[BLOGTOUR] REVIEW Mission D’Amour + GIVEAWAY

WP_20160127_003[1]Pada satu saat, masa lalu harus berhenti menjadi batu sandungan. Pada satu saat, setiap orang harus bangkit dan mencoba lagi. Untuk meraih kebahagiaan. Untuk memercayai. Untuk jatuh cinta. Apa pun risikonya. (hlm. 299)

TARA ASTEN. Asisten pribadi Putri Viola –Putri Mahkota Kerajaan Alerva yang sepersibuk- selalu penuh tantangan. Dua puluh tujuh tahun, lahir dan besar di kota kecil bernama Borugia, sekarang tinggal di Troli. Ayah berdomisili di Italia, ibu pengacara di Gillante. Sebenarnya Tara memiliki banyak keahlian sebagai asisten seorang putri; mengorganisasi acara, memanggang kue bahkan menjadi penata busana. Tara terlalu gampang kasihan, gampang merasa bersalah, dan gampang dimanipulasi. Seringkali Louisa yang ceroboh, tapi Tara yang menjadi korban.

“Aku memang bekerja di Istana Alerva, tapi hidupku bukan kisah dongeng. Ada tagihan-tagihan yang harus kubayar setiap bulan. Belum lagi tuntutan pekerjaan dan orang-orang di sekitarku. Aku harus realistis.” (hlm. 170)

BASTIAN von Staudt, alias Sebastian Marschaal. Waktu lutut ayahnya cedera, tunjangan Korps Pengawal terhadap keluarganya sangat minim. Padahal ayahnya berakhir dalam kondisi seperti itu karena melindungi Ratu Carolina dari percobaan serangan. Hanya dengan mengandalkan gaji ibu yang tidak besar sebagai pegawai administrasi, keluarga mereka sempat kesulitan memenuhi kehidupan sehari-hari. Kenapa sekarang dia memilih bekerja di BIA? Bastian sendiri sulit menjelaskan. Mungkin karena dia suka tantangan. Mungkin juga karena dia suka menyelidiki dan memutar otak untuk memecahkan misteri dan rahasia. Atau mungkin, karena berkecimpung dalam misi-misi berbahaya membuatnya mampu melihat ayahnya kembali sebagai seorang pahlawan. Karena terus terang, gambaran itu hancur dalam dirinya waktu ayahnya berubah, dari pengawal kerajaan yang sigap dan perkasa menjadi pengangguran yang tidak bisa mendapatkan pekerjaan.

“Realita seseorang ditentukan oleh pilihannya sendiri. Kalau kau menginginkan realita lain, kau harus mengubah pilihanmu. (hlm. 170)

Kondisi ekonomi yang sulit. Ketidakpuasan rakyat terhadap pemerintah dan keluarga kerajaan. Apalagi mengingat keluarga kerajaan hidup bebas pajak, tinggal di istana mewah, dan bepergian ke mana-mana dengan jet pribadi. Praktik yang mulai dianggap aneh di masa modern ini. Hal-hal seperti ini memicu pemberontakan. Kecelakaan sekecil apa pun akan dianggap sebuah serangan sindikat teroris. Adalah Tara yang apes karena sebuah kesalahan yang dilakukan oleh sahabatnya, dia harus berhadapan dengan Badan Intelijen Alerva (BIA) yang menduganya sebagai tersangka utama dana rencana penyerangan keluarga kerajaan.

Bastian yang baru saja selesai menyelesaikan misinya, harus melanjutkan tugas lainnya. Misinya kali ini menyelidiki Tara. Bastian akan menyamar sebagai pegawai baru istana dengan nama Sebastian Marschall dan bekerja sama dengan Asten. Dia harus menyelidi hubungan Tara dengan komplotan yang ingin menyerang keluarga kerajaan.

Permasalahannya adalah Bastian alergi dengan istana. Markas dari Korps Pengawal. Bagi Bastian, istana merupakan tempat Dewan Kerajaan berkuasa dengan congkak bersama para pegawai yang mengangkat hidung mereka begitu tinggi –seolah dengan bekerja di istana mereka kecipratan darah biru dan mendapat izin untuk memandang rendah orang lain-. Singkatnya, istana merupakan tempat yang paling dibenci Bastian semenjak ayahnya mengalami cedera lutut. Dia harus menyamar di sana? Semangatnya langsung terjun bebas. Sarang penyamun di mana pun akan dipilihnya asal bukan istana. Masalahnya dia tidak punya pilihan.

Realita seseorang ditentukan oleh pilihannya sendiri. Kalau kau menginginkan realita lain, kau harus mengubah pilihanmu. (hlm. 170)

Dari awal cerita, sangat terasa sekali aroma ala-ala dunia kerajaan. Lewat tokoh Tara, kita bisa tahu bagaimana sibuknya dunia kerajaan. Segala hal meski terkesan remeh temeh harus dipersiapkan dengan cermat dan teliti. Sesungguhnya Tara menyukai pekerjaannya ini, selain karena tuntutan ekonomi yang mengharuskannya bekerja agar bisa hidup mandiri. Tapi Tara lupa akan passionnya; dia menyukai dunia kuliner. Seringkali orang lain memuji makanan yang dibuatnya, tapi Tara menganggapnya hanya sebagai pujian biasa, padahal itu adalah talenta yang tidak semua orang menguasainya; Louisa yang memuji kue keju almond buatan Tara, Danni yang menyukai selai buatan Tara, Bastian yang menyebut Tara jago dalam membuat muffin, bahkan Pak Hendrikson pemilik toko kue langganan Tara pun menyebut marshmallow buatan Tara nyaris sempurna. Lewat tokoh Tara, penulis menyelipkan pesan moral bahwa kita hidup dalam pilihan, dan jangan lupa bahagia dengan pilihan yang kita ambil.

Ini adalah buku lokal keempat yang saya baca dengan tokoh utama yang berprofesi sebagai agen rahasia. Sebelumnya ada Koin Terakhir yang ditulis Yogie Nugraha, Gloomy Gift yang ditulis Rhein Fathia dan My Fiancee is a Secret Agent yang ditulis Mayya Adnan.

Lewat tokoh Bastian, kita akan mengetahui dunia agen rahasia, seperti harus kehilangan momen-momen penting dalam keluarga, termasuk juga merahasiakan rincian pekerjaan kita meski kepada anggota keluarga sendiri. Lewat tokoh Bastian, menyelipkan pesan moral bahwa kita hidup harus memaafkan masa lalu meski pahit. Karena berdamai dengan masa lalu akan membawa kebahagiaan di masa depan.

Lewat tokoh Bastian dan Tara merupakan perpaduan dua manusia dengan problematika hidup masing-masing dengan profesi yang berbeda. Suka ama tokoh Bastian, perhatiannya kepada Tara memang so sweet tapi tidak terkesan menye-menye. Sebenarnya gemas akan sifat Tara, tapi sifat Tara sebelas dua belas banget ama sifat saya; nggak bisa nolak kalau ada yang butuh pertolongan dan kerapkan justru kebaikan ini dimanfaatkan oleh orang lain. Sekarang perlahan saya sudah memperbaiki sifat itu, berusaha tegas dengan orang lain dan berani bilang tidak. Sebal juga dengan sifat Louisa yang selalu menjatuhkan segala pekerjaannya ke Tara. Ada, ada banget tipikal teman macam ini. Oya, gemas juga akan sifat Danni, sahabat Tara yang cerobohnya sungguh terlalu. Pengen getok kepalanya… x))

Beberapa kalimat favorit dalam buku ini:

  1. Tenaga dua orang lebih baik daripada satu, kan? (hlm. 141)
  2. Asal kau terus mengejar mimpimu, pasti ada jalan terbuka. (hlm. 145)
  3. Kesempatan tidak datang dengan mudah. Lebih baik kau berusaha sekuat tenaga dan gagal, daripada tidak pernah mencoba dan menyesal. (hlm. 295)
  4. Hidup tidak akan pernah sempurna. Tapi selangkah demi selangkah, asal kau tetap maju dan menatap ke depan, kau bisa meninggalkan masa lalu di belakang. (hlm. 316)
  5. Pada akhirnya, semua orang memilih jalan hidupnya masing-masing. (hlm. 362)

Banyak juga selipan sindiran halus dalam buku ini:

  1. Sebaiknya tidak terlalu menghiraukan berita di majalah-majalah gosip. Mereka akan menulis apa saja untuk menjual majalah mereka. (hlm. 12)
  2. Jangan bercanda. Rakyat tidak perlu diberi alasan ekstra untuk menggerutu tentang keluarga kerajaan. (hlm. 15)
  3. Apa sih yang bisa diharapkan dari desa dengan jumlah penduduk lebih sedikit daripada jumlah domba yang merumput di padang? (hlm. 25)
  4. Menjalani kehidupan masing-masing tidak sama dengan menghilang selama berbulan-bulan. (hlm. 33)
  5. Dua puluh sembilan tahun dan masih sendiri. hati-hati, kalau tidak cepat sadar, kau bisa kadaluarsa, tahu? (hlm. 34)
  6. Hidup penuh kepalsuan. (hlm. 35)
  7. Ada begitu banyak pemuda single. Masa kau belum menemukan pria yang lebih baik? (hlm. 58)
  8. Sopan santunmu ketinggalan dimana sih? (hlm. 93)
  9. Jangan bersikap dingin begitu. Sama sekali tidak cocok untukmu. (hlm. 111)
  10. Istirahat itu penting. Hal lain bisa menunggu. (hlm. 115)
  11. Bangun pagi itu melelahkan. (hlm. 121)
  12. Pengorganisasian acara yang baik memikirkan semua aspek, termasuk segi keamanan. (hlm. 152)
  13. Dipecat bukan berarti dunia berakhir. (hlm. 162)
  14. Jangan sembarang memercayai orang. (hlm. 171)
  15. Yang benar saja. Dua puluh tujuh tahun dan kau merasa dirimu sudah nenek-nenek? (hlm. 193)
  16. Apa serunya terus-menerus merendahkan martabat di depan wanita yang merebut hati? (hlm. 257)
  17. Hidup memang aneh. (hlm. 265)
  18. Jangan terlalu cepat senang. (hlm. 267)
  19. Sulit bagi dia bukan berarti sulit bagimu. Mungkin tingkat keahliannya memangjauh di bawah keahlianmu. (hlm. 294)
  20. Jangan biarkan seseorang memenjarakanmu di masa lalu. (hlm. 312)

Keterangan Buku:

Judul                                     : Mission D’Amour

Penulis                                 : Francisca Todi

Editor                                    : Ruth Priscilia Angelina

Sampul                                 : Orkha Creative

Penerbit                              : PT. Gramedia Pustaka Utama

Terbit                                    : 2015

Tebal                                     : 368 hlm.

ISBN                                      : 978-602-03-2487-6

PicsArt_30_01_2016_22_46_41[1]MAU BUKU INI?!?

Simak syaratnya:

1. Peserta tinggal di Indonesia

2. Follow akun twitter @lucktygs dan @CiscaTodi

3. Follow blog ini, bisa via wordpress atau email.

4. Giveaway kali ini tidak menjawab pertanyaan, tapi buat photo quotes dari novel Mission D’Amour ini. Setiap peserta membuat satu photo quotes atau boleh lebih dari satu, jadi jumlah photo quotes yang diikutkan tidak dibatasi ya. Kalimat yang diambil bisa dari kalimat favorit atau kalimat sindiran yang saya tulis di review ya.

5. Upload photos quotes via twitter dengan format: #GAMission DAmour @lucktygs @CiscaTodi twitpic photo quotes

6. Di kolom komentar di bawah ini, tuliskan nama, akun twitter, dan kota tinggal,  dan link twitpic yang sudah diupload dari twitter agar mudah dalam pendataan peserta.

7. Giveaway ini juga boleh di share via blog, facebook, dan sosmed lainnya. Jangan lupa sertakan hestek #GAMission DAmour yaaa… 😉

Event ini gak pake helikopter, eh Rafflecofter yang ribet itu. Jadi pemenang ditentukan dari segi jawabannya ( ‘⌣’)人(‘⌣’ )

#GAMission DAmour ini berlangsung tujuh hari saja: 15-21 Februari 2016. Pemenang akan diumumkan tanggal 23Februari 2016.

Akan ada SATU PEMENANG yang akan mendapatkan buku ini. Hadiah akan langsung dikirimkan oleh penerbitnya… ;)

Silahkan tebar garam keberuntungan dan merapal jampi-jampi buntelan yaaa… ‎(ʃƪ´▽`) (´▽`ʃƪ)!

-@lucktygs-

mission

Pengumuman Pemenang Giveaway Mission D’Amour

Terima kasih buat semua peserta yang ikutan giveaway ini, ada 70 photo quotes yang masuk, dan aku arsipkan di album facebook. Bisa di cek LINK INI:

Pemenang giveaway kali ini adalah:

/ Kartika

mission

Selamat buat pemenang. Sila kirim email ke emangkenapa_pustakawin[at]yahoo[dot]com dengan judul: konfirmasi pemenang GIVEAWAY Mission D’Amour. Kemudian di badan email cantumkan; nama, alamat lengkap, dan no hape biar hadiahnya segera dikirim langsung oleh penerbitnyanya ya.

Terima kasih buat Mbak Francisca Todi atas kerjasama yang pertama kalinya, sekali lagi terima kasih banyak atas kepercayaannya. Semoga sukses selalu dengan karya-karyanya… 😉

Buat yang belum menang, jangan sedih. Masih banyaaaakkkk giveaway lainnya yang menanti!! :*

@lucktygs

Dapatkan buku ini di toko buku online Bukupedia

http://www.bukupedia.com/id/book/id-101026/metropop-mission-d-amour.html

35 thoughts on “[BLOGTOUR] REVIEW Mission D’Amour + GIVEAWAY

  1. nama: Visca
    twitter: @Visca_Apr
    kota: Belinyu
    link pict:

    wish me luck🙂

  2. Nama : Pida Alandrian
    Twitter : @PidaAlandrian92
    Tempat Tinggal : Aceh
    Link Share :

  3. Nama : Pida Alandrian
    Twitter : @PidaAlandrian92
    Kota Tinggal : Aceh
    Link Twitpic :

  4. Pingback: [BLOGTOUR] REVIEW Mission D’Amour + GIVEAWAY | Ladang Kreasi

  5. wening | @dabelyuphi | ambarawa

  6. Nama : Shafa Salsabila Kurniawan
    Akun twitter : @veliashafa
    Domisili : Surabaya
    Link twitpic :

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s