REVIEW Bu Guru Funky + GIVEAWAY

WP_20150816_001

Guru bukanlah manusia yang paling cerdas atau paling sempurna. Kami itu hanya manusia biasa yang senang berbagi pengetahuan, kebaikan dan optimisme hidup. (hlm. vii)

Waktu tahu buku, saya tertarik banget buat baca. Kayaknya seru gitu isi ceritanya. Nah, siapa sangka saya berjodoh dengan penerbitnya yang mengirimkan buku ini. Begitu dapet buntelan buku ini pas sore pulang sekolah, malamnya langsung saya baca sambil tuntas!😉

Ada puluhan murid yang diceritakan dalam buku ini. Setiap anak punya cerita. Setiap anak memiliki kekhasan masing-masing. Kepolosan dan keluguan serta tingkah polah unyu murid yang diceritakan bikin senyum-senyum saat membacanya. Ada juga yang bikin miris, bahkan bikin mata berkaca-kaca.

Dari sekian banyak murid yang diceritakan, ada beberapa yang menjadi pilihan favorit. Pertama, ketika murid-murid diminta menggambarkan cita-citanya saat pelajaran ilmu sosial. Ada Rose gadis kelas 1 SD. Sementara teman-temannya ada menggambar ingin menjadi pilot atau dokter, sementara Rose cita-citanya adalah:

WP_20150815_005

Kedua. Ketika para murid unyu, tidak cuma satu, tapi ada juga beberapa yang sibuk mencomblangi ibu gurunya ini dengan om mereka. Atau ada juga yang sibuk menyuruh ibu guruya ini untuk diet biar seksi. Nanti kalo udah seksi pasti laku, gitu kata muridnya… x))

Pilihan favorit ketiga ketika sesi ‘Mimpi dan Harapan’, para murid akan menuliskan mimpi dan harapan masing-masing di secarik kertas kecil. Kertas tersebut kelak ditempel di dalam ruang kelas. Ketika murid sedang berada dalam masa surut semangatnya, biasanya mereka akan mengingatkannya kembali pada tujuan di awal tahun ajaran tersebut. Nah, ketika satu per satu membacakan mimpi dan harapan masing-masing, adalah seorang murid yang bernama Dodo yang mimpinya bisa menikah dengan Si Manis. Ternyata Si Manis adalah murid pindahan dari sekolah lain yang berada di kelas tersebut, Yaya. Namanya juga anak-anak, Yaya kontan saja malu bahkan menangis. Dodo bukannya pengertian, malah makin pede jika dirinya ingin menikah dengan Yaya. Tangis Yaya makin kencang, para guru pun ikutan bingung. Duh anak-anak unyu ini… x))

WP_20150816_005 WP_20150816_004 WP_20150816_006

Keempat ada kisah Can dan Man yang merupakan kakak beradik. Setiap pembagian rapor, orangtua mereka tidak pernah datang dengan alasan sibuk. Dari pengasuhnya, didapat keterangan sang ibu rupanya sedang fitness di rumah. Rupanya sebuah rutinitas yang tak bisa diganggu gugat. Jelas sang ibu tak hendak melanggar rutinitasnya, bahkan demi wisuda atau menghadiri pembagia rapor anaknya. Padahal, momen ini bisa digunakan untuk berdiskusi dengan gurunya mengenai perkembangan anaknya. Ada, ada banget tipikal orangtua seperti ini :’)

Masih banyak cerita unyu lainnya. Termasuk soal mahluk halus yang ngprint di komputer sekolah. Cerita ini jadi mengingatkan bahwa sekolah memang salah satu tempat favorit para mahluk halus untuk bermukim. Dulu waktu awal kerja di sekolah, saya suka ikutan panik kalo ada yang kesurupan. Sekarang, saking seringnya liat udah terbiasa… x))

Banyak kalimat favorit dalam buku ini:

  1. Semua orang dinamis. Kecintaan terhadap ilmu bisa ditumbuhkan dengan cara yang sesuai dengan dunia dan usia anak. (hlm. 4)
  2. Ternyata, rumah Tuhan itu ada di hati kita masing-masing. (hlm. 18)
  3. Menghormati itu tidak sama dengan mengikuti. Semua punya keyakinan masing-masing yang mungkin saja berbeda, tapi kita semua bersaudara sebangsa dan senegara. (hlm. 18)
  4. Tidak ada yang lebih berani dari kejujuran. (hlm. 22)
  5. Setiap anak punya minat dan bakatnya masing-masing. Kadang yang berbakat belum tentu berminat atau sebaliknya. (hlm. 23)
  6. Tidak ada paksaan dalam beribadah dan berkeyakinan. (hlm. 29)
  7. Ukuran badan itu bisa dibesar kecilkan, tapi attitude, hati dan pemikiran itu sulit untuk diubah. (hlm. 38)
  8. Pernikahan itu urusan dan pikiran orang dewasa. (hlm. 41)
  9. Kadang kita memang bisa begitu kangen pada sosok yang belum pernah kita temui ya. (hlm. 98)
  10. Semua orang punya bayangannya sendiri mengenai gambaran keluarga yang ideal. Mungkin, kebanyakan membayangkannya seperti iklan yang menunjukkan citraan keluarga muda bahagia. (hlm.99)
  11. Kita memang tidak bisa memilih nasib dan keluarga kita. (hlm. 104)
  12. Kadang yang terlihat tidaklah selalu seperti yang terlihat. (hlm. 108)
  13. Saling jaga dan saling bina agar lebih baik. (hlm. 121
  14. Tuhan mengaruniakan pilihan dan kehendak bebas pada manusia. Kita bebas memilih, dengan catatan sadar akan resiko dan konsekuensi pilihan tersebut. (hlm. 126)
  15. Manusia itu mahluk yang dinamis. Tidak pernah benar-benar mandeg tanpa perubahan. (hlm. 134)
  16. Apalah arti cinta jikatiada artinya? (hlm. 157)
  17. Kado yang paling berharga untuk orang-orang tercinta adalah waktu yang berkualitas yang dijalani dengan tulus dan suka cita. (hlm. 198)
  18. Cepat atau lambat semua orang itu pasti berpisah. (hlm. 205)

Ada juga beberapa selipan sindiran halus dalam buku ini:

  1. Bila seorang anak tampak tidak berminat dengan pelajaran kita, tidak selalu berarti anak itu bermasalah. Mungkin juga cara mengajar gurunya yang harus kembali ditelaah. (hlm. 4)
  2. Persaudaraan dan kerjasama itu seharusnya tidak memandang suku, agama, atau ras seseorang. (hlm. 17)
  3. Guru itu manusia biasa. Kadang bisa lelah, bisa kesal, dan bisa putus asa. (hlm. 49)
  4. Jangan GR juga saat seorang anak mengira usia kita jauh lebih muda dari usia kita. Boleh GR hanya saat orangtuanya mengira kita lebih muda dari aslinya saja. (hlm. 93)
  5. Namanya saja berinteraksi sesama manusia yang punya kepentingan dan ego masing-masing. (hlm. 109)
  6. Kata orang hidup itu berputar seperti roda kendaraan. Kadang di atas, kadang di bawah. Kadang malah macet atau patah as-nya. Maknanya, konon tiada yang abadi dalam hidup. Bisa saja yang hari ini berlimpah ruah harta atau berbahagia, keesokan harinya jatuh miskin atau menderita. Yang sekarang sehat mungkin besok sakit. Yang sekarang hidup, sedetik kemudian bisa saja nanti. (hlm. 175)
  7. Rasanya pastilah sakit sekali ketika kita terjatuh teramat keras dari puncak suatu tempat, apalagi puncak kesuksesan. (hlm. 180)
  8. Mendingan capek nggak ada kerjaan daripada bengong nggak ada kerjaan. (hlm. 188)

Keterangan Buku:

Judul                                     : Bu Guru Funky

Penulis                                 : @bugurufunky

Editor                                    : Dewi Fita

Desain sampul                   : Gita Mariana

Tata letak                            : Erina Puspitasari

Ilustrasi isi & cover           : @bugurufunky

Penerbit                              : Rak Buku

Terbit                                    : April 2015

Tebal                                     : 206 hlm.

ISBN                                      : 6027114045

MAU BUKU INI?!?

Simak syaratnya:

1. Peserta tinggal di Indonesia

2. Follow akun twitter @lucktygs, @kikisuriki dan @penerbitrakbuku. Jangan lupa share dengan hestek #GABuGuruFunky dan mention via twitter.

3. Follow blog ini, bisa via wordpress atau email.

4. LIKE FP Penerbit RakBuku via facebook

4. Jawab pertanyaan di kolom komentar di bawah, plus nama, akun twitter, dan kota tinggal. Pertanyaannya adalah ceritakan guru yang paling berkesan saat sekolah. Bisa pas SD, SMP, atau SMA😀

5. Giveaway ini juga boleh di share via blog, facebook, dan sosmed lainnya. Jangan lupa sertakan hestek #GABuGuruFunky yaaa… 😉

Event ini gak pake helikopter, eh Rafflecofter yang ribet itu. Jadi pemenang ditentukan dari segi jawabannya ( ‘⌣’)人(‘⌣’ )

#GABuGuruFunky ini berlangsung seminggu saja: 7-12 September 2015. Pemenang akan diumumkan tanggal 13 September 2015.

Akan ada LIMA PEMENANG yang terdiri dari dua pemenang mendapatkan masing-masing buku Bu Guru Funky, satu pemenang mendapatkan paket buku dari penerbit dan dua pemenang masing-masing akan mendapatkan voucher belanja http://bukukafe.com . Hadiah akan langsung dikirimkan oleh penerbitnya… ;)

Silahkan tebar garam keberuntungan dan merapal jampi-jampi buntelan yaaa… ‎(ʃƪ´▽`) (´▽`ʃƪ)!

-@lucktygs-

Oya, buat yang khusus beli buku #BuGuruFunky, bisa berkesempatan mendapatkan kamera polaroid unyu. Caranya temukan link postcard di bagian akhir. Isi dan upload seperti ini:

bu guru funky 1 bu guru funky 2 bu guru funky

38 thoughts on “REVIEW Bu Guru Funky + GIVEAWAY

  1. Aahhh, baru buku email, ada email yg isinya ttg GA dgn tema guru, langsung pake jet menuju tekape🙂.. dengan profesi yg sama tapi tentu kalo cerita soal pengalaman Sang Penulis buku “Bu Guru Funky” jauh lebih expert🙂, jd penasaran bgt sama isi bukunya.

    Guru yang paling berkesan saat sekolah adalah pas SMA. Beliau suka dipanggil dengan sebutan YK. YK adalah singkatan nama beliau. Tapi.. beliau lebih suka dipanggil dengan inisal itu saja. Beliau adalah guru B. Indonesia. Mata pelajaran yang kurang saya sukai, karena bagi saya, B. Indonesia itu lebih sulit dibandingkan B. Inggris. Hmm, mana beliau suka kasih PR yang banyak. Tapi, ternyata bener.. practise makes perfect itu nyata bersama beliau. Dengan hati yang dongkol, tugas demi tugas bisa terselesaikan dgn baik. Yang paling terkesan dari beliau adalah mengajarkan kita untuk tidak takut bermimpi. Bermimpilah setinggi-tingginya, urusan jadi atau nggak itu urusan kedua. Yang penting punyailah mimpi setinggi mungkin dan selanjutnya berusaha untuk meraihnya. JIka belum tercapai, suatu saat akan nyata, nikmati saja prosesnya. Itu pesan beliau, yang saya ingat sampai sekarang. Saya berusaha untuk terus mengawal mimpi-mimpi saya yang belum tercapai dengan terus berusaha mewujudkannya. Hmm, ilmu kehidupan yang sarat makna untukku yang kini menjadi dream catcher, insh🙂.

    Ikutan GA ya Mba Lucky🙂
    Nama : Desi Namora
    Twitter : @namoradesi
    Kota tinggal : Bogor

  2. Wah, Mbak Luckty udah ngadain GA lagi. Ikutan lagi ah! Siapa tahu jodoh. Hehehe…

    Lagian bukunya menarik. Tentang guru. Aku cukup akrab sama kehidupan guru karena mama & adekku guru. Pun aku pernah PPL walau berakhir nggak jadi guru (ini bikin dilema sangat. Hahaha). Suka iri kalo denger cerita mama atau adek tentang murid yang aneh-aneh, unyuu-unyuu, atau yang miris juga.

    Tentang guru yang paling berkesan…. Uh, pilihnya susah ya. Banyak sih sebetulnya. Ada yang berkesan karena baiknya, karena cara mengajarnya, karena inget sama aku, ada juga yang berkesan karena hal buruk. Hehehe….

    Kalau harus pilih satu … mungkin guru bahasa Indonesia sewaktu SMA, namanya Bu Gia. Aku suka beliau karena, selain doi guru dari mata pelajaran favoritku, beliau punya teknik yang unik untuk membuka kelas. Murid-murid harus nyiapin satu buku yang namanya ‘buku sarapan’. Jadi, sebelum kelas bahasa Indonesia dimulai, selalu ada waktu sekitar 5 menit untuk nulis. Apapun. Kadang ditentuin tema dan jenis tulisannya, tapi lebih sering bebas. Jadi semua muridnya belajar nulis. Katanya sih beliau nyontek teknik itu dari buku. Beliau juga punya banyak kegiatan seru, kayak bikin grup untuk diskusiin karya sastra lama, manggil teater, tugasin bikin film, dll. Pokoknya buatku, bahasa Indonesia di SMA jadi asyik karena banyak prakteknya juga.

    Dan … alasan terbesar kenapa menurutku beliau berkesan adalah…. Berkat beliau, aku jadi ngerasain kuliah mini di jurusan Ilmu Perpustakaan. Hehe…. Iya, beliau yang pernah manggil aku dan salah satu temen untuk ngewakilin sekolah buat ikutan kuliah mini jurusan itu. Itu bikin aku terkesan banget karena takjub aja, di antara sekian banyak murid di sekolah, aku yang dipilih bareng salah satu temen baikku. Padahal secara logika kan kuliah mini gitu biasanya untuk memperkenalkan jurusan juga. Kenapa ga pilih anak kelas XII atau minimal XI gitu? Jadi ngerasa geer. Kayaknya beliau serius baca ‘buku sarapan’ku, jadi tau aku suka baca & nulis. Makanya jadi seneng banget. ^^

    Nama: Nurul Maulidia
    Twitter: y_fantazer
    Kota Tinggal: Jakarta

  3. nama : pramestya
    twitter : @p_ambangsari
    kota tinggal : temanggung
    Pertanyaannya adalah ceritakan guru yang
    paling berkesan
    saat sekolah. Bisa
    pas SD, SMP, atau
    SMA.

    Guru SDku, dia wali kelasku, dia guru baru saat aku masuk kelas 5. Udah lumayan lama kelas 5 berjalan, kita udah mulai akrab sama wali kelas padahal awalnya (pertama kali kenalan) teman2ku pada terang-terangan ga suka sama guru itu soalnya kita udah terlanjur suka sama wali kelas yg sebelumnya, sampai2 dimarahin, dinasehati habis2an, akhirnya aku dan teman2 menerimanya.

    Oleh guru tsb, kita diceritain tentang desanya, desa yang lebih pelosok daripada tempat tinggalku. Kita juga dikasih tahu bahwa setiap panen, orang-orang selalu merayakan dengan syukuran sego gono.
    Itu lho nasi putih dikasih kacang panjang, ikan asin, rasanya agak pedes.

    Teman-temanku langsung merayu guruku itu untuk membawakan sego gono saat panen selesai, guruku menyetujuinya, jelas saja teman-temanku–dan aku tentu saja–girang banget😀

    Nah, beberapa bulan kemudian, guru kami menepati janjinya. Kami sekelas makan bersama, bahagia, ketawa. Aku yang saat itu (bahkan sampai sekarang) ga suka pedes langsung megap-megap sambil nanya ke temen-temen emang harus pedes, aku ga suka pedes.

    Tapi setelah hampir habis, dalam hati aku memuji, enak juga makanan ini. Maklum itu pertama kalinya aku makan sego gono.
    Jadi gitulah, awalnya kita ga suka sama gurunya soalnya mukanya agak judes, keliatan galak, beda banget sama wali kelas sebelumnya. Tapi setelah hari-hari berlalu, kita tahu guru itu enak banget. Ngajarnya jelas, banyak ngasih pertanyaan yang bikin kita berlomba-lomba menjawab dan maju ke depan kelas. Dan akhirnya, kita melupakan ketidaksukaan kita padanya. Sekian, terima gaji *eh*

  4. Guru yang paling berkesan adalah Pak Ardiano guru SMA aku nih.. Beliau tampan untuk guru Pend. Kewarganegaraan. Cara mengajar pun enak, gak bikin ngantuk, saking berkesannya aku sempat jatuhcinta *gubrrak* aku sadar koq kak luckty, dulu aku masih kelas 2 SMA, perasaan itu dulu aku buang jauh2 sampai 1 tahun. Disaat aku udah selesai UN hari terakhir UN, Bapak itu datang lagi dan ngomong kalo dia minta pensil yg aku pake buat ujian. Ya udh aku kasih pensil yg diruncing atas bawah, aku bilang sama bapak meskipun kita gk jodoh bagaikan mata pensil yg atas dan bawah namun kita tetap sehati. *Sambil ketawa ngomongnya*

    Nama : Alifa Nanda Tarina
    twitter : @_alifananda
    Kota tinggal : Ampah, Kalimantan Tengah

  5. Guru yang paling berkesan saat sekolah?
    Pas SMA, guru Kimia, cowok, dan cakep hahahaaaa
    Asli, pas kelas satu aku sebel bgt sama pelajaran kimia, susah, mumet rumusnya, plus gurunya juga judes, lengkaplah sudah kimia jadi pelajaran menakutkan!
    Nah pas kelas dua, si bapak ini yg ngajar, guru baru dan muda, jadilah abege-abege di kelas pada naksir termasuk aku hahahaaa…(sst tapi aku cuma naksir diem-diem loh! :D)
    Gak tau kenapa kimia tuh jadi gampaaaang banget pas diajar beliau, rumus semumet apapun aku hapal dan ngerti, dan aku termasuk yang selalu dapet nilai tinggi loh di kelas heheheee. Ternyata suka sama guru ada positifnya juga, jadi lebih semangat belajar plus dapet nilai bagus😉
    Kalo temen-temen pada bete pas pelajaran kimia, aku sih malah seneng, karena bisa liat pemandangan indah juga hahahaaa.

    nama: Aulia
    twitter: @nunaalia
    kota tinggal: Serang

  6. Nama: Ramadhanul Fitri Mardas
    Akun Twitter: @ramadhan_rae
    Kota Tinggal: Tangerang, Banten.

    Jawaban:
    Guru yang berkesan bagi saya adalah guru Seni Budaya/Teknologi Informasi/Tata Busana. Ia adalah seorang guru yang sudah saya anggap seperti orangtua saya sendiri di SMP. Guru yang mengajar tiga mata pelajaran sekaligus, menjadi wali kelas saat saya berada ditingkat terakhir SMP dan juga pembina eskul ROHIS yang saya ikuti.
    Beliau adalah guru yang amat-sangat pengertian dengan anak muridnya, termasuk saya tentu saja, tegas jika ada yang melanggar aturan, dan tidak pernah memandang bulu terhadap anak-anaknya. Beliau adalah guru yang berbeda dengan guru-guru lainnya. She’s the best. I love her ^^

    Pada suatu malam saat dipenghujung perpisahan, saya tidak mengeluarkan setitik air mata pun sedangkan seluruh murid menangis tersedu-sedu, bahkan guru-guru pun ada juga yang menangis. Tapi ketika diakhir acara, semua murid bersalaman dengan seluruh guru yang mengajar, saat itu saya tetap pada sikap ‘stay cool’ yang saya pertahankan mati-matian agar tidak mengeluarkan air mata sedikitpun dan terlihat lemah, tetapi ketika bersalaman dengan beliau, guru yang sangat saya hormati sekaligus saya sayangi, tiba-tiba menarik saya ke dalam pelukannnya dan berbisik haru “Maafin Ibu ya kalau ada kesalahan sama kalian.”

    Dan saat itulah air mata saya langsung berlinang terharu dengan ucapannya. Seharusnya kami yang berbicara seperi itu pada beliau karena kami selalu membuat beliau sulit dengan tingkah nakal kami selama ini, selalu merepotkan beliau dengan nilai-nilai kami yang buruk, memusingkan beliau dengan riwayat absensi kami yang mengotori agenda absensi, menyulitkan beliau karena membela kami selaku anak-anaknya untuk mendapat nilai yang layak untuk lulus dihadapan seluruh guru sekaligus kepala sekolah, dan masih banyak kesalahan yang kami perbuat yang selalu melibatkan beliau. Saya sangat menyayanginya jauh didalam lubuk hati saya walaupun sekarang saya memiliki banyak guru baru di SMK, tapi BELIAU adalah guru yang sangat special dihidup saya. I’m sorry for all my mistake and I love you, Ibu Sisya❤ :')

    *maaf malah jadi curcol :'v*

  7. Nama : Tasya Permata Sanjaya
    Twitter : @tasyatasa_
    Kota : Klaten

    Guru paling berkesan pas SMP. Tapi bisa juga killer bisa juga nyenengin, bisa juga ngeselin. Sebut saja inisialnya Bu Tri. #waksss. Beliau adalah guru matematika. Dan asal tahu aja matematika adalah pelajaran mematikan bagi diriku ini. Setiap bu guru datang duhh parfumnya itu loh baunya.. Dan gak ada murid yang berani nanyain pake parfum berapa liter. Dan gak ada yang berani duduk didepan bu guru. Karena parfumnya bikin pusing. Tapi kalo Bu Tri nyanyi duh.
    Suaranyaa asik vroh. Gue aja sampai melongo. Sebenrnya sih dia baik banget tapi ta itu ngeselin. Tapi gue tetep bangga kok pernah menjadi murid yang ngeselin bagi dia.

  8. Guru yang paling berkesan itu adalah guru Kimia zaman SMA, namanya pak Karno.

    Berkesan karena beliau sering ngadain lomba atau tantangan dadakan, plus ngasih hadiah dadakan pula.

    Aku pernah beberapa kali dapat hadiah dari beliau. Contohnya,
    Waktu beliau jadi pembina upacara setiap hari senin, tiba-tiba sebelum upacara berlangsung beliau bilang

    “Siapa yang berani dan yakin bisa jadi pembawa acara dengan bagus tanpa pegang teks?”

    Aku yang udah pernah beberapa kali jadi pembawa acara, memberanikan diri buat maju ke depan. Ngeri juga loh sebenernya, takut susunannya salah, bisa ditimpuk anak-anak satu sekolah. Hihii!

    Alhamdulillah lancar, sebagai hadiah, beliau pun ngasih “voucher makan siang” di kantin bude. Yay! Akhirnya senin itu bisa menikmati nasi goreng komplit plus gorengan, ditambah segelas es teh manis. GRATIS. Senangnya double double. Hehe

    Terus beliau juga sering bikin lomba dadakan (yang aku yakin hadiahnya dari kantong beliau sendiri). Sebutlah lomba cipta puisi, lomba mengarang dan lomba-lomba lainnya yang sukses bikin semngat juang *ceilah* meningkat.

    Terimakasih bapake.

    Ikutan GA ya kak Luckty, semua syarat sudah dilibas tuntas😀

    Nama : Intan Novriza Kamala Sari
    Twitter : @inokari_
    Kota tinggal : Bengkulu

  9. Nama: Khusnul
    Twitter: @imahreana
    Kota: Lumajang, jatim

    guru yang paling berkesan bagi saya ada guru SD, beliau wali kelas saya sendiri mulai dari kelas 3 – 6 SD, dan setelah saya dan teman² lulus beliau pindah tugas ke sekolah lain. jadi setiap mampir ke SD tidak bisa ketemu beliau sekarang. hari yang sangat sedih waktu itu bagi saya dan teman², karna disitu pas kita semua ninggalin sekolah kita juga harus kehilangan sosok guru yang kita semua hormati dan segani. walau kita semua bandelnya gk ketulungan, engga bisa di ajar kalau bukan beliau gurunya, setiap jam pelajaran kosong selalu rame dikelas bahkan sampe main volly dilapangan, dan pas setiap hari sabtu kita semua berdoa supaya beliau tidak ngajar karna pas hari itu selalu ada tugas diluar haha. dan mulai saat itu kita menyebutnya hari kemerdekaan kita semua😀 *jadi kangen sama beliau, sang pahlawan tanpa tanda jasa, yang selalu berjuang untuk kita, mengajarkan apa yang sudah beliau dapat intuk kita, tanpa beliau kita bukan apa², yang bahkan untuk baca tulis pun kita tak kan bisa.
    sampe sekerang beliau yang selalu teringat dan terkesan🙂

  10. Nama: Didi Syaputra
    Twitter: @DiddySyaputra
    Kota: Tembilahan, Riau

    Kalau ditanya Guru yang paling berkesan saat sekolah? Pastinya Gue bakal jawab Guru MTs/Madrasah Tsanawiyah. Beliau mengampu mata pelajaran Matematika sekaligus merangkap sebagai Kepsek. Asli killer untuk ukuran Bu Guru. Kalau di mata pelajaran beliau kita nggak dapet nilai full alias 100. Siap-siap deh tuh lebam-lebam biru di tangan dan perut. Tapi yang paling sering perut soalnya banyak dagingnya katanya. Wennak dicubit. Nah, parahnya, itu cubitan searah jarum jam, muter-muter, gimana nggak berhari-hari coba sakitnya tuh. Andai dulu udah dirilis tuh lagu Cita Citata, pastinya bakal booming banget di kelas Gue. Tiap masuk Matematika bakal nyanyi tuh, “Sakitnya tuh di sini. Di tangan dan perutku.” Hehe *salah fokus. Nggak cuma itu, kalau kita lelet ngitung, bakalan dipastiin qoutes favorit beliau bersenandung lembut. “Kalian makan apa di rumah, hah? Labu? Dasar nggak ada vitamin!”😀 Pernah sih kepikiran pengen ngejawab, “Kepala ikan asin.” Tapi nggak berani. Hehe. Takut dicubit. Bisa kaku badan Gue entar. Tapi jangan salah, beliau juga humoris. Nggak humor-humor banget sih, kebanyakannya nyindir. Hoho.

    Namun tau nggak, dibalik itu, beliau rupanya penyayang banget. Gue pernah dibeliin sepatu baru sama beliau. Hampir aja Gue nangis waktu itu. Gimana nggak? Guru yang killernya setengah ampun ternyata punya rasa kasih sayang yang tinggi. Saat itu akhir semester genap, udah mau ujian. Dan pas banget sepatu Gue jebol bagian atas maupun bawahnya. Mana kiriman nggak dateng-dateng. Haddeh, pokoknya ngenes banget deh. Dan saat itu tuh Bu Ifat (nama panggilan beliau) nemuin Gue di kelas. Terus disuruh dateng ke rumahnya entar siang. Bingung juga. Soalnya beliau nggak bilang apa-apa. Cuma nyuruh aja. Nah, pas Gue dateng. Ketok pintu dan salam. Langsung deh Bu Ifat dengan anggunnya menenteng sebuah kotak sepatu mahal. Gue lupa merk sepatunya. Yang jelas keren banget. Gue disuruh nyobain. Dan nggak taunya, tiba-tiba Gue disuruh kantongin tuh sepatu. Gratis dari beliau. Ya pokoknya Gue seneng banget. Gue nggak bisa ngelupain momen ini. Sampai kapan pun. Dan karena itu, Gue bisa dapet banyak pelajaran berharga khususnya tentang Guru. Yang Gue simpulkan sebagai berikut; Seorang Guru memiliki cara berbeda untuk mengungkapkan kasih sayangnya. Entah itu lembut, killer dan lain sebagainya. Dan yang Gue alamin dan rasakan kasih sayang tulus ya dari seorang Guru killer.

    Terima Kasih Bu Ifat!

  11. Neneng Lestari
    @ntarienovrizal
    n_tarie90@yahoo.com

    Guru yang paling berkesan itu ketika saya SMA dan pelajaran kimia (guru praktek) dan guru fisika. Namanya udah lupa, soalnya udah lama banget hehe, keliatan banget tuanya *plak

    Pertama saya ceritakan yang guru praktek dulu, yaitu guru kimia.
    Pada tau kan kalau status guru praktek itu pasti tidak akan mendapat perhatian dari para murid, bahkan beberpa murid bakal kurang ajar dan berusaha supaya guru praktek itu gak betah dna pergi. Dan teman-temanku yang termasuk “kurang ajar” pernah bikin guru praktek kimia ini sampai nangis. Ya Tuhan …. dimana otaknya sih, aku sampai mikir gitu karena geram. Tapi kayaknya guru itu gak pantang menyerah, dan anehnya dia juga gak ceritain ke guru kalau dia udah di kerjain sama muridnya. Maka besoknya dia bawa rol panjang dari kayu dan menempuk meja satu kali dengan keras. Eh buset… pada kaget semuanya. Lalu terdiam. Setelah itu dia ngajar rumus kimia. Dan aku terperanjat, mungkin kagum lebih tepat kali ya. Dia yang statusnya masih guru praktek dan masih muda tapi sangat menguasai bahannya, mulai dari rumus, teori dan cara pengerjaannya ia lakukan tanpa perlu melihat buku. Lebih hebat lagi, wawasan dia luas banget. di sela-sela ia ngajar, ia sempat mengutakan teori-teori orang terkenal. WOW mulai hari itu, kami jadi hormat sama guru muda itu. Dan aku yakin sekarang beliau pasti sudah menjadi guru yang hebat.

    guru kedua guru kimia. Beliau tipe guru yang suaranya kecil dan lemah lembut tapi keras di dalam. Alias kalau gak suka bakal pelit nilai. PELIT BANGET MALAH…. Tapi, pas ngajar beliau enak banget buat di dengar. Beliau selalu ngajarin rumus yang gampang di ingat dan sukangadain prakter kecil-kecilan di dalam kelas. Bahkan beliau pernah ngundang muridnya ke rumah untuk menyelesaikan praktik kami yang ketundak karena gak cukup waktu di sekolah. Luar biasa …. beliau seorang ibu, seorang istri dan seorang guru mau ngerpeotin dirinya ketika murid-muridnya yang beringas datang kerumah. Bikin rame dan rusuh ….

    salut buat kedua guru di atas. Mereka gak pernah aku lupakan walaupun namanya aku lupakan haha. udah lama banget soalnya

  12. Nama : Velika Natalia
    Twitter : @VelikaNatalia
    Kota : Semarang_an ajah ×.×
    #GABuGuruFunky

    Woye… Guru paling berkesan bagi saya ada di setiap Tingkatan (#JamanSekolahTuuuhMustiLewatin3TingkatanSuperRibet_LamaTapiNgangenin)

    Waktu SD jaman2 masih super aktif super bandel dan super jorokkkkk. Wkwkwkwkwk Maklum mama saya bukan ibu rumah tangga jadi anaknya brekele aga ga keurus gitu. Nah mungkin ini yg kalian alami juga. Itu Kuku Jemari Diceblek
    ama Guru “KPDL” Masih ada kan pelajaran itu dijaman Bahula dulu. *Diceblek = Dipukul keras #Plak_Plak. Ga main main setiap Sabtu 2 Minggu Sekali Tu Ibu Mala (Namanya) dateng bawa penggaris Bokkk. Ngeri dah tu kalo lupa potong KuKu. Kadang sempet-sempetin tu ngrikiti kuku haha #JorokBanget Kan? Dari pada Diceblek pake penggaris pas jemarimu mending klo pengarisnya dipipihin ini dalam posisi berdiri bayangin. Tangan taruh meja meriksanya satu-satu mana kacamatanya tebel banget. 2ml aja kuku panjang sudah deh. Apa lagi klo item2 mau ngrikiti dulu ga sampe ati tu kotoran kemakan. Pasrah aja deh moga2 tu Ibuk kaga jelas liaknya. Tapi klo sekarang inget-inget lagi tujuannya baik sebenarnya. Disiplin bersihin tubuh namanya aja guru “KPDL” smua harus dipeduliin terutama kebersihan diri.

    Jaman sekolah dulu ga pernah deh luput dari bullying. Paling males banget masuk sekolah jaman SMP dulu. Satu-satunya semangat saya Guru Bimbingan Konseling dah itu doank. Miss Caca namanya, dia guru jebolan Psikologi S1. Mungkin kalau ada yang depresi akut bisa tu minta dihipnotis. Tapi maslahnya Jaman SMP dulu masuk di sekolah yg anak-anak nya nakal abissssss “SotoBabat’Tobat-Tobat” Itu Missnya juga dibullying dibelakangnya si diejek di caci maki. Dan saya yakin dia mengetahuinya. Tapi seolah-olah smua baik-baik saja. Salut deh, mau mikir pindah skolah aja kali ya, Keinget miss Caca kalau dia bisa kenapa saya tidak.

    Jaman SMA nih woles dikit Bullying aga berkurang. Yg ada nemu temen yg klop abis. Cewe ama Cewe duduk semeja 3th bayangin aja ceriwisnya kaya apa?… Hampir smua guru hapal nama kita. Owh ya di tingkatan ini ni!! Paling banyak guru *Gokil *KeceBadai *Serem *Killer *Ngecingan *Sombong *Galak *Berkarisma *Berwibawa ada smua di Tingkatan SMA. Hampir smua Berkesan Boookkkkk. Tp tetep ada satu yg ga bisa lupa mungkin seumur hidup. Miss Mila namanya guru bahasa ingris yg cantik tinggi muda sexy tp galak nya ampun deh. Jangan sampe dilibas kena omelan bisa disuruh kluar kelas. Ni missnya masih muda ke skolah dandan rapi manis kalo lg diem. Anak laki dikelas suka godain dan kegoda lg duh-duh. Karna masi muda kali ya. Smua cowo hampir positive respon lah dia. Yg anak murid cewe kalau ga pinter duh-duh susah. Musuh bebuyutan itu guru adalah kita. Begitu masuk udaj deg-degan duluan pasti tugas kemarin dibahas dan satu2 suru jawab kalau salah ada hukumannya. Nulis kosakata diulang 10x sampe 20x mending kalau cuma satu kata ini lebih dari 10 kata suru nulis inggris indonnya. Hampir putus tu jemariku kalau hari ini pelajaran inggris besok nya juga inggris satu mlam begadang ampe kriting kalau kena hukumannya. Tapi nih tapi, dampak tak langsungnya tu jadi hafal bahasa inggris. Karna digencar kosakata mulu. Hahaha. Sampe sekarang klo inget jaman itu bersyukur banget bahasa inggris saya ga buruk-buruk amad lah sekarang.

    Yup Yup Yup masih ada guru2 kece baday tp ga abis klo diceritain smua. Owh ya smua nama Guru nya itu nama samaran ya. Bukan nama asli hahahahhahaha bukan takut gurunya baca si. Tp ga etis aja wkwkwk.
    Sudah dulu ya Sekian karna sudah membaca dan terima kasih. Pokoknya gitu gitu Jaman SD SMP SMA it sesuatu yg ngeselin waktu ngejalanin. Tp ngangenin ketika smua terlewatkan.

    Terima Kasih
    #GABuGuruFunky

  13. Nama : Tri Indah Permatasari
    Akun Twitter : @LiebeIs0503
    Kota Tingga : Palembang

    Guru yang paling berkesan adalah guruku saat di SMA, Bu Weniasih -Guru Akuntansi-

    Bu Weni, sapaannya saat di lingkungan sekolah ini adalah Guru Mata Peajaran Akuntansi kelas x-xii. Guru yang tidak akan pernah kulupakan jasa dan kebaikannya selama berada di sisiku. Bu Weni adalah Ibuku saat disekolah, dari kelas X aku salah satu murid yang jempolan masalah Akuntansi jadi murid favorit Bu Weni ^^ Tapi sayang ditengah prestasiku, aku adalah siswi yang sedikit nakal juga. Tapi beliau selalu membimbingku dan mengingatkanku. dan saat memasuki kelas XI Bu Weni bahkan menjadi wali kelasku, haha. Tahun ini pun aku juga suka buat masalah. Suka ribut dikelas, sampai si Ibu memberi hukuman aku disuruh berdiri didepan depan kelas sambil memegang vas bunga, aku yang anaknya ngak bisa diam kakinya selalu goyang-goyang, alhasil Bu Weni kasih aku julukan “Bujang Asoy” what?? Sampai ngebuat anak sekelas ketawa heboh, dan itu tersebar sampai kelingkungan sekolah. Tapi BU Weni selalu bangga sama aku, setiap ada tugas aku selalu menyelsaikannya dengan baik, bahkan pernah satu kali tugas Bu weni cukup sulit sekelas ngak ada yang mmenyelesaikan, tappi aku juaranya ^^ berhasil mengumpulkan tugas dengan hasil baik, bahkan mampu menjelaskannya ke tema-teman. di kelas XI aku sempat dilibatkan dalam sebuah masalah, aku di tuduh buat kesalahan besar, padahal itu hari kami bagi rapot kenaikan kelas XII. tapi alhamdulillah Bu Weni percaya sama aku, dia membantuku menyelasikannya.
    Dan terakhir, kelas XII IPS. semua anak pada bingung kenapa Bu Weni lagi yang mengajar Akuntansi? Tapi aku malah senang, kehadiran Bu Weni seperti beliau selalu menjagaku. Dengan pelajaran yang semakin sulit, alhamdulilah sealu saya yang disuruh kedepan menyelasaikan semua jurnal sampai akhir, sampai teman-teman bingung kok bisa sih Tri menyelasikan tugas itu? Karena ini kelas XII maka belajar kami harus rutin. Beberapa murid tidak pulang setelah waktunya tiba. Kami belajar bersama dikelas, saling bekerjasam menyelasikan tugas dan aku kebagian Akuntansi dan Bahasa Inggris, Bu Weni sempat memuji kelas kami yang begitu semangat!! Oh iya, pernah aku shock waktu lagi senam bersama, kami di lapangan dan para guru mengelilingi kami, di sebelahku lagi-lagi Bu Weni, tiba-tiba dia menarikpergelangan tanganku keras dan memutarnya, kupikir ada apa ternyata beliau mengecek benda apa yang kugunakan ditangan? adalah Jam tangan yang kuputar dimana jamnya itu ada di bagian bawah, sehingga terlihat seperti memakai gelang. hehe muka beliau jadi tersenyum melihatnya.
    Banyak kenangan indahku bersama beliau, aku juga akrab dengan banyak guru. Bu Sunvita guru Fisika terkejam yang suka ketawa dan senyum sama saya ^^ Pak Dodi guru Olahraga yang suka heran sama semangat 45!! Pak Purwadi guru Bahasa Indonesia guru no 1 yang ramah dan kebapakan sekali ^^ suka pusing kalau ngobrol dengan saya, belliau suka minta pendapat dan sharing biasanya sih diam-diam tapi akunya yang suara tinggi suka dimarahin “jangan besar-besar suaranya” atau Pak Suhadi guru Kewarganegaraan yang suka sekali melihat aku mondar-mandir, dan Sir Amar guru Bahasa Inggris yang aku suka, tapi patah hati ketika beliau menikah di kelas XII untung saja saya tidak frustasi sehingga tetap lulus SMA dengan nilai memuaskan apalagi Akuntansinya, ada juga Guru Bahasa Inggris tambahan di kelas XI yang kagum dengan caraku melapaskan ucapan bahasa Inggris, setiap ada bacaan pasti aku yang disuruh baca penuh sampai selesai, pernah juga disuruh ikut lomba pidato tapi akunya nyerah karena gugupan orangnya hehe ^^

    Inilah pesan Bu Weni pada ibuku saat Ibu mengambil surat kelulusanku, “Bu, Tri nanti tolong disuruh lanjut kuliah dan ambil jurusan Akuntansi ya.” aku sampai terkejut waktu Ibu menyampaikan itu, betapa beliau peduli akan diriku, apalagi beliau bela-bela memberikan surat kelulusanku langsung, padahal beliau bukanlah wali kelasku. Seperti yang beliau harapkan aku melanjutkannya, kuliah di Fakultas Ekonomi Jurusan Akuntansi, dan tetap menjadi anak jempolan di mata Kuliah tersebut ^^

    Kangen sama belaian tangan ibu di rambutku, pundakku, tatapan tajamnya kalau aku ribut, beliau yang suka kepo kalau aku dipanggil ke kantor atau kalau aku lagi disuruh ngerjain soal di papan tulis beliau sampai stop didepan kelas melihat akau bisa atau tidak dengan alibi mengajak ngobrol guruku, hehe.

    You are the Best, Bu Weniasih!!

  14. Nama : Eka Sulistiana
    Akun twitter : @ekasulistiana24
    Kota Tinggal : Palembang

    Jawaban :
    Guru yang paling berkesan selama aku bersekolah adalah Ibu Mulyani -Wali kelasku saat dibangku SD kelas 1-
    Kenapa beliau yang paling berkesan? Karena, beliau adalah guru kedua dalam hidupku setelah ibuku. Ilmu pertama kudapatkan dari ibuku sendiri. Dan yang kedua dari Ibu Mulyani. Bu Mulyani adalah sesosok pahlawan tanpa tanda jasa yang senantiasa sabar dalam mendidik anak-anak muridnya. Beliau adalah guru yang lemah lembut, namun bisa juga menjadi tegas di kondisi tertentu. Tak pernah kami merasakan kemarahannya yang begitu kejam. Karena beliau punya cara marah tersendiri. Yang justru membuat anak muridnya lebih mudah mematuhi aturan.
    Beliaulah yang pertama kali mengajariku lagu-lagu wajib nasional, yang membuatku membangun sendiri jiwa nasionalisme dalam diri ini. Beliau adalah wali kelasku saat dikelas 1B, guru dari setiap mata pelajaran yang kupelajari saat itu. Semua ilmu yang belum pernah kudapatkan dari ibuku, kudapatkan dari Ibu Mulyani.

    Sampai saat ini, jika aku bertemu dengan beliau, selalu kudapatkan senyum balasannya yang begitu manis dan lembut. Seperti sapaannya ketika pertama kali kami berjumpa saat aku kelas 1 SD dulu. Kami saling bertanya kabar, dan beliau juga menanyakan pendidikanku saat ini. Yah, pendidikan yang kujalani saat ini tak lepas dari andilnya yang telah memberiku ilmu di sekolah dasar di kelas yang paling dasar, kelas 1 SD. Terima kasih Ibu Mulyani, guruku yang terhebat.

  15. Huwaaa pengen baca cerita-cerita unyu para murid-murid dalam buku ini, so aku ikutan yaa hahaha.

    Q : ceritakan guru yang paling berkesan saat sekolah. Bisa pas
    SD, SMP, atau SMA😀

    A :
    “MAU JADI MANUSIA SEPERTI APAKAH SAYA INI ???”

    Kalimat itulah yang harus ada di lembar pertama buku catatan
    sejarah ketika SMA. Ditulis dengan huruf kapital, fontnya juga harus gede dan paling penting tanda tanyanya harus tiga. Tiga. Gak boleh kurang. Perintah Ibu guru Sejarah pada saat pertemuan pertama. Kata Ibu, biar setiap kali kami membuka buku itu menjadi
    termotivasi untuk mencapai apa yang kami tuliskan sebagai jawaban atas pertanyaan tersebut.

    Katanya lagi, jika bertahun-tahun kemudian kami telah menjadi manusia yang sesuai dengan apa yang kami tuliskan dalam buku tersebut, kami disuruh kembali ke SMA dan menemui Ibu itu untuk memperlihatkan apa yang telah kami capai, dan dia akan
    menandatangani buku catatan sejarah itu.

    (mungkin maksud Ibu itu adalah agar kelak kami membuat sejarah diri kami sendiri). Kalau yang ini dugaanku saja, hehe.

    Makasih Bu Simanungkalit, telah memberi kami motivasi untuk tahu ingin menjadi apa kami di masa depan.

    Indriani
    @ryanie31
    Medan

  16. Nama : Wulida
    twitter : @jm_nim
    kota : Bojonegoro (jatim)

    Guru paling berkesan itu guru sejarah waktu SMA. Sebenarnya saya pernah punya konflik dengan guru itu. Jadi gini ceritanya. Bu Sejarah (panggil saja namanya ini) lagi nerangin pelajaran pake power point, power point buatannya itu tidak rapi sama sekali, tanda baca tidak beraturan dll. Saat itu saya tidak tau ibu bu sejarah sendiri yang buat, saya langsung nyeletuk “bu itu siapa yang buat power point? kok alay tanda bacanya berantakan”. Mendengar pertanyaan saya, bu sejarah sangsung cemberut. dan esoknya saya di panggil ke ruang BK untuk ditanya ini itu. Ahh… saya rindu saat itu.

    Saya berfikir bu sejarah akan selamanya marah sama saya dan itu berdampak pada nilai. tapi ternyata tidak, ia tetap baik dan nilai saya tidak ada yang buruk. Maafkan kelancangan mulut dan sudah berburuk sangka Bu.

  17. Nama : Hardiyanti Rifai
    Akun Twitter : @DYANIZTAS
    Kota Tinggal : Makassar

    Guruku yang paling berkesan adalah saat SMA. Namanya.. Pak Asmar.
    Beliau guru Matematika. Aku yg sangaaaaaatttttttt lemah mata pelajaran Matematika, bisa sangat bersemangat dan Alhamdulillah mengalami kemajuan yg pesat saat diajar oleh beliau. Bukan menyepelekan guru lainnya, namun metode yg beliau gunakan lebih sesuai dgn daya tangkap saya. Bahkan saya bisa memperoleh nilai 100 loh…….. DAEBAK!
    Itu rekor terbaik saya dalam sejarah per-matematika-an (-_-)
    Bukan hanya memberi pelajaran saja, beliau juga sering memberi motivasi buat siswa2nya. Jika seringkali kita dengar guru mengajarkan kita untuk optimis, beliau agak berbeda. Beliau membekali kami untuk berpikir realistis.
    Di luar dari beberapa hal tersebut, beliau juga seorang yg religius.. ^_^

  18. Nama: Nur Ramadhani Anwar
    Twitter: @DhaniRamadhani
    Kota: Jeneponto (Sul-Sel)

    Guru yang paling berkesan……….
    Emm, ini sedikit alay mungkin, malu-maluin bisa jadi. Hahaha.
    Gini, ada guru baru di sekolahan saya. Cowok. Ganteng. Masih muda. Single. Dia punya vespa warna merah. Waktu itu saya kelas 1 SMA. Okeh, kamu juga boleh menjerit ala anak SMA kok, karena waktu itu (hampir) semua murid di sekolahan saya menjerit. Hahaha. Dan, bapaknya ramah pula. Jadi, anak SMA (yang lagi bergelora) mana yang nggak kesemsem?

    Semua siswi pun pada berebut minta perhatian. Para siswa mulai meledek, atau bisa jadi iri. Guru perempuan cewek ikut jutek. Beneran. Hihi. Pelajaran jadi ditunggu-tunggu loh. Dan yang memalukan, di kelas saya waktu itu pada bikin semacam lomba menarik perhatian si bapak. Yes saya mendapat itu pertama kali dengan bukti dia mencoret-coret buku saya sebagai tambahan penjelasan satu soal yang saya (pura-pura) tidak mengerti. Jam istirahat pun dipakai buat membahas itu. Dan, coretan itu dibiarkan satu halaman tanpa ada coretan lain boleh mengganggunya. Hahaha.

    Sampai sekarang, walau sudah beristri dan punya anak, bapak itu masih jadi idola di sekolahan saya, hasil tanya-tanya sama adik yang sekolah di sana juga.

    Kan, jadi panjang ceritanya. Ini lagi mesem-mesem inget dulu. Hahaha.

  19. Nama : Velika Natalia
    Twitter : @VelikaNatalia
    Kota : Semarang_an ajah ×.×
    #GABuGuruFunky

    Woye… Guru paling berkesan bagi saya ada di setiap Tingkatan (#JamanSekolahTuuuhMustiLewatin3TingkatanSuperRibet_LamaTapiNgangenin)

    Waktu SD jaman2 masih super aktif super bandel dan super jorokkkkk. Wkwkwkwkwk Maklum mama saya bukan ibu rumah tangga jadi anaknya brekele aga ga keurus gitu. Nah mungkin ini yg kalian alami juga. Itu Kuku Jemari Diceblek
    ama Guru “KPDL” Masih ada kan pelajaran itu dijaman Bahula dulu. *Diceblek = Dipukul keras #Plak_Plak. Ga main main setiap Sabtu 2 Minggu Sekali Tu Ibu Mala (Namanya) dateng bawa penggaris Bokkk. Ngeri dah tu kalo lupa potong KuKu. Kadang sempet-sempetin tu ngrikiti kuku haha #JorokBanget Kan? Dari pada Diceblek pake penggaris pas jemarimu mending klo pengarisnya dipipihin ini dalam posisi berdiri bayangin. Tangan taruh meja meriksanya satu-satu mana kacamatanya tebel banget. 2ml aja kuku panjang sudah deh. Apa lagi klo item2 mau ngrikiti dulu ga sampe ati tu kotoran kemakan. Pasrah aja deh moga2 tu Ibuk kaga jelas liaknya. Tapi klo sekarang inget-inget lagi tujuannya baik sebenarnya. Disiplin bersihin tubuh namanya aja guru “KPDL” smua harus dipeduliin terutama kebersihan diri.

    Jaman sekolah dulu ga pernah deh luput dari bullying. Paling males banget masuk sekolah jaman SMP dulu. Satu-satunya semangat saya Guru Bimbingan Konseling dah itu doank. Miss Caca namanya, dia guru jebolan Psikologi S1. Mungkin kalau ada yang depresi akut bisa tu minta dihipnotis. Tapi maslahnya Jaman SMP dulu masuk di sekolah yg anak-anak nya nakal abissssss “SotoBabat’Tobat-Tobat” Itu Missnya juga dibullying dibelakangnya si diejek di caci maki. Dan saya yakin dia mengetahuinya. Tapi seolah-olah smua baik-baik saja. Salut deh, mau mikir pindah skolah aja kali ya, Keinget miss Caca kalau dia bisa kenapa saya tidak.

    Jaman SMA nih woles dikit Bullying aga berkurang. Yg ada nemu temen yg klop abis. Cewe ama Cewe duduk semeja 3th bayangin aja ceriwisnya kaya apa?… Hampir smua guru hapal nama kita. Owh ya di tingkatan ini ni!! Paling banyak guru *Gokil *KeceBadai *Serem *Killer *Ngecingan *Sombong *Galak *Berkarisma *Berwibawa ada smua di Tingkatan SMA. Hampir smua Berkesan Boookkkkk. Tp tetep ada satu yg ga bisa lupa mungkin seumur hidup. Miss Mila namanya guru bahasa ingris yg cantik tinggi muda sexy tp galak nya ampun deh. Jangan sampe dilibas kena omelan bisa disuruh kluar kelas. Ni missnya masih muda ke skolah dandan rapi manis kalo lg diem. Anak laki dikelas suka godain dan kegoda lg duh-duh. Karna masi muda kali ya. Smua cowo hampir positive respon lah dia. Yg anak murid cewe kalau ga pinter duh-duh susah. Musuh bebuyutan itu guru adalah kita. Begitu masuk udaj deg-degan duluan pasti tugas kemarin dibahas dan satu2 suru jawab kalau salah ada hukumannya. Nulis kosakata diulang 10x sampe 20x mending kalau cuma satu kata ini lebih dari 10 kata suru nulis inggris indonnya. Hampir putus tu jemariku kalau hari ini pelajaran inggris besok nya juga inggris satu mlam begadang ampe kriting kalau kena hukumannya. Tapi nih tapi, dampak tak langsungnya tu jadi hafal bahasa inggris. Karna digencar kosakata mulu. Hahaha. Sampe sekarang klo inget jaman itu bersyukur banget bahasa inggris saya ga buruk-buruk amad lah sekarang.

    Yup Yup Yup masih ada guru2 kece baday tp ga abis klo diceritain smua. Owh ya smua nama Guru nya itu nama samaran ya. Bukan nama asli hahahahhahaha bukan takut gurunya baca si. Tp ga etis aja wkwkwk.
    Sudah dulu ya Sekian karna sudah membaca dan terima kasih. Pokoknya gitu gitu Jaman SD SMP SMA it sesuatu yg ngeselin waktu ngejalanin. Tp ngangenin ketika smua terlewatkan.

    Terima Kasih
    #GABuGuruFunky

  20. Nama : Nova Indah Putri Lubis
    Twitter : @n0v4ip
    Domisili : Medan

    ceritakan guru yang paling berkesan saat sekolah. Bisa pas SD, SMP, atau SMA

    guru yang paling berkesan saat SMP itu guru fisika, ntah kenapa setiap kali ibu itu yang masuk saya semangat banget. padahal guru2 sebelumnya yg gajarin fisika itu bikin saya ngantuk secara fisika penuh dengan rumus. tapi ibu ini bisa membawakan suasana belajar fisika itu jadi menyenangkan dan meriah dan metode pelajaran yg diberikannya membuat saya cepat menangkap pelajaran yang diberikan. karena ibu ini juga saya jadi suka fisika… miss you bu :*

    Thanks mbak

  21. Wah, ini buku yang menarik perhatian saya sejak pertama baca sinopsisnya. Belum sempet beli, eh ada giveawaynya😀 Hehehehe :))
    Dicoba ikutan dulu deh kalo gitu….

    Kalau ditanya guru yang menarik, jawabannya banyak, sih. Ada beberapa guru yang saya ingat karena cara mengajarnya unik, meski mata pelajarannya kebanyakan nggak disukai siswa. Tapi ada satu guru yang sampai saat ini masih saya ingat. Pak Jaya, guru fisika saya waktu SMA.

    Beliau itu unik dan lucu. Badannya yang gembul juga mendukung pembawaannya yang humoris. Pak Jaya selalu bilang “Fisika itu gampang!”. Meski awalnya kami nggak percaya kalau fisika yang bikin kepala botak itu gampang, Pak Jaya ternyata benar-benar bisa menjabarkan semua rumus njelimet dalam buku fisika menjadi SANGAT MUDAH! Ajaib!

    Entah kenapa waktu Pak Jaya menjelaskan di papan tulis, kami berasa disihir dan benar-benar merasa “Fisika itu gampang!”

    Walaupun begitu, sebenarnya nilai fisika kami akhirnya nggak ada yang bagus-bagus amat. Soalnya meski Pak Jaya itu jago ngejelasin, beliau agak lemah dalam membuat catatan yang rapi di papan tulis. Karena catatan di papan tulis berantakan, kami semua jadi bingung mau mencatat yang mana. Jadi, setelah beliau keluar kelas, ilmunya pun ngikut beliau juga.

    Sekarang beliau udah pergi duluan ninggalin murid-muridnya. Semoga ilmu-ilmu yang diajarkan Pak Jaya bisa menjadi ladang pahala yang terus mengalir untuknya. Aamiin.

    Nama : Norma Gesita
    Twitter : @choco_ba_nana
    Domisili : Jakarta

  22. Nama : Afika Yulia Sari
    Twitter : @afikayulia
    Kota Tinggal : Jakarta

    Guru yang paling berkesan adalah waktu Smk. Guru Bahasa Inggris tepatnya. Namanya Mr. _____ *sensor. Setiap dikelas beliau pasti memberi pertanyaan kepada muridnya mengenai pembahasan materi hari itu. Lucunya belum sempat menjawab/kelamaan jawab, beliau memerintah untuk StandUp/berdiri *gaya ucapan standupnya ituloh yang bikin ngakak. Yang lebih parahnya lagi waktu remedial pelajaran beliau. Harus dikertas folio, engga boleh ada tip-ex, engga boleh ada coretan haha bayangin aku pernah ngulang sampai dua kali. Dan itu engga cuma selembar, berlembar-lembar. Dalam mengajar, beliau juga tidak terlalu serius, beliau selalu menyelipkan candaan-candaan sehingga muridnya tidak cepat bosan. Jadi kangen pengin diajarin beliau lagi :))

  23. Nama: Aya Murning
    Twitter: @murniaya
    Kota: Palembang

    Dulu pas jaman SMA kelas 12, yang IPA ada 4 kelas. Saya dapetnya kelas 12IPA4. Eh ternyata kelas kami kebagian guru matematika yang beda sendiri. Jackpot! Bukan karena beliau adalah guru matematika untuk jurusan IPS, bukan itu. Jackpot-nya ya karena beliaunya sendiri. Siap-siap kami kena terkam.😀

    Saya sendiri nggak tahu nama lengkap beliau itu siapa. Tahunya ya cuma Ibu Rajagukguk. Yes, beliau asal Batak asli dan sudah lekat panggilan kami dengan nama marganya itu.

    Ibu Gukguk ini terkenal killer. Nggak segan-segan ngetok kepala murid yang dongok pake penghapus papan tulis sampe jilbab pada item bekas jiplakan tinta spidol di eraser itu.

    Yang bikin unik (meski kadang nyakitin tapi sekaligus bikin ngikik gara-gara logat Bataknya yang super kental) adalah beliau sering mengatakan umpatan dalam bahasa Batak. Kadang beliau juga suka manggil muridnya dengan sebutan-sebutan khusus, entah itu muridnya bandel atau baik.

    Contoh umpatannya misalnya:
    – Bedogol: bego (bedogol kalik lah kau!)
    – Bagudung: tikus (dari mana saja kau bagudung? Kumpul PR-mu!)
    – Longoh: bodoh, tolol (dasar longoh, rumus begitu saja kau tak bisa!)
    – Mentel: genit, centil (hey, jangan kementelan kau jadi perempuan ya! Jangan mentel aja kau buat, otak kau naikkan juga.)

    Kalau yang ini beberapa kalimat yang sering beliau ucapkan kalau lagi kesal dengan murid:
    – kenapa kau catat di buku ini? Kalau dikumpul kekmana mau belajar? Wanita gila!
    – cobak ke sini dulu kau, siluman tengkorak!
    – kepala otak kau lah, bebal kali kau kutengok.

    Tapi, sekasar apa pun yang beliau ucapkan, kami nggak pernah sakit hati dan nggak pernah dimasukin hati juga. Karena dasarnya emang begitu sifat dan caranya mengajar. Kami sudah sangat maklum karena sudah turun-temurun cerita dari jaman kakak kelas yang dulu-dulu sudah begitu.🙂

  24. Nama : Septy Anggita
    Acc twitter : @sseptyanggita
    Domilisir : Medan
    Jawaban:
    Hm.. guru yang paling terkesan menurutku ada di SMP. beliau biasa di panggil Ms.Zetty. tau dongya kalo beliau guru bahasa Inggris yup! beliau wali kelas ku dari kelas 7-9 dengan kebetulan aku tetap berada dikelas unggulan. beliau memang sudah tak muda. berkisar 50thn, tetapi jika kalian melihat wajah dan penampilannya seperti ibu muda. yup! beliau sangat sayang pada dirinya, suaminya, anak kandungnya dan siswanya yg sudah dianggap seperti anak kandungnya sendiri. kenapa aku bilang begitu? ya buktinya saja saya sebagai siswanya selama 3 tahun diajarkan dari yang gak tau menjadi sampai tau dan mahir saat di SMA dan SMP. buktinya saya juara 3 speech dan hanya finalis FL2SN storytelling tingkat prov. walau hanya itu tapi saya bangga. keberuntungan itu hanya saya saja yg dapat, entah dengan adik-adik dan kakak-kakak kelas saya. kenapa tidak semua teman saya? ya karna itu tergantung pada diri mereka sendiri. nah, yang terkesan sebenarnya bukan hanya itu. walaupun beliau suka + sering pake banget marah karna kelas kurang bersihlah, banyak sampah berserakanlah atau apapun yang berhubungan dengan kejorokan, tapi beliau juga sering menyisipkan motivasi dan kata-kata bijak yang menyentuh hati saya. mulai dari saya yg malas belajar diingatkan dengan orang tua saya yang susah payah mencari uang untuk membiayai hidup dan sekolah saya. juga beliau pernah bercerita tentang masa lalunya yg sangat susah dan berbanding terbalik dengan hidupnya yg sekarang sangat berkecukupan dan berlebihan. beliau bekerja sangat keras belajar dan membantu kedua org tuanya bekerja. itu sangat menyentuh hati saya yang tak pernah sama sekali menghargai uang org tua yg selalu saya habiskan. tapi setelah mendengar kata-kata beliau dan saya rasakan hidup jauh dari org tua karna menuntut ilmu membuat saya sadar bahwa saya HARUS membanggakan kedua orang tua saya dengan prestasi dan kerja keras saya. yap HARUS! itulah yg membuat saya sekarang ini gigih belajar dan mencapai nilai tinggi dengan cara yg sehat. saya kira guru seperti beliau hanya ada 1 didunia. saya sangat mencintai beliau. pernah saat ambil SKHUN dan bertemu dengan beliau saya memberi hadiah yang tak seberapa hasil tabungan uang jajan saya ya walaupun org tua tapi ada usaha saya untuk menyisihkan, hehehe. saya beri hadiah itu dan ada selembar surat tentang curhatan hati saya kepada beliau. yap! saya mengganggap beliau sebagai ibu kedua saya dan sahabat saya. beliau mengerti jika saya curhat tentang “pacar-pacaran”. haha.. dasar emang saya… tapi saya rasa cukup mengenai beliau. satu kata untuk beliau HEBAT ^^

  25. Nama : Septy Anggita
    Acc twitter : @sseptyanggita
    Domilisir : Medan
    Jawaban:
    Hm.. guru yang paling terkesan menurutku ada di SMP. beliau biasa di panggil Ms.Zetty. tau dongya kalo beliau guru bahasa Inggris yup! beliau wali kelas ku dari kelas 7-9 dengan kebetulan aku tetap berada dikelas unggulan. beliau memang sudah tak muda. berkisar 50thn, tetapi jika kalian melihat wajah dan penampilannya seperti ibu muda. yup! beliau sangat sayang pada dirinya, suaminya, anak kandungnya dan siswanya yg sudah dianggap seperti anak kandungnya sendiri. kenapa aku bilang begitu? ya buktinya saja saya sebagai siswanya selama 3 tahun diajarkan dari yang gak tau menjadi sampai tau dan mahir saat di SMA dan SMP. buktinya saya juara 3 speech dan hanya finalis FL2SN storytelling tingkat prov. walau hanya itu tapi saya bangga. keberuntungan itu hanya saya saja yg dapat, entah dengan adik-adik dan kakak-kakak kelas saya. kenapa tidak semua teman saya? ya karna itu tergantung pada diri mereka sendiri. nah, yang terkesan sebenarnya bukan hanya itu. walaupun beliau suka + sering pake banget marah karna kelas kurang bersihlah, banyak sampah berserakanlah atau apapun yang berhubungan dengan kejorokan, tapi beliau juga sering menyisipkan motivasi dan kata-kata bijak yang menyentuh hati saya. mulai dari saya yg malas belajar diingatkan dengan orang tua saya yang susah payah mencari uang untuk membiayai hidup dan sekolah saya. juga beliau pernah bercerita tentang masa lalunya yg sangat susah dan berbanding terbalik dengan hidupnya yg sekarang sangat berkecukupan dan berlebihan. beliau bekerja sangat keras belajar dan membantu kedua org tuanya bekerja. itu sangat menyentuh hati saya yang tak pernah sama sekali menghargai uang org tua yg selalu saya habiskan. tapi setelah mendengar kata-kata beliau dan saya rasakan hidup jauh dari org tua karna menuntut ilmu membuat saya sadar bahwa saya HARUS membanggakan kedua orang tua saya dengan prestasi dan kerja keras saya. yap HARUS! itulah yg membuat saya sekarang ini gigih belajar dan mencapai nilai tinggi dengan cara yg sehat. saya kira guru seperti beliau hanya ada 1 didunia. saya sangat mencintai beliau. pernah saat ambil SKHUN dan bertemu dengan beliau saya memberi hadiah yang tak seberapa hasil tabungan uang jajan saya ya walaupun org tua tapi ada usaha saya untuk menyisihkan, hehehe. saya beri hadiah itu dan ada selembar surat tentang curhatan hati saya kepada beliau. yap! saya mengganggap beliau sebagai ibu kedua saya dan sahabat saya. beliau mengerti jika saya curhat tentang “pacar-pacaran”. haha.. dasar emang saya… tapi saya rasa cukup mengenai beliau. satu kata untuk beliau HEBAT

  26. Nama: Titin Matun Nuraini
    Twitter : titim_nuraini
    kota tinggal : Pameksan

    Guru yang paling berkesan adalah guru Matematika kelas 1SMA. sesuai dengan perawakannya yang kurus dan kalem, beliau adala guru yang paling telaten menurutku. Menjelaskan dengan sangat detail kepada setiap murid yang bertanya hingga benar-benar faham. image guru matematika yang identik dengan killer terbantahkan ketika beliau mengajar. Pelajaran matematika yang sulit dan rumit jadi lebih mudah dikerjakan karena ketelatenannya. Beliau adalah guru yang berdedikasi tinggi dalam menjalankan tugasnya sebagai seorang pendidik.

  27. Nama: Ananda Nur Fitriani
    Twitter: @anandanf07
    Domisili: Bogor

    Guru yang paling berkesan.. Duh, jadi inget masa-masa SD :’) namanya Bu Jaenab, wali kelas ku saat kelas 1 SD. Badannya tinggi besar, penampilannya udah menunjukan tampang guru killer gitu :3 (maafkan saya, Bu Jaenab). Dan memang bener, Bu Jaenab itu orangnya tegas banget, dan bisa dibilang keras bagi anak kelas 1 SD😂 tapi sebenernya Bu Jaenab itu baik dan perhatian, penuh kasih sayang bangetlah♥♥♥

    Ada satu kejadian yang ga pernah aku lupain sampai sekarang (aku udah kelas 1 SMA, btw :D). Jadi waktu itu kita lagi ngebahas soal matematika, aku dan temenku kebetulan maju barengan buat nanya ke Bu Jaenab. Akhirnya temenku yang nanya duluan, dan Bu Jaenab ngejelasin ke semua murid (dengan aku disamping mejanya). Lalu aku (yang emang udah niat nanya) pun bicara.
    Aku baru bilang “Bu, yang ini..” Eh, Bu Jaenab udah marah duluan. Dia bilang “Euh, matakna dengekeun!! (makanya dengerin!!)” dengan suaranya yang menggelegar. Membuatku yang masih polos ini terkaget-kaget sampai langsung lari kepojokan kelas karena pengen nangis, hiks.

    Mungkin Bu Jaenab ngiranya aku mau nanyain soal yang sama, padahal itu beda soal bu, beda soal😭😭😭 Kejadian ‘matakna dengekeun’ itu pun menjadi kejadian yang tak terlupakan, karena itu pertama kalinya aku dibentak dengan keras, didepan kelas pula. Huhu.

    Tapi seminggu yang lalu mama ku ketemu Bu Jaenab di pasar. Ternyata Bu Jaenab masih inget aku! :3 dia nanyain sekarang aku sekolah dimana, dan ga disangka dia bilang bangga sama aku :’) Duh jadi terharu, Bu Jaenab juga ngedoain aku bisa masuk UI jurusan sastra, yeay! aamiin. Berkesan bangetlah pengalaman kelas 1 SD itu :’) sayang Bu Jaenab♥😘

  28. ceritakan guru yang paling berkesan saat sekolah. Bisa pas SD, SMP, atau SMA

    Dari SD sampek SMA guru yang paling berkesan adalah yang galak, yang disiplin, dan terutama yang nuntut murid-muridnya harus bisa. Nggak boleh enggak. Hehehe.. Dan, di tiap stage sekolah, aku selalu ketemu sama guru-guru yang begini. Tapi, ada manfaatnya juga sih. Belajar jadi lebih termotivasi. Masa cuma bu guru yang bisa, muridnya juga bisa dong!! Hehehhe…

    Naning Pratiwi
    @chelseas_lovers

  29. Nama : Ratnani
    Twitter : @ratnaShinju2chi
    Kota : Jepara

    Guru yang paling berkesan itu Pak Agus. Beliau adalah sosok guru yang penyabar dan penuh kasih sayang. Kalau muridnya tidak paham dengan sabar beliau akan menjelaskan. Dan menurutku cara beliau menjelaskan itu mudah dipahami. Karena beliau aku yang dulunya kadang suka takut sama pelajaran yang namanya matematika jadi sangat suka sama pelajaran itu. Kalau dulu di Mts sering malas-malasan di sini jadi semangat empat lima. Lebih senang lagi selama tiga tahun di Madrasah Aliyah ini beliau-lah yang selalu menjadi guru matematika di kelasku. Serasa beliau ditakdirkan jadi guru matematikuaku hehh. Pokoknya kagum banget aku sama Pak Agus.

  30. Nama: Widya Neva
    Twitter: @widyaneva2
    Kota: Bandar Lampung

    Guru yang paling berkesan yaitu Bu Sri, salah seorang guru di SMA. Beliau itu enak cara ngajarnya, berwibawa dan lemah lembut. Pernah suatu ketika, kami diminta membuat makalah/artikel tentang pemberantasan korupsi. Aku mengumpulkan banyak data dari berbagai sumber dan kemudian menambah beberapa opini dariku sendiri. Waktu itu teman-teman sudah siap dengan artikel masing-masing. Semua tampak bagus. Aku meminta salah satu dari mereka untuk membaca karyaku. Tapi mereka biasa saja menanggapinya. Aku agak down saat itu, tapi ya kumpul sajalah. Sudah berusaha, bukan? pikirku. Waktu berlalu, dan aku hampir lupa dengan makalah/artikel tadi. Tiba-tiba ada temanku yang bilang kalau artikelku paling bagus. Aku belum percaya. Akhirnya Bu Sri masuk kelas dan mengumumkannya. Beliau bilang minta izin untuk menyimpan artikelku. Tentu saja aku membolehkannya ^^

    Oh iya Bu Sri itu kalau ada muridnya yang kena remedial selalu datang menemui langsung. Duduk bersama. Menyemangati dan memberi tugas untuk remedi. Termasuk aku😀 entah kenapa itu pertama kalinya nilaiku anjlok di mata pelajaran beliau. Aku dicari-cari, ditemui dan beliau memberi tugas juga sambil memberi wejangan. Senang pokoknya sama Bu Sri ^^

    Satu lagi boleh ya kak. Guru yang paling berkesan berikutnya adalah Pak Ali. Beliau itu mengajar Bahasa INggris. Enak sekali ngajarnya. Aku jadi semangat 45 belajar bahasa Inggris. Selain itu Pak Ali selalu hafal nama-nama lengkap muridnya. Saat di luar sekolah, beliau memanggil nama lengkapku hee…btw aku suka dipanggil dengan nama panjangku ^^. pak Ali juga berwibawa namun tak sungkan pula memberi selipan humor saat mengajar. Beliau juga sosok yang disiplin. Jangan sampai deh nggak ngerjain tugas. Bisa panjang urusannya. Walhasil semua teman-temanku selalu mengerjakan tugas. Kadang kursi-kursi kami diminta untuk membentuk huruf U. Pernah juga kami diberi tugas menggambar dengan disertai tulisan bahasa Inggris. Kemudian ditempel di kelas. Sampai-sampai kakak-kakak kelas mengatakan kelas kami seperti anak TK *_^. Tidak apa-apa, yang penting kami selalu semangat dan antusias dengan pelajaran kami. Salah satu pesan yang kuingat dari beliau adalah usahakan apa yang kami katakan atau lakukan bernilai kebaikan, jangan berharap kuliah untuk dapat pekerjaan bagus tapi niatkan menuntut ilmu untuk menghilangakan dari kebodohan dan senantiasa bermanfaat untuk sekitar.

  31. Nama : Shiela Hartiningtyas
    Twitter : @ruth_shiela
    Domisili : Cirebon

    Guru yang paling brkesan bagiku adalah guru pelajaran Bahasa Indonesia saat SMA dulu.
    Beliau sangat senang memberikan tugas mengarang kepada murid-muridnya.
    Yang membuat guruku ini begitu berkesan dan unik adalah karena beliau menilai hasil tugas karangan para muridnya dengan cara mencium kertas yang dipakai untuk
    membuat karangan tersebut.
    Jika kertasnya wangi, beliau tidak segan-segan untuk langsung memberikan nilai 9.
    Selain itu dari wangi kertas tersebut, hebatnya beliau bisa tahu orang yang membuat tugas karangan tersebut.
    Hebat banget kan guruku ini?hehehe
    Meskipun kita sudah mencoba memakai balpoint wangi yang saat itu sedang tren, tetap saja guruku ini tidak tertipu.
    Akibatnya tetap saja kita-kita sulit mendapatkan nilai bagus.
    Benar-benar luar biasa.
    Hingga sekarang, jika mengingat-ingat lagi masa SMA, aku masih tidak habis pikir dengan cara penilaian guruku ini.
    Aku sangat sedih ketika mengetahui bahwa beliau telah meninggal.
    Terima kasih Pak karena telah mengajarkan banyak hal kepadaku, serta telah memberikan kenangan yang takkan pernah terlupakan kepada murid-muridmu ini.

  32. Nama: Thia Amelia
    Twitter: @Thia1498
    Domisili: Bogor
    ceritakan guru yang paling berkesan saat sekolah. Bisa pas SD, SMP, atau SMA😀
    Cerita paling berkesan selama sekolah itu terjadi saat SMP. Semua hal yang aku lakukan serasa berkesan banget. Jadi, angkatan aku itu Cuma hanya ada 1 kelas, sedangkan yang lain itu ada yang sampai 3 kelas. Karena sedikit, kami malah semakin dekat, dan akhirnya kelas kami diberi nama kelas Supernova. Kami itu angkatan paling berontak yang pernah ada. Maklum lah, sekolah baru yang pengalaman mengurus anak-anak sekolah nya itu masih minim, begitu pun peraturan-peraturan nya yang masih meminta masukan dari banyak orang. Seperti yang dibilang tadi, kami itu angkatan berontak, nama Supernova itu bukan hanya nama, itu artinya sebuah ledakan, begitu juga angkatan kita yang meledak-ledak. Oh iya, aku masih inget banget itu tuh hari jumat, yang biasanya datang sekolah jam 10 untuk diisi dengan mengaji. Kami selesai jam 11, masih ada 2 jam lagi buat masuk sekolah, dan kami mutusin untuk ngisi waktu 2 jam itu dengan main dirumah salah satu dari kami lalu nonton film. Akhirnya, kami berangkat dengan hati riang tanpa tau apa yang akan terjadi berikutnya.
    Film yang kita tonton waktu itu adalah Insidious. Sumpah itu seru banget, sampai-sampai walaupun udah jam 1 siang, kami masih melanjutkan menonton walaupun tau gimana konsekuensi yang bakal kita dapet. Karena diburu-buru oleh teman saya yang paling alim, akhirnya dengan berat hati kami udahin itu film dan berangkat kesekolah. Sampai disekolah, ternyata kelas kami, yang isinya hanya cowo nya aja itu lagi dimarahin sama guru kesukaan aku. Itu kita diem aja diluar kelas, sampai akhirnya guru itu keluar dan pergi gitu aja tanpa noleh sama sekali ke kita. Bayangin, guru kesukaan aku dan aku malah ngecewain dia, itu aku nyesel banget. Kami mau masuk kelas, malah diusir gitu aja. Sampai akhirnya kita diem terus diluar kelas, dan setelah lama akhirnya kita dipanggil keruang kepala sekolah. Disitu kami diberi pengarahan, tentang bagaimana sebenarnya jauh dalam hati pak kepala sekolah dia sangat bangga sama angkatan kita. Angkatan yang masih tetap bertahan walaupun sekolah itu telah gagal meluluskan beberapa siswa nya di angkatan sebelumnya. Tapi, kita malah berontak gitu aja tentang ga adilnya sekolah sama kita. Setelah itu, kami diperbolehkan masuk ke kelas. Cuma, guru kesayangan saya itu, sampai 3 hari kemudian, ga pernah mau masuk kelas… HUAAA
    Dan, walaupun film Insidious itu disebut sebagai film malapetaka oleh kita, karena film itu membuat kami mengecewakan beberapa guru, tapi tetap aja, hari sabtunya, kami memutuskan untuk menginap dirumah teman yang waktu itu kami tempati untuk menonton film, dan melanjutkan menonton nya hahaha

  33. Nama : Widya Miftahul Hasanah
    Twitter : @widyamif
    Kota tinggal : temanggung

    Humoris dan kocak abis. Itulah tanggapanku tentang Pak Setyanto. Kami, murid-murid, memanggilnya Pak Set. Entahlah. Padahal kupikir kenapa tidak Pak Yanto, Pak Anto, atau Pak Tyan dan bla bla bla. Beliau adalah guru BK. Sewaktu pendaftaran perguruan tinggi, beliaulah yang membimbing kami semua. Menjelaskan tahap demi tahap. Mendorong kami agar lebih giat lagi di penghujung SMA ini. Tak hanya itu, beliau juga menghibur kami muridnya setelah lelah belajar dan belajar meniti masa depan. Tapi Pak Set juga punya sisi lain. Apa itu?

    Humoris. Aku selalu suka waktu kami terlibat perbincangan. Pasti akan terselib celetuk-celetuk yang menggelikan. Seperti saat perkenalan guru baru waktu awal masuk SMA. Jadi begini ceritanya.
    “Nama saya Setyanto.” Lalu hening lama. Hanya itu? Oh tidak.
    “Kalau mau tau rumah saya… gampang.” lanjutnya.
    “Dimana, pak?” tanya salah satu temanku.
    “Kamu tahu kan Kartini Husada di Bulu?”
    “Tahu..” kata kami bersahutan.
    “Nah, dari gardu itu masuk sampai pertigaan pojok. Terus belok kiri. Nanti ada rumah gede tingkat dua.” jelasnya.
    “Wuih..” celetuk teman-teman.
    “Warna krem.”
    “Wuih.”
    “Teralis besar.”
    “Wuih..”
    “Nah, depannya.” Haha. Ada-ada saja. Ini membuatku terpingkal-pingkal kalau mengingat jaman jahiliyah masuk SMA. AKU WAKTU ITU PENDIAM BANGET *INI GIMANA MATIIN CAPSLOCK?
    Seingatku sewaktu konsultasi dengan Pak Set, beliau berkata bahwa, “Sosialisasi itu penting. Sekarang kamu sekolah. Setelahnya kuliah. Kamu tahu kenapa? Buat apa? Karena nanti kamu akan dilepas di masyarakat.”

    Perkataan itu masih terngiang jelas di benakku sampai sekarang. Itu merubahku sejauh ini. Jauh dari sebelumnya, yang pendiam dan susah bersosialisasi. Aku berani berkenalan dengan orang banyak. Mendalami social and human living terus menerus. Hanya karena perkataan dari seorang Pak Set. Thank you, Sir. You’re my honorable teacher.

    Sekarang, beliau sudah pensiun. Tidak mengajar lagi. Wajahnya sudah renta dimakan usia. Tapi ucap dan baktinya benar-benar mengakar kuat tak mau lepas dari benak saya.

  34. Nama : Dewi Novita Yusri
    Twitter : @noviienz
    Tempat : Jambi

    “Ceritakan guru yang paling berkesan saat sekolah. Bisa SD, SMP, atau SMA.”
    Guru yang paling berkesan… eeehhheemmm , ada beberapa sih. Tapi diantara semua guru-guru yang paling aku sukai adalah guru waktu SD dulu. Bahkan apa yang telah dilakukan guruku itu sangat berbekas dihatiku dan malah sampai sekarang masih ingat jelas bagaimana rupanya, senyumannya, dan bahkan kebaikannya yang sangat berarti baikku.
    Beliau juga guru wali kelasku waktu kelas 4 SD. Waktu itu, aku sering di bully oleh teman sekelasku. Mulai dari diejek-ejek kekurangan fisikku yang tak sempurna Miss Universe dan juga orang tuaku yang dulu memakai motor butut. Tak jarang mereka juga suka berlaku kasar kepadaku, setiap kali aku lewat didepan mereka selalu ada saja ejekan yang mereka keluarkan. Waktu itu, teman sekelasku mengejekku yang sudah sangat kelewatan dan bahkan mereka lempar buku kewajah ku dan mengenai hidungku. Teman-teman sekelasku yang lain tidak ada yang berani membantuku karena mereka takut ikut dibully juga. Guru-guru yang lain juga acuh tak acuh denganku. Aku langsung pergi ke wc tuk membersihkan darah yang keluar dari hidungku namun beliau datang menghampiri aku dan membantu aku membersihkannya. Mulai dari perhatiannya itulah aku jadi sangat suka dengan beliau. Guru yang lain tak ada yang memarahi teman2 yang membullyku karena mereka takut kalau memarahi mereka karena salah satu mereka ada anak dari seorang preman pasar. Hanya orang tuanya seorang preman pasar takut di cegat dijalan atau memukul mereka dijalan dan kebetulan sekolahku letaknya didepan pasar pusat di kotakum, cuman beliau lah yang rela membantuku. Dan juga waktu aku sakit beliau juga sangat perhatian. aku masih ingat dengan jelas waktu hari jumat, seluruh badanku panas dan muntah-muntah. Belia memberikan perhatian saat itu, bahkan ketika aku muntah beliau juga rela membersihkan mutahan yang berserakan dilantai. Sejak saat itu aku ingin menjadi seorang guru yang tanpa jasa sama yang seperti dilakukan oleh beliau. Beliau juga yang mengajariku tuk berani melawan kebenaran, arti sebuah impian, dan cara menegakkan kepala agar aku tak selalu menunduk menatap orang lain dengan wajah ketakutan. Waktu perpisahan SD, aku tak rela kalau meninggalkan sekolah itu karena ada belia. Bahkan ketika aku baru masuk SMP dan pulang cepat pasti aku mampir kesekolah tuk sekedar bertemu dengan beliau.
    Ketika aku lulus SMA, aku memilih FKIP karena aku ingin menjadi seperti beliau. Menjadi seorang guru yang tanpa jasa, care dan sayang kepada murid tanpa mengenal anak siapa, kaya dan miskin. Itulah yang membuat aku sangat berkesan kepada guruku itu.

  35. Pingback: Daftar Bacaan tahun 2015 | Luckty Si Pustakawin

  36. Pingback: Daftar Bacaan tahun 2015 | Luckty Si Pustakawin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s