REVIEW Le Me Forever Alone

WP_20150524_006

Jangan berbangga diri sama status pacaran. Status saja belum diakui sama orangtua sudah membicarakan masa depan. Ibarat kata anak zaman sekarang itu kalau pacaran di timeline, mojoknya di BBM, pre weddingnya di Instagram, nikahnya? Di Facebook. (hlm. 43)

JOMBLO itu bukan status, tapi takdir. Begitulah tagline buku ini. Menceritakan kejombloan si penulis yang merupakan creator @MemeCOMIK. Hayooo… siapa yang di sini juga jomblo, single atau alone?!? #KasihKacaBuatDiriSendiri x)

“Ya Tuhan kemana jodohku? Jika dia memang jodohku tolong dekatkanlah, jika dia bukan jodohku tolong direvisi jadi jodohku!” (hlm. 162)

Sering dengar doa para jomblo seperti kalimat di atas? Itu pasti jomblo udah level akut #PLAKK. Menjadi jomblo sebenarnya adalah pilihan. Karena terkadang jomblo lebih banyak punya waktu me time, kita bisa mengeksplorasi bakat dan cita-cita kita. Seperti Baro si penulis buku ini, berkat jomblo dia punya banyak waktu untuk aktif berkeliaran di sosmed dan akhirnya menerbitkan beberapa buku, salah satunya ya buku ini.

Banyak selipan kalimat sindiran halus dalam buku ini, diantaranya:

  1. Sebuah alasan klasikyang dimodif kayak ABG yang giginya dipagarin. Sudah tahu kelihatan jelek, masih aja bangga. (hlm. 17)
  2. Percuma kalo lo punya hanphone bagus, tapi nggak ada sems atau telepon yang masuk. Paling juga lo instal Simsimi. (hlm. 30)
  3. Setiap manusia itu diciptakan berpasangan. Walaupun, ada wajah yang mirip dengkul anoa, semua akan ada jatahnya sendiri untuk merasakan bagaimana rasanya punya jodoh. Bagaimana rasanya menyusun masa depan. (hlm. 42)
  4. Ritual anak zaman sekarang. Sebelum makan bukan berdoa, tapi difoto. (hlm. 52)
  5. Terkadang, malah pacaran hanya membuat kita semakin bodoh dan bertingkah seperti anak kecil, yang lebih suka memakai hati daripada logika. (hlm. 54)
  6. Cinta itu rasional. Cinta itu bukan membuat kita semakin bodoh. Tapi, cinta membuat kita mengerti siapa yang harus kita cintai. (hlm. 82)
  7. Belum pacaran aja udah menyakitkan. Bagaimana kalo udah pacaran. (hlm. 119)
  8. Kadang kepo itu perlu, biar kita bisa tahu orang yang baru kita kenal. (hlm. 124)
  9. Jangan cuma memori mantan aja yang terus-terusan diingat. Tapi, memori masa lalu tentang kehidupan dan perjuangan lo buat belajar di masa sekaranglah yang harus lo ingat. Tujuannya, buat motivasi diri lo sendiri. (hlm. 137)
  10. Nggak selamanya jomblo itu harus sedih, nggak selamanya jomblo itu harus ingat masa lalu, nggak selamanya jomblo itu harus bilang nggak laku. (hlm. 162)
  11. LDR itu bakalan kalah sama gebetan atau sekadar teman yang selalu menemani lo, walau itu cuma ngajak main. (hlm. 191)

Buku ini merupakan cerminan remaja masa kini. Mengalami fase pacaran tapi nggak bahagia, apalagi jomblo juga lebih nggak bahagia. Kehidupan para remaja memang serba salah; pacaran tersiksa, jomblo apalagi #PLAKK

Ada juga selipan tentang MLM di halaman 25-26. Ada sebuah kalimat yang disuka di halaman tersebut. MLM memang bisa menghasilkan, hanya nggak suka sama orang yang mulai bisnis ini. jadi, mereka sudah yakin sukses dan mempengaruhi orang dengan janji tanpa dia dulu yang membuktikan. Perhatiin deh ciri-ciri orang tipe MLM; sekali ngajak ketemuan di tempat yang nggak biasa, berubah dratis foto di sosmednya yang dulu pake kamera 360 sekarang senyum-senyum sambil mengacungkan jempol plus pakai jas, tweet yang tadinya galau jadi motivasi, suka foto di mobil orang (biar keliatan kece). Kalo nemu orang dengan ciri-ciri tersebut, sebaiknya buruan kabur sebelum diprospek lebih jauh x) #PengalamanJamanKuliahSeringJadiKorbanMLM

Keterangan Buku:

Judul                                     : Le Met Forever Alone

Penulis                                 : Baro Indra (craetor @MemeCOMIK)

Penyunting                         : M. Kahfie Julianto

Penyelaras akhir               : Andri Agus Fabianto

Penata letak                       : Eko Taufik

Pendesain sampul           : Fin Riana

Ilustrator                             : Fatkhan

Penerbit                              : Loveable

Terbit                                    : 2015 (Cetakan Ketujuh)

Tebal                                     : 222 hlm.

ISBN                                      : 978-602-7689-57-2

Beberapa bocoran meme dalam buku ini:

WP_20150526_001 WP_20150526_003 WP_20150526_004 WP_20150526_005 WP_20150526_007 WP_20150526_008 WP_20150526_009 WP_20150526_010 WP_20150526_011

11 thoughts on “REVIEW Le Me Forever Alone

  1. Pingback: Daftar Bacaan tahun 2015 | Luckty Si Pustakawin

  2. Wkwkkq aku ada bukunya nih. Keren sekaligus ngakakin.
    Aku paling suka yang bagian LDR, haha over all emang lucu banget😄

  3. “Percuma kalo lo punya hanphone bagus, tapi nggak ada sems atau telepon yang masuk. Paling juga lo instal Simsimi.”
    hahahahaha asa kesindir

  4. wkakaka aku jomblo tapi nggak begitu menyedihkannya :v tapi boleh juga nih baca buku ini buat bikin ketawa, trs mood jadi baik

  5. Wkwkwkwk

    Sering banget liat meme itu di bbm atau fb, ngakak, kocak.

    Dari acara iseng-iseng bikin meme, inspirasi diri sendiri, maka jadilah sebuah buku

    Buku ini pastinya banyak yang menghibur isinya😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s