[MNSL Blogtour] GIVEAWAY #MarryNowSorryLater

BLOGTOUR MNSL 1

Sudah siap dengan GIVEAWAY Marry Now, Sorry Later ini?!? Yuhuuuu…blog ini akan menjadi pembuka di rangkaian blogtournya plus akan menjadi pembuka giveawaynya juga nih….😀

MAU JUGA BUKU INI?!? 😀

Simak syaratnya:

1. Peserta tinggal di Indonesia

2. Follow akun twitter @lucktygs dan @09061983. Jangan lupa share dengan hestek GA #MarryNowSorryLater dan mention via twitter.

3. Follow blog ini, bisa via wordpress atau email.

4. Jawab pertanyaan di kolom komentar di bawah, plus nama, akun twitter, kota tinggal dan jawaban. Pertanyaannya adalah lebih baik mencintai yg tak bisa kau miliki atau memiliki seseorang yg tak balas mencintai?!? Berikan alasannya 😀 #eaaa #MakanBuahSimalakama

5. Tinggalkan komen di WAWANCARA dan REVIEW

5. Giveaway ini juga boleh di share via blog, facebook, dan sosmed lainnya. Jangan lupa sertakan hestek GA #MarryNowSorryLater yaaa… 😉

Event ini gak pake helikopter, eh Rafflecofter yang ribet itu. Jadi pemenang ditentukan dari segi jawabannya yaaa… ( ‘⌣’)人(‘⌣’ )

GA #MarryNowSorryLater ini berlangsung satu hari saja. Hari ini sejak giveaway ini diposting sampai pukul 23.59 WIB. Pemenang akan diumumkan tanggal 21 Mei 2015.

Akan ada SATU PEMENANG yang akan mendapatkan buku ini. Hadiah akan langsung dikirimkan oleh penulisnya! ;)

Silahkan tebar garam keberuntungan dan merapal jampi-jampi buntelan yaaa… ‎(ʃƪ´▽`) (´▽`ʃƪ)!

-@lucktygs-

blogtour MNSL 7

 

31 thoughts on “[MNSL Blogtour] GIVEAWAY #MarryNowSorryLater

  1. nama: zulaikhah
    twitter : @kimzujonghee
    tinggal : tuban, jawa timur

    Lebih baik mencintai yang tak bisa kau miliki atau memiliki seseorang yang tak bisa membalas mencintai?

    Saya akan memilih Lebih baik mencintai yang tak bisa ku miliki.
    jika aku memilih memiliki seseorang tetapi dianya tak mencintaiku?
    aku sendiri yang akan terluka nantinya. Seperti sebuah kebohongan yang menyelimutimu, dia tersenyum manis padamu tapi jika kau tau di balik smua itu hanyalah kebohongan, bagaimana perasaanmu?
    sakit bukan. Maka dari itu lebih baik cintaku bertepuk sebelah tangan, yang pasti sebuah harapan itu kecil, dan resiko sakit hati juga tak terlalu dalam.

  2. Nama: Dion Yulianto
    TwitterL @dion_yulianto
    Kota: Yogya

    Lebih baik mencintai yang tak bisa kau miliki atau memiliki seseorang yang tak bisa membalas mencintai?

    Sebenarnya pengennya mencintai yang bisa membalas mencintai dan bisa memilikinya, tetapi memang sudah jatahnya kehidupan ini tidak sempurna agar kita tergerak untuk berjuang. Jadi, di antara dua opsi tersebut, saya memilih “mencintai yang tak bisa kau miliki” karena saya pernah mengalami yang sebaliknya dari itu, dan itu syesekkk eh hyesekkk. Eh maaf curhat ngahahahaha oops.

    Hidup hanya sekali, dan rugi sekali rasanya memiliki orang yang tak mencintaimu, alangkah lebih baik mencintai yang tak bisa kau miliki karena paling tidak kau sudah terbiasa dengan perihnya. Sementara itu, jika harus hidup dengan dia yang tak pernah mencintaimu, setiap hari, rasa sakit itu sungguh tak tertanggungkan. Akankah kau merelakan hari-harimu dalam kepedihan seperti itu, sepajang waktu?

    Sudahlah, lepaskan dia dan biarlah kau mencintainya dari jauh meskipun kau tak bisa memilikinya. Seperti perahu yang tak pernah memiliki samudra, tetapi dia berlayar dalam keberadaannya. Keberadaannya semata kadang sudah lebih dari cukup, Cinta.

  3. Nama: aryane dwi Putri
    Twitter: @ariiiks
    Tinggal: depok, jawa Barat

    lebih baik mencintai yg tak bisa kau miliki atau memiliki seseorang yg tak balas mencintai?!?

    Ini pertanyaan sebenarnya susah walaupun fakta di lapangan tidak sesusah yang dibayangkan
    Kalau saya sendiri, sejujurnya, dari dulu sampai sekarang jawabannya akan tetap sama, lebih baik mencintai yang Tak bisa kau miliki
    Memang terdengar miris karena hanya bisa mengagumi dari jauh, *Padahal sebenarnya tidak seburuk itu*
    Tapi dari pada memaksakan perasaan? Satu kebohongan akan menimbulkan kebohongan yang lain
    Bukan hanya satu pihak yang akan terluka, Tapi kedua belah pihak dan mungkin saja akan ada pihak lainnya yang menderita

  4. Nama: Febriana SN
    Twitter: @febrifsn
    Tinggal: Salatiga
    Lebih baik mencintai yang tak bisa kau miliki atau memiliki seseorang yang tak bisa membalas mencintai? Kalo saya lebih baik mencintai yg tak bisa saya miliki, setidaknya saya tau dia memiliki rasa yg sama kpda saya, walaupun nggak bisa bersama. Buat apa menjalani hidup dengan mereka yg tidak mencintai kita?

  5. Mareyni Day
    @MareyNi_Day9
    Kediri

    Jika bicara soal mencintai, itu sulit ya! Karena itu terlalu abstrak untuk saya. Banyak orang bilang cinta itu anugerah. Tpi makin hari, saya makin ragu. Cinta itu sangatlah abstrak.

    Jika pertanyaannya, Lebih baik mencintai yang tak bisa kau miliki atau memiliki seseorang yang tak bisa membalas mencintai? Mungkin rasionalnya akan memilih mencintai yang tak bisa kau miliki. Tapi dunia ini tidak selalu stabil. Terkadang pilihan itu akan membuatmu semakin terpuruk dan tidak berakhir baik.

    Jika saja aku disini sebagai objeknya dan tersisa pilihan, mencintai orang yang mencintaimu dan memilikimu, meski kau tak mencintainya. Saya akan lebih merasa baik dengan memilih pilihan itu. Cintailah apa yang ada dihadapanmu, dan yang telah mencurahkan seluruh cintanya untukmu. Itu lebih baik

  6. Alvina
    @alvina13
    Solo

    mending mencintai yang tak bisa kau miliki.
    Sebab kalau memiliki seseorang yg nggak mencintaimu, ujung ujungnya hanya berakhir dengan lelah. buat apa memiliki tapi dia nggak sayang, ngga cinta sama kamu? Buat apa susah-susah menyerahkan hati eh tapi dia nggak balik menyerahkan hatinya ke kamu? beuuh, pasti rasanya sakit. makan atiii booo. apalagi kalau tiap hari dikacangin, dicuekin, padahal kitanya udah mati matian ngerayu dia.

  7. Nama : Erta
    Akun twitter : @ertalin
    Kota tinggal : Medan

    Lebih baik mencintai yang tak bisa kau miliki daripada hidup bersama tetapi menyakiti dua belah pihak. Jika kita tidak bisa memilikinya, tandanya bukan jodoh kita. Biarkan ia bahagia bersama dengan cinta sejatinya. Yakinlah Tuhan mempunyai rancangan yang indah untuk setiap orang dan cinta adalah salah satunya🙂

  8. Nama: Shen Meileng
    Twitter: @OhGirlDay
    Kota: Balikpapan

    Lebih baik mencintai yang tak bisa kau miliki atau memiliki seseorang yang tak bisa membalas mencintai?

    Kalau aku lebih baik memiliki seseorang meskipun dia tidak mencintaiku. Tidak apa aku disebut masokis, tapi lebih baik seperti ini karena setidaknya aku “memiliki” orang tersebut, bukan orang lain. Lagipula kebersamaan bisa membuat seseorang membalas cinta kita meskipun prosesnya lama dan menyakitkan. Karena mencintai seseorang dan bisa memilikinya berarti kita sudah “taken” kontrak secara tidak langsung untuk bersabar, meskipun dia tidak mencintaiku.

  9. Nama: Zuhelviyani Zainuddin,
    Akun twitter: @evizaid,
    Kota tinggal: Makassar,
    Jawaban:

    Lebih baik mencintai yg tak bisa kau miliki atau memiliki seseorang yg tak balas mencintai?

    Kalo saya sih lebih baik memiliki seseorang yang tak balas mencintai.. Setidaknya saya masih bisa berusaha membuat dia balas mencintai saya dengan memilikinya.😀 Lagian dia sudah menjadi milik saya, jadi lebih mudah untuk membuatnya jatuh cinta. Bukankah ada cinta yang bisa tumbuh karena terbiasa? ^^

    Jadi please jadikan #MarryNowSorryLater itu menjadi milik saya, Kak.. #eh
    Jadikan saya pemenang di blogmu kali ini, Kak.. *Q*

    Link share: https://twitter.com/evizaid/status/600950175717203968

  10. Nama : Shiela Hartiningtyas
    Twitter : @ruth_shiela
    Kota tinggal : Cirebon

    lebih baik mencintai yg tak bisa kau miliki atau memiliki seseorang yg tak balas mencintai?!? Berikan alasannya
    Jawaban : Aku akan memilih memiliki seseorang yang tak balas mencintai.
    Alasannya adalah karena aku ingat dengan pepatah mencintai karena terbiasa.
    Mungkin pada awalnya dia tidak mencintaiku, bahkan mungkin membenciku.
    Namun bagaimanapun juga, aku dan dia sudah menjadi pasangan suami istri.
    Otomatis kami akan bertemu setiap hari dan juga tinggal dalam satu atap.
    Keuntungan itu akan aku pakai untuk membuatnya bisa jatuh cinta denganku.
    Caranya adalah setiap saat memberikan perhatian kepadanya.
    Selain itu aku akan berusaha meningkatkan kadar romance diantara kami.
    Bisa melalui candle light dinner, nonton bareng, atau melakukan kegiatan bersama.
    Aku yakin seiring berjalannya waktu, ia akan luluh dan mampu mencintaiku dengan tulus.
    Batu saja lama-lama akan berlubang jika terus diberi tetesan air.
    Yang penting jangan menyerah untuk membuatnya balas mencintaiku.
    Harus juga yakin bahwa cintaku bakal berakhir dengan happy ending.:)

  11. nama: Ratri
    akun twitter: @ratweezia (udah follow @lucktygs dan @09061983)
    kota tinggal: Yogyakarta
    jawaban: Pertanyaan susah ini, mah. Tapi kalau aku lebih baik mencintai yg tak bisa dimiliki. Namanya saja cinta, susah dihapusnya, mah. Mau sepuluh tahun, dua puluh tahun, bahkan sampai menutup mata pun nggak bakal bisa terlupakan. Daripada memaksakan diri menumbuhkan cinta pada orang yang nggak dicintai. Mending mencintai apa yang dimau hati kita daripada maksa.

    * udah follow blog via e-mail (tahunya giveaway ini juga dari e-mail hehehe)
    * udah share by Twitter (@ratweezia)
    * udah ninggal komen di review & wawancara a.n. Ratri

    #giveaway #MarryNowSorryLater a novel by @09061983 TODAY ONLY (20/5) >> https://t.co/lZTcVz5smn @lucktygs— Ratri Puspita (@ratweezia) May 20, 2015

  12. Lebih baik mencintai yg tak bisa kau miliki atau memiliki seseorang yg tak balas mencintai?!? Berikan alasannya!

    Mending memiliki seseorang yang tidak (atau belum) balas mencintai. Karena, MEMILIKI adalah wujud HAK. Hak untuk mendominasi dan mengatur. Nah, cinta akan tumbuh dalam kebersamaan. Lambat laun pasti akan tercipta cinta jika frekuensi pertemuan sangat intens. Yakin deh😀

    Nama: Dian Maya
    Domisili: Makassar
    Twitter: @dianbookshelf
    Link share: https://twitter.com/dianbookshelf/status/600955258429308928

  13. Dyah Muawiyah
    @dyahmuawiiyah
    Solo

    Aku pilih yang mencintai namun tak bisa dimiliki. Alesannya? Karena kenyataannya sekarang kayak gitu X’D Sama-sama mencintai tapi karena “perbedaan” jadi tak mungkin saling memiliki kan, kak? (malah curhat).

    kalo memilih memiliki seseorang yang tak balas mencintai, selain diri kita bawaannya sakit ati, kasian sama pasangan kita juga. Harus menderita hidup sama orang yang tidak dia cintai.

  14. Humaira
    @RaaChoco
    Purwakarta

    lebih baik mencintai yg tak bisa kau miliki atau memiliki seseorang yg tak balas mencintai?!? Berikan alasannya

    Wah pertanyaannya bener-bener makan buah simalakama. Kalo milih sih maunya yang enak dua-duanya, mencintai, dicintai dan memiliki. Kalo udah kayak begitu hidup rasanya lengkap banget, sempurna.

    Karena harus memilih yang lebih baik dari pertanyaan buah simalakama tersebut, aku lebih memilih mencintai tapi tak bisa memiliki, walaupun sakitnya tuh disini #tunjuk dada

    Karena kita ga bisa memilih akan jatuh cinta kepada siapa diri ini, bahkan saat jatuh cinta semua keburukan itu disisihkan begitu saja.

    Aku bisa mencintai “dia” sebesar apapun yang aku mau, tapi aku harus sadar kalo aku ga boleh dan ga bisa berharap lebih atas perasaan yang aku miliki. Daripada aku bisa memiliki “dia” tapi hati dan pikiran “dia” bukan tertuju padaku, tapi jauh melanglang buana untuk seseorang di luar sana. Rasanya sakit banget saat semua hati, pikiran dan perbuatan yang aku lakuin buat “dia” tak pernah dilirik sama sekali.

    Itu pikiran paling rasional yang aku ambil dalam keadaan SESADAR-SADARNYA dan TIDAK SEDANG JATUH CINTA. Tapi kalo udah ngadepin langsung dan lagi jatuh cinta, aku angkat tangan. Pastinya aku ingin memilikinya, memiliki semua hati, pikiran dan hidupnya. Tanpa lelah aku akan berusaha membuat “dia” jatuh cinta, karena aku pikir bener kata lagu dewa “aku bisa membuatmu jatuh cinta kepadaku meski kau tak cinta” dan cukup “beri sedikit waktu agar cinta dapat hadir dengan terbiasa”

    Karena sebenernya pertanyaan paling sulit di dunia itu bukan matematika, fisika atau pun kimia. Tapi cinta, karena jawabannya tak hanya melibatkan pikiran tapi juga hati.

    Yah secara keseluruhan bisa disebut itu efek samping dari jatuh cinta, dan ga ada obatnya😀😀

  15. Eni Lestari
    @dust_pain
    Malang

    Lebih baik mencintai yang tak bisa kau miliki atau memiliki seseorang yang tak balas mencintai?!? Berikan alasannya!

    aku pilih memiliki seseorang yang tak balas mencintai. kenapa? karena paling gak dengan begitu aku bisa melihatnya, ngobrol dengannya, membahagiakannya, dan membuatnya tersenyum tiap hari. at least aku punya hak untuk melakukan semua itu karena dia milikku. masalah dia bakalan balas mencintaiku atau gak, aku gak peduli. aku emang tipe orang yang mencintai sih, tapi jarang dicintai (hiks). jadi beneran gak masalah kalo orang yang kucintai gak balas mencintaiku. istilahnya aku mau menukar apa saja asalkan dia jadi milikku🙂

  16. Pertanyaannya berat… :))

    Aku lebih memilih mencintai tapi nggak bisa memiliki daripada memiliki orang yang nggak bisa mencintaiku. Karena setidaknya aku nggak dibohongi, nggak sakit hati. Karena memiliki orang yang nggak mencintai kita itu sama halnya kayak kamu nyalonin diri jadi GM dan kamu terpilih hanya karena kamu adalah anak pemilik perusahaan. Tanpa dia mencari tahu dulu kemampuan dan kualitasmu seperti apa.

    Mending meratapi dia yang bersama orang lain daripada meratapi dia yang ada disamping kita tapi memikirkan orang lain.

    Anis Antika
    @AntikaAnis
    Surabaya

  17. Nama : Hary Gimulya
    Twitter : @angels_rutherfo
    Kota : Bandung

    lebih baik mencintai yg tak bisa kau miliki atau memiliki seseorang yg tak balas mencintai?!? Berikan alasannya?

    Jawaban : Pilihanku jatuh pada memiliki seseorang yang tak balas mencintai.
    Dilihat dari sudut pandang siapapun dan manapun, pasti orang-orang akan menganggap pilihan ini merupakan sesuatu yang egois.
    Tidak suka pada kita, tapi kok tetap bersikeras ingin memilikinya.
    Mungkin itu yang ada dalam pikiran orang banyak.
    Namun bukankah cinta itu memang buta dan egois?

    Pada saat sedang jatuh cinta, yang ada dalam pandangan kita hanyalah pasangan kita tersebut. Kita buta terhadap hal-hal yang lainnya. Bahkan seringkali kejelekan pasangan kita pun tidak akan terlihat, karena menurut kita dia itu sudah perfect.
    Bukti bahwa cinta itu buta kan?

    Bukti bahwa cinta itu egois adalah kita berkeras tetap ingin memiliki orang yang kita suka, walaupun mungkin orang itu tidak menyukai kita. Pada saat dinasehati agar kita melupakan dia dan mencari orang lain saja, bisa jadi kita akan mengatakan bahwa ini pilihan hidupku dan aku jugalah yang akan menjalani hidupku bersamanya.
    Keegoisan inilah yang membuat nasehat orang lain yang mungkin berguna bagi kita malah seperti angin lewat saja.
    Namun itulah cinta.
    Kebutaan dan keegoisan itulah yang membuat cinta jadi terasa lebih indah (atau mungkin pahit?)
    Jadi boleh donk kalau aku ingin egois dan ingin memiliki orang yang aku cintai, meskipun ia tidak mencintaiku. Yang penting aku sudah memilikinya dan bisa melihatnya setiap hari disampingku.

  18. Nama : Rany Dwi Tanti
    Akun Twitter : @Rany_Dwi004
    Kota Tinggal : Tulungagung

    Saya bukan tipe orang yang memaksakan kehendak atau memaksa seseorang untuk mau bersama saya atau pura-pura menyukai saya. Jadi saya akan memilih ‘lebih baik mencintai yang tak bisa saya miliki’

    Sebenarnya dua pilihan itu sama-sama bisa bikin hati patah. Sama-sama nggak enaknya. Tapi daripada memiliki seseorang yang tak balas mencintai mending yang satunya aja deh. Menurut saya sakitnya bakal lebih parah kalau memiliki seseorang yang tak balas mencintai. Untuk apa kita memiliki dia kalau dia aja nggak suka sama kita? Bakalan makan hati dong! #hehe

    Mencintai yang tak bisa saya miliki memang bikin sakit hati juga. Bertepuk sebelah tangan gitu ya ceritanya. Tapi karena saya udah terbiasa dengan itu #Duh…bongkar aib, jadi ya it’s okay lah…karena memang tak semua cinta bisa memiliki kan?

  19. Nama : Rina Eko Wati
    Akun Twitter : @HikariMio
    Kota Tinggal : Tulungagung, Jawa Timur

    “Lebih baik mencintai yang tak bisa kau miliki atau memiliki seseorang yang tak balas mencintaimu?”

    Bingung juga sih mau pilih yang mana, apalagi pilihannya nggak ada yang enak semua. Tapi kalau disuruh pilih salah satu, lebih baik mencintai yang tak bisa dimiliki saja daripada memiliki seseorang yang tak balas mencintai. Buat apa coba memiliki kalau ternyata tidak dicintai, sama saja tidak dianggap dong! Itu namanya memaksakan apa yang sebenarnya bukan untuk kita. Egois namanya dan saya tidak suka itu. Mencintai bukan berarti malah membuatnya menderita, tapi membuatnya bahagia dengan pilihannya sendiri. Lagipula lebih menyakitkan saat berpura-pura tidak mengetahui padahal sebenarnya kita tahu kalau dia tidak mencintai kita, hanya saja kita mencoba menutupi itu. Dan nggak akan nyaman saat menjalani hubungan itu karena selalu terbayang-bayang perasaan si dia yang memang tidak mencintai kita, tentu saja.

  20. Nama : Erdina Yunianti
    Twitter : @Dinnaaa_27
    Kota Tinggal : Cilegon-Banten

    lebih baik mencintai yg tak bisa kau miliki atau memiliki seseorang yg tak balas mencintai?!? Berikan alasannya?

    Jawab : saya memilih lebih baik mencintai yang tak bisa di miliki, karena cinta tak harus memilki kadang yang bisa di miliki justru bukan karena cinta . Dengan mencintai saya dapat belajar untuk mencurahkan perhatian, kasih sayang dan menghargai orang lain. Cinta sejati adalah memberi, mengasihi dan memahami bukan meminta jadi secara otomatis ketika saya mencintai dan memberi cinta kepada orang lain, maka insha allah saya akan di cintai oleh banyak orang tak terbatas pada pasangan saya kelak nanti🙂

  21. Nama : Fransisca Susanti
    Twitter : @siscacook
    Kota : Bogor
    Jawaban :

    Lebih baik mencintai yang tak bisa kumiliki daripada memiliki seorang yang tak bisa mencintai ^^
    Walau tak bisa bersatu, memiliki perasaan cinta itu indah, apalagi kalau si dia membalasnya. Memang cinta tidak berarti harus memiliki. Cinta berarti mengerti dan rela mengorbankan perasaan demi hal terbaik untuk si dia ^^

    Dahulu aku pernah mengalami hal seperti itu. Kami saling cinta, tapi ternyata dia masih dalam status perceraian (awalnya aku hanya tahu dia berstatus single). Dan kami terpaksa memutuskan hubungan kami karena dia harus memprioritaskan anaknya yang masih kecil dan ia memilih kembali ke istrinya. Walaupun sedih, tapi kami sadar, hal ini yang terbaik. Tapi, perasaan cinta tidaklah salah walaupun terhalang status. Karena tidak ada yang bisa mengatur kepada siapa dan kapan kita akan jatuh cinta. Yang terpenting ialah pengendalian cinta, kalau kita benar-benar mencintainya, pasti kita ingin memberikan yang terbaik untuknya. Kado perasaan terspesial untuknya ^^

    Memiliki seseorang yang tak bisa mencintai merupakan hal yang sangat sulit dan bisa membuat kita stress dan galau tingkat dewa o.o Memang hal tersebut menantang, tapi makan hati juga. Memerlukan semangat juang ala hara-kiri! Dia berada dekat, tapi hatinya jauh T.T Perasaan ini akan lebih menderita daripada mencintai yang tak bisa dimiliki karena walaupun fisiknya tak bisa dimiliki, hatinya tersegel aman di hati kita dengan no brankas yang rahasia dan hanya berdua yang tahu ^^ Cinta yang tak bisa dimiliki juga lebih berpotensi menjadi rasa sayang dan cenderung bisa berubah menjadi persahabatan sejati =)

    Follow blog by email.trims bnyk ^^

  22. Nama : Anggi Budiman Ibrahim
    twitter: @anggimore
    Kota : Kuningan

    ini sih pertanyaan sekelas pakar cinta kayaknya, tapi saya akan mencoba mengutarakan pendapat sebagai orang biasa.
    pertanyaan dengan 2 pernyataan yang bermakna bertolak belakang (bisa dibilang gitu kayaknya), dan bisa menimbulkan bad ending bagi para pelakunya..
    jika harus memilih maka saya pilih “mencintai namun tak bisa memiliki”, setidaknya masih ada kemungkinan perasaan yang dibalas, berbeda dengan “memiliki someone yang tak bisa membalas perasaan” kemungkinan bad endingnya menurut saya lebih besar, bukan kita saja yang tersakiti namun dia juga bakal risih dan terganggu dengan action dan usaha kita, karena cinta tak bisa direncanakan maka jangan heran jika dia malah terus melihat orang lain dan bukan kita, jadi semakin besar usaha kita dan semakin lama mempertahankan dia akan semakin besar sakit kita.. berbeda dengan piilihan saya tadi jika semakin besar usaha kita maka setidaknya akan terus ada kemungkinan perasaan yang dibalas.. dan lahirlah cinta sebagai ikatan aku dan dia. walaupun dia tak bisa dimiliki dan akan banyak rintangan menghadang, asalkan kita bisa bersama walau untuk sesaat saja..

  23. Nama : Vina Yuniar Chafifah
    twitter: @Vinayuniarc_
    Kota : Magetan

    lebih baik mencintai yg tak bisa kau miliki atau memiliki seseorang yg tak balas mencintai?!?

    kalau aku, lebih milih ‘memiliki seseorang yang tak balas mencintai’, alasan ku singkat.
    karena aku percaya cinta tidak buta. cinta tau arah dia harus berlabuh, dan cinta akan hadir kapan pun.
    aku juga percaya. jika suatu saat aku bersama seseorang yang tidak pernah mencintai ku, suatu saat nanti dia akan mencintai ku. sama dengan makna kata ini: “cinta hadir karena terbiasa”.
    jika dia terbiasa bersama ku, maka dia juga terbiasa dengan hadirnya gejolak-gejolak dalam dada walau sepercik, maka lama-kelamaan sepercik akan menjadi lebih besar.

    namun, jika esok dia tetap tidak mencintai ku. aku akan bertahan. bertahan untuk tetap mencintainya. jika dia garis takdir ku, maka dia juga yang akan kembali, dan setiap saat akan mengatakan “ajari aku untuk memperkuat cinta ini demi diri mu”

    percayalah. DI DUNIA INI TIDAK ADA YANG TIDAK MUNGKIN🙂 CINTA MEMBUTUHKAN KEBERSAMAAN, DAN KEBERSAMAAN MEMBUTUHKAN CINTA.

  24. Nama: Nur Ramadhani Anwar
    Twitter: @DhaniRamadhani
    Kota: Jeneponto

    lebih baik mencintai yg tak bisa kau miliki atau memiliki seseorang yg tak balas mencintai?

    Em, benar-benar simalakama. Hihi

    Tapi kalau saya sih memilih memiliki sesorang yang tak balas mencintai. Karena menurut saya, mencintai adalah harus memiliki, tujuan kita mencintai adalah memiliki cinta itu sendiri. Kalau memiliki orang yang tidak balas mencintai yah, bagaimana saya membuktikan dan membuat dia membalas cinta saya. Terus menerus mencintai orang seperti itu seperti memanjatkan doa, seperti mengayuh sepeda, yang jika dilakukan terus menerus, bukannya berkurang tapi malah menghantarkan kita ke tujuan dan terkabulnya keinginan.

    *rapal mantra biar menang :-p

  25. nama: rizqa nurul hidayanti
    akun twitter: @nurul_rizqa
    kota tinggal: yogyakarta

    Lebih baik aku mencintai yang tak bisa kumiliki
    mengapa?
    Setiap keinginan yg kita miliki tak selamanya akan menjadi milik kita begitupun dengan orang yang kita cintai. Aku percaya tak memiliki orang kucintai adalah yang terbaik bagiku. Lewat perasaan tak memiliki itulah aku belajar, belajar untuk mencintai, aku tak akan menyia-nyiakan karunia Tuhan yang disebut “cinta” tanpa harus memikirkan aku bisa memilikinya atau tidak. Dengan mencintai maka cinta itu akan datang dengan sendirinya ^^ Seperti hukum newton dalam fisika, Setiap ada aksi pasti ada reaksi ^^

  26. nama: Azzah Hanifah
    twitter : @azhanifa
    kota : Tegal
    lebih baik mencintai yg tak bisa kau miliki atau memiliki seseorang yg tak balas mencintai? kenapa soalnya susah banget? Dua-duanya ada kelebihan dan kekurangan. but, aku milih lebih baik mencintai yg tak bisa kau miliki. Kenapa? Karena hidup itu dinikmati. Gini, sebagai manusia harusnya kita menciptakan kebahagian sendiri tanpa perlu memaksakan kehendak. Dengan cara mencintai orang, kita berharap dan berjuang agar doi balas cinta kita. Itulah seninya hidup, saat kita berharap bisa aja hidup enggak sesuai dengan apa yang kamu harapin begitu pula cinta…saat kamu mencintai bukan berarti kamu harus dicintai balik. perasaan itu enggak bisa dipaksakan karena saat kamu memaksakan oranglain sama aja itu bukan jadi hal yang tulus. Itu sama aja egois. Egois salah satu dari nafsu. Jadi, saat kamu memaksakan oranglain untuk dimiliki itu cuma nafsu ingin memiliki bukan bermaksud untuk mencintai karena cinta itu adalah hal yang tulus berlabuh dari perasaan. Nah, saat kamu mencintai meski enggak dapat memiliki itu tandanya udah belajar sabar, ikhlas dan kuat. Nah, itulah hebatnya cinta…menguatkan mesti tak bisa memiliki. Dengan mencintai orang kita menciptakan kebahagian diri sendiri dengan hanya melihat senyumnya atau kebahagiaannya.

  27. nama : Ken
    akun twitter : @orion____
    follow blog via : justsavemywords.wordpress.com
    share link : https://twitter.com/orion____/status/601054698020278274
    kota tinggal : Tulungagung, JaTim

    Q : lebih baik mencintai yg tak bisa kau miliki atau memiliki seseorang yg tak balas mencintai?!? Berikan alasannya😀 #eaaa #MakanBuahSimalakama
    A : tentunya saya lebih memilih opsi pertama. kenapa? karena saya sudah pernah mengalaminya hahahaha sedangkan opsi kedua, saya belum pernah dan NGGAK MAU ngerasain juga.
    Mungkin memang benar akan pedih sekali menyukai seseorang yang tidak bisa berada di sisi kita–entah apapun alasan mereka tak bisa bersama kita. Tapi mencintai dengan cara ini lebih menguji ketabahan dan keikhlasan kita. Mencintai seseorang dengan cara ini mengharuskan kita untuk melepaskan, dan proses melepaskan itu sendiri adalah salah satu bentuk dari cinta kita. Karena toh cinta sejati adalah cinta yang membiarkan orang yang kita cintai bahagia. Meski itu sama artinya dengan mengoyak perasaan milik kita sendiri :’)

    Well, saya mulai merapal macam-macam mantra dan menebar semua bumbu dapur demi keberuntungan🙂

  28. Kulan
    @kulanku
    Jakarta

    Aku lebih memilih mencintai orang yang tak bisa kumilki, sehingga tetap memiliki kenangan indah tentang dia, daripada memiliki orang yang tak membalas cinta kita, yang berujung sakit hati selama hidup bersama dia.

  29. nama : dhea
    akun twitter : @dheaadyta
    domisili : prabumulih, sumsel

    gue sih mending memiliki seseorang yang tak balas mencintai. karena yakinlah, Alah bisa karena biasa. sekarang ga cinta, hidup bareng sama-sama sekian lama pasti cinta. paling ga gue bisa usaha untuk bikin dia jadi cinta sama gue…🙂

  30. Sofhy Haisyah
    @Sofhy_Haisyah
    Makassar

    Milih, lebih baik mencintai yg tak bisa kau miliki~~

    Kenapa alasannya ?

    Yaa gini loh kak. cinta itukan adanya dua sisi bahagia dan sedih. Dari kedua opsi memang keliatannya gak ada yang mendapatkan sisi bahagia, lebih condong ke sisi sedih semua. Tapi menurut aku pribadi dan sebagai orang yang pernah mengalami langsung, lebih baik mencintai yang tidak bisa aku miliki. Yaa, setidaknya aku bisa menyentuh cinta dari sisi bahagia, walaupun bahagianya agak semu karena hanya aku yang merasakan, hanya aku yang membayangkan, dan hanya aku yang mengimajinasikan. Dibandingkan opsi kedua, memiliki seseorang yang tidak balas mencintai. Huwaa, nggak kali ah mau dikekang sukarela sama kesedihan cinta gak berbalas gitu padahal dianya udah jadi hak milik pribadi, #eh

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s