REVIEW 101 Korean Food Guide

WP_20151208_024

Berkat hallyu wave yang masih (terus) melanda Indonesia, tak hanya aktor, aktris, atau penyanyi Korea saja yang tenar di Indonesia, tapi juga berbagai kuliner khas Korea. Bagaimana nggak, nyars di setiap film ataupun drama serta berbagai acara variety yang ada di Korea tak pernah absen menampilkan berbagai makanan khas Korea yang terlihat yummy. Walhasil kita pun yang melihat jadi ikutan kepengen.

Tahun 2013, di sekolah pun sempat kena sindrom hallyu wave alias demam Korea. Kebetulan di tahun 2012-2013, sekolah tempat saya bekerja kedatangan guru relawan dari Korea. Da Yeon Goh namanya, masih seumuran saya. Cantik dan ramah dengan murid-murid unyu. Maka di akhir masa baktinya di sekolah, dia mengajak kami (yang muda-muda) untuk membuat sebuah event dengan tema Hari Korea. Bisa dipastikan semua yang ditampilkan dalam festival ini bearoma Korea, bahkan banyak sekali merchandise yang bertanda tangan artis Korea, SUJU misalnya.

korea 1 korea 2

Dan yang paling bikin antusias adalah adanya tiga menu gratis yang dibagikan. Setiap menu terdiri dari 900 porsi yang dibagikan untuk pengunjung. Meski acara ini berlangsung hanya dua hari, pengunjungnya di luar dugaan. Sore harusnya baru dimulai, dari siang sudah jebol karena pengunjungnya membludak. Panitia yang terdiri murid-murid unyu pun kewalahan. Kebetulan saya sebagai kordinator konsumsi yang menyediakan menu-menu ala Korea gratis dengan dibantu murid-murid unyu. Ruar biasa melelahkan tapi benar-benar menyenangkan dan menjadi salah satu pengalaman seumur hidup yang berkesan.

korea 3

Gimbab, bulgogi dan tteokbokki adalah tiga menu yang disediakan gratis di acara tersebut. Tiga menu ini ternyata ada penjabarannya lengkap di buku ini. Mari kita kupas satu per satu.

BULGOGI dibuat dari irisan tipis daging sapi yang direndam dalam saus khusus, dan kemudian dipanggang dan ditaburi dengan wijen. Masakan ini biasa disajikan dengan daun selada segar, beserta beberapa wadah kecil yang berisi saus ssamjang ataupun gochujang. Bulgogi biasa dimakan dengan nasi putih biasa, ataupun ala ssam alias dibungkus dalam daun selada. Hal pertama yang harus kita lakukan adalah mengambil selembar daun selada segar. Selanjutnya ambil sepotong daging bulgogi dan oleskan sedikit saus ssamjang di atas daging. Kita juga bisa memasukkan sesendok nasi putih atau kimchi di atas daging. Bungkus semua makanan ini dengan menggunakan daun selada, dan langsung dilahap. Saat makan ssam wajib hukumnya untuk makan semuanya dalam satu suapan saja. Jadi enggak boleh digigit demi sedikit. Hal ini dianggap tidak sopan dalam budaya Korea. Selain lezat, bulgogi juga dikenal sebagai makanan yang rendah lemak dan sangat sehat.

korea 6

GIMBAB. Sering juga disebut sushi roll-nya Korea, gimbab seringkali menjadi menu pilihan yang paling populer untuk bekal makanan. Gimbab dibuat dari gulungan nasi berisi aneka macam lauk, yang dibungkus dalam lembaran rumput laut atau gim. Isian yang digunakan dalam gimbab beragam, namun umumnya bahan yang digunakan untuk isian gimbab adalah fish cake, crabstick, telur dadar, wortel, danmuji, bayam dan timun. Gimbab biasanya berbentuk silinder, yang bisa dimakan langsung begitu saja, atau dipotong-potong terlebih dahulu sebelum disajikan. Di berbagai minimarket di seluruh Korea, banyak dijumpai juga gimbab berbentuk segitiga ini biasa disebut samgak gimbab. Isian samgak gimbab ini biasanya lebih beragam dibandingkan dengan gimbab tradisional. Varian rasa yang dapat dijumpai mulai dari chicken mayo, spicy tuna, hingga tuna mayo.

korea 4

Tteokbokki adalah bintangnya street food di Korea. Selain harganya yang cukup murah, tteokbokki memiliki rasa yang enak dan cukup mengenyangkan. Inilah yang mengakibatkan makanan ini disukai segala golongan usia, mulai dari anak kecil, remaja hingga orang dewasa. Makanan ini dibuat dari beras ataupun tepung beras yang dikukus dan dicetak dalam bentuk lonjong, dan kemudian dimasak bersama dengan saus gochujang. Rasanya bervariasi, mulai dari asin-manis, hingga sangat pedas, tergantung seberapa banyak jumlah gochujang yang dimasukkan. Semakin merah warna tteokbokki, maka biasanya semakin pedas rasanya. Tteokbokki seringkali dimasak dengan tambahan telur ayam rebus, fish cake, keju atau kimchi. Beberapa varian tteokbokki antara lain adalah cheese tteokbokki (tteokbokki yang berisi keju, dan rabokki (ditambah ramyeon).

korea 5

Selain membahas makanan khas Korea, dalam buku ini juga membahas kafe-kafe unik. Yang paling menarik hati adalah Monster Cupcake. Konsep kafe ini adalah mencoba menggabungkan tema horor dengan cupcake yang biasanya identik dengan image lucu dan manis. Hasilnya, kue-kue cupcake yang terlihat mengerikan, namun dengan rasa yang manis dan lezat. Ada beragam cupcake yang ditawarkan di kafe ini, mulai dari cupcake dengan topping jari yang terputus, pisau, bola mata, dan masih banyak lagi. Yang membuat kafe ini semakin unik ialah minuman sirup yang disajikan dalam kantong transparan berbentuk seperti kantong darah, dengan tulisan ‘Monster Blood”. Ornamen yang dipajang di kafe ini juga tak kalah horor, mulai dari boneka Chucky, nenek sihir, hingga tengkorak. Ngeri-ngeri unyu ya! X))

korea monster cupcake drink korea monster cupcake

Keterangan Buku:

Judul                                     : 101 Korean Food Guide

Penulis                                 : Olivia Kristie

Editor                                    : Anjelita Noverina

Penata isi                             : Hani Fauziyah

Desain kaver                      : Hani Fauziyah

Penerbit                              : Grasindo

Terbit                                    : 2015

Tebal                                     : 134 hlm.

ISBN                                      : 97860223751495

WP_20151208_025

8 thoughts on “REVIEW 101 Korean Food Guide

  1. Pingback: Daftar Bacaan tahun 2015 | Luckty Si Pustakawin

  2. Beh aku bukan pecinta Korea, tapi aku pecinta segala macam makanan, nggak peduli asalnya dari mana. Terus aku nggak bisa masak, jadi mungkin harus beli buku ini buat nyuruh mamaku masakin :v

  3. Entah kenapa aku ga suka kebawa arus yang lagi ngetrend. Sempet demen yang berbau korea, karena jadwal drama korea bentrok sama jadwal orangtua nonton berita, jadinya ga nonton, cuma tau 1 atau 2 episode. Mau nonton streaming di youtube atau download ga ada lepi di rumah, alhasil cuma bisa baca sinopsisnya aja. Di Indonesia ini banyak banget penggemar Korea, jadi yang bikin sinopsis banyak banget, keranjingan deh. Tapi cuma bertahan 1 taun atau 1,5 taun setelah itu lepas, jadi males nontonnya. Karena Korea, makin banyak yang buka resto makanan Korea nih.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s