Blogtour #MPGGoesToMalaysia + GIVEAWAY

blogtour MGP

Yuhuuu…ada Blogtour edisi Misteri Patung Garam datang lagi!! Tempo hari blogtour buku ini di blog ini nembus 80 peserta. Nah, kali ini Mbak Ruwi Meita mengadakan syukuran atas diterimanya Misteri Patung Garam di penerbitan Malaysia, kembali mengajak kerjasama untuk mengadakan blogtournya part 2. Cekidoooottt…😀

MAU BUKU INI?!?

Simak syaratnya:

1. Peserta tinggal di Indonesia

2. Follow akun twitter @lucktygs , @GagasMedia dan @RuwiMeita25. Jangan lupa share dengan hestek #MPGGoesToMalaysia dan mention via twitter.

3. Like FB Laman Kiri. Dan share dengan hestek #MPGGoesToMalaysia.

4. Jawab pertanyaan di kolom komentar di bawah, plus nama, akun twitter, kota tinggal dan jawaban. Pertanyaannya adalah jika kamu memiliki keahlian mengawetkan manusia dengan garam, siapapakah yang akan kamu awetkan?!?😀

5. Giveaway ini juga boleh di share via blog, facebook, dan sosmed lainnya. Jangan lupa sertakan hestek #MPGGoesToMalaysia yaaa… 😉

Event ini gak pake helikopter, eh Rafflecofter yang ribet itu. Jadi pemenang ditentukan dari segi jawabannya yaaa… ( ‘⌣’)人(‘⌣’ )

#MPGGoesToMalaysia ini berlangsung lima hari saja: 11-15 Oktober 2015. Pemenang akan diumumkan tanggal 16 Oktober 2015.

Akan ada SATU PEMENANG yang akan mendapatkan novel, tumblr, kipas, gantungan kunci, dan pensil. Semuanya berlabel Misteri Patung Garam. Bikin ngiler nggak tuh?!?😀 Hadiah akan langsung dikirimkan oleh penulisnya! ;)

Silahkan tebar garam keberuntungan dan merapal jampi-jampi buntelan yaaa… ‎(ʃƪ´▽`) (´▽`ʃƪ)!

-@lucktygs-

46 thoughts on “Blogtour #MPGGoesToMalaysia + GIVEAWAY

  1. Tri Indah Permatasari
    @LiebeIs0503
    Palembang

    Mereka para pelaku tidak kejahatan yang divonis hukuman mati. Dimana setelah mereka mati maka saya akan mengawetkan tubuh mereka dengan garam dan memasukkan tubuh mereka ke dalam museum khusus untuk para pelaku tindak kejahatan yang dihukum mati, mereka yang membunuh, korupsi atau kejahatan lainnya. Agar para warga lain yang terpikir untuk melakukan kejahatan itu akan mengurungkan niatnya, karena mereka takut malu, bahkan akan mempermalukan keluarga besar mereka jika tubuh mereka, wajah mereka terpampang jelas di museum itu. Tentu juga mereka akan mendapatkan hukuman yang lebih pantas di akhirat nanti.

  2. Tika Septiana
    Palembang

    °Jawaban: Yang akan aku awetkan adalah ayahku. Aku ingin tetap bisa memandangnya sampai aku pun mulai lupa dengan duniaku karena usia. Karena aku sudah tidak mungkin bisa untuk mengawetkannya, superhero ku telah lama pergi menuju surga. Keringat itu masih sering aku cium dipundakku yang kala itu sosok pejuangku memelukku erat.

  3. Tika Septiana
    Metro pusat, Lampung

    °Jawaban: Yang akan aku awetkan adalah ayahku. Aku ingin tetap bisa memandangnya sampai aku pun mulai lupra dengan duniaku karena usia. Karena aku sudah tidak mungkin bisa untuk mengawetkannya, superhero ku telah lama pergi menuju surga. Keringat itu masih sering aku cium dipundakku yang kala itu sosok pejuangku memelukku erat.

  4. nama: pramestya
    akun twitter: @p_ambangsari
    kota tinggal: Temanggung

    sumpeh, ini pertanyaan yg horor banget. Bikin ngeri. Sisi psikopatku bisa kambuh lagi :3

    Pertanyaannya adalah jika kamu memiliki keahlian
    mengawetkan
    manusia dengan
    garam, siapapakah
    yang akan kamu awetkan?!?

    Nggak kuat, sulit dibayangin.
    Mungkin aku mau ngawetin presiden/ilmuwan Indonesia yg udah meninggal. Biar generasi selanjutnya tahu bentuk orang yg berjasa di negara ini. Bukan cuma foto dan video. Entar biar kayak mesir kuno. Mengawetkan pimpinan mereka.

  5. nama: pramestya
    akun twitter: @p_ambangsari
    kota tinggal: Temanggung

    sumpeh, ini pertanyaan yg horor banget. Bikin ngeri. Sisi psikopatku bisa kambuh lagi :3

    Nggak kuat, sulit dibayangin.
    Mungkin aku mau ngawetin presiden/ilmuwan Indonesia yg udah meninggal. Biar generasi selanjutnya tahu bentuk orang yg berjasa di negara ini. Bukan cuma foto dan video. Entar biar kayak mesir kuno. Mengawetkan pimpinan mereka.

  6. Nama : Debby Zalina
    Akun Twitter : @debby_zalina
    Kota tinggal : Batam, KEPRI
    Jawaban :
    Kalo ngawetin manusia nggak haram hukumnya dan tidak melanggar perikemanusiaan, aku pengen mengawetkan tubuh ibuku deh. abisnya ga bisa jauh dari ibu. dan biar kalo kangen tinggal di peluk aja :3

  7. Nama: Debora Theresia J
    Twitter: @borde2707
    domisili: Medan

    kalo mengawetkan manusia gue belom pernah. Palingan cuma serangga seperti kupu-kupu, capung, kecoa, belalang, dan jangkrik unt dimuseumkan (fiuh yg nyari serangganya ini paling capek, kalo ngawetin sih paling suntik pake CHCl3 alias klorofom).

    Tapi gue punya desire, kalo diizinin buat ngawetin manusia menurut UUD 45 yg berlaku, gue pengen ngawetin semua pelaku KKN (Kurik Kurik Negara) biar gak bs lagi ngebuat masyarakat sengsara dan makin miskin, juga ingin mengawetkan para LGBT dgn gerak-gerik tingkah lakunya, karena gue teringat juga peristiwa masa lampau sekali yg berkaitan dgn tiang garam dan LGBT ini.
    Hanya 2 hal ini saja. Gak byk-byk kok. Dari hati terdalam. Bukan nya gue gak mikirin hal lain ttg tindak pelaku kejahatan, php, atau yg lain. Meski otak gue selalu pengen bahas soal MIPA tiap jam, tp hati gue IPS hahahahak.

  8. Margareth Dwiyanti Simatupang
    @mds1708_
    Medan, Sumatera Utara

    yang ingin ku awetkan ialah orang-orang ilmuwan yang mempunyai hasil penemuan yang menggemparkan sekaligus bermanfaat bagi dunia. tentu saja dengan persetujuan keluarganya. aku tak mau mengawetkan seseorang tanpa permisi, apalagi hanya dengan keahlian awetan dari garam.

    akh ingin mengawetkan mereka karena ingin melakukan eksperimen lagi. mungkin saja, otak mereka masih bisa dihidupkan lagi. sebab, rasaky sungguh amat sayang seseorang ilmuwan harus meninggal. atau, mengawetkan mereka untuk mengambil sampel dari awetan tubuh mereka agar tercipta seseorang yang baru yang sama cerdiknya dengan mereka.

    ya, aku tahu ini melanggar kodratku sebagai manusia. oleh sebab itu, hal yang di atas hanya khayalanku. aku tak mau mengawetkan siapa-siapa. terutama dengan garam.

  9. Margareth Dwiyanti Simatupang
    @mds1708_
    Medan, Sumatera Utara

    yang ingin ku awetkan ialah orang-orang ilmuwan
    yang mempunyai hasil penemuan yang
    menggemparkan sekaligus bermanfaat bagi dunia.
    tentu saja dengan persetujuan keluarganya. aku tak
    mau mengawetkan seseorang tanpa permisi,
    apalagi hanya dengan keahlian awetan dari garam.

    aku ingin mengawetkan mereka karena ingin
    melakukan eksperimen lagi. mungkin saja, otak
    mereka masih bisa dihidupkan lagi. sebab, rasaku
    sungguh amat sayang seseorang ilmuwan harus
    meninggal. atau, mengawetkan mereka untuk
    mengambil sampel dari awetan tubuh mereka agar
    tercipta seseorang yang baru yang sama cerdiknya
    dengan mereka.

    ya, aku tahu ini melanggar kodratku sebagai
    manusia. oleh sebab itu, hal yang di atas hanya
    khayalanku. aku tak mau mengawetkan siapa-
    siapa. terutama dengan garam.

    *maaf dua kali, yang pertama ada typonya :)*

  10. Nama : Alifa Nanda Tarina
    Twitter : @_alifananda
    Alamat : Ampah, Kalimantan Tengah
    Jawaban : aku pengen banget ngawetin “Julian Cheung Chilam” artis,penyanyi serta penerbang yang handal.. Dia udah punya Istri aja aku rela koq buat selingkuhan kamu. Apalagi kalo kamu meninggal*amit2* aku yang awetin kamu, biar bisa mandangin wajah handsomenya yang sesuatu itulohh

  11. Nama : Ardita Ardyanti
    Twitter : @ardyanti18
    Kota Tinggal : Jakarta
    Jawaban :
    Jika aku memiliki kekuatan bisa mengawetkan manusia dengan garam, yang aku awetkan adalah kedua orang tuaku, kakek nenek, dan orang yang berkontribusi besar bagi dunia ini, aku ingin mereka tidak meninggal karena pemikirannya dan perilakunya sangat baik untuk dunia ini, dan agar mereka dapat berkontribusi besar bagi dunia ini, dan dapat dirasakan oleh orang banyak.

  12. Bismillah.

    Nama: AA. Muizz
    Twitter: @aa_muizz
    Domisili: Sidoarjo – Jatim

    Nggak tega deh ngawetin orang yang udah nggak bernyawa pakai garam atau apa pun.

    Jika dia orang jahat, yang ada kita hanya akan mengingat kejahatan dia terus. Padahal kan sejahat-jahatnya orang, dia tetap punya sisi baik. Saya rasa nggak adil juga kalau sampai diawetkan gitu, kan?

    Jika dia orang baik, tambah nggak tega lagi. Kita dapat melihat jasad orang tercinta setiap hari, tapi kita tak lagi dapat berkomunikasi dengannya. Menyedihkan banget, kan?

    Jadi, saya nggak mau mengawetkan siapa pun.🙂

  13. Nama: Iyagi Fiction Club Kendari
    Twitter: @biblionervosa
    Kota domisili: Kendari, Sulawesi Tenggara

    Kalo bisa mengawetkan seseorang, aku pengin mengawetkan musuh besarku: si bla bla bla itu. Biar dia rasain gak bisa menyatu sama bumi yang merupakan muasalnya. Aku pengin dia menderita dalam keabadian *devil laugh* (aku ada bakat psikopatik gak, kak? :D)

  14. nama : Erin
    Twitter : @RinShoak
    Dimisili : Bekasi

    Kalo aku ingin mengawetkan kakek ku, karena beliau adalah orang yang selalu mendukungku dan mengajarkan ku tentang ilmu-ilmu kehidupan.
    Tidak ingin kehilangannya walau nyawanya sudah melayang ke dunia yang baru, tapi aku ingin raganya tetap ada disini.

  15. nama: Aulia
    twitter: @nunaalia
    kota tinggal: Serang

    Pertanyaan: Jika kamu memiliki keahlian mengawetkan manusia dengan garam, siapakah yang akan kamu awetkan?!?

    Jawaban:
    Kalau mayat diawetkan, bukannya kasian mayatnya ya?? Dalam Islam kan mayat harus segera dikuburkan, kasian mayatnya…

    Jadi kalau punya keahlian mengawetkan manusia dengan garam, aku akan milih ngawetin orang-orang yg sudah berbuat kejahatan di dunia, seperti koruptor, teroris, pengedar narkoba, pembunuh sadis yg sekarang marak tuh, penjahat kemanusiaan yg kezam di Gaza, pokoknya semua orang yg tidak berperikemanusiaan yg merusak dunia ini!
    Mereka harus merasakan juga siksa dunia dengan mayat mereka yg diawetin, akibat dari kejahatan yg mereka perbuat di dunia, sebelum mereka mendapatkan siksaan yg kekal di akhirat.

  16. Nama : Nova Indah Putri Lubis
    Twitter : @n0v4ip
    Domisili : Medan

    Saya akan mengawetkan para mantan yang termasuk kategori ‘player akut’. Jadi, setelah saya awetkan, akan saya buat ruangan khusus sebagai tempat pajangan dan dibawahnya akan saya tulis alasan kenapa dia diawetkan dan kategori player seperti apa dia dan apa saja yang telah dia lakukan. Jadi para player yang -gak-mau-tobat- berkeliaran diluar sana itu tau kalo dia macam2 bisa aja diawetkan sama cewek yg dia mainin… huahaha *devil mode:on*

    Terima Kasih mbak ^^

  17. Nama : Ramadhanul Fitri Mardas
    Akunya twitter : @ramadhan_rae
    Kota tinggal : Tangerang

    Karena ada pertanyaan ini imajinasi ekstrim aku langsung keluar seketika. Jadi maaf kalo jawabannya ekstrim juga😀

    Kalau aku bisa mengawetkan manusia dengan garam, sasaran utama aku adalah semua laki-laki hidung belang(?) yang ngga bisa menghargai wanita sedikit aja, gapapa kalau laki-laki didunia jadi tinggal sedikit, ga masalah kok, yang penting mereka yang jahat dan tidak punya moral hilang membeku jadi patung garam. Dan dengan itu jadi laki-laki yang tersisa bisa belajar buat lebih menghargai wanita.

    Emangnya mereka bisa punya anak tanpa wanita? Terus bisa juga gitu hamil 9 bulan? Emang mereka bisa ngelahirin anak kaya wanita? Ga bisa kan?!

    Makanya bagi laki-laki yang gampang selingkuh dan gampang menceraikan istrinya –tanpa sebab yang logis– bakal kena sanksi dari aku. Yaitu diawetkan dengan garam.
    Jadi bakal ngga ada yang namanya pelecehan terhadap wanita didunia ini. Dan martabat wanita pun jadi terselamatkan. *maaf terbawa suasana :D*

  18. Nama : Agatha Vonilia Marcellina
    Akun twitter : @Agatha_AVM
    Kota : Jember

    Jika kamu memiliki keahlian mengawetkan manusia dengan garam, siapapakah yang akan kamu awetkan?!?

    Ir. Soekarno agar Indonesia tidak semakin terpuruk dan tidak dijajah oleh bangsa sendiri secara sadar maupun tidak sadar.

  19. Nama: Aya Murning
    Twitter: @murniaya
    Kota: Palembang

    Ogah! Nggak mau ngawetin siapa-siapa atau apa-apa ah, Kak. Ngeri. Nanti itu jasad yang diawetin malah lama-lama jadi ‘sarang’ dan ada ‘isinya’ kan tambah berabe urusannya.😦

  20. Nama : Eri Udiyawati
    Twitter : @espaniaudya
    Domisili : Purbalingga, Jawa Tengah

    Jika aku memiliki kemampuan untuk mengawetkan manusia dengan garam, maka aku akan mengawetkan orang yang aku cintai. Mungkin ini kedengerannya egois, tapi mau bagaimana lagi, melihatnya adalah sebuah kebahagiaan, jika dia tidak ada, aku akan merasa hilang tanpa arah, karena dia adalah duniaku. Dengan dia diawetkan, maka dia akan selalu ada di dalam hidupku.

  21. Nama : Fita
    Twitter : @fitania09
    Domisili : Malang

    Kalo punya kemampuan buat ngawetin manusia pake garam dan diperbolehkan hukum agama aku maunya ngawetin penjahat-penjahat yg uda membakar hutan Indonesia. Secara hutan itu sumber oksigen terbesar bagi penduduk bumi. Eh..dengan seenak jidatnya mereka membakar tanpa peduli kehidupan makhluk lain. Kasus tahun 2015 ini yg parah banget. Bisa dikatakan ini pembunuhan secara massal. Belum lagi nama negara dipermalukan dengan kiriman asap ke negara tetangga. Yang lebih jengkel kalo ada WN asing ikut terlibat, wah pasti aku awetin dulu terus aku kirim ke negara asalnya biar gak coba-coba berani lagi seenaknya di negara orang.

  22. Nama: Fitra Aulianty
    Twitter: @fira_yoopies
    Domisili: Pekanbaru

    Jawaban:
    Aku akan mengawetkan orang-orang berdasaran kelompoknya. Kelompok satu terdiri dari orang-orang jahat yang tak berperikemanusiaan dan kelompok kedua adalah orang yang namanya ada pada daftar sejarah seperti ilmuwan, filsafat, dll.
    Lalu mungkin aku juga akan membuat sebuah pameran sekaligus diskusi tentang kedua kelompok manusia yang diawetkan tersebut agar semua orang di masa kini bisa melihat perbedaan-perbedaannya dan menilai sendiri tentang dua kelompok tersebut.

  23. Nama: Noer Anggadila
    Twitter: @noeranggadila
    Domisili: Probolinggo

    Jawaban:
    Aku akan mengawetkan orang-orang cerdas dan orang-orang jahat. Orang-orang cerdas aku awetin biar bisa di kloning [gak boleh sih sebenernya hehe :D] dan akhirnya bisa menghasilkan generasi2 muda berkualitas yang akan [benar-benar] merubah Indonesia menjadi negara maju dan diakui dunia, minimal sejajar dengan negeri Paman Sam lah [hihi] dan aku pingin ngawetin orang-orang jahat yang entar di simpen di museum untuk bukti dan pembelajaran buat generasi-generasi selanjutnya biar gak lagi ngelakuin kesalan-kesalahan orang2 jahat tersebut di masa mendatang.

  24. Nama: Jakup Ginting
    Twitter: @djokedjack
    Domisili : Medan

    Jawaban:
    aku akan mengawetkan bayi-bayi hasil aborsi.
    mereka layak untuk merasakan udara dalam kondisi hidup, bukannya malah keluar dari rahim seorang perempuan dengan keadaan paksa dan mati.

    biarkan orang yang melakukan aborsi itu melihat bayi yang telah dicabutnya nyawa nya.
    bayi yang sebenarnya dapat tumbuh besar, menikmati pelukan hangat dari orang tuanya, merasakan sukacita saat mendapatkan hadiah yang diidamkan, dan yang akan merawat orang tuanya di masa tua mereka.
    namun kini dia hanya akan terus menjadi bayi, bayi yang tak sempat menikmati dunia, bayi yang hanya diam selamanya tanpa tangisan.

    itu akan menjadi pelajaran bagi orang-orang, untuk tidak seenaknya saja melakukan free sex, setelah hamil anaknya di aborsi.

  25. Nama : Baiq Rara Ayudhia Syaftiana
    Twitter : @Raraayudhia
    Domisili : Mataram,Lombok,NTB.
    Jawaban :

    Aku dengan senang hati akan mengawetkan semua orang-orang yang ada di lingkup kehidupanku. Aku tidak mau mereka hilang dan tergantikan kenangan yang tidak mungkin mampu untuk menutupi kerinduan jika saja mereka sudah tiada. Aku akan meletakkan mereka didekatku. Tidak peduli bagaimana orang lain akan memandangku sebelah mata dengan kegilaanku. Karena,mungkin saat ini mereka sama sekali belum merasa kehilangan.

    Lain hal,Aku tidak mau menjadi sosok yang menyedihkan saat orang yang kucintai pergi menghilang dan hanya menyisakan raganya. Aku tidak mau menangis karena mengingat mereka semasa hidupnya. Aku tidak mau menangis didepan gundukan tanah yang tidak mungkin menghasilkan apapun.

    Aku akan mengawetkan mereka. Walaupun,pasti saja mereka sudah kosong. Tetapi, Aku tetap bisa menjalani hariku bersama mereka. Aku dapat mendekap mereka walaupun tidak dibalas. Aku akan menghabiskan waktuku dengan mereka.

    Lalu,menikmati setiap detikan waktu bersama mereka. Sampai, dimana Aku akan membusuk karna termakan waktu.

    Terbusuk disamping mereka yang masih utuh? Tidak apa. Karna saat Aku hidup, Aku tidak peduli apa yang terjadi padaku besok. Karena biarlah ragaku membusuk, tetapi jiwaku bersama dengan mereka lagi.

  26. Nama : Putri Prama Ananta
    Akun Twitter: @PutriPramaa
    Kota tinggal: Probolinggo

    Jika kamu memiliki keahlian mengawetkan manusia dengan garam, siapapakah yang akan kamu awetkan?!?

    Aku akan mengawetkan dua teman terdekatku, laki-laki dan perempuan, yang telah meninggal dunia. Sebelumnya, mereka telah kumintai persetujuan kalo bisa. Aku akan menggunakan mereka sebagai alat belajar bagi kita semua tentang anatomi dan histiologi bagi para pembelajar. Struktur anatomi laki-laki dan perempuan berbeda sehingga aku memutuskan untuk mengawetkan dua orang sekaligus. Jadi, mereka akan tetap berguna bagi banyak orang meskipun mereka telah meninggal dunia.

  27. nama: Aufa khairunnisa
    akun twitter:@aufamod27
    kota: Cirebon

    Aku ingin mengawetkan orang-orang terbaik di dunia. Orang yang dapat memotivasi orang lain. Orang yang seperti itu. Jadi, ketika siapapun melihatnya pasti ingin melakukan sesuatu yg lebih baik dari orang tsb. Dan dunia pun terisi oleh orang orang yang jauh lebih baik dari hari ke hari, dan dari tahun ke tahun berikutnya.

  28. nama: Lailatul Muizzah
    twitter: @ila_elmu
    kota tinggal: Pamekasan

    Pertanyaan: Jika kamu memiliki keahlian mengawetkan manusia dengan garam, siapakah yang akan kamu awetkan?!?

    Jawaban:
    kalau zaman nabi Musa ada Fir’aun si penjahat kelas wahid yang mayatnya diawetkan. Kalau aku sendiri karena tinggal di Indonesia, seandainya punya keahlian seperti itu pengen mengawetkan para koruptor Indonesia noh, yang pada kebal hukum. Terus mayatnya aku musiumkan aja di museum Indonesia. Biar orang tau kalau di Indonesia tuh para koruptornya siapa aja, dan menjadi pelajaran juga bagi semua orang agar tidak menggunakan uang negera untuk kepentingan pribadi, dipakeknya buat foya-foya pula. Kan enak juga bagi siswa-siswi yang belajar sejarah, tinggal datang ke musim indonesia, terus gurunya menerangkan “Nak, ini nih para koruptor yang ngabisin uang negara kita dan membuat negera kita jatuh miskin. Orang kayak makin kaya dan orang miskin semakin miskin gara-gara koruptor-koruptor ini. Sudah paham?”
    “pahaaam”, koor siswa

    hiihi,,,, uda gitu aja mbak Luckty

  29. Nama: Pretty Angelia
    Akun twitter: @prettywuisan
    Kota tinggal: Bogor

    Aku mau ngawetin para pedofil dan mereka yang suka melakukan pelecahan seksual kepada anak, terus disimpan di dalam museum orang-orang pedofil. Biar mereka nggak bisa hidup lagi plus semua orang kenal sama mereka.
    Habis kalau dihukum penjara dan denda doang mah nggak akan jera.

  30. Nama : Eka Sulistiana
    Twitter : @ekasulistiana24
    Kota Tinggal : Palembang
    Jawaban :
    Aku tahu ini adalah sesuatu yang mustahil. Maka, jawabanku ini aku awali dengan kata ‘seandainya’. Iya, seandainya hal ini tak dilarang oleh agamaku, aku ingin mengawetkan kedua orangtuaku dan adikku. Keluarga kecil kami. Alasannya simpel. Karena mereka harta paling beharga, paling istimewa, paling aku cintai dalam hidup ini. Sehingga, membuat aku tak mau jauh dari mereka, apalagi jika sampai berpisah selamanya-_-

  31. Nama : Veny
    Twitter : @yutakaNoYuki
    Kota : Balikpapan

    Kalau bisa aku mau ngawetin orang yang aku sayang/cintai. Terlalu mainstream ya ? Tapi ya gitu, biarpun udah pergi atau gak ada di dunia lagi pasti bakal rindu sama sosok yang aku sayangi, makanya untuk mengobati kerinduan itu aku akan mangawetkannya, biar gampang kalau lihat, ngobrol atau sekedar meluk biar kangennya hilang …

  32. Alfa Y. (Icha)
    @kardusepatu
    Jogja

    Jika aku memiliki keahlian mengawetkan manusia dengan garam, yang akan kuawetkan…tidak ada.

    Menurutku orang baik yang semasa hidupnya berjasa bagi banyak orang, tak seharusnya diawetkan. Jika orang-orang di masa depan ingin mengetahui seperti apa fisiknya, cukup buatkan saja patungnya, tidak perlu tubuh aslinya yang diawetkan. Tubuh aslinya seharusnya dimakamkan dengan layak setelah dia tiada, sebagai salah satu bentuk penghormatan atas segala jasa dan perbuatan baik semasa hidupnya.

    Sebaliknya, orang yang kurang baik yang semasa hidupnya banyak melakukan tindak kejahatan, tidak semestinya diawetkan untuk dikenang. Orang-orang cukup mengenangnya dalam sejarah dalam bentuk foto, tulisan dan cerita. Menurutku golongan kedua ini tidak pantas diawetkan, karena sesuatu yang diawetkan biasanya adalah sesuatu yang berguna kan?

    Sedangkan untuk orang-orang yang aku kasihi, mereka akan aku klarifikasikan sebagai golongan pertama. Dan bagiku, sudah sepantasnya mereka meninggalkan dunia ini dengan tenang. Biarlah mereka yang sudah pergi, pergi.

  33. Nama: Cahya
    Twitter: @chynrm
    Domisili: Palembang

    Kalau aku ngawetin Kak Luckty aja, gimana? *langsung ditendang*😄
    Eh, tapi ini maksudnya mau mengawetkan pribadi dan hati dari Kak Luckty yang setia mengabdi sebagai pustakawan serta mencintai buku dan gemar membaca.
    Kalau otak seorang Einstein bisa sampai masuk museum dan diteliti karena kejeniusannya yang ternyata baru memakai 0,3% saja dari kemampuan keseluruhan otaknya (bayangin, sejenius itu otaknya baru dipakai 0,3% loh, apa kabar yang bisa memakai 10% ya?), lalu bagaimanakah dengan kebesaran cinta Kak Luckty pada dunia literasi? Perlukah/haruskah/dapatkah diawetkan dan diteliti juga trus dimasukkan ke museum nasional?😀

  34. Fanda Rosa
    Twitter : @fandarosa
    Kota: Lamongan,jatim.

    Jika aku mempunyai kekuatan untuk mengawetkan orang dengan garam maka jawabanku tidak ada.

    Karena menurutku meskipun seorang ilmuan atau orang jahat sekalipun tidak seharusnya kita mengawetkan mereka. Seharusnya kita kubur secara layak itu lebih baik.

    Kalau sebagai kenang-kenangangan atas perbuatan mereka selama di dunia kan kita bisa mengenang dengan foto, atau membuat patung lilin tubuh mereka.

  35. Bintang Maharani
    @btgmr
    Palembang

    Ketimbang mengawetkan manusia, aku lebih milih mengawetkan hewan aja deh. Tepatnya mengawetkan tikus-tikus yang berkeliaran di rumah biar bisa nakut2in tikus lain supaya nggak datang lagi. Toples2 tupperware kesayangan pada jebol semua digigitin mereka dan bau kencingnya itu ya ampooon pesing banget! Bertebaran di atas lemari dapur😥 melihara kucing malah kucingnya yang takut karena kalah gede sama tikusnya. Aduh, dunia sudah serba terbalik😦

  36. Rima Miftachul Hidayah
    @rimamiftach
    Solo

    Aku mau ngawetin keponakanku biar dia enggak tumbuh dewasa. Tetap jadi ponakan unyu, yang bisa kugendong-gendong, uwel-uwel sesuka hati. Dan yang pasti aku tetap jadi tante yang keren di matanya. Yang ditangisin kalau jauh darinya. Huks.. Enggak lagi jadi tante yang terabaikan karena gadget

  37. Rini Cipta Rahayu
    @rinicipta
    Karangasem, Bali

    Made by order kak, haha.. intinya, aku ingin menggunakan kemampuanku itu untuk membantu. Kalau ada orang yang berniat untuk membekukan diri atau ada seseorang yang ingin mengawetkan orang lain setelah ada persetujuan aku akan memenuhi permintaan itu. Aku ingin menghargainya dg cara mewujudkan keinginannya itu🙂

  38. Lalu Razieb Ariaharfi
    @lalurazieb_azie
    Lombok Tengah

    Emm, pertanyaannya itu lho, bikin kita jadi berpikir kayak psikopat. Haha. Mayat gitu. Uh, kalo saya sih gak mau keluarga atau pun saya sendiri yang diawetin. Kalo arwahnya gak tenang kan bisa bahaya.
    Oke, jadi, siapa yang bakal saya awetkan kalo punya kemampuan itu?
    Emm, masih bingung sih sebenarnya, karena saya sendiri gak berniat jadi psikopat. Haha. Ah malah gak kejawab-jawab nih. Yaudah, saya bakal pilih satu orang yang paling jahat dalam hidup saya buat diawetkan. Orang yang paling jahat sering buat saya menderita dan gak pernah bantuin saya. Pokoknya paling jahat dalam hidup saya dah. Sering jahilin, dan lain sebagainya.
    Karena dengan mengawetkan dia, saya jadi punya ambisi buat terus maju. Ambisi buat trus ke depan meninggalkannya. Ya, tapi sebelumnya dia harus mati lebih cepat atau dibunuh dulu dong. Wahaha. :3
    Oke, gitu aja deh, Kak.😀

  39. Nikmatus Solikha
    @nikmatusai
    Malang

    Ah, aku mengkhayalkan bisa mengawetkan gebetan. Kan asik tuh, gebetan bisa dibawa pulang. Taruh di kamar. Jadikan guling. Hehehe….
    Memilikinya, seutuhnya
    #plak

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s