[BLOGTOUR] REVIEW Tenaga Kerja Istimewa + GIVEAWAY

WP_20151016_042

Cinta akan selalu datang dalam dua rasa. Manis dan pahit. Bahagia dan kecewa. Kalau kamu ingin merasakan manisnya cinta maka kamu harus menelan pahitnya terlebih dahulu. Kalalu kamu ingin merasakan cinta yang bahagia maka kamu harus cicipi kecewanya dulu. (hlm. 353)

ANNISA CAHYAWULAN. Biasa dipanggil dengan nama Annisa. Meski tidak pernah merasa dirinya cantik, Annisa terkadang bingung juga menghadapi perhatian yang diberikan oleh orang-orang, terutama lelaki kepadanya. Mata Annisa-lah yang menjadi daya tarik terbesar, bukan senyum malu-malu yang sering terkembang di bibirnya yang berbentuk seperti busur, atau parasnya yang jelita.

Annisa memiliki mata redup seperti mengantuk yang dibingkai bulu mata lentik dan lekuk yang halus. Ketenangan yang memancar dari matanya menunjukkan kepribadian Annisa yang lembut dan penyabar. Mata itu membuat kaum lelaki sulit mengabaikannya walau Annisa yang sebelumnya tidak memakai jilbab telah menyembunyikan tubuh langsing dan kulit langsatnya di balik abaya dan hijab seperti umumnya TKI yang bekerja di Timur Tengah.

“Kamu harus tegar, Nisa. Dua tahun lagi kamu bisa kembali ke Tanah Air. Gampang kan?” (hlm. 13)

“Kamu yang kuat ya, Nduk. Jangan sedih, fokus saja bekerja dengan baik, dengan begitu masa kerjamu tidak akan terasa. Nanti kalau kontraknya habis kamu nggak usah pergi-pergi lagi, di sini aja sama Ibu dan adik-adik.” (hlm. 120)

Annisa memang tampak berbeda dari TKI lainnya. Selain memiliki paras yang jelita, dia juga bisa berbahasa Inggris. Lalu, mengapa dia mau menjadi TKI? Ekonomi menjadi salah satu masalah yang menderanya dan mengharuskannya menempuh jalan pintas menjadi TKI.

Omaygad…pas baca di halaman 18-19 disebutkan jikan Annisa berasal dari Lampung, satu provinsi sama saya donk, gyahahaha… x))

Berdasarkan data yang dirilis Bank Indonesia dari Dinas Tenaga Kerja, jumlah tenaga kerja indonesia (TKI) dari Lampung yang berada di luar negeri mengalami peningkatan dari 8.129 orang pada triwulan II 2014 menjadi 13.500 orang pada triwulan III tahun 2014.

TKI Lampung berasal dari Lampung Timur sebanyak 5.588 orang atau 41,39%, Lampung Selatan 1.736 orang atau 12,86%, dan Lampung Tengah sebanyak 1.664 orang atau 12,33 %. Kalo Metro mah jarang yang jadi TKI. Tapi beberapa yang saya kenal sukses di kemudian hari, contohnya satpam di sekolah. Dulunya dia TKI di Jepang, pas pulang gajinya buat modal usaha; memiliki warung dan kos-kosan yang dekat dengan sekolah. Dia juga punya mobil bagus juga donk.. :))

Kepala BPS Lampung Adhi Wiriana menilai meningkatnya jumlah TKI di Lampung mengindikasikan meningkatnya penduduk miskin, sehingga butuh pekerjaan di luar negeri. Namun, hal itu bisa berimbas baik dengan meningkatnya kesejahteraan keluarga di kampungnya dengan mengirimkan uang.

Fakta tersebut memang bukan isapan jempol semata. Kebetulan ada beberapa saudara yang tinggal di Lampung Timur, diantaranya ada tiga sepupu yang bekerja menjadi TKW ke luar negeri; Singapura, Taiwan dan Hongkong. Dua diantara tiga sepupu tersebut sudah berkeluarga dan memiliki anak. Pas main ke sana lebaran tahun lalu, satu-satunya yang masih single pulang dari Singapura, masa kontraknya habis. Sebenarnya dia bisa melanjutkan kerja di sana. Dia tugasnya hanya membereskan rumah majikan. Rumahnya ada wiifi, jadi ketika pekerjaannya selesai, dia bisa leluasa internetan di rumah. Seminggu sekali ada waktu bebas keluar dengan jam tertentu. Sekarang dia melanjutkan ke Taiwan dengan alasan karena gajinya lebih besar, tugasnya hanya mengurus nenek jompo. Gaji TKI di Taiwan tiga kali lipat gaji saya loh.. x)) Meski umurnya di bawah saya, dia bisa merenovasi rumah orangtuanya hasil dari kerjanya semasa di Singapura. Yup, daerah tempatnya tinggal memang rata-rata para perempuannya memilih profesi menjadi TKI. Rumahnya donk, pada bagus-bagus x)) Waktu pas ngobrol-ngobrol ama dia pas lebaran, jadi tertarik buat cerita bertema TKI, ternyata udah keduluan ama penulis buku ini, tapi temanya beda kok😀

“Dia seorang pelayan. Pernikahan ini hanya akan membawa aib pada putra kita. Bayangkan, istri pertama yang dinikahi Yousoef bukan wanita bangsawan Arab asli. Dia pelayan… gadis itu pelayan.” (hlm. 60)

“Bawa saja pengantinmu ke neraka! Aku tidak akan peduli, selama itu bisa mengenyahkan dia dari rumah ini.” (hlm. 62)

“Sejujurnya kau cuma pelayan, dan tidak ada pelayan yang bisa berlaku sebagai nyonya rumah di dalam keluarga bangsawan kami.” (hlm. 84)

Ada lagi, kisah seputaran TKW yang saya kenal yaitu yang momong saya waktu masih bayi. Mbak ini hidupnya drama banget waktu hidup di Indonesia; menikah karena perjodohan kemudian berakhir dengan pernikahan yang berantakan. Rejekinya justru di negara lain, di Arab Saudi, kemudian berlanjut ke Kuwait. Ada beberapa hal yang pernah dia ceritakan kepada saya mengenai bangsa Arab yang jarang terekspos media. Misalnya, keluarga Arab kalo makan semua yang ada di meja kalo nggak habis ya dibuang, nggak ada istilahnya makanan dipanaskan kembali untuk keesokan harinya. Para pembantu atau pelayan perempuan tidak akan pernah bertemu dengan majikan laki-laki kecuali alasan khusus. Dua hal tadi sama banget kayak penjabaran bangsa Arab di buku ini. Jangankan Annisa yang masih kinyis-kinyis, Mbak ini aja yang udah punya anak tiga aja pernah ditaksir anak majikannya yang di Kuwait! X) )

Jadi keinget pas wawancara ama Hanung Bramantyo untuk keperluan skripsi Ayat-ayat Cinta zaman kuliah, kesulitan men-casting pemain yang bermuka Arab atau Mesir adalah perbandingan umur mereka dengan kita beda jauh. Umur tiga puluh tahun di Indonesia, berasa kayak masih belasan kalo perbandingan dengan gadis sana yang umumnya memiliki perawakan gede-gede… x))

Nah, apalagi Annisa yang memiliki modal paras cantik dan bisa berbahasa Inggris ini. Baru beberapa hari bekerja di kediaman keluarga bangsawan El Talal sebagai tukang cuci piring, dia dipersunting Pangeran Yousoef, putra tunggal keluarga El Talal dari istri ketiga Pangeran El Talal Senior. Hidupnya pun berubah seratus delapan puluh derajat. Apa saja yang harus dilakoninya sebagai istri seorang Pangerang? Cekidot bukunya😉

Beberapa kalimat favorit dalam buku ini:

  1. Hanya sedikit sekali oranga yang bisa menentukan pilihannya sendiri. (hlm. 124)
  2. Cinta yang ideal adalah perasaan yang akan membuat siapa yang dicintai akan bahagia sampai maut menjemput. Cinta yang melindungi, menguatkan dan membuat nyaman. Yang akan dikenang dengan senyu, dan akan selalu diingat walau terpisah. (hlm. 178)
  3. Cinta tak perlu diketahui dan dikenang oleh orang lain, tak perlu ditulis dalam sejarah atau literatur mana pun. Cukup hanya dirasakan oleh hati yang saling mencintai. Itu arti abadi yang sesungguhnya. (hlm. 178)
  4. Jika kita bisa mendengarkan kata cinta dari hati maka itu adalah perasaan yang sebenarnya. Karena hati takkan pernah berdusta. (hlm. 179)
  5. Mencintai bukanlah kesalahan. (hlm. 352)

Beberapa selipan sindiran halus dalam buku ini:

  1. Bagaimana bisa ada gadis sebodoh itu yang lebih memilih jadi istri ketiga dari seorang pria tua dan meninggalkan kekasihnya dalam kesedihan tanpa ujung. (hlm. 16)
  2. Sungguh tidak adil. Menggunakan kekuasaan begitu besar hanya karena ingin menguasai pekerjaannya. (hlm. 174)
  3. Kau percaya, tidak, kalau kisah cinta yang abadi itu pasti adalah kisah cinta yang berakhir tragis? (hlm. 177)
  4. Wanita secantik apa pun tak ada gunanya kalau tidak memiliki hati yang baik. (hlm. 200)
  5. Bagaimana mungkin seseorang menghabiskan uang begitu banyak hanya untuk sebuah batu? (hlm. 220)

Meski buku ini berjudul TKI, bahasan yang lebih banyak diulas adalah seputaran budaya Arab dan kehidupan Annisa dan Pangeran Yoesoef. Ada geli, ngakak dan juga bikin sedih campur jadi satu. Banyak banget tokoh yang berseliweran, terutama dari keluarga El Talal ini. Mulai dari nenek, ibu, sepupu dekat, sepupu jauh, saudara seayah, dan sebagainya. Kebayang ya kalo punya keluarga segambreng gimana ngapalinnya? Dari keluarga bapak, pas arisan kemarin cuma ada 106 anggota keluarga yang terdiri pakde-om-bude-tante beserta anak cucu, jumlah segitu aja terkadang suka lupa namanya, apalagi kalo domisilinya berjauhan x))

Membaca buku ini sehabis Isya, mati listri pula. Tapi karena sudah terlanjur penasaran ama isi bukunya, langsung saya tuntaskan malam itu juga. Dari awal, kita sudah bisa merasakan aroma ala-ala tenaga kerja yang pergi mengadu nasib merantau di negeri orang. Hingga bergulir tentang keluarga El Talal ini. Bukunya deskriptif banget, jadi pas baca halaman demi halaman kita diajak berimajinasi dengan alur ceritanya. Berasa kayak film-film gitu. Endingnya bikin greget, penulisnya harus tanggung jawab buat sekuelnya ya!😀

Keterangan Buku:

Judul                                     : Tenaga Kerja Istimewa

Penulis                                 : Naiqueen

Penyunting                         : Ika Yuliana Kurniasih

Foto sampul                       : iStock

Pemeriksa aksara             : Septi Ws

Penata aksara                    : Martin Buczer

Penerbit                              : Bentang

Terbit                                    : 2015

Tebal                                     : 366 hlm.

ISBN                                      : 978-602-291-120-3

WP_20151013_038WP_20151013_040

Berikut hasil wawancara langsung bersama penulisnya dengan tema ide pembahasan isi novel ini:

  1. Apa alasan memilih tema TKI untuk buku ini?
  • Ketika merancang plot novel ini, satu-satunya alasan logis yang muncul untuk mempertemukan tokoh wanita dalam novel dengan Sang Pangeran hanyalah dengan menjadi TKI.
  • Karena rasa-rasanya sangat mustahil untuk bisa menyentuh keluarga kerajaan Saudi Arabia meski itu oleh kaum jetset Indonesia sekalipun.
  • Sebaliknya sejak tahun delapan puluhan beberapa Tenaga Kerja Indonesia sudah ada yang bekerja di dalam rumah tangga beberapa Pangeran Arabia. Dan betapa istimewanya seorang tenaga kerja yang mampu menjadi bagian dalam rumah tangga seorang Pangeran Arab.
  1. Apakah memiliki pengalaman seputaran dunia TKI atau dari observasi langsung?
  • Saya sama sekali tidak memiliki pengalaman seputar dunia TKI.
  • Awal penulisan saya hanya mereka-reka cerita berdasarkan beberapa buku dan sumber yang minim. Setelah cerita ini diunggah di wattpad, narasumber yang membantu saya melakukan riset justru datang dari pembaca cerita ini.
  1. Bagaimana pandangan penulis tentang TKI?
  • Mereka para pemberani … saya katakan itu karena dalam kondisi seperti apapun rasanya sangat berat harus membayangkan diri sendiri mengambil keputusan untuk bekerja di negeri asing dan jauh dari keluarga.
  1. Hal yang menjadi kendala saat menuliskan tema ini?
  • Yang menjadi kendala adalah menghidupkan karakter Yousoef Akbar El Talal.
  • Bukan saja harus memahami pola pikir seorang lelaki, tetapi lelaki yang satu ini datang dari kelas bangsawan istana, milyarder, dan berasal dari budaya yang sangat berbeda dari apa yang saya ketahui.
  1. Harapan penulis untuk pembaca setelah membaca kisah hidup Annisa sebagai representasi TKI?
  • Sama seperti Annisa yang selalu dihadapkan pada keterpaksaan tapi memutuskan untuk menghadapinya, saya harap pembaca juga dapat menghadapi kejutan apapun yang ada di dalam buku ini.
  • Tetap sadar jika ini cuma cerita. Entah pahit atau manis, tugas seorang penulis hanyalah untuk mengikuti alur dengan jujur tanpa berusaha memanipulasinya.

FB_20151016_17_27_56_Saved_Picture

Dapatkan buku ini di toko buku online Bukupedia

http://www.bukupedia.com/id/book/id-32-99083/novel-fiksi-cerpen/tenaga-kerja-istimewa.html

MAU BUKU INI?!?

Simak syaratnya:

1. Peserta tinggal di Indonesia

2. Follow akun twitter @lucktygs dan @naiqueen. Jangan lupa share dengan hestek #GATenagaKerjaIstimewa dan mention via twitter.

3. Follow blog ini, bisa via wordpress atau email.

4. Jawab pertanyaan di kolom komentar di bawah, plus nama, akun twitter, dan kota tinggal. Pertanyaannya adalah jika kamu ditakdirkan menjadi TKI, negara mana yang akan kamu pilih? Berikan alasannya 😀

5. Giveaway ini juga boleh di share via blog, facebook, dan sosmed lainnya. Jangan lupa sertakan hestek #GATenagaKerjaIstimewa yaaa… 😉

Event ini gak pake helikopter, eh Rafflecofter yang ribet itu. Jadi pemenang ditentukan dari segi jawabannya yaaa… ( ‘⌣’)人(‘⌣’ )

#GATenagaKerjaIstimewa ini berlangsung seminggu saja: 19-25 Oktober 2015. Pemenang akan diumumkan tanggal 27 Oktober 2015.

Akan ada SATU PEMENANG yang akan mendapatkan buku ini. Hadiah akan langsung dikirimkan oleh penerbitnya! ;)

Silahkan tebar garam keberuntungan dan merapal jampi-jampi buntelan yaaa… ‎(ʃƪ´▽`) (´▽`ʃƪ)!

-@lucktygs-

Pengumuman Pemenang Giveaway Tenaga Kerja Istimewa

Terima kasih dengan keantusiasan teman-teman untuk mengikuti Giveaway Tenaga Kerja Istimewa. Hampir tembus 70 peserta! Ini menandakan betapa banyak yang ingin membaca buku kece dari. Terima kasih buat Mbak Alya Zultanika dan Penerbit Bentang atas kerjasamanya! 😉

Pemenang giveaway kali ini adalah:

Nama: ailina
Twitter: @ailina85
Kota: Probolinggo

Jika kamu ditakdirkan menjadi TKI, negara mana yang akan kamu pilih?
Inggris / Amerika.
Kenapa? Soalnya bahasa asing yang saya bisa cuman bahasa Inggris. Nggak kebayang hidup di negeri orang yang tidak saya mengerti bahasanya. Meskipun bahasa Inggris merupakan salah satu bahasa internasional, kayaknya nggak semua orang di dunia deh ya bisa ngomong Inggris 😀
Betul banget seperti kata penulis : para TKI itu merupakan pemberani … saya katakan itu karena dalam kondisi seperti apapun rasanya sangat berat harus membayangkan diri sendiri mengambil keputusan untuk bekerja di negeri asing dan jauh dari keluarga.

Semoga sekuel-nya segera muncul yaaaaa, jd bs ada GA juga :*

Selamat buat pemenang. Sila kirim email ke  emangkenapa_pustakawin[at]yahoo[dot]com dengan judul: konfirmasi pemenang GIVEAWAY Tenaga Kerja Istimewa. Kemudian di badan email cantumkan; nama, alamat lengkap, dan no hape biar hadiahnya segera dikirim langsung oleh penerbitnya ya.

Terima kasih buat Mbak Alya Zultanika dan Penerbit Bentang atas kerjasamanya, sekali lagi terima kasih banyak atas kepercayaannya. Semoga sukses selalu dengan karya-karyanya… 😉

Buat yang belum menang, jangan sedih. Masih banyaaaakkkk giveaway lainnya yang menanti!! :*

Oya, BLOGTOUR Tenaga Kerja Istmewa masih berlanjut di tiga blog lain. Cek banner yaa…😀

@lucktygs

 

72 thoughts on “[BLOGTOUR] REVIEW Tenaga Kerja Istimewa + GIVEAWAY

  1. Nama : Ramadhanul Fitri Mardas
    Akun twitter : @ramadhan_rae
    Kota tinggal : Tangerang

    Jawaban :
    Kalau aku jadi TKI, negara yang–kalo boleh aku pilih sendiri– itu maunya Dubai ^^
    Karena Dubai salah-satu negara yang cukup maju di Timur Tengah. Terus juga di Dubai perkembangan segala sesuatunya pesat.
    And do you know mba’e? Pemimpin di Dubai itu,
    Masih muda, single, tampan, pecinta binatang, sayang sama anak kecil, penulis puisi, suka permainan menantang adrenalin, pokoknya keren cucok deh😀
    Aku berharap bisa ditempatin di Istana Kerajaan kaya Annisa gitu. Terus tanpa sengaja ketemu sama Yang Mulia. Ah beruntungnya ><
    Buat namanya aku gamau kasih tau, entar mba'e juga kesemsem lagi haha😀

  2. Ikutan aahh🙂
    Nama : Desi Namora R
    Akun twitter : @namoradesi
    Kota tinggal : Bogor

    Jawaban dr pertanyaannya: Hmm, negara mana ya? Jujur bingung kalo ditanya mau pilih negara mana andai jadi TKI. Masih sekitaran Asia atau Eropa sana.Walo sekarang pun sudah jauh dari keluarga besar. Tapi masih sekitaran dalam negri sih, hehe. Hmm, kayaknya aku akan pilih negara Jepang aja. Alasannya karena suka sakura, mau lihat daun maple, mau merasakan salju, mau nyobain teh hijaunya, trus bagian yg terpenting adalah belajar kedisiplinan, ketekunan, dan kegigihan dari mereka. Masyarakat Jepang terkenal dengan 3 hal positif itu. Saya banyak melihat 3 hal positif tersebut dari kakak ipar saya yang sempat bekerja disana. Contoh di dunia maya, Mba Luckty ini bisa jg jd contoh. Kenapa enggak..Mba Luckty sanggup menyelesaikan membaca buku ini meski dalam kondisi mati lampu. Aahh, nyindir saya bgt mba🙂.
    Wish me Luck🙂

  3. Nama : Alifa Nanda Tarina
    Akun twitter : @_alifananda
    Kota tinggal : Ampah, Kalimantan Tengah
    Pertanyaannya adalah jika kamu ditakdirkan menjadi TKI, negara mana yang akan kamu pilih? Berikan alasannya😀

    Jawaban
    Aku pengen ke Hongkong atau Taiwan. Karena Upah di sana (Hongkong dan Taiwan) relatif lebih baik di banding negara-negara lain. *Upss sisi matre kambuh*

  4. Nama: Septa Anggara
    Twitter: @seivtha
    Domisili: Palembang
    Jawaban: Negara Jepang
    Alasan: Saya suka sama hal yang berbau jejepangan. Jadi kalau bisa milih ya pasti milih jepang. Di sana bisa kerja sekaligus bisa memuaskan hati dan hasrat gitu. Negerinya anime, beruntung jika ternyata saya kerjanga bisa ketemu para mangaka yang aku suka

  5. Nama : Fanda Rosa
    Nama akun : @fandarosa
    Domisili : Lamongan,Jatim

    Kalau diauruh milih,saya pengen di Arab aja kalau bisa dekat daerah2 mekkah biar bisaa jalan2 ke sana kan alhamdulillah..

  6. Nama: Diki Siswanto
    Twitter: @diki_twips
    Domisili: Sul-Sel

    Malaysia aja mbak. Karena dekat dari Indonesia dan bahasanya hampir mirip Bahasa Indonesia, jadi gak perlu waktu lama untuk bisa beradaptasi dengan lingkungan kerja baru😀

  7. Nama: Shiena Asmaa Shabrina a.k.a Uchatadara
    Twitter: @uchatadara
    Kota tinggal: Kartasura-Sukoharjo

    Kalau saya akan pilih singapura/taiwan/hongkong. Alasannya biar bisa disambi sekolah. Apalagi universitas dan pendidikan disana maju semua, semakin semangat saya untuk bisa nembus kuliah disana. Gaji yang diterima juga jauh lebih baik dibanding negara tetangga. Hoho
    Tapi juga pengen di Arab sih biar bisa ibadah haji-umrah dengan biaya lebih murah😀😀

  8. Nama: Safitri Ariyanti
    Akun twitter: @safitriariyanti
    Kota tinggal: Metro

    Jika saya benar-benar ditakdirkan menjadi TKI, saya berharap takdir saya itu menjadi TKI profesional ya bukan non-profesional. Kalau ditakdirkan jadi TKI non-profesional, saya akan cari takdir lain. Hehe. Nah, saya akan memilih Brunei Darussalam.
    Alasannya: Untuk menjadi TKI tentunya perlu pertimbangan yang matang, tidak bisa asal milih gitu aja. Untuk pertanyaan ini saya punya tiga kriteria yang menjadi pertimbangan saya yaitu gaji, mayoritas agama, dan tingkat keamanan. Kenapa saya memilih Brunei karena:
    Untuk pertimbangan gaji, sama halnya dengan Singapura, Brunei menggaji tenaga kerja asing Indonesia dengan nilai rupiah sekitar 3,5-4 juta. Untuk tenaga kerja profesional tentunya lebih besar dari itu, kan. Hehe. Sebenarnya, kalau soal gaji negara-negara di Asia Timur-lah yang seharusnya jadi pilihan. Tapi dengan pertimbangan mayoritas agama, ya aku nggak mau pilih negara-negara tersebut. Kalau alasan kenapa negara-negara Timur Tengah tidak menjadi pilihan saya, alasannya karena kasus-kasus TKI yang ada di negara-negara tersebut ya, jadi kan nggak aman untuk kelangsungan hidup saya. Nah, karena Brunei menggaji TKI dengan nominal yang cukup tinggi, tingkat kejahatan rendah, dan Brunei sendiri adalah negara mayoritas muslim bahkan menganut sistem hukum Islam, makanya saya memilih Brunei Darussalam. Masih serumpun lagi sama Indonesia. Kalau pulang kampung nggak butuh biaya banyak kan ya? Hehehe.

  9. Nama: Maya Ayu Mentari
    Twitter: @maya_ayyu
    Kota tinggal: Sampit, Kalimantan Tengah

    Jika saya benar-benar di takdirkan menjadi TKI, negara mana yang bakaln dipilih?

    Kalau benar-benar bisa milih ke negara mana klo Jadi TKI, tentu aja saya bakalan memilih Hongkong. Selain karena nasib TKI lebih terjamin. pemerintah Hongkong juga memberikan perhatian lebih kepada TKI, terutama TKW.
    Banyak orang indonesia yang berharap bisa pergi dan mendapatkan pekerjaan disana. Contoh khususnya, kakak sepupu saya sendiri. Dia pernah dapet pekerjaan di Arab. Meskipun majikannya orang Indonesa yang menikah sama orang Arab. Rasanya ttp aja nggak nyaman. Dia ngerasa kurang bebas sama kyak di kerangkeng. Mungkin emang dapetnya majikan kayak gitu. Terus pas dia pergi lagi dan dapet di Hongkong, dia bilang beda banget suasanannya.
    Di Hongkong, para TKI disana bakalan dapat satu hari libur yang bisa digunakan untuk melakukan hal-hal yang mereka inginkan. Jam kerja lebih teratur. terus mereka juga bisa Kuliah dan mendapatkan kursus.
    Bahkan TKI di Hongkong disediakan tempat khusu di Victoria Park untuk mereka saling bercengkrama..

    Itulah yang membuat saya pengen ke Hongkong kalau saya jadi TKI

  10. Nama : Dian. S
    Twitter : @DeeLaluna
    Kota : Ngawi

    Aku pilih Jepang.
    Aku rasa, negara Jepang termasuk aman untuk bekerja.
    Selama ini, banyak kasus kekerasan kan terjadi di Arab Saudi, atau Malaysia. Memang, sih, Korea juga aman. Tapi, hidup di Korea lumayan mahal. Di sana, adat Ketimurannya juga mulai terkikis parah.
    Menurutku, Jepang masih lebih punya ada ketimuran yang lumayan. Meskipun, produksi film porno di Jepang sangat melegenda.
    Duh, kayak, nya sama aja, ya? Hahahaha…
    Tapi, yang jelas terlihat dari Jepang adalah kedisiplinannya. Kita dituntut hidup teratur dan profesional. Dari itu, aku ingin belajar hidup seperti orang jepang.
    Dan, kalau pulang ke Indonesia, aku mau menerapkan kedisiplinan yang aku peroleh dalam hidup sehari-hariku. Bisa nggak, ya?
    Trus, karena aku fasih bahasa Jepang, aku mau jadi penerjemah bahasa jepang aja sekalian.

  11. Nama: Eni Lestari
    Akun twitter: @dust_pain
    Kota tinggal: Malang

    tanpa ragu aku akan pilih Jepang! Jepang negara impianku sih. sejak kecil aku pengin banget tinggal di sana. aku juga suka bagaimana mereka disiplin dalam segala hal. aku suka kalo segala sesuatu di sekitarku rapi dan teratur, makanya aku ngerasa cocok banget dengan budaya Jepang😀 walau katanya orang Jepang itu gila kerja dan waktu senang2nya sedikit, tapi kalo emang aku ditakdirkan kerja di sana, aku akan berusaha menikmatinya dan bekerja dengan baik😀

  12. Nama: Mela Anjar Mustika Twitter: @mela1100_
    Kota: Bogor

    Pertanyaannya adalah
    jika kamu ditakdirkan menjadi
    TKI, negara mana yang akan
    kamu pilih? Berikan alasannya

    Negara yang kamu pilih? Korea Selatan. Sambil menyelam minum air, sambil jadi TKI ketemu artis idola, Lee Min Ho sama Super Junior. Atau mungkin aja kalo sudah takdir jadi asistennya mereka huaahahaha😀
    #GATenagaKerjaIstimewa

  13. Nama : Nurul Mutiara Sari
    Akun Twitter : @nurul_mutiara1
    Kota Tinggal : Bogor

    Kalau di takdirin jadi TKI, Negara yang di pilih yaitu : Korea Selatan

    Alasannya : ya karna saya pecinta korea, khususnya fans berat Super Junior ya kali ajh klo jadi TKI bisa nasib kaya Anisa gk harus jadi istri asal bisa deket ama mereka ajh udh bahagia…bahkan pernah berfikir gpp deh bisa jadi tukang pel di gedung SM biar bisa ketemu artis2 SM yg paling pengen di ketemui ya itu Super Junior hhe plus ketemu sama SNSD, Shinee ,F(X) TVXQ, EXO, Red Velvet. Dan seperti kata author bilang rasa-rasanya sangat mustahil untuk bisa menyentuh keluarga kerajaan Saudi Arabia meski itu oleh kaum jetset Indonesia sekalipun. Sama kaya fans korea ini rasanya susah untuk berdekatan dengan idola kecuali macem2 fansite2 yg ngikutin mereka kemana2, ngasih hadiah2 yg harganya selangit mungkin itu bakal bisa dikenal. Nah kalau fansnya macem saya ini ya gk mungkin!! Hahaha fans kere wkwkwk

  14. Nama: Nadia Puspaningtyas A.
    Twitter: @Nadia48nafla
    Kota: Surakarta

    Kalau jadi TKI pastinya bukan TKI Ilegal ya, TKI resmi dong.
    Aku mau kerja di Jepang, soalnya emang udah dari dulu pengin banget ke Jepang buat kerja (tapi bukan jadi TKI) ataupun ngelanjutin sekolah. Selain karena orang-orangnya yang ramah, sekarang banyak tempat makan yang berlabel halal dan pengin naik shinkansen, dll. Lagipula aku cukup sedikiT mengerti bahasa Jepang karena belajar otodidak walaupun belum bisa menulis tulisan Jepang hehe.
    Soal gajinya, aku nggak mikir banyak sedikitnya gaji yang didapat. Yang penting kerja cari uang buat keluarga di rumah, sekalian jalan-jalan keliling Jepang kalau pas hari libur.

  15. Nama : dhila
    Twitter : @dhilaarfi
    Kota : bukittinggi, sumbar

    Klo aku maunya ke arab saudi.. knp? Karena mana tau bs kyk annisa yg bs ketemu dan nikah sama pangeran ucup.. *maaf ngelantur*..
    Alasan mau jd tki di arab saudi ialah krn ingin berkunjung ke rumah
    ALLAH.bs melihat ka’bah,mengunjungi masjidil haram dan masjid nabawi.. mau juga bs haji(krn klo daftar di indonesia mah nunggu antrian bahkan sampai 11 tahun..) dan bs mengunjungi tempat2 bersejarah islam di sana.. mudh2an dgn sering berkunjubg ke sana bs membawa mlmama dan keluargaku yg lainnya menunaikan haji…

  16. nama : Margareth D. S
    twitter : @mds1708_
    kota : Medan

    kalau jadi TKI, negara yang saya pilih di kutub utara aja. saya senang kalau berhasil bisa dimarahin sama majikan saya, yakni suku eskimo. merasa orang yang baik aja karna bisa menaikkan suhu badan majikan saya klo beliau marah-marah. ya, untung-untung majikan saya ngak kedinginan lagi di kutub sana.. hehehe

  17. Nama: Deasy Arie Rosalina
    Akun Twitter: @DEENAmond
    Link Share: Lihat Tweet @DEENAmond: https://twitter.com/DEENAmond/status/656065383074414592?s=09
    Kota: Bekasi
    Follow Blog: YA. (duniadeena.wordpress.com)

    JAWABAN
    Well, kalau jadi TKI sih aku harap bisa di Finlandia. Kenapa? Di sana guru dihargai banget dan pendidikan dasarnya bagus, makanya jadi nomor 1 di dunia. Lagian kan lumayan bisa menambah devisa negara 😉 TKI ga mesti jadi buruh atau pembantu aja kan? Hihihihi…

  18. Nama: Fitria Risnawati
    Akun Twitter: @ffrsn
    Kota: Malang, Jawa Timur

    Jawaban: Jika ditakdirkan menjadi TKI, saya ingin bekerja di Dubai UAE. Alasannya, disana adalah negara islam tetapi peraturannya tidak se-ketat negara islam lain seperti saudi arabia. Mengapa negara islam? Saya adalah seorang muslim. Banyak tempat ibadah, majikan toleran (tidak diharuskan masak non-halal, boleh beribadah, dll). Di Dubai pun tempatnya sangat spektakuler. Bisa kemanasaja dengan alat transportasi yang mendukung saat masa libur kerja. Selain itu, saya mungkin berkesempatan bertemu dengan pangeran Dubai yang ganteng tapi kalem (pangeran Fazza). Siapa tau jadi Annisa kw 2. *ditimpuk suami*

  19. Nama : Toro
    Akun twitter : @adikhyuan
    Kota tinggal : Klaten
    Jika disuruh milih , saya milih Indonesia, why? meskipun Indonesia sering membagi tenaga kerja ke negara lain, tapi Indonesia kenyataannya butuh tenaga kerja juga. Kalo semua dikirim ke luar negeri, siapa dong yang bakalan memajukan perekonomian negara kita sendiri…?!, 😀,

  20. Nama : Diah Pujiawati
    Twitter : @She_Spica
    Kota : Bekasi
    Link Share: https://twitter.com/She_Spica/status/656098627413151744

    Kalau saya ditakdirkan menjadi TKI, saya akan tetap memilih Arab Saudi. Karena dari dulu saya sangat senang dengan pelajaran SKI (Sejarah Kebudayaan Islam) dan berangan-angan ingin melihat, menginjak, dan menikmati langsung lokasi dimana sejarah agama tercinta saya tercipta. Saya ingin melihat negara dimana Nabi SAW berjuang hingga Islam sampai ke seluruh dunia. Dan dari kecintaan ini, saya akhirnya memutuskan kuliah mengambil jurusan Sastra Arab, yg walau pun bahasa Arab saya hingga saat ini tidak dapat diandalkan sama sekali, namun bukan berrti cinta saya pada negeri Nabi Muhammad dilahirkan itu luntur. Saya semakin jatuh cinta ketika belajar lebih luas lagi tentang perkembangan sastra di Timur Tengah. Berkenalan dengan para ahli sya’ir romantis klasik di zamannya, seperti (Sambil buka-buka catetan kuliah) Umru Qoyis, Annabighah AzZibyani, Zuhair bin Abu Sulma, dan Abu Nawas. Karena belajar sastra merekalah saya semakin mencintai dunia menulis, dan sekarang sedang proses belajar menulis, terlepas dari seberapa buruk image TKI Arab, bagi saya Arab adalah Arab. Negri seribu satu malam yang penuh keajaiban. Dan saya tidak keberatan sama sekali untuk berkesempatan menginjakan kaki di sana, walaupun sebagai TKI, jika saya bisa merasakan aroma dari sisa-sisa perjuangan umat Islam dan pelajaran-pelajaran berharga yg bisa saya teladani di sana. Dan mudah-mudahan Allah pun memberikan saya majikan seperti Rasulullah, atau minimal mendekatinya, yg memperlakuan hamba sahayanya dengan hormat dan manusiawi. Dan sebagai penutup final kenapa saya mencintai negeri ini adalah: “Cintailah Bahasa Arab karena tiga hal: yaitu bahwa saya (Rasulllah SAW) adalah orang Arab, bahwa Al-quran adalah Bahasa Arab, dan bahasa penghuni surga di dalam surga adalah bahasa Arab.” (HR. Thabrani)🙂

  21. Nama: Isnaini Alfazcha Z
    Akun twitter: @isnalfa
    Kota tinggal: Semarang
    Saya pilih Jerman. Jerman salah satu negara maju dalam industri. pastinya memerlukan banyak tenaga kerja sehingga peluang tentunya akan lebih besar. Selain itu warga usia produkif di Jerman saat ini bisa dikatakan sedikit. Walaupun biaya hidup disana juga tinggi namun sebanding dengan pendapatan yang akan diperoleh. Apalagi Jerman ada di daratan Eropa yang mau ke luar negeri cukup naik kereta atau naik sepeda. Dan tentunya juga karena disana ada empat musim tak seperti Indoneisa.

  22. Nama : Ardita Ardyanti
    Twitter : @ardyanti18
    Domisili : Jakarta

    ” Jika kamu ditakdirkan menjadi TKI negara mana yang akan kamu pilih dan berikan alasannya? ”

    Jawaban :
    Jika ditakdirkan menjadi di TKI aku ingin Amerika atau Eropa yang menjadi negara tujuanku, karena aku ingin merasakan tinggal di benua lain dan dengan kultur yang sangat berbeda dengan Asia, atau kultur Indonesia. Karena di Al-Qur’an dituliskan, ‘ Kami ciptakan engkau dengan berbagai macam suku bangsa, agar engkau saling mengenal’ nah atas dasar itulah aku ingin pergi ke negara tersebut untuk mengenali kulturnya dan budayanya.

  23. Nama: TATANG NURLANO
    Twitter: @tatangnurlano
    Domisili: CIREBON

    South Korea, kenapa saya memilih korea sebagai negara tujuan saya untuk menjadi TKI, korea adalah negara yg sedang berkembang pesat, orang orangnya ramah dan orang orang di sana amat menghargai waktu. Karena waktu adalah uang. Gaji TKI dan orang pribumi di negara di sama ratakan, gaji disana rata-rata 1,2juta won (korea) atau sekitar 12juta rupiah per bulannya. Untuk bekerja ke korea kita harus mengikuti ujian dulu yg bernama ujian EPS-TOPIK yg di adakan setahun sekali atau setahun 2x, tergantung kebutuhan SDM di sana. Jika lulus kita akan medapatkan sertifikat dan sertifikat itu salah satu persyaratan untuk melamar pekerjaan di korea. Untuk bekerja di korea di jembatani oleh pemerintah bukan PJTKI. Untuk hal bahasa kalau kita niat belajar dan punya keinginan bekerja di korea pasti kita bisa berbahasa korea, tapi jika kita cuma main main, percuma saja.

  24. Bismillah.

    Nama: AA. Muizz
    Twitter: @aa_muizz
    Domisili: Sidoarjo – Jatim

    Kalau jadi TKI, saya pengin ke Melbourne atau kota-kota di Australia lainnya. Dan lebih spesifik lagi, saya ingin bekerja di toko buku di sana. Toko-toko buku di sana mempekerjakan orang-orang yang benar-benar mencintai buku. Jadi, kelihatannya akan menyenangkan sekali melayani orang-orang yang mencintai buku, pun bekerja bersama para pencinta buku.🙂

  25. nama : Emma
    twitter : EmmaNoer22
    Alamat : Riau
    “Jika kamu ditakdirkan menjadi TKI, negara mana yang akan kamu pilih?”

    aku akan ambil negara Jepang, disana katanya TKI bisa juga kerja sambil kuliah, alasan pertama walaupun bekerja diluar negeri bisa ambil kuliah juga itu kan jarang dan sulit. Kalau yang lebih dekat dengan Indonesia aku akan ambil Negara Singapura karena beberapa saudaraku sudah ada yang pernah jadi TKI di Singapura. Saudaraku ada juga sering cerita kalau jadi TKI itu nggak gampang, dia harus bangun jam4/5 pagi, baru bisa tidur Jam10/11 malam. Bersih2 rumah 2 lantai belum lagi cuci mobil setiap pagi dan ngantar anak majikan kesekolah, tapi katanya kebetulan majikannya baik dan sampai sekarang masih kerja sama majikannya ini sudah 10th mungkin. Beda lagi dengan saudara yang lain, tiga kali pindah majikan. Yang pertama majikannya pasangan orang india dan sering di cemburui majikan perempuan, majikan perempuannya suka ngomel dan setiap selesai kerjaan selalu dicek harus kinclong sebersih-bersihnya. Yang kedua jadi babysiter orang jompo di sebuah apartement majikannya kali ini orang Cina katanya lebih enak karna cuman ngurus orangtua yg sudah nggak bisa ngapa-ngapain, tapi ya itu harus juga ngebersihin kotorannya, mandiin dan nyuapin makan, dll. Yang ketiga cuman sebentar karna kebetulan dia sakit dan harus mulihin kesehatannya. Dari kesemua cerita itu kesimpulannya meskipun aku pengen banget jadi TKI dan bisa juga pergi keluar negeri, aku lebih milih takdirku untuk bekerja mencari nafkah di Negaraku sendiri. Hehe,
    #akhir kalimatnya nggak nyambung, biarin… Soalnya dua kali aku sudah bertekad mau jadi TKI selepas lulus SMA mengikuti jejak saudara tapi sampai saat ini Alhamdulillah nggak kesampean. Haha

  26. Nama : Erdina Yunianti
    Twitter : @Dinnaaa_27
    Domisili : Cilegon-Banten
    Link share : https://twitter.com/Dinnaaa_27/status/656364043490320384

    “jika kamu ditakdirkan menjadi TKI, negara mana yang akan kamu pilih? Berikan alasannya :D”

    Korea Selatan. Siapa sih yang gak mau kerja dengan upah rata-rata 10-18 juta/bulan? Belum lagi pengalaman ketemu cowok-cowok korea yang bening-bening persis kaya pemain drama korea yang di tipi-tipi itu lohhh😀 di tambah lagi liat tetangga yang 5 thn kerja di sana pulangnya bisa jadi juragan kampung. Bisa memberangkatkan orang tua ke tanah suci, bisa nyogok jadi PNS *eh yang ini jangan di contoh* hahaha, bisa beli mobil lamborgini, beli kebun karet berhektar-hektar dan lain-lain😀 pokoknya status sosial lumayan mengalami peningkatan, mantapplahhh hihihi. Cari cowok pun jadi gampang, cowok mana yang bisa nolak juragan(?) *lahhhh*😀

  27. Nama: Ana Nurul M.
    Akun twitter: @anaanum19
    Kota tinggal: Jember, Jawa Timur

    Pertanyaan: jika kamu ditakdirkan menjadi TKI, negara mana yang akan kamu pilih? Berikan alasannya…

    Jawaban saya:
    Negara Inggris, biar sekalian belajar bahasa Inggris di sana… Dan sekali waktu jika dapat libur pengen bisa jalan-jalan di negara-negara di dekatanya, bisa nonton Liga Inggris langsung di stadionnya mungkin… Pulang-pulang pinter bahasa Inggris… Hehehehehehhee ^^

  28. nama: Aulia
    twitter: @nunaalia
    kota tinggal: Serang

    Pertanyaannya adalah jika kamu ditakdirkan menjadi TKI, negara mana yang akan kamu pilih? Berikan alasannya.
    Jawaban:
    Kalau boleh milih aku gak mau jadi TKI. Aku lebih suka tinggal dan bekerja di Indonesia. Pokoknya cinta Indonesia deh! Karena apa? Karena di sini ada orangtua, saudara, teman dan sahabat, jadi gak perlu jauh dari mereka. Di sini mayoritas muslim, jadi ibadah nyaman. Di sini aku juga punya pekerjaan, walaupun gaji gak sebesar jadi TKI, tapi alhamdulillah cukup untuk hidup😀
    Lagipula kalau semua milih jadi TKI, siapa yang membangun negara ini? Padahal negara ini banyak potensinya, bahkan bangsa lain aja ingin investasi di sini. Jangan sampai deh bangsa lain mengambil apa yg seharusnya kita nikmati. Kalau sekolah boleh lah di luar negeri, karena negara asing memang lebih baik pendidikan dan teknologinya. Tapi untuk bekerja, lebih baik bekerja untuk membangun dan memajukan negeri sendiri🙂

  29. Nama : Mega Widyawati
    Twitter : @widy4_w
    Kota tinggal : Nganjuk

    Pertanyaannya adalah jika kamu ditakdirkan menjadi TKI, negara mana yang akan kamu pilih? Berikan alasannya.

    Turkie. kenapa Turkie? Negara Turkie terdapat kota populer akan sejarah dan peristiwa2 penting, yaitu ‘Istanbul’. Kota yang sangat berpengaruh dalam perkembangan agama islam. Pernah mendengar nama Mohammad Alfatih? Panglima yang mampu menguasai kota konstantinopel yang sekarang berganti nama menjadi Istanbul. Mungkin kalo bekerja menjadi guru Agama disana, aku juga bisa belajar lebih dalam sejarah kota Istanbul. Karena aku begitu mengagumi Alfatih, pejuang yang tak kenal putus asa, menjalankan solat 5waktu walau dalam keadaan perang, selalu menyerukan nama tuhannya, AllohuAkbar!

  30. nama : Tiara I. K.
    akun twitter : @tirr_
    kota tinggal : Jakarta Timur

    Jawaban :
    Jika gue ditakdirkan menjadi TKI, negara yang akan gue pilih adalah Jepang atau Taiwan. Walaupun gajinya ga sebesar di negara-negara di Eropa atau Timur sana, tapi bisa dikatakan cukup untuk membiayai hidup. Yang pasti alasannya karena memang negara impian untuk dikunjungi dan negara yang patut dikagumi. Jepang punya kebiasaan atau karakter yang baik, terutama dalam bekerja. Orang-orangnya memiliki budaya baca, malu, hidup hemat, loyal, mandiri, pantang menyerah, kerja keras, menjaga tradisi, menghormati orang tua dan disiplin. Sedangkan di Taiwan, budaya dan perilaku masyarakatnya yaitu ramah, sabar, sopan santun, toleransi perbedaan, mencintai kedamaian, suka menolong dan mengesampingkan keegoisannya demi mencegah perkelahian. Nah, kalau budaya-budaya diatas bisa memengaruhi gue menjadi orang yang lebih baik, setelah balik ke Indonesia, gue akan ajarkan nilai-nilai tsb ke turunan gue yg nanti jadi generasi penerus bangsa. Maka ada kemungkinan Indonesia jadi negara yang maju.

  31. Nama : Puspa Imanda
    Twiter : @OephaIm
    TempatTinggal : Tasikmalaya

    Tempat yang ingin aku kunjungi kalo jadi TKI adalah Korea. Entah mengapa aku suka negara ini, mungkin karena aku juga seorang kpopers. Aku ingin sekali mendapat pengalaman baru di negara ini. Dan yah, pingin liat gimana negeri gingsaeng itu. Terutama ingin ngerasain empat musim negara itu dan melihat pohon sakura. Huh, seperti sedang berlibur saja. Tapi aku pengen ke sana. Bekerja dan kulaih di sana adalah impianku.

  32. Nama: Putri Prama Ananta
    Akun twitter: @PutriPramaa
    Kota tinggal: Probolinggo
    Jepang. Bukan sebagai seorang asisten rumah tangga yang membantu majikan melainkan sebagai perawat (jadi nantinya majikanku adalah para pasien). Aku ingin menjadi seorang perawat di salah satu rumah sakit seperti Rumah Sakit Hyogo. Kenapa? Jepang dan Indonesia bekerja sama untuk masalah tenaga kerja ini, Jepang membutuhkan lebih banyak perawat dari Indonesia. Sebelum bekerja sebagai perawat, calon TKI-nya dites dulu, jadi, resiko kita dideportasi karena nggak becus lebih rendah karena kita telah memiliki keahlian. Selain itu, yg buka tesnya ini bukan calo yg nggk resmi, jadi, harus bener-bener belajar menjadi perawat untuk bekerja di sana.
    Berdasarkan cerita salah satu anak guruku bekerja sebagai perawat di sana, menjadi perawat di Jepang kebanyakan merawat orang-orang yang telah lanjut usia. Uniknya, terkadang ada dari mereka yang pernah pergi ke Indonesia saat penjajahan Jepang di Indonesia, mereka (para lansia) bercerita tentang bagaimana Indonesia pada zaman dahulu (dan katanya, ceritanya kadang bikin kesel, ngakak, dan ngehibur). Lalu, untuk ibadah, di sana sekarang banyak tempat ibadah meskipun nggak berbentuk masjid, ada semacam komunitas yang menjadikan apato-apato di sana sebagai tempat ibadah dan banyak orang Indonesia di sana.
    Dan, yang paling utama, kenapa aku pilih Jepang? Cita-citaku adalah bekerja di bidang kesehatan. Nah, Jepang adalah negara yang maju, jadi aku ingin tahu dan mengerti bagaimana suatu negara maju menangani permasalahan kesehatannya, lalu setelah kembali aku akan mencoba menerapkannya di Indonesia (dengan ijin yang berwenang).
    Lihat komennya banyak yang pergi ke Jepang, hohoho. Semoga kita bisa ke sana dan mewujudkan mimpi masing-masing deh.😀

  33. Tri Indah Permatasari
    @LiebeIs0503
    Palembang

    Mekkah, meskipun hidup disana cukup sulit. Tapi aku yakin akan betah menjadi TKI disana, dengan pekerjaan apapun yang kujalani selama berada semakin dekat dengan Allah swt insya allah semuanya akan berjalan lebih baik. Aku juga tidak perlu bersusah payah untuk memikirkan biaya umroh atau haji karena aku sudah berada disana. Bahkan kalau bisa mengajak orangtua untuk ikut tinggal disana jika sudah punya uang lebih untuk mempunyai tempat tinggal disana.

  34. nama : shifiullah
    twitter: @esfiu
    Domisili : Jakarta:

    Aku mau ke Spanyol ..
    karena sy ingin melihat secara langsung peninggalan2 sejarah peradaban islam.
    dan mengabadikannya dalam sebuah video, tulisan dan dokumentasi lainnya untuk anak keturananku berikutnya.

  35. Nama : Veny
    Twitter : @yutakaNoYuki
    Kota : Balikpapan

    Kalau jadi TKI mau nih merantau ke Jepang. Kenapa ? Soalnya emang jadi negara favoritku dari jaman SMA. Kalau pas libur kerja mau jalan-jalan sambil liat pohon sakura, ngemil jajanan khas di pinggir jalan, foto-foto ditempat wisata, dll. Pokoknya berasa liburan di luar negeri aja. Kalau suasana hati udah seneng sambil jalan-jalan kan pas masuk kerja gak akan terlalu terasa berat, meskipun akan ada beberapa kesulitan karena perbedaan suasana kerja di Indonesia dan Jepang. Setauku juga kebanyakan TKI disana kebanyakan kerja sebagai perawat bantuan di panti atau gak kerja di pabrik gitu, kayaknya jarang deh yang jadi PRT.

  36. Nama: Ita S.
    Akun twitter: @terhujan
    Kota tinggal: Jogja

    Jepang.
    Karena saya dari dulu sudah amat sangat jatuh cinta dengan negara ini. Mulai dari budayanya, kedisiplinannya, hingga kuliner dan suasana negaranya. Maka, meskipun satu-satunya cara untuk dapat ke Jepang adalah dengan menjadi TKI, kenapa tidak?😀

  37. nama : Siti Nuryanti
    Twitter : @NelyRyanti
    Kota : Cimanggis, Depok

    Kalau ditakdirkan menjadi TKi, negara yang saya pilih adalah Wina Austria. Sebuah kota kecil yang indah dan asri. Saya tertarik karena Wina merupakan salah satu bukti sejarah islam pernah ada di Eropa. Saya ingin menyusuri Pegunungan Kahlenberg , Sungai Danube tempat yang terkait dalam pertempuran dengan tentara islam. Disana juga ada restoran yang menerapkan kedermawanan dengan prinsip “All You Can eat, pay as you wish”
    Dengan berada di negara dimana islam minoritas, diharapkan akan membuatku makin menjaga identitasku sebagai muslimah

  38. Pingback: Pengumuman Pemenang Giveaway Re-Write | Luckty Si Pustakawin

  39. Nama : Novalita Chaesaroh
    Twitter : @chaesaropha
    Kota : Jakarta Utara

    Kalau ditakdirkan menjadi TKI saya memilih negara Austria, karena saya sangat menyukai beberapa kota di negara tersebut, dengan jumlah penduduk yang tidak padat. Negara ini terlihat lebih tenang, tidak seperti jakarta yang penuh dengan hiruk pikuk kendaraan. Berdasarkan referensi, di beberapa kota yang saya suka dan sering terlihat di acara travelling televisi menampakkan bahwa kota-kota tersebut sangat nyaman untuk ditempati. Sehingga saya memilih negara tersebut dan sangat berharap suatu hari nanti bisa kesana. Aamiin

  40. nama: Sayekti Ardiyani
    twitter: @sayektiardiyani
    kota: magelang

    kalau ditakdirkan jadi TKI saya ingin kerja di Jepang, negara yang ramah muslim, jadi saya tidak kesulitan menampakkan identitas muslim saya, dan mudah beribadah. karna saya seorang guru maka saya ingin jadi tenaga kerja profesional sebagai guru. Jadi pekerja di sana pasti akan terbawa dengn etos kerja yang tinggi dan displin tinggi, hal yang ingin saya bangun dalam diri saya yang jujur kadang malas😀

  41. nama: Sasikarani
    twitter: @sasikarani16
    kota: jakarta barat

    jika saya ditakdirkan menjadi seorang TKI dan saya disuruh memilih negara mana yang akan saya pilih yang pasti saya akan pilih KOREA, alasannya pertama adalah saya seorang KPOP menyukai segala tentanf korea mulai dr lagu2nya, film2nya, drama2 dan alam korea yang sangat indah yah jika ada kesempatan so pasti saya tidak akan menyia2kannya seperti dalam peribahasa sambil menyelam minum air yah sambil saya mencari nafkah dikorea yah sambil menikmati negara korea, ketempat2 wisata yang ada dikorea namsan tower, pulau jeju, ke mom house (resaurant orang tua kyuhyun) dll, bisa liat secara langsung konser2 artis-artis korea terutama SUPER JUNIOR. pokonya gak buang2 kesempatan buat menjelajahi negara korea disaat lbur kerja.

  42. Bintang Maharani
    @btgmr
    Palembang

    Negara Korea Selatan. Alasannya karena di sana termasuk negara maju, dan untuk jadi TKI memang sangat bersaing karena pasokan tenaga kerja di sana agak kurang. Jadi kesannya lwbuh ke mereka yang butuh tenaga kerja, bukan kita yang butuh kerjaan.😀 Adanya persaingan ya karena upah yang diberi itu memang bagus. Home industri di sana ada banyak yang merupakan cabang dari perusahaan-perusahaan besar. Banyak cerita sukses dari mereka yang sudah bekerja di Korea Selatan. Sehingga itu membuatku tertarik untuk memilih ke Korea Selatan jika sebagai TKI.🙂

  43. Nama: Arini Angger
    twitter: @ariniangger
    Kota: Jakarta

    Aku akan memilih Singapore, karena selain letaknya yang tak begitu jauh namun juga kemajuan negaranya bagus. Dan lumayan menjamin kehidupan(sepertinya), kita juga bisa banyak mengetahui berbagai budaya, bukan? Karena setahu saya di Singapore itu juga banyak berbagai orang dari negara lain diluar sana yang sudah hidup dan bertempat tinggal disana.

  44. Nama: Kiki Suarni
    Twitter: @Kimol12
    Kota: Batubara-Sumut
    Jawaban:
    Jika ditakdirkan jadi TKI, maka aku akan memilih Jepang sebagai negara tujuan. Karena bukan hanya gaji, tapi aku juga bisa belajar hal-hal positif dari orang-orang dan budayanya. Terutama kedisiplinan dan etos kerja. Kita semua tahu bahwa Jepang adalah salah satu negara maju dari segi ekonomi dan teknologi tapi masih tetap mempertahankan unsur tradisional mereka. Menurutku, ada banyak sisi positif yang bisa diambil dan dipraktekkan saat suatu hari saya tidak bekerja lagi dan pulang ke kampung halaman.

  45. Nama : Debora Theresia Julyanti
    twitter: @borde2707
    Kota: Medan

    jadi TKI ya?
    Wkwk.. Gue gak mau ah jd TKI. Dari zaman kakak2 dan abang sepupu gue yg pergi ke luar negri jd TKI, disuruh dgn uang 1M pun gue kagak mau.
    Kenapa ya?
    Karna gak gampang masuk ke kehidupan para TKI. Terlalu bebas dan bisa2 pulang dari sana langsung masuk RSJ, kayak ya gak perlu gue sebut siapa orgnya.
    Kalo pun ke luar negri, gue lebih suka unt lanjutin kuliah Farmasi gue di Oxford atau Harvard University dgn beasiswa tentunya.
    Dan unt liburan ya pengen keliling dunia terutama negara Perancis (lumayan bs ngaplikasikan bhs Prancis yg gue plajari slm 3 tahun di SMA) hehehe..

  46. Wening Purbawati
    @dabelyuphi
    Ambarawa

    jika kamu ditakdirkan menjadi TKI, negara mana yang akan kamu pilih? Berikan alasannya

    Arab. simpel aja sih alasannya, kalo entar udah abis masa kerjanya biar bisa langsung umroh. hihi

  47. Nama: Nurul Hikmah
    Twitter: @siwon5858
    Kota: Kendari

    jika kamu ditakdirkan menjadi TKI, negara mana yang akan kamu pilih? Berikan alasannya😀

    Ada 4 negara sbg tujuan utama😀
    1. Jepang => udah dri lama pengen kesini, pengen liat langsung bunga sakura, gunung Fuji, harajuku style it kek giMana, enn pensaran sma warnet d’sna yg 24 jam, bisa tidur pulaa lagi enn pngen juga ngerasain jalan ramai2 di tengah jalan it kek giMana, sma pngen nyobain kimono >. klo ini mah, krna pengen ktemu artis idolaku aja sih😀 enn sma pngen ke Jeju juga😀
    3. Mekkah => biar bisa umroh tiap waktu^^
    4. Paris => gajinya tinggi klo d’Eropa,,haha😀 pngen bgt ke menara Eiffelnya sma pngen liat lukisan bunda maria sperti di filmnya 99 cahaya di langit Eropa^^ enn bener gak sih org Paris itu pelit msalah bhsa? mreka hanya mau pke bhs prancis doang? pngen tahu it juga😀

  48. Nama: ailina
    Twitter: @ailina85
    Kota: Probolinggo

    Jika kamu ditakdirkan menjadi TKI, negara mana yang akan kamu pilih?
    Inggris / Amerika.
    Kenapa? Soalnya bahasa asing yang saya bisa cuman bahasa Inggris. Nggak kebayang hidup di negeri orang yang tidak saya mengerti bahasanya. Meskipun bahasa Inggris merupakan salah satu bahasa internasional, kayaknya nggak semua orang di dunia deh ya bisa ngomong Inggris😀
    Betul banget seperti kata penulis : para TKI itu merupakan pemberani … saya katakan itu karena dalam kondisi seperti apapun rasanya sangat berat harus membayangkan diri sendiri mengambil keputusan untuk bekerja di negeri asing dan jauh dari keluarga.

    Semoga sekuel-nya segera muncul yaaaaa, jd bs ada GA juga :*

  49. Nama : Lusi Gusma Ningsi
    Twitter : @uchylusiy
    Kota : Padang

    Jika kamu ditakdirkan menjadi TKI, negara mana yang akan kamu pilih?

    Paris, Perancis.
    Why?? karena ini adalah kota mode. meskipun jadi TKI, diwaktu selang kita kan bisa sambil belajar mode disana.
    Yaaa mudah2 an abis masa kontrak (jadi TKI) di paris, pulang2 nya bisa buka bisnis fashion. secara paris kan terkenal dengan fashion nya.

  50. Nama : Nova Indah Putri Lubis
    Twitter : @n0v4ip
    Domisili : Medan

    Korea Selatan. Kenapa? Karena KorSel merupakan salah satu negara teknologi terbesar di dunia yang perkembangan teknolginya sedang pesat-pesatnya saat ini. Yang salah satu produk andalannya itu Samsung. Siapa yang gk kenal samsung terutama smartphone samsung galaxy nya. Samsung juga pencetus pertama lahirnya smartphone Android. Jadi saya ingin jadi TKI disana biar bisa ikut ambil andil dalam proses pengembangan teknologi disana terutama teknologi mobile. Dan bahkan menurut saya meskipun saya hanya ditugaskan sebagi buruh pabrik yg menangani proses pembuatan mesin smartphonenya aja juga gpp, saya bisa melihat dan mempelajari kecanggihan dalam proses pembuatannya. Nah, kalau saya sudah menguasai nya kan saat balik ke Indonesia, saya bisa mengaplikasikan teknologi tsb di negara kita tercinta ini. Bisa jadi gak menutup kemungkinan Indonesia bisa menciptakan teknologi andalannya sendiri yang bisa menembus pangsa pasar dunia bahkan bisa menyaingi Samsung ataupun Apple. Biar rakyatnya makin sejahtera😀

    Terima Kasih mbak Luckty ^^

  51. Nama : Leni Marliany
    Akun twitter : @Leni Marliany
    Kota tinggal : Kandanghaur-Indramayu
    Pertanyaannya adalah jika kamu ditakdirkan menjadi TKI, negara mana yang akan kamu pilih? Berikan alasannya😀

    Jawaban
    Aku pengen ke Belanda Negri Kincir Angin alasannya pertama yaitu disana banyak kincir angin jika aku rindu kampung halamanku akan aku sampaikan rinduku lewat kincir angin,kincir angin itu😀 .Kedua karena Belanda adalah Negara yang open minded dan sangat toleran. Ketiga Karena terletak di sentra Eropa daratan, maka kita akan lebih mudah jalan-jalan keliling Eropa dari Belanda. Alasan terkhir yaitu x aj setelah masa TKI ku selesai aku bisa melanjutkan pendidikanku disana. Ok.Salam Semangat🙂

  52. Nama : Baiq Rara Ayudhia Syaftiana
    Twitter : @Raraayudhia
    Domisili : Mataram Lombok

    Jawaban :

    Indonesia. Soalnya gimana gitu kalo mau keluar. Mana banyak kasus-kasus kekerasan yang dialami TKI. Walaupun,nanti di Indonesia juga tidak ada pengecualian.. Tetapi,setidaknya kalau ada kasus ‘kan proses hukumnya bisa berjalan. Walaupun sebenarnya TKI juga bisa jadi sumber devisa,yah. Tapi,tetap aja. Ini dilakukan karna pemerintah membentuk lapangan kerja nya kurang memadai, nggak banyak.. Jadi, jawabannya Aku gak mau jadi TKI xD

  53. Nama : Mukhammad Maimun Ridlo
    Twitter : @MukhammadMaimun
    Kota : Sleman, DIY

    Jika aku jadi TKI, pengennya di Turki. Kalau lihat di sinetron TV orang-orangnya ramah dan cantik-cantik. he…
    Lagipula kayaknya bangunannya banyak yang kelihatan menarik. Islami tapi modern. Kuno tapi Menarik. Artistik tapi menawan.
    Posisinya yang merupakan perbatasan Eropa dan Asia juga sangat strategis sehingga kalau ada kesempatan bisa jalan-jalan ke negeri tetangga. he…..

  54. Nama : Sofhy Haisyah
    Twitter : @Sofhy_Haisyah
    Kota : Makassar

    Jika ditakdirkan menjadi TKI, semoga saja aku menjadi TKI yang profesinya bagus lah. Seperti : kerja di kedutaan ^_^))”>. Dan, untuk pertanyaan mau dinegara mana, aku pilih Jepang ! Karena, di Jepang tingkat keamanannya tinggi. Mau pulang tengah malam sambil jalan kaki juga gak ada yang gangguin.

  55. Nama: Elly Darmawan
    Twitter : @kulanku
    Kota: Jakarta

    Seandainya ditakdirkan menjadi TKI, saya akan memilih Negara Hongkong, karena kontrak kerjanya jelas, pemerintah dan hukum negara sana melindungi para TKI, jam kerjanya teratur, majikannya lebih manusiawi dan ada hari liburnya. Jadi bisa mengambil kursus atau sekolah malam, karena jam kerjanya teratur. Bisa mengambil kerja sampingan di waktu hari libur.

  56. Nama: Thia Amelia
    Twitter: @Thia1498
    Link share: https://twitter.com/Thia1498/status/658044524220907521?s=01
    Domisili: Bigir

    jika kamu ditakdirkan menjadi TKI, negara mana yang akan kamu pilih? Berikan alasannya :D

    Saya lebih memilih kawasan asia untuk menjadi TKI, dan yg saya mau adalah Negara Singapura. Karena Indonesia dan Singapura masih satu rumpun, dengan ‘baik hati’ adalah ciri khas nya. Selain itu Singapura juga salah satu negara maju di Asia yang nilai tukar nya cukup besar, hingga jika di rupiahkan, gaji nya akan cukup besar. Selain itu faktor jarak juga lumayan, tidak terlalu jauh, juga tidak terlalu dekat. Selain itu saya juga mempunyai teman yg jadi TKI disana, dan yg saya sebutkan di atas tidak hanya menerka-nerka. Karena sudah ada bukti, maka dari itu saya mau menjadi TKI di sana. Tidak perlu jauh-jauh, yg dekat saja sudah menjamin segalanya.

  57. Pingback: Pengumuman Pemenang Sincerely Yours | Luckty Si Pustakawin

  58. Nama : Khulatul Mubarokah
    Twitter : @KMubarokah
    Domisili : Yogyakarta

    Andai jadi TKI, aku pilih negara Jepang yang kutuju. Soalnya bisa latihan karate langsung di negeri asal bela diri ini, belajar disiplin langsung praktek (katanya kan di sana buanyak peraturan) jadi enggak ada kesempatan untuk malas-malasan. Terus, bisa nulis buku dengan setting langsung dari Jepang, riset langsung ke lokasi, bukan sebatas selancar di dumay. Pasti deh beda rasanya.

  59. Rini Cipta Rahayu
    @rinicipta
    Karangasem, Bali

    Sebenernya aku lebih milih untuk jadi Au Pair sih dibandingkan TKI. Bukan karena nggak mau menyumbangkan devisa pada negara, tapi lebih ke arah praktis atau nggaknya. Kalau jadi TKI mesti banyak persiapan dan pelatihan yang dijalani cukup lama. Sementara Au Pair lebih simpel, kita tinggal mengirim apply dan mengurus keperluan keberangkatan. Selain itu, aku lebih cenderung cari pengalaman, bertukar kebudayaan dan mungkin melanjutkan studi/mencari pekerjaan disana selama aku menjadi ‘anak angkat’.
    Penginnya ke kawasan Eropa, misalnya Belanda. Kenapa? Karena negara ini menjajah Indonesia selama 350 tahun, masa aku nggak boleh menjajah mereka bahkan dalam 1 tahun aja? Hehee.. aku jatuh cinta dg Belanda semenjak baca nove dg setting negara ini. Kebayang aja, bisa liat kincir angin, pergi ke Keukenhoff atau jalan2 ke kampung nelayan, Volendam. Pokoknya, wisatanya keren! Selain itu ada juga beberapa kosa kata dalam bahasa Indonesia yg merupakan serapan dari bahasa Belanda, jadi adaptasi bahasanya nggak akan terlalu sulit🙂

  60. Nama : Windy Nur Aini
    Akun Twitter : @wn_windy
    Kota Tinggal : Palangkaraya, Kalimantan Tengah.
    Pertanyaan : Jika kamu ditakdirkan menjadi TKI, negara mana yang akan kamu pilih? Berikan alasannya!

    Jawaban :
    Jika aku ditakdirkan menjadi seorang TKI, negara yang akan aku pilih adalah negara Korea. Entah kenapa, ketika membaca pertanyaan tersebut, Negara Korealah yang pertama kali muncul di otak aku.
    Pemandangan yang indah, kota yang tertata rapi, orang-orangnya yang ramah, serta pemikiran maju milik mereka yang membuat aku tertarik.
    Kalau kita lihat dari sejarahnya, Negara Indonesia itu lebih dulu merdekanya dibanding Korea. Tapi mengapa mereka bisa lebih maju daripada kita? Perkembangan ekonomi, industri, serta pendidikan di negara Korea benar-benar membuat aku kagum.
    Jadi sekalian saya jadi TKI, bisa juga kan melihat dan mempelajari sistem kerja mereka.
    Dan gak lupa juga sama artis-artisnya yang bikin meleleh karena ketampanannya. yah, walaupun kebanyakan hasil perawatan dan operasi, but who cares?
    sekalinya pas disuruh belanja ke super market sama majikan, eh nggak tahunya ketemu idola di jalan.. wkwkwk rejeki nomplok namanya kan xD

    • Nama : Anne Andriani S
      Akun Twitter : @anneninuneno
      Kota Tinggal : Tasikmalaya, Jawa Barat.
      Pertanyaan : Jika kamu ditakdirkan menjadi TKI, negara mana yang akan kamu pilih? Berikan alasannya!

      Jawaban :

      Jika saya ditakdirkan menjadi TKI, saya akan memilih negara Arab Saudi sebagai negara yang akan menjadi tempat kerja saya. Tentunya bukan tanpa sebab. Ada beberapa faktor mengapa saya memilih negara Arab Saudi.

      1. Negara Arab merupakan pusat agama Islam, mayoritas penduduknya pun beragama Islam . Karena saya seorang muslim, tentunya hal tersebut menjadi pertimbangan yang besar bagi saya. Mayoritas agama yang sama tentunya cukup membantu saya dalam beradaptasi. Saya tentunya kan lebih gampang mencari tempat ibadah dan makanan yang berlabel halal🙂
      2. Saya ingin merasakan bagaimana tinggal di negara Arab yang katanya menerapkan hukum Islam. Jujur sebagai seorang muslim saya sangat penasaran bagaimana penerapan hukum islam di negara Arab Saudi🙂 Apakah masih benar-benar murni atau terpengaruh hal lain.
      3. Dipikiran saya, jika saya kerja disana tentunya saya bisa mengunjungi tempat-tempat bersejarah yang berkaitan dengan para nabi. Jadi sekalian bisa wisata religi gitu.
      4. Ingin memepelajari bahasa Arab lebih mendalam. Banyak orang bilang jika ingin belajar suatu bahasa cara terjitu adalah dengan cara praktek yaitu pergi dan belajar langsung ke negaranya. Nah kan sebagai seorang muslim bahasa Arab itu penting jadi pertimbangan juga buat saya.
      5. Terakhir faktor yang memubuat saya memilih negara Arab Saudi adalah karena novel ini sendiri wkwkwk😀 Secara tidak langsung karena novel ini saya jadi begitu tertarik dengan budaya Arab. Saya bahkan sampai googling-googling di Internet😀. Saya jadi ingin pergi kesana langsung untuk merasakkan sendiri bagaimana kebudayaan Arab seperi yang ada di novel dan berharap nasib saya akan seperi Annisa😀 *abaikan*

      Terima kasih sebelumnya🙂 Nama : Anne Andriani S
      Akun Twitter : @anneninuneno
      Kota Tinggal : Tasikmalaya, Jawa Barat.
      Pertanyaan : Jika kamu ditakdirkan menjadi TKI, negara mana yang akan kamu pilih? Berikan alasannya!

      Jawaban :

      Jika saya ditakdirkan menjadi TKI, saya akan memilih negara Arab Saudi sebagai negara yang akan menjadi tempat kerja saya. Tentunya bukan tanpa sebab. Ada beberapa faktor mengapa saya memilih negara Arab Saudi.

      1. Negara Arab merupakan pusat agama Islam, mayoritas penduduknya pun beragama Islam . Karena saya seorang muslim, tentunya hal tersebut menjadi pertimbangan yang besar bagi saya. Mayoritas agama yang sama tentunya cukup membantu saya dalam beradaptasi. Saya tentunya kan lebih gampang mencari tempat ibadah dan makanan yang berlabel halal🙂
      2. Saya ingin merasakan bagaimana tinggal di negara Arab yang katanya menerapkan hukum Islam. Jujur sebagai seorang muslim saya sangat penasaran bagaimana penerapan hukum islam di negara Arab Saudi🙂 Apakah masih benar-benar murni atau terpengaruh hal lain.
      3. Dipikiran saya, jika saya kerja disana tentunya saya bisa mengunjungi tempat-tempat bersejarah yang berkaitan dengan para nabi. Jadi sekalian bisa wisata religi gitu.
      4. Ingin memepelajari bahasa Arab lebih mendalam. Banyak orang bilang jika ingin belajar suatu bahasa cara terjitu adalah dengan cara praktek yaitu pergi dan belajar langsung ke negaranya. Nah kan sebagai seorang muslim bahasa Arab itu penting jadi pertimbangan juga buat saya.
      5. Terakhir faktor yang memubuat saya memilih negara Arab Saudi adalah karena novel ini sendiri wkwkwk😀 Secara tidak langsung karena novel ini saya jadi begitu tertarik dengan budaya Arab. Saya bahkan sampai googling-googling di Internet😀. Saya jadi ingin pergi kesana langsung untuk merasakkan sendiri bagaimana kebudayaan Arab seperi yang ada di novel dan berharap nasib saya akan seperi Annisa😀 *abaikan*

      Terima kasih sebelumnya🙂 Nama : Anne Andriani S
      Akun Twitter : @anneninuneno
      Kota Tinggal : Tasikmalaya, Jawa Barat.
      Pertanyaan : Jika kamu ditakdirkan menjadi TKI, negara mana yang akan kamu pilih? Berikan alasannya!

      Jawaban :

      Jika saya ditakdirkan menjadi TKI, saya akan memilih negara Arab Saudi sebagai negara yang akan menjadi tempat kerja saya. Tentunya bukan tanpa sebab. Ada beberapa faktor mengapa saya memilih negara Arab Saudi.

      1. Negara Arab merupakan pusat agama Islam, mayoritas penduduknya pun beragama Islam . Karena saya seorang muslim, tentunya hal tersebut menjadi pertimbangan yang besar bagi saya. Mayoritas agama yang sama tentunya cukup membantu saya dalam beradaptasi. Saya tentunya kan lebih gampang mencari tempat ibadah dan makanan yang berlabel halal🙂
      2. Saya ingin merasakan bagaimana tinggal di negara Arab yang katanya menerapkan hukum Islam. Jujur sebagai seorang muslim saya sangat penasaran bagaimana penerapan hukum islam di negara Arab Saudi🙂 Apakah masih benar-benar murni atau terpengaruh hal lain.
      3. Dipikiran saya, jika saya kerja disana tentunya saya bisa mengunjungi tempat-tempat bersejarah yang berkaitan dengan para nabi. Jadi sekalian bisa wisata religi gitu.
      4. Ingin memepelajari bahasa Arab lebih mendalam. Banyak orang bilang jika ingin belajar suatu bahasa cara terjitu adalah dengan cara praktek yaitu pergi dan belajar langsung ke negaranya. Nah kan sebagai seorang muslim bahasa Arab itu penting jadi pertimbangan juga buat saya.
      5. Terakhir faktor yang memubuat saya memilih negara Arab Saudi adalah karena novel ini sendiri wkwkwk😀 Secara tidak langsung karena novel ini saya jadi begitu tertarik dengan budaya Arab. Saya bahkan sampai googling-googling di Internet😀. Saya jadi ingin pergi kesana langsung untuk merasakkan sendiri bagaimana kebudayaan Arab seperi yang ada di novel dan berharap nasib saya akan seperi Annisa😀 *abaikan*
      Mengenai banyaknya kasus-kasus penyiksaan TKI di Negara Arab saya kira hal tersebut bukannya tanpa alasan. Entah itu memang ketidak beruntungan kita mendapatkan majikan seperti itu -,- atau memang kualifikasi kita sebagai TIK tidak memenuhi syarat sehingga banyak terjadi miskomuniskasi dan berujung pada kekerasaan. Ada tetangga saya yang bekerja disana tapi baik-baik saja sampai saat ini dan merasa betah tinggal di Arab sana.

      Terima kasih sebelumnya🙂

  61. Nama : Anne Andriani S
    Akun Twitter : @anneninuneno
    Kota Tinggal : Tasikmalaya, Jawa Barat.
    Pertanyaan : Jika kamu ditakdirkan menjadi TKI, negara mana yang akan kamu pilih? Berikan alasannya!

    Jawaban :

    Jika saya ditakdirkan menjadi TKI, saya akan memilih negara Arab Saudi sebagai negara yang akan menjadi tempat kerja saya. Tentunya bukan tanpa sebab. Ada beberapa faktor mengapa saya memilih negara Arab Saudi.

    1. Negara Arab merupakan pusat agama Islam, mayoritas penduduknya pun beragama Islam . Karena saya seorang muslim, tentunya hal tersebut menjadi pertimbangan yang besar bagi saya. Mayoritas agama yang sama tentunya cukup membantu saya dalam beradaptasi. Saya tentunya kan lebih gampang mencari tempat ibadah dan makanan yang berlabel halal🙂
    2. Saya ingin merasakan bagaimana tinggal di negara Arab yang katanya menerapkan hukum Islam. Jujur sebagai seorang muslim saya sangat penasaran bagaimana penerapan hukum islam di negara Arab Saudi🙂 Apakah masih benar-benar murni atau terpengaruh hal lain.
    3. Dipikiran saya, jika saya kerja disana tentunya saya bisa mengunjungi tempat-tempat bersejarah yang berkaitan dengan para nabi. Jadi sekalian bisa wisata religi gitu.
    4. Ingin memepelajari bahasa Arab lebih mendalam. Banyak orang bilang jika ingin belajar suatu bahasa cara terjitu adalah dengan cara praktek yaitu pergi dan belajar langsung ke negaranya. Nah kan sebagai seorang muslim bahasa Arab itu penting jadi pertimbangan juga buat saya.
    5. Terakhir faktor yang memubuat saya memilih negara Arab Saudi adalah karena novel ini sendiri wkwkwk😀 Secara tidak langsung karena novel ini saya jadi begitu tertarik dengan budaya Arab. Saya bahkan sampai googling-googling di Internet😀. Saya jadi ingin pergi kesana langsung untuk merasakkan sendiri bagaimana kebudayaan Arab seperi yang ada di novel dan berharap nasib saya akan seperi Annisa😀 *abaikan*

    Terima kasih sebelumnya🙂

  62. Nama : Anne Andriani S
    Akun Twitter : @anneninuneno
    Kota Tinggal : Tasikmalaya, Jawa Barat.
    Pertanyaan : Jika kamu ditakdirkan menjadi TKI, negara mana yang akan kamu pilih? Berikan alasannya!

    Jawaban :

    Jika saya ditakdirkan menjadi TKI, saya akan memilih negara Arab Saudi sebagai negara yang akan menjadi tempat kerja saya. Tentunya bukan tanpa sebab. Ada beberapa faktor mengapa saya memilih negara Arab Saudi.

    1. Negara Arab merupakan pusat agama Islam, mayoritas penduduknya pun beragama Islam . Karena saya seorang muslim, tentunya hal tersebut menjadi pertimbangan yang besar bagi saya. Mayoritas agama yang sama tentunya cukup membantu saya dalam beradaptasi. Saya tentunya kan lebih gampang mencari tempat ibadah dan makanan yang berlabel halal🙂
    2. Saya ingin merasakan bagaimana tinggal di negara Arab yang katanya menerapkan hukum Islam. Jujur sebagai seorang muslim saya sangat penasaran bagaimana penerapan hukum islam di negara Arab Saudi🙂 Apakah masih benar-benar murni atau terpengaruh hal lain.
    3. Dipikiran saya, jika saya kerja disana tentunya saya bisa mengunjungi tempat-tempat bersejarah yang berkaitan dengan para nabi. Jadi sekalian bisa wisata religi gitu.
    4. Ingin memepelajari bahasa Arab lebih mendalam. Banyak orang bilang jika ingin belajar suatu bahasa cara terjitu adalah dengan cara praktek yaitu pergi dan belajar langsung ke negaranya. Nah kan sebagai seorang muslim bahasa Arab itu penting jadi pertimbangan juga buat saya.
    5. Terakhir faktor yang memubuat saya memilih negara Arab Saudi adalah karena novel ini sendiri wkwkwk😀 Secara tidak langsung karena novel ini saya jadi begitu tertarik dengan budaya Arab. Saya bahkan sampai googling-googling di Internet😀. Saya jadi ingin pergi kesana langsung untuk merasakkan sendiri bagaimana kebudayaan Arab seperi yang ada di novel dan berharap nasib saya akan seperi Annisa😀 *abaikan*

    Terima kasih sebelumnya🙂 Nama : Anne Andriani S
    Akun Twitter : @anneninuneno
    Kota Tinggal : Tasikmalaya, Jawa Barat.
    Pertanyaan : Jika kamu ditakdirkan menjadi TKI, negara mana yang akan kamu pilih? Berikan alasannya!

    Jawaban :

    Jika saya ditakdirkan menjadi TKI, saya akan memilih negara Arab Saudi sebagai negara yang akan menjadi tempat kerja saya. Tentunya bukan tanpa sebab. Ada beberapa faktor mengapa saya memilih negara Arab Saudi.

    1. Negara Arab merupakan pusat agama Islam, mayoritas penduduknya pun beragama Islam . Karena saya seorang muslim, tentunya hal tersebut menjadi pertimbangan yang besar bagi saya. Mayoritas agama yang sama tentunya cukup membantu saya dalam beradaptasi. Saya tentunya kan lebih gampang mencari tempat ibadah dan makanan yang berlabel halal🙂
    2. Saya ingin merasakan bagaimana tinggal di negara Arab yang katanya menerapkan hukum Islam. Jujur sebagai seorang muslim saya sangat penasaran bagaimana penerapan hukum islam di negara Arab Saudi🙂 Apakah masih benar-benar murni atau terpengaruh hal lain.
    3. Dipikiran saya, jika saya kerja disana tentunya saya bisa mengunjungi tempat-tempat bersejarah yang berkaitan dengan para nabi. Jadi sekalian bisa wisata religi gitu.
    4. Ingin memepelajari bahasa Arab lebih mendalam. Banyak orang bilang jika ingin belajar suatu bahasa cara terjitu adalah dengan cara praktek yaitu pergi dan belajar langsung ke negaranya. Nah kan sebagai seorang muslim bahasa Arab itu penting jadi pertimbangan juga buat saya.
    5. Terakhir faktor yang memubuat saya memilih negara Arab Saudi adalah karena novel ini sendiri wkwkwk😀 Secara tidak langsung karena novel ini saya jadi begitu tertarik dengan budaya Arab. Saya bahkan sampai googling-googling di Internet😀. Saya jadi ingin pergi kesana langsung untuk merasakkan sendiri bagaimana kebudayaan Arab seperi yang ada di novel dan berharap nasib saya akan seperi Annisa😀 *abaikan*

    Terima kasih sebelumnya🙂 Nama : Anne Andriani S
    Akun Twitter : @anneninuneno
    Kota Tinggal : Tasikmalaya, Jawa Barat.
    Pertanyaan : Jika kamu ditakdirkan menjadi TKI, negara mana yang akan kamu pilih? Berikan alasannya!

    Jawaban :

    Jika saya ditakdirkan menjadi TKI, saya akan memilih negara Arab Saudi sebagai negara yang akan menjadi tempat kerja saya. Tentunya bukan tanpa sebab. Ada beberapa faktor mengapa saya memilih negara Arab Saudi.

    1. Negara Arab merupakan pusat agama Islam, mayoritas penduduknya pun beragama Islam . Karena saya seorang muslim, tentunya hal tersebut menjadi pertimbangan yang besar bagi saya. Mayoritas agama yang sama tentunya cukup membantu saya dalam beradaptasi. Saya tentunya kan lebih gampang mencari tempat ibadah dan makanan yang berlabel halal🙂
    2. Saya ingin merasakan bagaimana tinggal di negara Arab yang katanya menerapkan hukum Islam. Jujur sebagai seorang muslim saya sangat penasaran bagaimana penerapan hukum islam di negara Arab Saudi🙂 Apakah masih benar-benar murni atau terpengaruh hal lain.
    3. Dipikiran saya, jika saya kerja disana tentunya saya bisa mengunjungi tempat-tempat bersejarah yang berkaitan dengan para nabi. Jadi sekalian bisa wisata religi gitu.
    4. Ingin memepelajari bahasa Arab lebih mendalam. Banyak orang bilang jika ingin belajar suatu bahasa cara terjitu adalah dengan cara praktek yaitu pergi dan belajar langsung ke negaranya. Nah kan sebagai seorang muslim bahasa Arab itu penting jadi pertimbangan juga buat saya.
    5. Terakhir faktor yang memubuat saya memilih negara Arab Saudi adalah karena novel ini sendiri wkwkwk😀 Secara tidak langsung karena novel ini saya jadi begitu tertarik dengan budaya Arab. Saya bahkan sampai googling-googling di Internet😀. Saya jadi ingin pergi kesana langsung untuk merasakkan sendiri bagaimana kebudayaan Arab seperi yang ada di novel dan berharap nasib saya akan seperi Annisa😀 *abaikan*
    Mengenai banyaknya kasus-kasus penyiksaan TKI di Negara Arab saya kira hal tersebut bukannya tanpa alasan. Entah itu memang ketidak beruntungan kita mendapatkan majikan seperti itu -,- atau memang kualifikasi kita sebagai TIK tidak memenuhi syarat sehingga banyak terjadi miskomuniskasi dan berujung pada kekerasaan. Ada tetangga saya yang bekerja disana tapi baik-baik saja sampai saat ini dan merasa betah tinggal di Arab sana.

    Terima kasih sebelumnya🙂

  63. Nama : Anne Andriani S
    Akun Twitter : @anneninuneno
    Kota Tinggal : Tasikmalaya, Jawa Barat.
    Pertanyaan : Jika kamu ditakdirkan menjadi TKI, negara mana yang akan kamu pilih? Berikan alasannya!

    Jawaban :

    Jika saya ditakdirkan menjadi TKI, saya akan memilih negara Arab Saudi sebagai negara yang akan menjadi tempat kerja saya. Tentunya bukan tanpa sebab. Ada beberapa faktor mengapa saya memilih negara Arab Saudi.

    1. Negara Arab merupakan pusat agama Islam, mayoritas penduduknya pun beragama Islam . Karena saya seorang muslim, tentunya hal tersebut menjadi pertimbangan yang besar bagi saya. Mayoritas agama yang sama tentunya cukup membantu saya dalam beradaptasi. Saya tentunya kan lebih gampang mencari tempat ibadah dan makanan yang berlabel halal🙂
    2. Saya ingin merasakan bagaimana tinggal di negara Arab yang katanya menerapkan hukum Islam. Jujur sebagai seorang muslim saya sangat penasaran bagaimana penerapan hukum islam di negara Arab Saudi🙂 Apakah masih benar-benar murni atau terpengaruh hal lain.
    3. Dipikiran saya, jika saya kerja disana tentunya saya bisa mengunjungi tempat-tempat bersejarah yang berkaitan dengan para nabi. Jadi sekalian bisa wisata religi gitu.
    4. Ingin memepelajari bahasa Arab lebih mendalam. Banyak orang bilang jika ingin belajar suatu bahasa cara terjitu adalah dengan cara praktek yaitu pergi dan belajar langsung ke negaranya. Nah kan sebagai seorang muslim bahasa Arab itu penting jadi pertimbangan juga buat saya.
    5. Terakhir faktor yang memubuat saya memilih negara Arab Saudi adalah karena novel ini sendiri wkwkwk😀 Secara tidak langsung karena novel ini saya jadi begitu tertarik dengan budaya Arab. Saya bahkan sampai googling-googling di Internet😀. Saya jadi ingin pergi kesana langsung untuk merasakkan sendiri bagaimana kebudayaan Arab seperi yang ada di novel dan berharap nasib saya akan seperi Annisa😀 *abaikan*
    Mengenai banyaknya kasus-kasus penyiksaan TKI di Negara Arab saya kira hal tersebut bukannya tanpa alasan. Entah itu memang ketidak beruntungan kita mendapatkan majikan seperti itu -,- atau memang kualifikasi kita sebagai TIK tidak memenuhi syarat sehingga banyak terjadi miskomuniskasi dan berujung pada kekerasaan. Ada tetangga saya yang bekerja disana tapi baik-baik saja sampai saat ini dan merasa betah tinggal di Arab sana.

    Terima kasih sebelumnya🙂

  64. nama: Leny H
    twitter: @Lenny66677291
    kota: Rantau Kalimantan Selatan
    jawaban: Turki. Alasannya karena selain menjadi TKI, aku juga ingin belajar budaya disana yg pasti akan sangat jauh berbeda dgn budaya kita. Selain itu di Turki juga banyak peninggalan sejarahnya, jd aku ingin mengunjungi dan melihat secara langsung sekalian jalan-jalan juga.

  65. Leny H
    @Lenny66677291
    Rantau kalimantan Selatan
    Turki. Alasannya, selain menjadi TKI, aku juga ingin belajar budaya disana,karena pasti akan sangat berbeda dengan budaya kita. Selain itu Turki juga banyak sejarahnya, jadi aku ingin mengunjungi dan melihat secara langsung bangunan sejarah peninggalan dahulu, jadi intinya sekalian bisa sambil jalan-jalan juga.

  66. Pingback: Daftar Bacaan tahun 2015 | Luckty Si Pustakawin

  67. Pingback: Daftar Bacaan tahun 2015 | Luckty Si Pustakawin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s