REVIEW Salon Tua + GIVEAWAY

WP_20151124_010

Siapa sih yang bisa menilai seseorang dari segi penampilan saja kalau ternyata hatinya busuk? (hlm. 133)

Semua berawal dari satu tahun yang lalu. Saat itu Elena baru saja masuk kelas dua belas. Sebenarnya, ia sudah merasa bahwa hubungan kedua orangtuanya memburuk. Apalagi, melihat atau mendengar komunikasi mereka berupa teriakan, makian atau perseteruan, atau apalah, sebut saja. Tidak ada yang baik dan menyenangkan. Suasana dingin di dalam rumahnya sudah berlangsung selama bertahun-tahun.

Lama-kelamaan, pertengkaran keduanya semakin jarang, hingga tak terdengar lagi. Tapi kali terakhir, beberapa kali Elena melihat mamanya menangis diam-diam. Mama melakukannya tanpa suara atau di tengah kegelapan.

Lalu bagaimana dengan papanya? Sosoknya sudah tak pernah tampak lagi di rumahnya. Gusar dengan suasana rumah yang suram dan tegang, Elena bertanya kepada mama apa yang sebenarnya terjadi. Awalnya mama menutupinya dengan mengatakan “setiap rumah tangga ada pasang surutnya”. Mamanya seringkali juga berkelit, “kami baik-baik saja”. Tapi Elena tidak percaya.

Setelah Elena mendesak, akhirnya mama mau mengatakannya juga. Papa ternyata telah berselingkuh dengan perempuan lain. Sebenarnya ia tak terlalu terkejut. Tidak mungkin ada hal lain yang membuat Papa tak pernah pulang lagi kecuali WIL- Wanita Idaman Lain. Elena tidak bodoh. Ia cukup umur untuk menyadari hal-hal seperti itu. Namun, yang memuatnya terkejut adalah enam bulan kemudian papanya kembali pulang. Tapi, bukan untuk rujuk ataupun sekadar menjenguk Elena dan melepas rindu, melainkan untuk menceraikan mamanya. Lebih parahnya lagi, papanya mengusir mereka berdua.

Elena semakin benci papanya. Tangis Elena maupun mamanya tak juga melunakkan hati papanya. Elena melihat sosok laki-laki itu bukan lagi papanya, melainkan orang asing. Cinta dan nafsu sudah mengambil jati dirinya yang lama dan menggantikannya dengan orang yang baru. Ia menjadi seseorang yang tak pantas Elena panggil “Papa” lagi.

Di pinggiran Bogor, mama membeli sebuah rumah yang bisa ditinggal untuk mereka berdua. Harganya lumayan murah, ditambah lagi selain bangunan rumah adanya salon yang bisa digunakan mama untuk mencari sesuap nasi bagi kebutuhan dua perut mereka yang harus memulai kehidupan baru dari nol semenjak pengusiran yang papa lakukan.

“Sori, El. Cuma ini yang bisa mama usahakan. Kalau nggak diambil, kita nggak akan bisa punya rumah. Di Jakarta nggak akan bisa dapat harga semurah itu. Kamu harus ngerti dengan keadaan kita. Tidak akan bisa seperti dulu lagi. Mama cuma minta pengertian kamu. Kita harus hadapi danjalani yang ada dulu.” (hlm. 32-33)

Rasanya semua kata-kata yang hendak Elena lontarkan tertahan di tenggorokannya setelah mendengar perkataan mamanya. Elena tetap marah dan kecewa. Tapi, ia tak bisa memuntahkannya. Separuh hatinya menyalahkan keadaan, termasuk peran papa di dalamnya, dan separuh lagi menyalahkan keputusan mamanya yang akan membawa Elena keluar dari peradaban.

“Aku akan ikut ke mana pun mama pergi. Aku nggak akan ninggalin mama. Kita takkan terpisahkan. Oleh apa pun.”

“Terima kasih sudah jadi batu mama yang kuat, El.” (hlm. 36-37)

Sejak kecil, Elena sudah terbiasa menjadi anak kota. Di mana semuanya serba-ada. Dan, teman-teman yang selalu berkunjung ke rumah. Tapi sekarang? Hanya ada dirinya dan mamanya, di rumah penuh keganjilan dengan hawa misterius yang membuatnya kerap gelisah.

Elena harus terbiasa dengan rumah baru, lingkungan baru, dan juga teman-teman yang baru. Khusus untuk rumah yang baru ditinggalinya itu, hari pertama saat dia datang saja sudah disuguhi pemandangan yang horor. Di kamarnya, matanya menangkap boneka kain yang tergantung di atas lampu gantung berbentuk chandelier sederhana. Boneka itu berputar pelan. Terkadang ia bisa melihat wajahnya dengan mata hanya dua titik hitam. Terkadang ia melihat rambutnya yang hitam dan panjang tergerai kusut di kepala kecilnya. GLEKK!!

Tidak hanya sekali hawa-hawa yang bikin buluk berdiri saat membaca kisah Elena di rumahnya. Ada beberapa scene yang bikin jantung copot meski membacanya di siang hari, cek saja di halaman 27, 72, 90-91, 166 dan 193.

Covernya sangat merepresentasikan isinya, tentang salon tua yang berada di rumah yang ditinggali Elena dan mamanya ini. Saya paling seram kalo baca misteri/ horor tentang rumah, karena akan terasa sekali auranya. Sebelum baca ini, main ke tempat sepupu, rumahnya yang dulu dibeli dengan harga murah. Hampir tiga tahun tak berpenghuni. Bahkan sampai kini dia sudah memiliki dua anak, jika suaminya sedang kerja pas kebagian piket malam, dia nggak pernah berani tinggal sendiri di rumahnya. Pasti ngungsi ke rumah orangtuanya yang memang nggak jauh dari rumahnya. Bayangin aja, jangankan malam hari, siang-siang pas dia nyuci piring, sendoknya sering hilang, nanti kalo sepupu udah ngomel-ngomel, nggak lama sendoknya balik ke tempat semula. Aneh tapi nyata… x))

Meski sudah beberapa buku ditulis Mbak Christina Juzwar yang saya baca, baru ini yang bergenre horor. Dan sukses bikin merinding disko!! Poin plusnya lagi, meski di awal-awal menebak jalan ceritanya, ternyata endingnya tetap ngagetin karena sama sekali di luar dugaan!! >.<

Beberapa kalimat sindiran halus dalam buku ini:

  1. Merem itu nggak selalu berarti tidur, kan? (hlm. 4)
  2. Kalau sudah menahun namanya bukan gosip. (hlm. 20)
  3. Nggak ada yang namanya kata sia-sia. (hlm. 25)
  4. Kalau orang jahat nggak usah pake kata yang bagus. (hlm. 70)
  5. Jangan sedih, dong. Masih banyak kok cowok yang lebih baik. (hlm. 84)
  6. Buat apa mikirin masa lalu? Udah nggak ada juga orangnya. (hlm. 101)
  7. Kamu kalau kerja yang bener, dong! (hlm. 115)
  8. Kalau kerja jangan banyak melamun. Kamu lagi ada masalah apa sih? (hlm. 116)
  9. Yang sudah terjadi, jangan disesali. (hlm. 221)
  10. Ngerenungin apaan sih, di depan jendela? Pacar, ya? (hlm. 145)

Keterangan Buku:

Judul                                                     : Salon Tua

Penulis                                                 : Christina Juzwar

Penyunting                                         : Pratiwi Utami & Dila Maretihaqsari

Peransang & ilustrasi sampul      : Rony Setiawan

Ilustrasi isi                                           : tsbb

Pemeriksa aksara                             : Intan

Penata aksara                                    : tsbb

Penerbit                                              : Bentang Belia

Terbit                                                    : November 2015

Tebal                                                     : 228 hlm.

ISBN                                                      : 978-602-1383-51-3

WP_20151123_009 WP_20151123_010 WP_20151123_011

MAU BUKU INI?!?

Simak syaratnya:

1. Peserta tinggal di Indonesia

2. Follow akun twitter @lucktygs  dan @Christinajuzwar

Jangan lupa share dengan hestek #GASalonTua dan mention via twitter.

3. Follow blog ini, bisa via wordpress atau email.

4. Jawab pertanyaan di kolom komentar di bawah, plus nama, akun twitter, dan kota tinggal. Pertanyaannya adalah berikan alasan kenapa kamu ingin membaca buku ini. Mudah kan? 😉

5. Giveaway ini juga boleh di share via blog, facebook, dan sosmed lainnya. Jangan lupa sertakan hestek #GASalonTua yaaa… 😉

Event ini gak pake helikopter, eh Rafflecofter yang ribet itu. Jadi pemenang ditentukan dari segi jawabannya yaaa… ( ‘⌣’)人(‘⌣’ )

#GASalonTua ini berlangsung seminggu saja: 11-16 Januari 2015. Pemenang akan diumumkan tanggal 17 Januari 2015.

Akan ada SATU PEMENANG yang akan mendapatkan buku ini. Hadiah akan langsung dikirimkan oleh penulisnya! ;)

Silahkan tebar garam keberuntungan dan merapal jampi-jampi buntelan yaaa… ‎(ʃƪ´▽`) (´▽`ʃƪ)!

-@lucktygs-

WP_20151123_017 WP_20151123_020Pengumuman Pemenang Giveaway Sebuah Biografi Andy Noya

Terima kasih dengan keantusiasan teman-teman untuk mengikuti Giveaway Salon Tua. Hampir tembus 35 peserta! Ini menandakan betapa banyak yang ingin membaca buku kece tentang horor ini. Terima kasih buat Mbak Christina Juzwar atas kerjasamanya! 😉

Pemenang giveaway kali ini adalah:

Nama : Amilah Rahmatunnisa
Akun Twitter : @RnMilaa
Kota Tinggal : Jakarta timur

izin ikutan ya mba luckty ^^

Jawaban : berikan alasan kenapa kamu ingin membaca buku ini.

Karena saya suka misteri dan terlebih lagi horror tentunnya mba luckty itu adalah alasan mengapa aku ingin membaca buku ini dan aku juga ingin menambah koleksi buku horrorku di lemari. Karena aku yakin siapapun yang suka buku bergenre horror pasti akan mengutarakan hal yang sama just simple 🙂

Alasan yang kedua sih karena review mba luckty di atas yang membuat aku tambah penasaran dengan isi bukunya. Selain karena covernya yang menarik hati ini ♡ ternyata juga penulisnya yaitu kak Christina Juzwar. Aku ingin mengenal penulisnya dan mungkin saja kedepannya aku bisa menjadikan kak Christina penulis favoriteku. Dan terakhir saya belum pernah memenangkan GA satupun di blog mba Luckty T,T tapi ya begitulah mba namanya kalo bukan rezeki mau bagaimana. Tapi saya selalu pengen ikutan semua giveaway di blog mba Luckty kok dengan pantang menyerah karena kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda ^-^ terlebih lagi review mba luckty itu bagus + lengkap. Gak menang GA-nya juga gapapa yang penting baca review bukunya hehe.

Udah itu aja alasannya aku mba Luckty ^-^
Wish Me Luck

Wah, curhat. Hihihihi. Anyway, thank you.

Selamat buat pemenang. Sila kirim email ke  emangkenapa_pustakawin[at]yahoo[dot]com dengan judul: konfirmasi pemenang Giveaway Salon Tua. Kemudian di badan email cantumkan; nama, alamat lengkap, dan no hape biar hadiahnya segera dikirim langsung oleh penerbitnya ya.

Terima kasih buat Mbak Christina Juzwar atas kerjasamanya, sekali lagi terima kasih banyak atas kepercayaannya. Semoga lain waktu bisa bekerjasama kembali… 😉

Buat yang belum menang, jangan sedih. Masih banyaaaakkkk giveaway lainnya yang menanti!! :*

@lucktygs

32 thoughts on “REVIEW Salon Tua + GIVEAWAY

  1. Suka ma covernya, suka ma sinopsis nya.. Saya penggemar novel goosebumps yg booming di thn 90an itu lho.. Jd ga heran kn knp mo baca ni buku? Do you see the relation?😉

  2. Nama : Yustrini
    Akun twitter: @yustrini08
    Kota : Sokaraja, Jateng
    Alasan kenapa aku pengen baca buku ini karena aku udah baca review-nya yang keren bgt dan bikin penasaran ingin tahu kisah lengkap Elena dan mamanya tinggal di rumah baru itu. Jadi please buku itu buat aku aja ya biar aku g penasaran lagi…;) makasih…

  3. Alasan aku pengen banget baca buku ini, karena aku suka banget novel misteri. Dan setelah baca review-nya yang keren banget! Makin tambah penasaran pengen tahu kelanjutan kisah Elena dan mamanya di Salon Tua mereka. Dan juga penasaran pengen baca sindiran-sindiran halus yang dinyatakan penulisnya lewat halaman-halaman novelnya langsung. Jadi, novel itu buat saya aja ya…makasih:)
    Yustrini
    Twitter @yustrini08
    Sokaraja, Jateng

  4. Nama : iin insani
    Twitter : @me_innsa Kota : tasikmalaya

    selama ini belum pernah baca buku genre horor, krn jjur aku takut sma horor tapi setelah baca review salon tua bagus dan penasaran banget pengen ngerasain sensasinya atau auranya kalau pas baca, aku biasanya kalo lgi baca suka masuk kedunia bukunya. Ini juga udah ngebayangin jd Elena..
    Berharap ada rejeki aku🙂

  5. nama : Mukhammad Maimun Ridlo
    akun twitter : @MukhammadMaimun
    kota tinggal : Sleman

    berikan alasan kenapa kamu ingin membaca buku ini

    1) Lihat covernya huuhh.. horror abis. Tapi masih bingung kok judulnya salon tua ya ?? (edisi belum baca review)
    2) Baru ngeh baca review. Oh ada bonekanya di situ… eh, ada salonnnya juga. (Edisi makin penasaran setelah baca review)
    3) Kisah haru biru tapi berbau misteri dan horor ?? mantap nih kayaknya. Please give to me. Biar gak penasaran…
    4) Pengen ngrasain juga baca novel ini ditemani bakso dan es campur tapi merinding disko juga … (perpaudan perasaan yang tak terkatakan)
    5) Quote awal pembuka review mengena banget. Don’t judge book by its cover

  6. Ten | @ten_alten | Yogyakarta

    aku sebetulna nggak suka horor dan belum pernah baca buku yang berbau horor kayak gini, karena aku suka kebayang sendiri kalo malem.. ^^’a
    tapi liap sinopna itu aku malah jadi makin penasaran sama halaman 27, 72, 90-91, 166 dan 193 yang ditulis sama mbak Luckty.. terus aku jadi penasaran juga dengan ‘ending tak terduga’ ..
    aku takut, tapi aku juga penasaran.. ahaha :3

  7. Esti, @estiyuliastri, Mojokerto Pertanyaan: berikan alasan kenapa kamu ingin membaca buku ini.
    Jawaban:
    Gara-gara di covernya ada kutipan HATI-HATI DENGAN RAMBUTMU..Hih
    Rasanya Hantu salon tua yang di cover itu beneran ngomong deh..hiks
    Bagaimana kelanjutan kisah Elana yg tinggal di rumah salon tua? Apa Elana & mamanya akan pindah Atau justru memilih berdamai & mencoba beradaptasi dengan suasana horor tersebut? Apa yang terjadi dengan rambut para pelanggan mamanya yang datang ke salon tua? Bagaimana Elana menyikapi ulah hantu-hantu tersebut?
    Semua misterinya lari-lari di kepalaku..hihi😀

  8. Daivara Rezuki Wijaya || @aulyarzky || Cirebon

    Alasannya? Sebenarnya sedikit memalukan sih -.- yang pertama saya suka buku, suka membaca berbagai jenis novel terkecuali genre Horror, Thriller or Mystery. Saya ga terlalu suka hantu, ketegangan dan suasana yang mencekam karena saya seorang penakut 😂. Nah terus kenapa dong pengen novel ini? Jadi ceritanya nih:3 saya punya gebetan *Waduh* dia satu kampus dengan saya dan hal yang satu-satunya yang membuat kami sedikit cocok adalah kegemaran kami, membaca buku, terutama sebuah novel. Tapi tetap saja kesamaan itu hanya pada kegemaran membaca bukan dalam genre yang sama. Saya suka romance, dia suka horror, saya suka fanfiction, dia suka thriller dan saya suka romance-comedy, dia malah suka mystery. Kalau kaya gini ga ada alasan kesamaan antara diriku dan dia 😓 untuk menunjukkan bahwa kami berjodoh yaa lewat novel ini mungkin:3 agar ada persamaan di antara kami, sesuatu yang bisa membuat kami lebih dekat dan alat untuk modus sekalian:3 setidaknya ada pembicaraan sedikit saja di antara kami untuk membahas novel-novel horror selain tugas kampus pastinya😄 biar ga canggung dan jayus:v

    Kalau dia belum punya buku ini dan saya udah punya, kan makin banyak alasan untuk saya dekat dengan dia. Meminjamkannya, menanyakan sudah sampai mana bacanya dan modus-modus lainnya 😃 *Maklum mahasiswi suka modus* semoga buku ini berjodoh denganku dan mengisi cintaku bersamanya, ehh~

    Sekian, terima kasih:)

  9. Daivara Rezuki Wijaya || @aulyarzky || Cirebon

    Alasannya? Sebenarnya sedikit memalukan sih -.- yang pertama saya suka buku, suka membaca berbagai jenis novel terkecuali genre Horror, Thriller or Mystery. Saya ga terlalu suka hantu, ketegangan dan suasana yang mencekam karena saya seorang penakut 😂. Nah terus kenapa dong pengen novel ini? Jadi ceritanya nih:3 saya punya gebetan *Waduh* dia satu kampus dengan saya dan hal yang satu-satunya yang membuat kami sedikit cocok adalah kegemaran kami, membaca buku, terutama sebuah novel. Tapi tetap saja kesamaan itu hanya pada kegemaran membaca bukan dalam genre yang sama. Saya suka romance, dia suka horror, saya suka fanfiction, dia suka thriller dan saya suka romance-comedy, dia malah suka mystery. Kalau kaya gini ga ada alasan kesamaan antara diriku dan dia 😓 untuk menunjukkan bahwa kami berjodoh yaa lewat novel ini mungkin:3 agar ada persamaan di antara kami, sesuatu yang bisa membuat kami lebih dekat dan alat untuk modus sekalian:3 setidaknya ada pembicaraan sedikit saja di antara kami untuk membahas novel-novel horror selain tugas kampus pastinya😄 biar ga canggung dan jayus:v

    Kalau dia belum punya buku ini dan saya udah punya, kan makin banyak alasan untuk saya dekat dengan dia. Meminjamkannya, menanyakan sudah sampai mana bacanya dan modus-modus lainnya 😃 *Maklum mahasiswi suka modus* semoga buku ini berjodoh denganku dan mengisi cintaku bersamanya, ehh~

    Sekian, terima kasih:)

  10. pengen baca karena aku suka dgn genrenya yg seperti ini, kisah yg diawali dari keluarga terus dirumah, terus ada horor-horornya gitu aku suka banget. Pokoknya genre favoritku deh yg seperti ini. Aku pengen merasakan bagaimana merindingnya baca ini. Ditambah lagi aku sangat penasaran dgn akhir kisahnya Elena ini, bagaimana Elena menghadapi semuanya. Pokoknya aku penasaran banget.
    Nama: Leny
    @Lenny66677291
    Kalimantan Selatan

  11. Nama: Nurhidayanti
    akun twitter : @CallMe_Yanti
    Kota tinggal : Martapura
    Alasan kenapa saya ingin membaca buku ini adalah karena review dari ka luckty yang bikin merinding disko pas bacanya dan covernya gambar nya seram banget, boneka berambut panjang yang tergantung dan berwajah seram. Saya suka sekali sama film horor,walau seringnya jadi kebawa – bawa pas mau tidur malam dan jadi suka mimpi buruk gara-gara nonton film tersebut. Tetapi saya belum pernah baca buku novel bergenre horor seperti buku ‘Salon Tua’ ini makanya saya ingin membaca buku ini, biar tau sensasi membaca buku horor.🙂

  12. Nama : Amilah Rahmatunnisa
    Akun Twitter : @RnMilaa
    Kota Tinggal : Jakarta timur

    izin ikutan ya mba luckty ^^

    Jawaban : berikan alasan kenapa kamu ingin membaca buku ini.

    Karena saya suka misteri dan terlebih lagi horror tentunnya mba luckty itu adalah alasan mengapa aku ingin membaca buku ini dan aku juga ingin menambah koleksi buku horrorku di lemari. Karena aku yakin siapapun yang suka buku bergenre horror pasti akan mengutarakan hal yang sama just simple🙂

    Alasan yang kedua sih karena review mba luckty di atas yang membuat aku tambah penasaran dengan isi bukunya. Selain karena covernya yang menarik hati ini ♡ ternyata juga penulisnya yaitu kak Christina Juzwar. Aku ingin mengenal penulisnya dan mungkin saja kedepannya aku bisa menjadikan kak Christina penulis favoriteku. Dan terakhir saya belum pernah memenangkan GA satupun di blog mba Luckty T,T tapi ya begitulah mba namanya kalo bukan rezeki mau bagaimana. Tapi saya selalu pengen ikutan semua giveaway di blog mba Luckty kok dengan pantang menyerah karena kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda ^-^ terlebih lagi review mba luckty itu bagus + lengkap. Gak menang GA-nya juga gapapa yang penting baca review bukunya hehe.

    Udah itu aja alasannya aku mba Luckty ^-^
    Wish Me Luck

  13. Nama : Muhsinatud Diyanah
    Twitter : @diyan402
    Kota tinggal : Jepara, Jateng
    Menurutku sampulnya cukup menyeramkan meski menurutku sih gambar kartun membuat kesan seramnya kurang greget.Pertama kali sangat tertarik tag linenya itu loh “ hati-hati dengan rambut mu…” saya merasa sedikit parno sendiri dan mungkin akan membayangkan hal yang aneh saat pergi ke salon😀 Selain novel ini mengangkat kisah horor, dari review diatas novel di ceritakan adanya konflik keluarga dan percintaan (mungkin) . Yah, meskipun saya bukan penggemar novel lini darklite karena saya suka berfantasi sendiri, takut dengan hal yang berbau horor. Tapi Salon Tua mungkin juga akan menyuguhkan hal yang berbeda dari segi kehororan ceritanya. Oh iya, sebelumnya saya pernah baca resensinya, katanya juga di dalamnya ada adegan pembunuhan yang mengerikan dan ada unsur-unsur psikopat gitu. Jadi pengen baca keseluruhannya, mungkin juga akan merinding disko seperti mbak Luckty sekalian pengen menguji keberanian ^^
    terima kasih🙂
    *please ~ wish me good luck :^)

  14. Nama: Cahya
    Twitter: @chynrm
    Domisili: Palembang

    Sebenarnya agak kaget pas lihat nama pengarang. Kak Tina nulis fiksi horror?! Emang baru ada atau aku aja yang baru tahu ya? Uhmm, tapi apa pun itu, aku mau nyobain kayak apa rasanya ramuan horror ala Kak Tina ini. Buat nambahin referensi bacaan horror dan mengukur kadar keberanianku sudah sampai mana. Kalau lihat yang serem dari film atau drama sih udah biasa *meski kadang sambil tutup muka ahaha*. Kalau dari bacaan … uhmm … efek seremnya justru bisa bertahan lebih lama.

  15. Nama : Muhsinatud Diyanah
    Twitter : @diyan402
    Kota tinggal : Jepara, Jateng
    Bismillah…
    Menurutku sampulnya cukup menyeramkan meski menurutku sih gambar kartun membuat kesan seramnya kurang greget.Pertama kali sangat tertarik tag linenya itu loh “ hati-hati dengan rambut mu…” saya merasa sedikit parno sendiri dan mungkin akan membayangkan hal yang aneh saat pergi ke salon😀 Selain novel ini mengangkat kisah horor, dari review diatas novel di ceritakan adanya konflik keluarga dan percintaan (mungkin) . Yah, meskipun saya bukan penggemar novel lini darklite karena saya suka berfantasi sendiri, takut dengan hal yang berbau horor. Tapi Salon Tua mungkin juga akan menyuguhkan hal yang berbeda dari segi kehororan ceritanya. Oh iya, sebelumnya saya pernah baca resensinya, katanya juga di dalamnya ada adegan pembunuhan yang mengerikan dan ada unsur-unsur psikopat gitu. Jadi pengen baca keseluruhannya, mungkin juga akan merinding disko seperti mbak Luckty sekalian pengen menguji keberanian ^^
    terima kasih🙂
    *please ~ wish me good luck :^)

  16. Nama asli: Alfa; nama panggilan macam-macam, salah satunya: Icha
    Twitter: @kardusepatu
    Kota: Yogyakarta

    Kenapa aku ingin membaca buku ini? Alasannya standar lah ya kayak orang lain: penasaran. Udah jelas itu alasan utamanya. Tapi…penasaranku ini udah sejak berbulan-bulan sebelumnya ketika buku-buku darklit semacam ini muncul ebook-nya di play store (aku memang sedang memperbanyak baca cerita horor/misteri karena jenuh membaca roman yang menye-menye).

    Aku tahu judul ini ketika Bentang mengumumkan ebook buku-bukunya yg bisa didownload gratis. Tapi sayangnya aku terlambat mengetahuinya, alhasil aku nggak bisa download apa-apa.

    Dari beberapa judul darklit waktu itu, aku cuma tertarik sama Salon Tua ini. Nggak tahu kenapa ya. Pokoknya tertarik aja. Tapi waktu itu Salon Tua belum ada bukunya, padahal aku lebih suka baca buku ketimbang ebook. Jadi pas tahu ada GA ini…seneng banget lah pastinya aku. Ternyata Salon Tua udah ada bukunya!

    Hmm…sebenarnya ada alasan lain yang mendorongku ikut GA ini, yaitu ingin mencari penghiburan karena buku yang kubeli 10 hari yang lalu 20 halamannya tidak ada (T_T) Dan saat ini masih belum jelas apakah bisa ditukar ke penerbit atau tidak (T_T)

  17. Evi Sudarwanto | @evisept_ | Palembang

    Mbak Luckty paling jempolan kalo ngereview, bikin saya tambah jd penasaran gimana cerita akhir dari novel Salon Tua. Sebelumnya saya curi2 baca dari e-book, dan… yahut banget memang. Nggak diragukan lagi memang tulisannya mbak Christina, apalagi saya penyuka horor. Berhubung setahu saya ini tulisan horor pertama mbak Christina, saya jadi makin penasaran gimana tulisannya sampe akhir.

  18. Nama: Amilatun Sakinah
    Akun Twitter: @amilatunS
    Domisili: Yogyakarta

    Kenapa ingin membaca buku ini, karena, pertama, ini novel horor. Sejak jadi anak kos, nggak berani nonton horor, tapi kalau baca masih.😀 Kedua, konflik yang membarengi cerita horornya kalo baca reviewnya seru. Jadi, kurang lengkap apa coba baca ini? hihi🙂 Ketiga, saya belum pernah baca Darklit, jd ingin memulai. yeay!

  19. Nama:Riqza Nur Aini
    Twitter: @riqzanainiee
    Domisli: Demak,Jateng
    .
    .
    Suka banget kak sama novel tema DrakLit dan horror atau misteri kayak begini.Apalagi baca review kak Luckty yang bikin penasaran.Disini terungkap jika Elena sudah mulai mendengar suara-suara aneh dirumah barunya itu,satu misteri sudah terlihat.Dan itu tugasku untuk memecahkan misteri ini.Dan juga memecahkan misteri tentang salon dan rumah tua yang awalnya tak layak huni jadi layak huni tersebut.Mengungkap sedikir demi sedikit asal muasalm rumah itu.Wah!Pasti seru melakukan petualangan bersama novel Salon Tua karya Chistina Juzwar yang keren ini!

  20. Nama : Diah Pujiawati
    Twitter : @she_spica
    Domisili : Bekasi

    Alasanku yang pertama ingin mengenal karya mbak Christina lewat buku yang ‘mumpung’ gratis ini, dan yang kedua saya ingin membuktikan apakah covernya yang super seram berbanding lurus dengan cerita di dalamnya.
    Terima kasih.

  21. nama : wening
    twitter : @dabelyuphi
    domisili : ambarawa

    karena novel ini mengambil tema darklit yang menarik dan bukan sekedar menonjolkan misteri tanpa logika. tokoh utamanya yang bertentangan pun menarik untuk diikuti, penasaran bagaimana akhirnya sikap mama clara saat tahu kalo yang dirasakan elena bukanlah khayalannya belaka😀

  22. Rini Cipta Rahayu
    @rinicipta
    Karangasem, Bali

    Aku penggemar genre romance kak, tapi diantara koleksi romanceku juga ada beberapa buku dengan tema darklit. Kalau baca romance, degdegannya bikin baper tapi kalau baca horor, degdegannya bikin merinding dan mikir aneh. Sensasi bacanya beda, takut tapi nagih hihii..
    Sebenarnya kalau beruntung dapat novel ini, mau aku hadiahkan ke adikku. Dia suka banget yang genre horor atau misteri. Semoga aja dengan bacaan ini, membuat minat bacanya makin tinggi, nggak cuma ke buku fiksi tapi juga non fiksi. Nggak banyak orang yang hobi baca, aku sih berharap bisa menularkan hobi ini ke orang terdekat dulu🙂

  23. mariyam
    @mariyam_elf
    tuban, jatim

    pengen banget baca novel ini karena, di rumah udah kehabisan bacaan. jadi butuh sesuatu yang baru
    dan yang pasti aku pengen nyoba baca novel selain genre romance, karena selama ini selalu baca romance terus.

  24. Nama : Agatha Vonilia Marcellina
    Akun twitter : @Agatha_AVM
    Domisili : Jember

    1.Genre horror kayak gini adalah passion ku apalagi kalau udah berhubungan dengan boneka, pastiii dehhh ada thriller dan kesan seremnya dapat bangettt. Annabelle dan Chucky, dua boneka iblis yang sekarang masih fenomenal. Semoga novel ini juga melekat di hati para pecintaaa horrorr, termasukk saya.

    2. Dari awal ikutan GA dan belum dapet (hiksss), aku udah langsung ngebet sama novel horror satu ini soalnya settingnya jarang kita temui dalam sebuah novel bergenre horror, mystery, maupun thriller. Sebuah salon tua, dari settingnya aja sih udah bikin penasaran. Biasanya selama ini setting novel horror itu berkutat pada sekolah, rumah tua, atau tempat-tempat misteri terkenal dan umum. The new setting will change another perspective.

    3. “Mereka itu nyata dan hidup berdampingan dengan kita.” Sebuah misteri akan terus hidup dalam kehidupan manusia. Genre horror ini tidak akan pernah pupus oleh waktu karena aku membutuhkannya supaya hidup ini lebih berwarna. I really want this book because I need it for my life and my adventure.

  25. Nama: Tri
    Twitter: @tewtri
    Domisili: Ciamis

    Kenapa ingin baca?
    Karena ini horor dan saya belum pernah ‘berani’ baca horor, sejujurnya. Yah, saya belum pernah ngerasain sensasi nonton sama baca dalam hal ini tentang cerita horor itu sama atau enggak. Kalau nonton biasanya saya tutup mata, nah kalau baca mungkin nanti saya bakal tutup mulut. Ya ampun, entah efek apa yang bikin saya tertarik. Pokoknya lihat boneka di cover yang gelantungan dan serasa manggil saya jadi ingin ikut merinding juga. Yah, setidaknya kalau dapet ini bakal jadi sensasi perkenalan pertama saya terhadap cerita horor yang sesungguhnya sering saya hindari.

  26. Nama : Tasya
    Akun twitter : @tasyaamanda95
    Domisili : Bandung

    Alasan aku kenapa ingin baca buku ini karena ide cerita yang menarik dan cover yang eye catching (sereeem), aku penasaran banget apa yang akan Elena lakukan untuk lepas dari gangguan makhluk-makhluk gaib dan aku juga penasaran kenapa rumah tersebut bisa “berpenghuni”.

    Terima kasih mbak Luckty untuk kesempatan GA nya.

  27. Nama: Kitty
    Akun Twitter: @womomfey
    Kota Tinggal: Jakarta
    Link Share: https://twitter.com/WoMomFey/status/687769136953360384
    berikan alasan kenapa kamu ingin membaca buku ini!

    Jawaban:
    1. Sejak pertama kali melihat covernya, asli beneran udah bikin super merinding dan penasaran dengan ceritanya.
    2. Aku termasuk penggemar cerita dan film horror/misteri/suspense, jadi is a must to read this spooky book! Dulu jaman masih sekolah aku juga demen banget baca Goosebump-nya R.L. Stine. Kalau buku horror Indonesia dulu sih aku cuma sempat baca karya-karyanya Tatang S. dengan tokoh Petruk, Gareng, Semar-nya. Tapi itu juga udah lamaaaa banget berlalu!
    3. Sinopsis dan review yang kubaca disini dan di goodreads berbeda, jadi saling melengkapi dan hal itu malah bikin aku tambah penasaran dengan keseluruhan kisahnya.
    4. Salah satu resolusiku tahun 2016 ini adalah memperbanyak baca buku-buku penulis lokal, dank arena aku juga belum pernah baca karya Christina Juzwar, kurasa buku ini adalah awal yang baik kan ^^

    Semoga saja kali ini aku bisa memenangnya GA ini ya *finger-cross*

  28. Nama: Kiki Suarni
    Twitter: @Kimol12
    Kota: Batubara-Sumut

    Jawaban:

    I have some reasons:
    1. Karena ini novel gandre horor…hihi…belum pernah nyicip cerita horor versi novel. Kalo film mah sering….hobi malah, hehe
    2. Pengen baca novel ini pas malam jumat. Pasti makin greget horornya. Aku pengen ngulang lagi ketakutan jumpa ama makhluk halus. Karena aku juga pernah punya pengalaman lihat penampakan, jelas banget dan ampe sekarang jadi memori abadi di otak. Sereeeem…
    3. Karena review ini, apa lagi pas Mba bilang hal 27, 72, 90-91, 166 dan 193 bikin jantung copot. Nah…itu aku penasaran banget.

    Bacaanku belakangan ini romance atau tentang pernikahan, nah sekali-kali pengen ganti suasana baca yang horor-horor kayak gini. Pengen berhoror ria di malam jumat, hehe…

    Terima kasih.

  29. Muhsinatud Diyanah | @diyan402 | Jepara

    menurutku sampulnya ckp menyeramkan meskipun gambar kartunnya bikin kesan seremnya krng greget gitu. pertama pas lihat tertarik dg tag linenya ” hati2 dg rambut mu ” waduh … saya lgsng parno sendiri sambil pegang2 rambut. selain mengangkat kisah horror ada konflik keluarga (saya suka tema ini) dan ada percintaan juga ya? yah, meskipun sayn bkn penikmat genre dark lite 😀 Salon Tua menyuguhkan half yg berbeda dari segi kehororannya. oh iya, saya dpt bocoran dari temen Katanga ada adegan pembunuhan mengerikan dan unsur2 psikopat gitu di dalamnya ya? itulah alasan saya kenapa pengen baca buku ini. sekaligus pengen buktiin apakah saya jg akan merinding disko kayak Mbak Luckty 😂

    terima kasih

    wish me good luck

  30. Nama : Faiz Istighfara
    Twitter : @lisyaann
    Kota : Sidoarjo, Jatim

    “Berikan alasan mengapa kamu ingin membaca buku ini!”

    1. Setelah baca reviewnya, ternyata novel ini nggak melulu tentang horror ternyata. Ada masalah keluarga juga di dalam plot ceritanya. Dan jujur saja dari awal saya sudah penasaran sekali dengan novel ini. Ingin baca.
    2. Aku lagi maless banget baca novel romance yang kebanyakan mengisi rak buku. Bawaannya mual mulu. Mungkin efek galau? bisa jadi😄. Tapi stok bacaan baru selain romance nggak adaaa😦 padahal lagi pingin baca misteri horror horror gituu.
    3. Aku suka banget novel genre horror

  31. Nama : Daisy
    Domisili : Semarang
    Twitter : @daisy_skys

    berikan alasan kenapa kamu ingin membaca buku ?

    1.Aslinya saya orang yang penakut tapi menyukai cerita cerita seram .Entah novel , komik , ataupun film .Saking sukanya saya sudah menjelajahi cerita cerita creepy pasta di berbagai situs . Creepypasta itu apa ? jadi creepypasta itu merupakan plesetan dari “Copy paste ” yang merupakan istilah slang di internet untuk tulisan yang dicopas dari sebuah situs ke situs yang lain isinya bertemakan creepy atau menyeramkan . Saya juga sering nonton film horror sendirian di malam jumat , soalnya hari jumat sekolah libur . Meskipun takut tetep aja pengen nonton lagi dan lagi .

    2. Saya suka mengoleksi novel novel dark lit . Ada perasaan berbeda ketika membaca dari pada menonton , imajinasi saya lepas .Ketakutan , ketegangan , ataupun kecemasan saya suka sensasi seperti itu dalam sebuah novel horor. Apalagi lihat cover novel ini , Seram dan penuh misteri .

    3.Karena saya sendiri juga anak broken home seperti Ellena , saya jadi berfikir untuk menjadi tokoh Ellena di novel salon tua , memposisikan diriku sebagai dia dan merasakan ketakutan , merinding , dan memutuskan pengen keluar atau bertahan di rumah itu .

    itulah alasan saya.Semoga novelnya jodoh .

  32. Saya ingin membaca buku ini karena saya belum pernah sekalipun membaca novel horor karya anak negeri. Rasanya sangat excited sekali ketika tahu bahwa kak Christina menulis novel horor. Saya ingin sekali mencicipi cerita horor yang ditulis kak Christina. Itu sebabnya saya ingin sekali membaca buku ini… semoga berjodoh dengan giveaway dan bukunya…😀

    Terima kasih kak ^^

    Nama : Nova Indah Putri Lubis
    Twitter : @n0v4ip
    Domisili : Medan
    Link Share :https://twitter.com/n0v4ip/status/688230740576735232

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s