyamakan rasa, memahami beda ego satu dengan yang lain, saling tahu apa yang disuka dan gak malu-malu. Butuh proses dan waktu lama untuk mematangkan apa yang ingin dicapai : saling pengertian.

    Jadi kesimpulannya, bagi saya persahabatan itu seperti masakan. Itu aja ? ya, seperti yang saya ilustrasikan, sisanya mari mengambil kesimpulan masing-masing 😀😀

  27. Ai Enur Solihah
    @hikarunomori
    Kota Tasikmalaya

    Apa arti persahabatan menurutmu?

    Persahabatan itu mungkin seperti udara. Kadang kita tidak sadar saat dia ada di sekitar kita, tapi langsung mencarinya saat kita membutuhkannya. Sesuatu yang sangat penting, walaupun kadang terlupakan. Tapi sadar atau tidak, udara selalu ada di sekitar kita, membuat kita tetap hidup. Begitu juga persahaban, kadang terlupakan dan mungkin terabaikan, tapi dia akan selalu ada dan membuat kita “hidup”.

    Aku juga ingin mempunyai “udara” yang bisa membuatku “hidup”.

  28. Warastri Rezka Hardini
    @RezkaHardini
    Malang

    Menurut saya persahabatan adalah suatu hubungan yang saling terbuka, tidak ada yang ditutupi, sahabat selalu memastikan dirinya ada baik saat kita berduka maupun bahagia. Persahabatan sejati adalah yang selalu berbagi baik tawa maupun tangis, yang selalu setia mendampingi dan menjadi pendengar setia ketika sahabatnya butuh, menjadi sandaran ketika sahabatnya jatuh. Persahabatan merupakan anugerah terindah dalam hidup saya.🙂

  29. Nama : Shiela Hartiningtyas
    Twitter : @ruth_shiela
    Kota tinggal : Bandung
    Jawaban : Apa arti persahabatan menurutmu?
    Bagiku, friend means family. Yup, teman sudah seperti keluarga sendiri bagiku. Tidak mudah mencari seorang sahabat sejati.
    Oleh sebab itu, ketika kau sudah menemukan seseorang yang kau anggap sahabat sejati, hargailah itu dan jagalah baik2.
    Aku rela melakukan apapun asal bisa melihat sahabatku bahagia. Mereka senang, akupun ikut senang.
    Begitu juga sebaliknya, saat mereka sedih, akupun ikut merasa sedih.
    Teman adalah harta karun yang paling berharga. Oleh karena itu peliharalah harta karun yang sudah dimiliki ini dengan sepenuh hati.:)

  30. Nama :Hary Gimulya
    Twiter : @angels_rutherfo
    Kota : Bandung

    Persahabatan besar maknanya bagiku. Tanpa sahabat, mungkin aku takkan bisa seperti sekarang ini.
    Bagiku, selain keluarga yang selalu memberikan dukungan penuh bagiku, sahabatlah yang selalu ada mendukungku.
    Saat aku sedang kesulitan dan memerlukan bantuan, mereka selalu siap membantu. Mereka tidak pernah mengeluh.
    Mungkin sekarang aku dan para sahabatku itu sudah tidak tinggal bersama di 1 kota lagi. Ada yang tinggal di kota lain dan juga sudah menikah.
    Namun itu tidak mampu menghalangi arti dari sebuah persahabatan.
    Sebisa mungkin kami tetap menjaga komunikasi dan terkadang kami pun saling datang mengunjungi.
    Mottoku adalah sekali menjadi sahabat, maka selamanya akan tetap menjadi sahabat.

  31. Nama: Isna Farhatina
    ID Twitter: @isnastarr
    Kota: Pekalongan
    Jawaban: Arti persahabatan…
    In my mind, persahabatan itu kelemahan diriku adalah kelebihan sahabatku, kelebihan dariku adalah bagian dari kehebatan sahabatku. Laksana permata, sulit untuk mendapatkannya namun akan tetap indah dan bercahaya selama-lamanya :))

    Wohooo, excited banget dapet kabar ada GA lagi walaupun selalu kalah xD Sukses yaaa kak!^^ makin sering ngeblog dan berbagi ilmu^^

  32. Laura Lidya Monica Putri
    @LauraLmcP
    Batam

    ‘SAHABAT”, malaikat tanpa sayap yang dikirimkan oleh Tuhan kepadaku, selain hadiah terbaik yang aku punya, yaitu kedua orang tuaku. Bersahabat sejak kecil, selalu bermain bersama, menghabiskan waktu hanya untuk berbagi cerita; jalan-jalan sore; atau sekedar sholat ke masjid, membuat kami semakin dekat hingga tak terpisahan. Meskipun umur kami terpaut 4 tahun, dan bersahabat selama 13 tahun, membuat orang-orang yang melihat kami dan menganggap kami adalah kakak adik.

    sahabat, tidak dapat digantikan dengan apapun, apalagi ditukar dengan apapun. dia berharga, bahkan lebih berharga daripada emas dan berlian. dia memang tanpa sayap yang selalu siap untuk datang tiba-tiba demi menolongku dalam keadaan susah, tapi bagiku dia memang ‘bersayap’, dengan segala sikap, ketulusan hati dan kepeduliannya kepada sesama, bukan hanya kepadaku.

    dia terlalu ‘care’ dengan apapun yang ada disekelilingnya, dan terkadang itu membuatku cerewet kepadanya. karena, tidak semua orang yang berada disekelilingnya bisa menerimanya, bahkan yang secara diam-diam akan menyakitinya.

    sahabat saling melengkapi, bukan mengurangi. sahabat menambah kebaikan, bukan menambah kekurangan. sahabat slaing mengisi, bukan mengurangi. sahabat mau menerima apapun, bukan ‘diterima’ demi apapun.

    sampai kapanpun kita akan tetap bersama, hingga waktu yang akan menentukan kapan kita akan berpisah.

  33. Pingback: Daftar Bacaan tahun 2015 | Luckty Si Pustakawin

  34. 3 cara mencinta dari 3 sahabat itu ya kak ceritanya?
    Paling suka kutipan ini: “Ambil edamame dari mangkuk. Ini ibarat kamu milih pria pendamping hidup. Beruntung bila yang kamu comot edamame sehat dengan jumlah polong yang banyak, bukan yang kecil, hanya berisi dua butir dan kempis pula. Kamu lihat cocok, masukkan dia ke mulut. Itu saat kamu memutuskan menikah. Kamu gigit, nikmati gurihnya butiran edamame satu per satu. Itu kehidupan pernikahanmu. Bagaimana kalau ternyata apes banget, salah satu butirannya pahit, entah cacat, entah kena ulat? Ya, buang edamame-nyalah. Ambil yang lain. Tuh, masih banyak edamame dalam mangkuk.” (hlm. 168)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s