REVIEW 99 Cara Mengasah Intuisi ala Sherlock Holmes

WP_20151031_003

“Jika kita mengikuti intuisi ataupun firasat kita akan menjadi lebih bahagia. Seperti yang dikatakan orang-orang bijak bahwa kebahagiaan datang dari suara batin yang menenangkan.” (hlm. 114)

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, intuisi ternyata adalah daya atau kemampuan mengetahui atau memahami sesuatu tanpa dipikirkan atau dipelajari; bisikan, gerak hati. sementara oleh wikipedia.com, dijelaskan bahwa intuisi adalah kemampuan memahami sesuatu tanpa melalui penalaran rasional dan intelektualitas. Pemahaman ini seakan-akan muncul di luar kesadaran manusia dan tidak bisa dijelaskan secara logika.

Pernahkah kamu merasakan intuisimu? Faktanya, banyak diantara kita yang mengandalkan intuisi ketika menghadapi suatu kejadian atau ketika diharuskan mengambil keputusan dengan cepat tanpa pertimbangan apa pun. Adakalanya intuisi menggiring kita pada keputusan yang tepat sasaran. Tetapi di lain waktu, bisa jadi keputusan yang didasari intuisi semata malah membawa kita pada keputusan yang salah.

Semua orang memiliki intuisi, tidak hanya orang yang terlahir dengan bakat khusus, seperti yang selama ini dipercaya oleh kebanyakan orang. Masing-masing orang ternyata memiliki intuisi atau indra keenam dalam kadar yang sama ketika dilahirkan. Tetapi, sejalan dengan waktu dan sesuai dengan pendidikan, pengalaman, dan berbagai hal lainnya yang dialami orang itu, dari anak-anak menjadi dewasa, kemampuan intuisi ini berkembang kalau kita mengembagkannya dengan baik. Begitu juga sebaliknya, kemampuan yang satu ini akan hilang kalau kita tidak pernah menggunakannya dalam kehidupan kita sehari-hari.

Sayangnya, kebanyakan dari kita tidak memanfaatkannya dengan baik. Tak sedikit orang lebih memilih untuk mengembangkan kemampuan berpikir logis ketimbang kemampuan berpikir secara intuitif. Kita sering kali membantah intuisi yang muncul dan menganggapnya hanya khayalan semata dan tidak mungkin terjadi. Akibat terlalu sering membantah intuisi yang muncul, kemampuan yang satu ini bukannya tak mungkin perlahan mati.

Dalam praktik di kehidupan sehari-hari, mendengarkan kata hati sama dengan mendengarkan intuisi yang muncul dalam diri dan pikiran kita.

Intuisi sangat penting dalam hidup manusia. Kehadiran intuisi menjadi ‘pemandu’ yang mengarahkan kita pada sesuatu, baik menghindarkan kita dari suatu musibah, menuntun kita meraih kesuksesan, atau membantu kita menemukan solusi atas permasalahan yang kita hadapi.

Masalahnya, intuisi tidak akan bisa berkembang dan muncul begitu saja. Kita harus mengasahnya terus-menerus, tanpa henti, dan tanpa mengenal lelah. Intuisi harus dilatih, sama seperti kemampuan lain yang ada dalam diri kita. Semakin kita mengasahnya, kita akan semakin mengenali bentuk-bentuk intuisi yang muncul. Selain itu, untuk mengetahui kebenaran intuisi, dibutuhkan kemampuan dan kemauan menggali sebanyak mungkin informasi.

“Pekerjaan saya memang mencari tahu tentang banyak hal. Saya mungkin terbiasa melihat hal-hal yang terlewatkan oleh orang lain.” –Sherlock Holmes- (hlm. 82)

Jadi, apa yang harus dilakukan untuk mengasah intuisi demi memaksimalkan potensi dalam diri kita?

  • Banyak membaca
  • Banyak mengamati ketimbang sekedar melihat
  • Menjadi ahli di bidang yang disukai dan dikuasai
  • Mempelajari hal-hal baru
  • Menguji ide atau gagasan yang muncul
  • Belajar dari pengalaman orang lain

Buku ini menjabarkan 99 99 Cara Mengasah Intuisi ala Sherlock Holmes. Ada dua tips favorit yang menjadi pilihan:

  1. Poin ke 53: Membaca Meningkatkan Ketajaman Intuisi. Dengan membaca, ada banyak pengetahuan baru yang bisa kita dapatkan. Kita bisa belajar mengenai perjalanan dan perjuangan hidup seseorang. Kita juga dapat mengetahui ada banyak masalah yang sering terjadi dan sekaligus solusi bagaimana mengatasi masalah tersebut. Membaca akan memperkaya pengalaman yang kita miliki, karena sadar atau tidak, kita akan mempelajari pengalaman orang lain, kemudian mengadaptasi pengalaman tersebut seakan-akan kita juga pernah mengalaminya. Setuju banget, makin banyak baca novel, tanpa disadari saya bisa menebak karakteristik seseorang meski baru kali pertama kenal. Atau jadi bisa tahu apakah seseorang memiliki minat dengan kita atau tidak. Yang paling sering adalah saya sering benar menebak dua murid yang saling suka di perpustakaan, sering banget kejadian kayak gini!😉
  2. Poin ke 90: Cintai Apa Pun Yang Kamu Tekuni. Intuisi berhubungan dengan hati yang paling dalam. Intuisi adalah suara hati. Hati memiliki cinta dan kasih, baik pada orang lain, pada diri sendiri, pada hewan, pada alam, pada lingkungan, dan tentu saja pada bidang yang disukai. Kalau kita mencintai seseorang, pastilah kita ingin melakukan yang terbaik bagi orang itu. Ini sama halnya kalau kita mencintai bidang pekerjaan kita, tentu saja kita akan berusaha sebaik mungkin agar hasil yang kita capai benar-benar memuaskan dan maksimal. Intuisi akan berperan serta dalam hal ini. Semakin kita mencintai pekerjaan kita, intuisi akan ikut terhubung dengan semua hal yang kita lakukan berkaitan dengan pekerjaan tersebut. Intuisi akan memberi petunjuk, pertanda juga mengarahkan setiap langkah kita. Kalau kita mampu terus mengikuti bimbingan suara hati ini, kesukesan bukan lagi hal mustahil untuk kita capai. Setuju juga ama poin ini karena saya sudah merasakannya. Jadi ketika melakukan pekerjaan yang kita sukai atau cintai, kita akan berusaha sepenuh hati untuk melakukan yang terbaik. Dan bekerja seperti ini amatlah menyenangkan daripada bekerja meski gaji besar tapi ditempatkan pada sesuatu yang tidak kita sukai yang akan berakhir jenuh dan membosankan.

Keterangan Buku:

Judul                                     : 99 Cara Mengasah Intuisi ala Sherlock Holmes

Penulis                                 : Monica Anggen

Editor                                    : Mira R.

Penata isi                             : Dua sisi studio

Penerbit                              : Gramedia Widiasarana Indonesia

Terbit                                    : 2015

Tebal                                     : 276 hlm.

ISBN                                      : 9786023751532

WP_20151121_001 PicsArt_21_11_2015_8_46_28[1] PicsArt_31_10_2015_9_09_44[1]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s