[Blogtour] REVIEW Precious Lady + GIVEAWAY

precious lady

Belajar menerima kenyataan. Tidak semua di dunia ini bisa kamu dapatkan. Apalagi ini soal perasaan, kamu tidak boleh memaksakan keinginanmu pada orang lain. Pikirkan perasaan orang lain. (hlm. 203)

Adalah Diva Maharani. Seorang dokter muda yang sedang meniti karier. Dari dua kalimat sebelumnya terkesan jika Diva pasti tipikal dokter muda yang lembut dan feminim. SALAH. Diva memiliki pribadi sisi gorila dihatinya. Dia tak segan-segan menghajar siapa pun yang melukainya ataupun orang-orang yang didekatnya. Dari SMA, Diva sudah seperti bodyguard bagi Rima, sahabatnya yang kelak akan menjadi istri sepupunya, Endo.

Di satu sisi ia adalah gadis yang nyaris sempurna dengan karir yang sedang menanjak. Belum lagi ditambah kekayaan keluarganya. Calon suaminya bakal menjadi calon perusahaan yang dipimpin papanya. Makanya tak jarang pria yang mendekatinya hanya demi kekayaan papanya itu. Namun mereka akan mundur teratur begitu tahu kelakuan Diva yang segan hobi menghajar siapapun yang tak sopan padanya.

Diva merupakan representasi korban perjodohan demi sebuah tampuk kekuasaan. Sebagai seorang wanita di keluarga Widjaya, Diva tahu rasanya menjadi korban perjodohan demi sebuah kekuasaan. Itu sangat menyebalkan dan benar-benar menyakitkan. Apalagi kalau harus berpisah dengan orang yang kita cintai demi sebuah ambisi. Hanya saja bedanya Diva dengan perempuan-perempuan lain adalah Diva selalu bisa menolak setiap perjodohan dengan cara menghajar setiap calon pasangannya yang ditawarkan oleh papanya, bukannya kabur setelah dijodohkan. Bagi Diva, itu terasa lebih terhormat. Di buku ini kita bisa membayangkan ketangguhan seorang Diva x))

“Papa selalu menolak kamu menjadi dokter. Sebagai anak satu-satunya keluarga kita, seharusnya kamu belajar bagaimana cara mengatur sebuah perusahaan. Kalian akan bertemu beberapa hari lagi. Papa sudah membuat janji dengan keluarganya.” (hlm. 33)

“Aku wanita yang menyedihkan dalam sebuah hubungan. Kamu tahu kenapa? Ya. Aku memang terlalu kasar sebagai seorang wanita. Kemudian ditambah lagi dengan kelakuan Papaku yang terlalu baik. Dia melihat potensiku yang tertutup dengan kemampuan menghajarku, membuatnya bersedia menawarkan jabatan ataupun kekayaannya pada para pria yang bisa menerimaku sebagai pasangan. Tapi itu justru menyiksaku. Itu membuatku merasa terhina!” (hlm. 59)

Hingga suatu hari ada pria yang mendekatinya. Tidak hanya satu, tapi dua sekaligus. Dua-duanya bikin hati Diva jungkir balik. Yang satu bernama Bima, seorang konsultan, pria mapan berumur 34 tahun, duda dan sudah memiliki anak. Satunya lagi bernama Ino, berusia 17 tahun, masih duduk di bangku SMA. Pilihan yang sulit bagi Diva. Manakah yang akan dipilihnya kelak? x))

Kenapa manusia harus begitu egois? Kenapa cinta terasa begitu egois dan menyesakkan? (hlm. 84)

Ada banyak hal yang bikin ngakak, atau minimal senyam-senyum pas bacanya. Membaca tingkah Diva yang unik, ternyata merupakan turunan dari Papa dan Mamanya. Meski kesannya papa Diva ini tukang jodoh-menjodohkan, tapi papa sebenarnya merupakan pribadi yang menyenangkan. Cek saja di halaman 34, 128, 160, 167, dan 181. Kelakuan Papa sungguh bikin geleng-geleng kepala. Oya, meski porsi Mama sedikit dibandingkan Pap, ternyata sebelas dua belas tingkahnya kayak Papa. Beruntungnya Diva memiliki orangtua segokil itu. Bukan sama kayak orangtua, tapi kayak sama teman x))

“Diva, Papa emang nyebelin suka jodoh-jodohin kamu, suka kentut sembarangan, hobi senam-senam nggak jelas, tapi Pap masih tetap Papamu. Papa tahu, Papa suka ambil keuntungan dari jodoh-jodohin kamu sama perusahaan kita, tapi Papa masih tetap menempatkan kamu sebagai anak Papa, juga harus Papa sayang dan Papa jaga. Cerita semuanya!” (hlm. 161)

Selain papa, tokoh favorit lainnya adalah Ino. Si brondong unyu, menggemaskan. Yang bikin Diva emosi jiwa dan mengeluarkan hati gorilanya. Meski masih muda, sesungguhnya pemikiran Ino lebih dewasa dibandingkan anak-anak seumurannya. Yakin deh, lima-sepuluh tahun lagi bakal banyak cewek antri yang mau jadi pacarnya x))

Dan tokoh yang paling menyebalkan menurut saya adalah Rima. Sahabat Diva sedari SMA ini, menurut saya nggak bisa mandiri banget. Selalu bergantung pada Diva. Bahkan meski sudah menikah dengan Endo pun, masih suka merepotkan Diva. Untung Diva tidak sama sekali merasa direpotkan. Kalo saya sih malas banget pun teman kayak Rima ini, lemah amat dalam menghadapi sesuatu. Dikit-dikit minta tolong melulu… x))

Beberapa kalimat favorit dalam buku ini:

  1. Kamu harus mulai membuka hati. (hlm. 35)
  2. Cinta itu memperolehkan seseorang untuk egois. (hlm. 163)
  3. Bangkit dari kesedihan itu bagus. (hlm. 246)
  4. Banyak hal yang lebih penting daripada cinta. (hlm. 253)
  5. Jangan harapkan keadilan di dunia ini. kadangkala sesuatu yang kita anggap tidak adil adalah kejadian paling adil bagi hidup kita. (hlm. 289)

Banyak bertebaran selipan sindiran halus dalam buku ini:

  1. Kita masih SMA dan pikiranmu sudah seperti kriminal kelas berat. (hlm. 2)
  2. Mana ada cowok yang mau sama cewek kasar macam kamu? (hlm. 3)
  3. Daripada cerewet gitu, mending nikah sana! (hlm. 13)
  4. Ngapain ketawa? Belum nikah juga kan? Gak usah ngetawain sesamanya deh! (hlm. 13)
  5. Jangan suka menyakiti wanita, apalagi yang cantik! (hlm. 17)
  6. Anak kecil nggak boleh menggoda orangtua! (hlm. 30)
  7. Kalo aku single emang kenapa? (hlm. 32)
  8. Pria juga pernah punya masa lalu. (hlm. 34)
  9. Jangan pernah menyuap anakmu sendiri! (hlm. 34)
  10. Siapa yang mau denganmu seandainya dia tahu bagaimana sifatmu yang sebenarnya? (hlm. 52)
  11. Kalau kamu nggak suka, kamu nggak akan menyimpan fotonya, kan? (hlm. 59)
  12. Jangan gila! Jangan pernah berpikir untuk mempermainkanku sedikit pun! (hlm. 74)
  13. Kenapa sih semua pria ganteng di dunia ini kalau bukannya sudah beristri, direbut sesama pria? (hlm. 75)
  14. Jangan pernah memperolok badan wanita muda! (hlm. 91)
  15. Mana ada pria yang tergila-gila dengan wanita yang suka menghajar? (hlm. 99)
  16. Buat apa marah-marah sama seseorang dari masa lalunya? (hlm. 118)
  17. Macet itu membosankan. Macet juga melelahkan. (hlm. 149)
  18. Siapa yang tidak sedih saat anak dari kekasihmu sendiri menolakmu? (hlm. 157)
  19. Mantan pacara aja sudah bikin bacok-bacokan, gimana mantan istri? (hlm. 162)
  20. Jangan berpura-pura seakan kamu tidak tahu apa-apa! (hlm. 168)
  21. Ciee,yang katanya nggak apa-apa, tapi mukanya bengep. Lagi sok kuat nih ye! (hlm. 182)
  22. Ditinggalakan itu menyakitkan. Tapi dipermainkan itu lebih menyakitkan! (hlm. 187)
  23. Syukur-syukur dilamar, malah di tolak! (hlm. 205)
  24. Jadi cewek juga harus punya prinsip! (hlm. 206)
  25. Syukur-syukur dilamar, malah songong. (hlm. 206)
  26. Apalah arti sebuah ilmu tanpa praktik. (hlm. 227)
  27. Ikhlasnya kok marah-marah. Kalo ikhlas senyum dong! (hlm. 264)

Ada beberapa hal yang agak mengganjal saat membaca buku ini. Pertama, kasus Endo dan Rima selesai, tapi apa kabar nasib Meta? Apakah bersama Ari atau tetap jones melulu? Kedua, Tiara yang lumayan sering disebut kenapa nggak nongol lagi di kehidupan nyata Diva? Padahal ini seru loh, bisa jadi satu bumbu untuk menyulut percikan konflik. Ketiga, ketidakkonsistenan penyebutan umur Bima. Di sampul belakang bagian sinopsis disebutkan jika Bima berumur 34 tahun, tapi di halaman 65 dan 68 disebutkan jika Bima berumur 37 tahun. Sedangkan di halaman 138 malah disebutkan jika Bima berumur 38. Yang benar umur berapa Bima ini?!? x))

Meskipun begitu, saya menyukai buku ini. Apalagi kegokilan-kegokilan yang kerap dilakukan para tokohnya. Misalnya saja, hobi yang dimiliki Diva dan Meta yang bakal bikin kita geleng-geleng kepala. Hayooo…penasaran kan apa hobi mereka berdua?!?😀

Oya, saya suka filosofi kerupuk di halaman 207:

“Tidak semua kerupuk nikmat dijadikan pendamping. Kerupuk amplang, dia lebih cocok dimakan sendiri sebagai kudapan. Kerupuk udang, cocok dengan makanan berkuah, kerupuk bawang atau kamu biasa sebut kerupuk kaleng, dia cocok di makan sendiri ataupun dengan pendamping apa pun! Itu seperti pasangan. Ada orang yang menikmati kesendirian seperti kerupuk amplang, ada yang hanya cocok dengan beberapa tipe orang seperti kerupuk udang, dan ada orang yang bisa membaur dan diterima banyak orang seperti kerupuk bawang.” (hlm. 207)

Keterangan Buku:

Judul                                     : Precious Lady

Penulis                                 : Acariba

Editor                                    : Arfianty P. Pardede

Penerbit                              : PT. Elex Media Komputindo

Terbit                                    : 2015

Tebal                                     : 309 hlm.

ISBN                                      : 9786020264004

blogtour precious lady

MAU BUKU INI?!?

Simak syaratnya:

1. Peserta tinggal di Indonesia

2. Follow akun twitter @lucktygs dan @ReTuRike. Jangan lupa share dengan hestek #PreciousLadyBlogtour dan mention via twitter.

3. Follow blog ini, bisa via wordpress atau email.

4. Jawab pertanyaan di kolom komentar di bawah, plus nama, akun twitter, dan kota tinggal. Pertanyaannya adalah jika kamu dihadapkan pada dua pilihan; brondong unyu atau duda keren, mana yang akan menjadi pilihanmu untuk menjadi pendamping hidup?!? :D 

5. Giveaway ini juga boleh di share via blog, facebook, dan sosmed lainnya. Jangan lupa sertakan hestek #PreciousLadyBlogtour yaaa… 😉

Event ini gak pake helikopter, eh Rafflecofter yang ribet itu. Jadi pemenang ditentukan dari segi jawabannya ( ‘⌣’)人(‘⌣’ )

#GAEngkauCahayaHatiku ini berlangsung lima hari saja: 5-11 Juli 2015. Pemenang akan diumumkan tanggal 12 Juli 2015.

Akan ada satu pemenang yang akan mendapatkan buku ini plus pouch unyu . Hadiah akan langsung dikirimkan oleh penulisnya… ;)

Silahkan tebar garam keberuntungan dan merapal jampi-jampi buntelan yaaa… ‎(ʃƪ´▽`) (´▽`ʃƪ)!

-@lucktygs-

 

 

45 thoughts on “[Blogtour] REVIEW Precious Lady + GIVEAWAY

  1. Nama: Annisa Nurjannah
    Twitter: @icajahe
    Domisili: Cileungsi, Bogor

    jika kamu dihadapkan pada dua pilihan; brondong unyu atau duda keren, mana yang akan menjadi pilihanmu untuk menjadi pendamping hidup?!?😀

    jawaban: Brondong unyu.. hihi.. ntar tak jawil pipinya #eh #digaplok suami

  2. Nama : Naning Pratiwi
    Twitter : @chelseas_lovers
    Domisili : tulngagung, Jawa Timur

    Jika kamu dihadapkan pada dua pilihan; brondong unyu atau duda keren, mana yang akan menjadi pilihanmu untuk menjadi pendamping hidup?!?😀

    Ehmmmm…. Duda keren aja dehh.. Kan ngggak bikin keki kalau jalan-jalan. Hehehehe😀 Nggak dikatain itu anak ama nyokap. Huehehehe/…..😀

  3. Nama : Dyar Ayu Budi Kusuma
    Twitter : @dyarayu
    Domisili : Kulon Progo, Yogyakarta

    pilih berondong unyuk apa duda keren? Duda keren aja deh. Apalagi duda keren yang udah ‘MAPAN’. Kenapa? Karena duda pasti lebihpengalaman xD duda lebih dewasa dan duda punya anak misal 2 = beli 1 dapat 3 :v

  4. Nama :Dini Auliana Putri
    Twitter :https://twitter.com/Dini_AP28
    Domisili :Metro, Lampung Tengah

    Jika kamu dihadapkan pada dua pilihan; brondong unyu atau duda keren, mana yang akan menjadi pilihanmu untuk menjadi pendamping hidup?!?😀

    Aku mau pilih brondong unyu aja deh yang pastinya nggak bosen buat dipandang. Yang belum ada pengalaman berumah tangga, biar sama-sama bisa memulai pengalaman.😀

  5. Nama : Lois Ninawati
    Twitter : @_loisninawati
    Domisili : Panarukan, Sirubondo

    Kalau disuruh milih, aku milih brondong unyu. Berhubung umurku masih belasan tahun. Gak mungkin dong milih duda keren😀

  6. Jiah @jiahjava Jepara

    pilih Duda keren ckckc

    tau istilah tua2 keladi, makin tua makin jadi? Nah itu…

    Menurutku si laki2 itu auranya makin kerasa pas mau usia 40-an. Si duda keren lbh mapan dlm pekerjaan dan ya lbh pengalaman dlm membina rmh tangga. Pikirannya jg cenderung stabil. Maklum, aku tipe wanita yg seneng diayomi hihi

    sebenernya pernah baca sebagian cerita ini di wattpad. Ngakak betul sma kelakuan dr Diva yg absurd.

  7. Saya sudah membeli novel ini, jadi saya ga akan ikutan giveaway nya hehe..
    Cuma mau komentar2 aja tentang novel ini. Novel ini sukses bikin aku ngakak karena tingkah Diva yg diatas cewe normal, siluman gorila, bahkan dia ngakuin sendiri. Apalagi pas pertama kali ketemu sama Bima, mungkin dia bersikap kaya gitu karena deg2an. Ah iya, mau ngasih tau juga. Cerita ini sudah pernah di posting di wattpad, engga sampai selesai sih, makanya dibukuin. Untuk cerita Endo dan Meta, mereka punya kisah sendiri. Meta lho yg paling seru, paling kocak dan paling gokil. Kalau di Precious Lady kita bakalan ketawa2, tapi di kisah Meta kita bakalan ngakak ga berhenti2. Bukan berarti kisah ini ga bagus, bagus malah, pake banget hehehe…
    Riview nya keren ka, aku selalu baca riview mu, semangat ngeriview buku yg lain yah🙂

  8. Nama: Aya Murning
    Twitter: @murniaya
    Kota: Palembang

    Jawaban:
    Pilih duren alias duda keren. Duda nggak apa-apa, asal keren. #eh😀

    Sebenarnya bukan karena kerennya, malainkan kalau duda itu kan dia sudah pernah menjalani pernikahan, entah itu ditinggal mati atau cerai, apalagi dia sudah punya anak, pastinya dia ingin lebih serius menjalani pernikahannya supaya ada yang mengurusinya dan mengerti akan dirinya sebagai seorang istri yang baik, serta demi anaknya juga biar punya figur seorang ibu lagi. Tentunya dia sudah tahu betul apa itu serius dan arti komitmen.

    Lagian kalau aku pilih brondong unyu nanti aku kalah unyu sama dia. Bukannya aku yang sering dicubitin, malah dia yang kebanyakan aku ciumin. #eh😄

  9. Nama : Indah Tri Hapsari
    Twitter : @indahnesiia
    Kota tinggal : Kediri

    aku pilih duda keren ajadeh. soalnya gimana yaa… suka yg lebih terlihat dewasa aja. ntar kalo yg unyu unyu aku kalah unyu lagi. hahaha~
    lagian yg lebih dewasa lebih bisa momong sama pasangan #eeeaaakkk dan sensanyinya lebih mmmmhhhhhhhh mantaaappp! *inihapaaaaah* wqwqwqwq

  10. Nama : Dessy Ratna Wika S.
    Twitter : @deasy_clouds93
    Domisili : Kebumen , Jateng

    Pilih Brondong apa Duren?? Aku pilihnya Duda Keren aja. soalnya kalo Duda biasanya dy udah pengalaman, lebih dewasa, sabar juga.. bisa ngemong akunya yang masih labil gini. udah gitu bisa ngebimbing aku jg.

  11. Nama: Gestha Reffy
    Twitter: @AltGST
    Domisili: Bangka Belitung

    “Mpok Lili makan kedondong
    Aku milih berondong unyuu doooong :D”

    Aku nggak mau pilih duda keren karena meskipun dia keren dan sudah pernah berpengalaman dalam berumah tangga bukan berarti ketika dia menikah lagi dia akan lebih baik dalam membangun dan menjaga keutuhan rumah tangganya bersama pasangannya nanti. Iya kalo perilaku nya baik, kalo sikapnya nggak baik? malah siapa tahu aja karena sikap/tingkahnya yang kurang baik itulah yang membuat dia sekarang menjadi duda.
    Mending pilih berondong, meskipun unyu, belum tentu nanti ketika dia membangun rumah tangga bersama pasangannya dia akan tetap bertingkah keunyu-unyuan. Berondong gak selamanya berondong, kan?. Ada iringan waktu yang perlahan bakal mengamuflase dia menjadi pria dewasa.
    Lagian ngapain nyari pasangan hidup kalo cuma ngeliat dari tampang kerennya aja tapi akhlaknya.. *noooo*
    mending yang unyu sekalian😀

  12. Nama: Ten Alten
    Twitter: @alten_yu
    Fb: Ten Alten
    Domisili: Magelang, Jawa Tengah
    jika kamu dihadapkan pada dua pilihan; brondong unyu atau duda keren, mana yang akan menjadi pilihanmu untuk menjadi pendamping hidup?!?

    jawaban: Duda keren~!! apalagi kalo dia punya 1 anak cewek/cowok! sepaket!!😄 *dilempar gayung*
    soalnya, pria lebih tua itu bisa ngimbangin pemikiran cewek. karena biasanya cewek dan cowok seumuran itu pemikirannya lebih dewasa cewek. jadi, duda keren bisa jadi solusi! selain itu, bakalan enak diajak sharing karena pengalaman dan wawasan pasti lebih banyak.. hehe😀

  13. Nama: Auliyati
    Twitter: @nunaalia
    Kota: Serang

    Pertanyaan: jika kamu dihadapkan pada dua pilihan; brondong unyu atau duda keren, mana yang akan menjadi pilihanmu untuk menjadi pendamping hidup?!?😀

    Jawaban:
    Brondong unyu kadang tidak menutup kemungkinan py pemikiran yg dewasa, tapi dalam masyarakat kita terkadang masalah perbedaan umur bisa menjadi bahan gosip. Jadi, untuk menghindari orang bergosip yg akan menambah dosa org lain, aku pilih DUDA KEREN! Apalagi untuk pendamping hidup, karena aku ingin py pasangan hidup yg selain dewasa pemikirannya, dan luas wawasan/ilmunya, juga pastinya dia lebih py byk pengalaman yg bisa diambil yg baiknya dan dihindari yg buruknya. Kalau DuRen-nya punya anak pastinya dapat bonus juga kan?! hehehee😀

  14. Nama : Nadia Puspaningtyas Ashari
    Twitter : @nadia48nafla
    Kota : Surakarta

    Jika kamu dihadapkan pada dua pilihan; brondong unyu atau duda keren, mana yang akan menjadi pilihanmu untuk menjadi pendamping hidup?!?😀

    Aduh pertanyaan yg super sekali, bikin senyam-senyum sendiri ^^
    Kalo suruh milih yg mn, argh bingung -_-“, nggak pernah kepikiran kalo suruh milih pendamping hidup antara dua itu. >.<
    Duda Keren aja deh, yg penting : Agama sama – HARUS, Dewasa – Pasti, Mapan – OK, kalo punya anak 1 lk/pr – em hehehe mikir dulu kali ya😀 tpi umurnya jgn yg
    Tapi disisi lain, restu orang tua paling penting, orang tua cocok nggak ni sm ehm calon menantu ehm ;p
    Kalo Brondong unyu, eto…perlu pertimbangan banyak kali ya ;D

    Yey, semoga dpt ni Novel ^^ *penasaran*

  15. Nama: Dian Nafi
    Twitter: @ummihasfa
    Domisili: Demak, Jawa Tengah

    jika kamu dihadapkan pada dua pilihan; brondong unyu atau duda keren, mana yang akan menjadi pilihanmu untuk menjadi pendamping hidup?!?😀

    Duh, dua-duanya boleh nggak?hahaha.maruk dot com nih.
    Tapi kalau harus satu, mungkin duda keren ya. karena kalau brondong memang sebaiknya dapat yang sama-sama unyu aja😀

  16. Nama : Veny
    Twitter : @yutakaNoYuki
    Kota : Balikpapan, Kalimantan Timur

    jika kamu dihadapkan pada dua pilihan; brondong unyu atau duda keren, mana yang akan menjadi pilihanmu untuk menjadi pendamping hidup?!?😀

    Jelas dan pasti aku pilih duda keren😀
    Kalau berpasangan sama yang brondong ntar takut kalah imutnya :p
    Kalau sama yang duda kan udah banyak pengalaman hidupnya, apalagi udah mapan plus keren juga, widiihhh, paket sempurna tuh😀

  17. Question:
    Jika kamu dihadapkan pada dua pilihan; brondong unyu atau duda keren, mana yang akan menjadi pilihanmu untuk menjadi pendamping hidup?!?

    Answer:
    Duda kere.
    Aduh, malas aja gitu bayangin si brondong alias bocah akan dijadikan pacar, apalagi pendamping hidup. Hidupnya saja belum beres, gimana bisa menuntun diriku ke masa depan cemerlang?
    Jadi, biarpun akan akan banyak perbedaan dengan si duda keren ini, termasuk bisik-bisik tetangga, asal saya bahagia, terserah orang mau bilang apa!😀

    Nama: Dian Maya
    Domisili: Makassar
    Twitter: @dianbookshelf
    Link share: https://twitter.com/dianbookshelf/status/618224502707589120

  18. Nama : Erdina Yunianti
    Domisili : Cilegon-Banten
    Twitter : @Dinnaaa_27
    Link share : https://twitter.com/Dinnaaa_27/status/618239740504965120

    jika kamu dihadapkan pada dua pilihan; brondong unyu atau duda keren, mana yang akan menjadi pilihanmu untuk menjadi pendamping hidup?!?😀

    Saya lebih memilih Duda. Why? Karna menurut saya tidak menjadi suatu kesalahan apabila memutuskan untuk memilih seorang suami yang umurnya berbeda (duda) dari umur saya sendiri. Yang penting adalah terdapat kesepahaman diantara keduanya. Supaya kehidupan rumah tangga aman dan damai. Ada yang mengatakan kalau menikah dengan yang lebih tua banyak susahnya yaaa bagaimana nanati saja… menurut pemikiran orang-orang kalau yang lebih tua kemungkinan akan lebih dulu meninggal dunia, lalu bagaiman dengan anak-anak, siapkah menjadi yatim? Dan masih banyak lagi “kalau-kalau” yang lain. Ini yang seolah-olah menikah dengan orang yang lebih tua itu terlalu banyak resiko. Yang lebih tua belum tentu meninggal lebih dulu dari pasangn yang lebih muda, banyak contoh dari pasangan suami istri yang ternyata suaminya meninggal dalam usia muda, ada juga yang menikah dengan suami yang lebih tua tetapi ternyata istri yang jauh lebih muda meninggal duluan. Yaaa wallahu’alam. Jadi tak siapapun tidak bisa meramalkan bagaiman kehidupan selanjutnya. Kalau sudah merasa yakin dengan jodoh yang di berikan allah teruskanlah, selagi semuanya di lakukan sesuai perintah allah. Jangn takut dengan hal-hal yang belum tentu berlaku, walaupun beda umur dengan pasangan, hendaknya saling berjanji untuk menyayangi, percaya, memahami dan menerima pasangan apa adanya. Faktor lain juga biasanya lelaki duda memiliki sifat ngemong, dewasa, dan mampu menjadi panutan. Alasan lain juga adalah kemampanan finansial. Bisa aja terpikir bahwa laki-laki yang jauh lebih tua telah memiliki kemapanan finansial. Yaaa walaupun faktor ini jarang di ungkapkan secara jujur, namun sangat wajar bila saya berpikir begini : siapa sih yang ingin terbelit dalam kehidupan yang susah?. Dan yang terpenting jangan pernah merasa rendah diri ketika harus jalan beririnagan dengan pasangan hanya karna dia jauh lebih tua.

  19. Nama : Wahyu Triyani
    Twitter : @witri_nduz
    Kota Tinggal : Boyolali
    Jawaban :
    jika kamu dihadapkan pada dua pilihan; brondong unyu atau duda keren, mana yang akan menjadi pilihanmu untuk menjadi pendamping hidup?!?

    ==> aku pilih duren alias duda keren. Karena menurut aku, duda lebih berpengalaman dan lebih dewasa. kalau brondong? bisa-bisa akunya yang ngemong dan harus selalu ngalah kalau berantem, aku kan nggak suka ngemong tapi maunya dimong. hehehe.
    emang sih, tua itu pasti sementara dewasa itu pilihan, kita tidak bisa menilai kedewasaan seseorang dari faktor umur, tapi tetep aja kalau menurut aku, yang tua lebih dewasa dari yang muda.🙂

  20. Nama: Irmawati
    Twitter: @irmaa_waati
    Kota Tinggal: Bandar Lampung
    Jawaban: Brondong unyu! Hihihi. Karena tidak semua brondong bersikap tidak sedewasa kita kan? Bahkan banyak kok cowok-cowok brondong yang jauh lebih dewasa dibanding cewek-cewek diatas usia mereka. Karena kedewasaan seseorang itu tidak bisa di patok oleh umur. Selain itu kenapa aku pilih brondong unyu, yang pasti karena dia ‘UNYU’😀. Ah, aku tau pasti unyu disini maknanya bukan hanya ganteng, manis, lucu atau apapun yang bikin klepek-klepek *eh*😀. Tapi melainkan dengan sikap, pola pikir dan kedewasaannya *ciyee*😀 hahaha… Oke kalo dibalik pertanyaannya, kenapa ga pilih duda keren? Hm, mungkin sekilas kita mikir, pasti duda keren itu mapan, berpengalaman bagaimana cara berumah tangga, dan yang pasti keren! Tapi… Kenapa ga milih duda? Karena aku tidak mau menikah dengan duda! Bahasa kasarnya aku ga mau menjalin hubungan dengan seseorang yang memiliki istri sebelumnya. Karena dipikiran aku, apa iya dia lelaki baik? Tapi kok nggak bisa mempertahankan keutuhan keluarganya? Kok cerai? Ya, pertanyaan-pertanyaan seperti itulah yang menjadi ketakutanku sehingga tidak memilih duda.

    Jadi, aku milih brondong unyu, kami akan sama-sama belajar menjadi dewasa. Membangun komitmen yang kuat. Bersama-sama menjalani hubungan tanpa peduli banyak orang yang menyindir ataupun mencibir hihihi😀.
    Brondong unyu? Kenapa enggak!😀 :p. Hehehehe…

  21. hahahaha kayaknya aku gak bisa ikutan haha kan yg ditanyakan kan soal duda da brondong dan itu kan pertanyaan cewe banget haha -_-
    btw kutipan2nya itu bagus tuh, penuh nilai nilai kehidupan

  22. Nama: Adisty N. Afni
    twit: @adisSFJ
    tempat tinggal: Tangerang

    bismillahirrohmanirrohim .
    Kalo disuruh milih berondong unyu atau duda keren rada bingung juga sih ya.
    Mungkin bakal ku liat dulu ini duda dulunya kenapa bisa menyandang status duda//
    kalo berondong liat dulu tengil apa kaga/

    pilihanku ama berondong unyu aja deh kak, tapi walopun berondong pemikirannya dewasa, soleh jangan lupa, dan mencintai aku karna Allah /aamiin , udah mapan juga punya kerjaan yang layak😀

  23. Diantara dua pilihan duda keren dan berondong unyu. Aku pilih berondong aza karena pastinya tiap hari pasti seru ceritanya sedangkan kalau sudah duda dan punya anak biasanya fokus untuk mencari ganti yg lebih baik dari istri sebelumnya dan biasanya karena selalu mencari kesempurnaan dari pasangannya. Sedangkan berondong selalu mencari seseorang yang lebih dewasa dan membuatnya nyaman dalam suatu hubungan dan biasanya perempuan dewasa selalu menyukai seseorang yg bisa diajaknya bicara dan berdebat dibandingkan yg sudah matang dan terlalu banyak pemikiran serta kehati-hatiannya.Selain itu yg namanya duda tetap saja masa lalunya menjadi pikiran kita ke depannya, sebab pada dasrnya manusia itu egois dan tdk ingin dinomorduakan.

  24. Anis Antika
    @AntikaAnis
    Surabaya

    Duda keren. Biar duda tapi tetep ketjeh. Karena aku menyukai laki-laki yang dewasa. Baik pemikirannya atau pun usianya. Dengan harapan dia bisa membimbingku juga bisa melindungiku. Kalah brondong mah, kayak macarin adik sendiri. Dan kebanyakan–dari pengalam sih–nggak ada brondong yang bisa bersikap dewasa. Selalu kekanak-kanakan.

  25. Nama: Muhammad Arsyad Yahya
    Email: muhammad.arsyad.yahya@gmail.com
    Twitter: @arsyad_yahya
    Link Share: https://twitter.com/arsyad_yahya/status/618340631912382465

    Pertanyaan: Ketika kamu dihadapkan pada dua pilihan; brondong unyu atau duda keren, mana yang akan menjadi pilihanmu untuk menjadi pendamping hidup?

    Jawaban: Karena saya lelaki normal, gak mungkin lah pilih duda keren. Saya masih demen cewek lah.. Haha… Jadi brondong unyu adalah opsi yang mungkin. Gak apa2lah, biarpun lebih tua yang penting masih bisa diajak untuk bertukar pikiran, juga bertukar hati dan perasaan..😀

  26. Nama : Afika Yulia Sari
    Twitter : @afikayulia
    Kota : Jakarta

    Jika aku harus memilih, aku akan memilih duda keren. Alasannya karena aku tau dengan usianya yang tak lagi muda, ia memiliki pemikiran yang lebih dewasa. Dapat mengatasi masalah tanpa ambekan. Lalu menuntun dan mengarahkan dalam jalan kebaikan. Bukan itu saja, yang pastinya ia mapan dan memiliki pendidikan yang jelas. Tidak lupa juga, ia harus soleh rajin dalam beribadah.

  27. nama : Evi Hikmawati
    twitter : @evi_hikma
    kota tinggal : Ponorogo

    jika kamu dihadapkan pada dua pilihan; brondong unyu atau duda keren, mana yang akan menjadi pilihanmu untuk menjadi pendamping hidup?

    Jawaban saya duda keren. namanya juga buat pendamping hidup, secara tidak langsung juga untuk mengarahkan hidup kita. seorang duda pasti sudah berpengalaman bagaimana berumah tangga yang baik. selain itu orang yang sudah dewasa cara berpikirnya tentu lebih dewasa pula ketimbang anak muda (si brondong unyu). jadi kalo milih duda keren buat pendamping hidup saya kira lebih tepat karena nantinya jika ada masalah dalam rumah tangga tentu dia bisa lebih bijak.

  28. Nama : Nurhasni Indriani
    Twitter : @nhasniindriani
    Kota : Makasar

    Jika kamu dihadapkan pada dua pilihan; brondong unyu atau duda keren, mana yang akan menjadi pilihanmu untuk menjadi pendamping hidup?

    Jawabannya, saya lebih memilih duda keren. Nggak harus keren sih sebenarnya. Cukup baik dan bijaksana. Alasannya sih karena saya lebih suka cowok yang usianya terpaut jauh. Selain karena duda itu lebih berpengalaman dalam rumah tangga, seorang duda itu bisa juga menjadi kakak sekaligus ayah yang baik. Pekerja keras dan mampu melindungi. Nah, sebelum memilihnya, kita juga harus tahu apa penyebabnya ia menjadi duda. Apa karena cerai atau ditinggal mati. Saya sih berharapnya ditinggal mati aja, karena kalau cerai, nggak tau deh mau ngomong apa kalau ketemu mantannya. Hehehe…

  29. Nama : Khusnul
    Twitter : @imahreana
    Kota: Lumajang, Jatim

    Saya lebih memilih duda keren. Karna berpengalaman iya, keren sudah pasti, dan menurut saya lebih enak dibilang jalan sama bapak dari pada jalan sama anak. so saya lebih milih yg duda keren😀

  30. Nama: Siti Aulia
    Twitter: @SitiauliaDA
    Kota: Sukabumi, Jawa Barat

    Aku pilih duda keren aja, deh…, kayak Mike Lewis gituuu. hihihi
    Biasanya kan mereka itu lebih punya pengalaman hidup yang lebih banyak, lebih dewasa. dan bisa membimbing kita menjadi lebih baik juga.

    Duda keren bakal lebih keliatan keren kalau mereka pake kemeja putih, dan dibalut kemeja hitam. Kebayang, kan, kerennya kayak gimana. Kayak Mike Lewis gituuuu❤❤ hihihihi

  31. nama : Nurul ayu patia
    twitter : @napatia2
    kota : tebing tinggi, sumatera utara

    Jika kamu dihadapkan pada dua pilihan; brondong unyu atau duda keren, mana yang akan menjadi pilihanmu untuk menjadi pendamping hidup?

    kalau aku sih pilih yang duda keren, soalnya labih berpengalaman dan bisa membantu kita menjadi lebih dewasa, lebih bisa ngertiin keadaan dan bisa membimbing kita😀
    klo brondong unyu kan yg pasti dibawah umur kita, dan rata” yg ngasih perhatian itu kita bukan si brondong, udah berasa kaya adik sendiri kalo sama si brondong.
    kalo lagi berantem biasanya duda lebih mengalah kepada sang wanita, tapi kalo brondong malah nunggu sang wanita yg minta maaf😀

  32. Nama: Wulida nadhila
    Twitter: @Jm_nim
    Domisili: Bojonegoro, Jatim

    jika kamu dihadapkan pada dua pilihan; brondong unyu atau duda keren, mana yang akan menjadi pilihanmu untuk menjadi pendamping hidup?!

    Tentu saja aku memilih duda keren. Menurutku pasangan hidup bukan tentang wajah tampan nan unyu tapi tentang bagaimana kematangan seseorang. DUda keren tentu lebih berpengalaman dalam urusan berumah tanggan dan bertanggung jawab. Yang saya tahu berondong lebih suka bermain-main. Belum bisa diberi tanggung jawab memiliki sebuah ikatan rumah tangga. Saya yakin duda keren bisa mnjadi imam yang baik dan mengarahkan hidup pasangannya ke jalan yang lebih baik pula

  33. Nama : Rany Dwi Tanti
    Twitter : @Rany_Dwi004
    Domisili : Tulungagung, Jawa Timur

    Jika kamu dihadapkan pada dua pilihan; brondong unyu atau duda keren, mana yang akan menjadi pilihanmu untuk menjadi pendamping hidup?

    Brondong unyu, hehe udah kayak tante-tante girang yang punya pacar/gebetan anak muda aja ya! Aku sih terima fakta bahwa cinta itu bisa nemplok dimana aja, kapan aja, ke siapa aja. Maybe, I can’t explain it logically. When you feel it, you feel it. Alasan lain karena keren aja lihat si brondong unyu bersikap dewasa untuk mengimbangi perbedaan umur yang ada. Tentang dia yang harus belajar menjaga dan menjalin hubungan dengan orang yang lebih dewasa darinya menurutku itu sebuah tantangan yang harus ia taklukkan demi tidak dibilang anak kecil plus untuk membuat pasangannya terkesan. Kalau ada sikap manja-manjanya waktu merajuk versi si brondong unyu itu cuma bonus dari sifatnya yang lelah untuk terus bersikap dewasa😀

  34. Nama: Haryanti Putri Rizal
    Twitter: HaryantiputriRz
    Kota: Makassar

    Pertanyaan:
    ika kamu dihadapkan pada dua pilihan; brondong unyu atau duda keren, mana yang akan menjadi pilihanmu untuk menjadi pendamping hidup?

    Jawaban:
    Pilih brondong unyu aja deh.. soalnya yang unyu ngegemesin, bisa dengan bangga dipamerin sama temen2 juga. klo duda agak gimana gitu yah klo dikenalin ke teman2, walaupun keren. Dari pengalaman memang masih kurang dibandingkan duda keren, tapi disinilah the power of love.. saling mengisi, saling belajar, saling memahami. Semuanya dimulai dari angka 0 yahh…

  35. Nama: Haryanti Putri Rizal
    Twitter: @HaryantiputriRz
    Kota: Makassar

    Pertanyaan:
    ika kamu dihadapkan pada dua pilihan; brondong unyu atau duda keren, mana yang akan menjadi pilihanmu untuk menjadi pendamping hidup?

    Jawaban:
    Pilih brondong unyu aja deh.. soalnya yang unyu ngegemesin, bisa dengan bangga dipamerin sama temen2 juga. klo duda agak gimana gitu yah klo dikenalin ke teman2, walaupun keren. Dari pengalaman memang masih kurang dibandingkan duda keren, tapi disinilah the power of love.. saling mengisi, saling belajar, saling memahami. Semuanya dimulai dari angka 0 yahh…

  36. Nama: Agnes Budianto
    Twitter: @agnesb0702
    Kota Tinggal: Jakarta

    Pertanyaan: Jika kamu dihadapkan pada dua pilihan; brondong unyu atau duda keren, mana yang akan menjadi pilihanmu untuk menjadi pendamping hidup?!

    Jawaban: Saya lebih memilih duda keren karena jika saya memilih brondong mau unyu kek ganteng kek keren kek, ntar dicap pedofil. Lagipula, seorang duda keren walaupun sudah berumah tangga sebelumnya, mungkin bisa menjadi iman yang baik bagi pasangannya. Dan jika rumah tangganya yang lalu kelam, mungkin sebagai seorang istri kita bisa mendampinginya dan membantunya untuk keluar dari trauma tersebut. Jika kita memilih brondong, sebenarnya tidak masalah juga. Tetapi, kadang-kadang brondong itu susah diatur, jadi kayak ngurusin satu anak padahal anak aja belum punya, wkwkwk..

  37. Nama : Nadya Farchana Fidaroina
    Twitter : @NaadyaFarchana
    Kota tinggal : Banjarnegara

    Pertanyaan: Jika kamu dihadapkan pada dua pilihan; brondong unyu atau duda keren, mana yang akan menjadi pilihanmu untuk menjadi pendamping hidup?

    Jawaban :saya lebih milih duda keren. alasan karena saya suka sama orang yang sudah dewasa jadinya bisa mengayomi saya yang masih kayak anak- anak. lagian duda pastinya sudah lebih berpengalaman dalam menghadapi permasalahan pernikahan jadi mungkin bisa lebih baik lagi dalam kehidupan berikutnya dia. Hahaha

  38. Nama : Agatha Vonilia
    Akun twitter : @Agatha_AVM
    Kota tinggal : Jember

    Jawaban : Hem … Eh … Hemmmm … (berpikir keras). Harus memilih ya? Pilih siapa ya? Menjadi pendamping hidup ya? Hemmmm … Brondong unyu atau duda keren ya? Masalahnya unyu dan keren merupakan kriteria aku semua. Jadi bingung deh. Tapi kalau untuk menjadi pendamping hidup aku memilih duda keren. Alasannya karena aku anaknya manja dan butuh sosok yang benar-benar bisa memberikan perlindungan dan mengerti diriku yang manja ini. Kalau sama brondong unyu kan sama-sama masih manja jadi repot ntar malah nyari lagi. Aku ingin setia pada pilihan dan melihat masa depan. Setiap orang pasti pernah gagal dalam kehidupan, tapi tidak ada salahnya kalau memberikan dia kesempatan. Apalagi, aku suka sama anak kecil. Belajar menjadi seorang ibu terlebih dahulu pasti akan lebih mengasyikkan serta lebih berpengalaman jika mempunyai anak sendiri. Bukan karena duda keren lebih dewasa atau berpengalaman tapi aku lebih mempertimbangkan bagaimana cara dia menyayangiku terlebih lagi bagaimana si anak menganggap aku sebagai seorang ibu bukan sebagai tante. Paling penting, aku menerima dia apa adanya dan dia menerimaku apa adanya serta saling melengkapi satu sama lain. Itu yang aku butuhkan sebagai pendamping hidup. Namanya juga pendamping harus bisa mendampingi di situasi apapun serta dapat berjuang bersama demi keluarga. Hal paling kuidamkan adalah sebuah keluarga kecil, sederhana dan bahagia.

  39. Nama: Eni Lestari
    Twitter: @dust_pain
    Domisili: Malang

    hmm pilihan yang sangat sulit *halah* sebenernya buatku gak masalah brondong unyu atau duda keren. mereka punya kualifikasi masing2. masalah mana yang lebih dewasa juga, umur gak menentukan seseorang dewasa atau gak. sebuah hubungan kayaknya masalah kecocokan aja. makanya sekali lagi kalo harus milih brondong unyu atau duda keren, kayaknya aku mau milih brondong unyu. biar berasa awet muda khehehehe. lagian aku tipe yang emak2 banget, jadinya malah suka sama yang lebih muda. enak diurus (??) soalnya xDD

  40. Pingback: [Blogtour] REVIEW Cat Meets Vet + GIVEAWAY | Luckty Si Pustakawin

  41. Pingback: Daftar Bacaan tahun 2015 | Luckty Si Pustakawin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s