[BLOGTOUR] REVIEW Kepada Gema + GIVEAWAY

PicsArt_19_02_2016_20_29_10[1]Karena waktu tidak pernah abadi, yang abadi adalah rasa yang bercokol di dalam dada, dia memalung di lautan terdalam hatimu. Bagaiman mungkin kau mampu melepaskan seseorang yang telah menorehkan rasa begitu dalam? Yang ketidakhadirannya sebentar saja akan menjadi momen sepi dan dingin. Momen yang amat kau hindari. Jarak dan waktu akan menjadi tembok. Namun, sejauh apa pun yang jarak bisa berikan dan selama apa pun yang waktu mampu sediakan, rasa itu akan tetap ada di sana. (hlm. 209)

ATISHA. Sejak awal memutuskan bekerja di bidang media, Atisha tahu dia tidak akan mendapatkan jam kerja seperti orang kantoran pada umumnya. Dia masuk ke Star TV melalui program Broadcasting Development Program. BDP ini menjaring lulusan dari berbagai perguruan tinggi untuk dilatih menjadi pekerja-pekerja media andal. Calon yang lolos dijanjikan jenjang karier yang naik lebih cepat dibandingkan pegawai reguler lain yang masuk secara konvensional.

Saat wawancara memasuki program BDP, Atisha mengajukan diri sebagai reporter berita. Dia bersedia dimasukkan ke program berita apa pun, asalkan bisa menjadi reporter. Namun, saat pengumuman hasil seleksi, Atisha dinyatakan masuk ke divisi produksi sebagai creative assistant.

Awalnya Atisha ragu menerima penawaran itu. Dia tahu seperti apa pekerjaan seorang creative assistenat. Mulai dari menyiapkan wardrobe, melakukan casting talent baru, membuat naskah program, mengundang bintang tamu, mengatur lokasi shooting, dan tentu saja, mengerjakan opening title seperti time lapse yang menguras banyak waktu.

Atisha sempat menolak tawaran itu. Tapi kemudian beberapa orang HRD menjanjikannya posisi reporter di acara infotainment, juga mengatakan dia bisa mengajukan mutasi kerja ke Divisi News setelah menyelesaikan program BDP selama setahun.

Kenapa nggak kejar apa yang lo suka? (hlm. 110)

Salah satu kelebihan dari novel ini adalah mendeskripsikan pekerjaan tokoh utamanya, Atisha sebagai creative di sebuah stasiun televisi swasta secara detail. Ini adalah novel kedua yang saya baca membahas pekerjaan di balik layar televisi. Sebelumnya ada Beatiful Mistake yang ditulis oleh Saviana Jose juga memiliki tokoh utama yang berprofesi sebagai creative, yang bernama Lasya Varidia. Meski memiliki tokoh utama yang pekerjaannya sama, tapi topik yang diangkat amatlah berbeda.

Banyak sekali pembahasan dibalik layar televisi yang tidak hanya dideskripsikan lewat tokoh Atisha, tapi juga lewat tokoh lainnya, termasuk para rekan kerja Atisha; Gery, Gege, maupun Shalina.

Dulu saya kuliah di bawah payung Fakultas Komunikasi yang otomatis banyak berbaur dengan teman-teman berbeda jurusan yang berkecimpung di dunia televisi, penyiaran, periklanan dan sebagainya. Kalau melihat mereka rasanya menyenangkan dan sempat tertarik ikutan terjun di dunia seperti itu, kerja di lapangan dan dituntut kreatif. Tapi sekarang baru menyadari, teman-teman saya yang bertahan di dunia itu sebagian besar adalah laki-laki. Bagi perempuan memang berat karena harus dituntut siap setiap waktu untuk bekerja.

Beratnya pekerjaan sebagai creative di televisi sangat gamblang disisipkan dalam cerita. Creative seperti Atisha, Gery, Gege dan Shalina dituntut bergerak cepat dan menyisihkan waktu untuk bekerja. Tim creative bagi sebuah televisi ibarat berada di kasta rendah tapi sangat memegang kunci kesuksesan sebuah program. Makanya, yang baru lulus kuliah biasanya mau menerima bekerja di televisi dan baru merasakan betapa beratnya pekerjaan ini tak sebanding manisnya rating sebuah acara yang terpampang nyata di layar kaca.

Lewat dunia pekerjaan yang dijabarkan dalam buku ini, penulisnya menyelipkan sebuah pesan moral tentang passion kita dalam bekerja. Seringkali kita sebagai manusia ibarat mesin perusahaan, dan melupakan passion kita yang seharusnya bisa mendongkrak bakat kita. Salah satunya lewat tokoh utamanya Atisha. Dia memang bekerja sebagai creative, tapi seringkali menerima tawaran sebagai voice over yang justru lebih dinikmatinya. Ada kalimat bagus banget yang dilontarkan Adriel yang merupakan adik dari Atisha tentang passion di halaman 137; “Dua hal kenapa banyak orang bertahan di kantor. Pertama, karena orang itu memang punya passion yang besar di sana. Kedua, karena orang itu nggak punya pilihan lain. Dia nggak punya passion, dan terlalu takut kalau keluar dari kantor itu, karena itu dia berarti harus memulai semuanya dari awal lagi. lo bertahan di posisi sekarang karena passion lo besar banget, atau karena nggak punya pilihan lain?”

Setiap orang punya caranya masing-masing untuk menghilangkan stress. (hlm. 99)

Tidak hanya seputar pekerjaan, lewat buku ini juga menyelipkan pesan moral bahwa hidup harus bisa berdamai dengan masa lalu sekalipun itu sangat pahit. Membaca novel ini seperti menyusun kepingan puzzle di setiap lembar halamannya. Meski di seperempat akhir alurnya terkesan cepat, endingnya benar-benar mengejutkan. Awal membaca buku ini saya kira konflik puncak terletak pada sebuah hubungan bersifat LDR antara Atisha dengan pacarnya, Jesse. Ternyata ada bagian yang mengejutkan di endingnya. Suka banget dengan filosofi lagu di halaman 174 dan filosofi rokok di halaman 176 yang dijabarkan oleh sahabat Atisha, Shalina:

“Sama kayak rokok yang masih ada sisa manisnya ini. Lo bisa memutuskan, apakah mau menyerah dengan buang rokok ini atau mau memberikan kesempatan baranya terus nyala. Selagi masih ada waktu dan nggak padam ditiup angin.” (hlm. 176)

Ini adalah novel kedua yang saya baca dari tiga novel yang ditulis oleh Diego Christian. Sebelum novel ini ada Percaya yang mengantarkannya terpilih sebagai 9 Penulis Pendatang Baru Terbaik oleh Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif pada tahun 2012. Kemudian pada tahun 2013, novel keduanya, Travel in Love, memantapkan langkahnya menjadi juara pertama Noura Books Academy.

Banyak kalimat favorit dalam buku ini:

  1. Yang lewat ya udahlah, biar lewat. Semua orang punya masa lalu. (hlm. 70)
  2. Nggak perlu disesali apa yang udah terjadi. (hlm. 70)
  3. Selalu ada waktu tepat untuk segalanya. (hlm. 74)
  4. Mungkin benar, tidak semua pertanyaan memiliki jawaban. Dan tidak semua hal harus diketahui. (hlm. 83)
  5. Karena nggak semua pertanyaan ada jawabannya. (hlm. 89)
  6. Kita bisa mengubah diri dengan berada di sekeliling orang yang positif. (hlm. 101)
  7. Ketika lo merasa berkorban untuk seseorang atas nama cinta, atas itulah perasaan cinta lo akan hilang sedikit demi sedikit. (hlm. 123)
  8. Kalau Tuhan memang ada, cuma minta tau hal; kesempatan kedua. (hlm. 135)
  9. Waktunya keluar dari zona nyaman dan kejar mimpi lo yang sebenarnya. (hlm. 137)
  10. Kadang-kadang hal paling indah di dunia itu justru yang nggak kelihatan. (hlm. 152)
  11. Lo tahu apa yang paling menyakitkan dari sebuah perpisahan? Kenyataan bahwa lo akan menemukan dia yang berbeda saat perjumpaan berikutnya. (hlm. 153)
  12. Kita semua punya masa lalu. (hlm. 154)
  13. Kita nggak ada yang sempurna. (hlm. 154)
  14. Cinta itu aneh. Kita yang ngasih, kita yang semakin kuat. (hlm. 175)
  15. Cinta bekerja dengan cara yang misterius. (hlm. 196)
  16. Setiap orang selalu punya kesempatan kedua. (hlm. 197)
  17. Hidup adalah keberanian menjalani apa yang kita yakini benar. Bukan hanya tentang hidup, tetapi juga cinta. (hlm. 206)
  18. Untuk segala sesuatu ada masanya: kebahagiaan, air mata, tawa, bahkan kesedihan. Kecuali cinta, dia bisa bertahan andaikan dia layak diperjuangkan. (hlm. 208)

Beberapa selipan sindiran halus dalam buku ini:

  1. Jangan sok serius deh lo! (hlm. 14)
  2. Memang LDR harus sedih-sedih, ya? (hlm. 36)
  3. Ih, murah banget sih lo. Nggak bisa lihat cewek cantik dikit. Emang murah dia anaknya. (hlm. 49)
  4. Nggak peduli soal mantan atau balikan. Bersikaplah profesional. (hlm. 97)
  5. Nggak semua yang lo mau bisa lo dapetin, kan? (hlm. 111)
  6. Kalau gue sebagai sahabatnya bisa terima dia apa adanya, kenapa lo yang pacarnya nggak? (hlm. 118)

Keterangan Buku:

Judul                                     : Kepada Gema

Penulis                                 : Diego Christian

Editor                                    : Ruth Priscilia Angelina

Desain sampul                   : Orkha Creative

Penerbit                              : PT. Gramedia Pustaka Utama

Terbit                                    : 2016

Tebal                                     : 216 hlm.

ISBN                                      : 978-602-03-2523-1

Kepada Gema-Blog Tour

MAU BUKU INI?!?

Simak syaratnya:

1. Peserta tinggal di Indonesia

2. Follow akun twitter @lucktygs dan @diegochrist. Jangan lupa share dengan hestek #GAKepadaGema dan mention via twitter.

3. Follow blog ini, bisa via wordpress atau email.

4. Jawab pertanyaan di kolom komentar di bawah, plus nama, akun twitter, dan kota tinggal. Pertanyaannya adalah berikan alasan kenapa kamu ingin membaca buku ini. Mudah kan? 😉

5. Giveaway ini juga boleh di share via blog, facebook, dan sosmed lainnya. Jangan lupa sertakan hestek #GAKepadaGema yaaa… 😉

Event ini gak pake helikopter, eh Rafflecofter yang ribet itu. Jadi pemenang ditentukan dari segi jawabannya yaaa… ( ‘⌣’)人(‘⌣’ )

#GAKepadaGema ini berlangsung tiga hari saja: 27-29 Februari 2016. Pemenang akan diumumkan tanggal 1 Maret 2016.

Akan ada SATU PEMENANG yang akan mendapatkan buku ini. Hadiah akan langsung dikirimkan oleh penulisnya! ;)

Silahkan tebar garam keberuntungan dan merapal jampi-jampi buntelan yaaa… ‎(ʃƪ´▽`) (´▽`ʃƪ)!

WP_20160215_020

Pengumuman Pemenang Giveaway Kepada Gema

Terima kasih dengan keantusiasan teman-teman untuk mengikuti Giveaway Kepada Gema. Hampir tembus 40 peserta! Ini menandakan betapa banyak yang ingin membaca buku kece dari Kak Diego Christian ini.

Pemenang giveaway kali ini adalah:

Nama: Ita
Akun twitter: @terhujan
Kota: Sragen

Kepada Gema, saya tidak tahu apa yang kamu miliki dengan Atisha di masa lalu yang akhirnya memberimu alasan untuk meninggalkannya dan memberi luka di hatinya. Dan kemudian, kamu kembali ke kehidupan Atisha yang kebetulan sedang tidak begitu baik. Saya tidak tahu kamu gila atau saya hanya salah paham mengenai penilaian atas kesalahanmu di masa lalu. Mungkin, dengan membaca buku ini (buku yang menjadikanmu sebagai salah satu tokohnya dan bahkan namamu menjadi bagian dari judulnya), maka semua pertanyaan saya tentang kamu akan terjawab. Bukankah begitu, Gema?

Selamat buat pemenang. Sila kirim email ke  emangkenapa_pustakawin[at]yahoo[dot]com dengan judul: konfirmasi pemenang GIVEAWAY Kepada Gema. Kemudian di badan email cantumkan; nama, alamat lengkap, dan no hape biar hadiahnya segera dikirim langsung oleh penerbitnya ya.

Terima kasih buat Diego Christian atas kerjasamanya, sekali lagi terima kasih banyak atas kepercayaannya. Semoga lain waktu bisa bekerjasama kembali… 😉

Buat yang belum menang, jangan sedih. Masih banyaaaakkkk giveaway lainnya yang menanti!! :*

@lucktygs

Dapatkan buku ini di toko buku online Bukupedia

http://www.bukupedia.com/id/book/id-101381/metropop-kepada-gema.html

39 thoughts on “[BLOGTOUR] REVIEW Kepada Gema + GIVEAWAY

  1. Nama: Afif Rohman
    Twitter: @_Afif_Rohman
    Domisili: Lamongan, Jatim

    Pertanyaan: berikan alasan kenapa kamu ingin membaca buku ini. Mudah kan?

    Dulu saya suka sekali baca SFTH (Stories from the Heart) di KASKUS. SFTH adalah sebuah kisah nyata atau pengalaman hidup si penulis yang kembali ia ceritakan lewat sebuah tulisan di forum KASKUS.

    Nah! Yang membuat saya tertarik dan ingin membaca novel “Kepada Gema” adalah gaya bercerita novel ini yang hampir mirip seperti di SFTH. Santai, tidak kaku, menggunakan bahasa sehari-hari(lo, gue, enggak, dll). Dan itu terdengar lebih akrab di telinga pembaca. Kita sebagai pembaca seperti diajak ikut mendalami dan merasakan kejadian-kejadian di novel tersebut. bukan hanya sekadar diajak membaca sebuah cerita. Dan alasan yang terakhir adalah saya suka puisi-puisi Sapardi DD. Dari kutipan di awal review ini saya sudah curiga! apakah mas Diego Christian juga suka puisi-puisi Sapardi DD. Soalnya kutipan di awal review ini kalau dilihat-lihat itu seperti terinspirasi dari puisi Sapardi: “Yang fana adalah waktu. Kita abadi: memungut detik demi detik, merangkainya seperti bunga. Sampai pada suatu hari kita lupa untuk apa.”

  2. Nama : Nurhidayanti
    Akun twitter : @CallMe_Yanti
    Kota tinggal : Martapura, Kal-Sel

    Kenapa kamu ingin membaca buku ini?
    Alasannya karena judul buku ini cukup menarik ‘Kepada Gema’, aku penasaran kenapa judulnya ‘Kepada Gema’, Gema itu kan suara yang memantul, nah apa isi buku ini, itu yang membuat penasaran. Kedua, karena belum pernah baca buku yang tokoh di dalamnya bekerja di bagian creative sebuah pertelevisian, jadi pengen tahu bagaimana pekerjaan si tokoh utama, Atisha dan apa yang dihadapinya setiap hari dalam pekerjaan itu dan seperti apa kehidupan pekerjaan di balik layar sebuah program televisi. Ketiga, karena kata kak Luckty bahwa penulisnya menyelipkan sebuah pesan moral tentang passion kita dalam bekerja. Saya sangat suka dengan hal-hal yang berbau ‘passion’, passion adalah sesuatu yang menggerakan kita dalam berkerja atau melakukan sesuatu. Bagaimana seorang Atisha berusaha bekerja sesuai dengan passion dan mewujudkan apa yang menjadi passion-nya. Ke-empat, saya juga sangat penasaran dengan hubungan percintaan Atisha dan Jesse. Saya rasa ke-empat hal itu yang membuat saya tertarik membaca buku karangan Diego Christ ini.

  3. Nama : Isqi Noor Hamdani
    Twitter : @Isqi_Noor
    Kota Tinggal : Tegal – Jawa Tengah

    Jawaban :
    setelah membaca review buku #KepadaGema , aku sangat tertarik bagaimana cara Gema untuk bisa masuk lagi di kehidupan Athisa yang tidak mau lagi berhubungan dengan Gema.
    Cerita di buku #KepadaGema hampir sama dengan apa yang pernah aku alami. Menurutku sangat seru membaca buku #KepadaGema dengan latar belakang hampir sama dengan yang aku alami. itulah sebabnya aku ingin membaca buku #KepadaGema

  4. Nama : Pida Alandrian
    Twitter : @PidaAlandrian92
    Domisili : Aceh
    Link Share : https://twitter.com/PidaAlandrian92/status/703477182559956993

    Alasan kenapa aku ingin membaca buku ini adalah
    > Jujur aku penasaran banget dengan apa yang ada di balik layar tayangan televisi. Selama ini kan cuma nonton-nonton aja. Nggak tau seluk beluk di belakang layarnya gimana. Soalnya di daerah aku tinggal jauh dari perusahaan yang bernaung di dunia pertelevisian. Nah dengan aku baca buku Kepada Gema ini semoga aja gambaran tentang rasa penasaran aku kali ini tuh terjawab di novel ini.

    Dan juga aku penasaran dengan gaya seorang cowok ketika menulis gimana, apa lagi yang menuangkan ide ceritanya ke dalam sebuah novel. Jujur aku nggak pernah loh baca novel yg karangannya cowok. Kalau aku ke toko buku mau beli novel aku pasti carinya yang penulis cewek, lihat cover dan baca sinopsis novelnya. Kalau novel yang karangan cowok malah aku nggak ngelirik sama sekali walaupun covernya keren luar biasapun aku nggak tertarik. Hehhehe. Kecuali kalau novelnya udah terkenal dan heboh di kalangan kawan2 aku, baru tuh aku beli. Aku baca novel yang penulisnya cowok cuma novel seri Menara 5 Negara, dengan novelnya habiburrahman elshirazy, yang lain nggak ada.. Itupun aku tertarik karena bahasannya ada memuat tentang islami. Kalau yang bahasannya tentang percintaan umum aku belum pernah baca.
    Maka dari itu pengin banget baca ini novel. Pengen ngerasain sosok abang Diego melalui tulisannya. Mana tau ntar abang diego masuk ke dalam penulis cowok favorite aku. Heehheh.
    Dan juga semoga aja setelah aku baca novel ini pandangan aku terhadap penulis cowok itu berubah, dan ketika aku ke toko buku akan setia utk ngelirik penulis cowok nggak yang penulis ceweknya aja.. heheh

    Sekian.
    Salam Pida Alandrian.

  5. nama: emma
    akun twitter: @emmanoer22
    kota tinggal : indragiri hulu

    jawaban : dari review yang kakak buat dan kemudian aku baca, novel ini jadi menarik karena kakak menginformasikan tentang penulis yang karya sebelumnya ternyata juga sukses dan menyabet juara gak tanggung2 lagi. Karena percaya atau tidak aku memang gak tahu penulis diego ini. KELIHATAN kl pembaca baru. Dari review kakak juga sedikit menjabarkan cerita dari novel Kepada Gema. Aku suka bagian passion dalam bekerja itu. Di dalam pekerjaan aku tipe pemilih juga seperti Atisha, tapi aku tidak mau tersisak dalam bekerja. sampai mendapat pekerjaan yg sesuai passion atau pekerjaan yg menurutku lebih banyak mendapatkan manfaatnya aku gak ragu untuk mencoba berganti-ganti tempat kerja atau profesi. Dan aku belum nemu benang merah dari cerita yg kakak review dg judul ‘Kepada Gema’ ini. So, ingin mengenal penulis dg karya’nya ini lebih dulu dan mencari benang merah antara Judul novel dan Cerita Novel’nya.

  6. nama : Whella Nurlela
    akun twitter :@whella_ND
    kota tinggal : Nganjuk, Jawa timur

    jawaban :
    karena dari reviewnya itu bikin penasaran bagaimana jalan critanya.
    bagaimana kerepotan Atisha menghadapi pekerjaanya dan masa lalunya.
    izinkan aku memilikinya, aku sangat ingin membaca lebih ceritanya

  7. nama : Mukhammad Maimun Ridlo
    akun twitter : @MukhammadMaimun
    kota tinggal : Sleman

    berikan alasan kenapa kamu ingin membaca buku ini !

    1. Ingin lebih mendalami dunia boardcasting
    2. Mencari cara (Atisha) beradaptasi dengan sesuatu yang tidak kita harapkan. Khususnya pekerjaan.
    3. Belajar istilah dunia di balik layar televisi
    4. Banyak kata-kata yang memotivasi. Apalagi filosofi rokoknya

    • Nama : Shafa Salsabila
      Akun twitter : @veliashafa
      Kota tinggal : Surabaya
      Link Share : https://twitter.com/veliashafa/status/703602362573688832

      Berikan alasan kenapa kamu ingin membaca buku ini!

      Karena aku ingin mempelajari segala sesuatu yang bisa dipelajari. Termasuk buku ini dan segala kandungannya.

      Dunia broadcasting memang dunia yang asing bagiku. Namun di situlah ketertarikanku muncul. Aku ingin mengetahui lebih banyak lagi tentang hal-hal yang tercakup di dalamnya.

      Selain informasi tersurat, aku juga ingin mempelajari gaya bercerita kak Diego yang banyak orang bilang ‘wah’ banget. Dan setelah mempelajarinya, aku akan mencoba mempraktikkannya di naskahku yang masih dalam tahap ‘menulis’.

  8. Nama: Dian Maharani
    Akun Twitter: @realdianmrani93
    Kota Tinggal: Kota Bengkulu

    Kenapa aku ingin membaca buku ini?
    Karena menurutku, tim creative adalah ‘pemimpin’ dari sebuah acara televisi, dan aku berharap bisa bergabung dengan tim itu walaupun kelihatannya tuntutan pekerjaannya sangat berat. Hingga saat ini, aku masih bermimpi bisa menjadi bagian dari tim creative karena menurutku acara televisi Indonesia yang ditayangkan belakangan ini sangat tidak kreatif dan hanya itu-itu saja. Mungkin banyak yang berpendapat demikian. Pada kenyataannya, hal seperti ini sangat mudah diucapkan, tetapi sangat sulit dilaksanakan. Karena mencari ide untuk sebuah acara pastinya sangatlah tidak mudah dilakukan. Yahhh, walaupun jurusan yang aku ambil saat kuliah sangat bertolak belakang dunia per-televisi-an dan per-broadcasting-an, aku berharap bisa memiliki pengalaman bekerja dibidang ini walau hanya sedetik hehehe Jadi, sebelum terjun ke lapangan, nggak ada salahnya mempelajari rumitnya kehidupan di belakangan layar dari pengalaman Atisha😀

  9. Nama: Khilma Vita Nurmayasari
    Twitter: @khilma_n
    Domisili: Banyuwangi, Jatim
    Pertanyaan: berikan alasan kenapa kamu ingin membaca buku ini. Mudah kan?

    Saya sangat tertarik dengan beberapa kalimat yang sukses mencuri hati saya. Kalimat2 yang sederhana tapi apik untuk di baca dan di resapi menjadi sebuah motivasi. Jujur saya ingin membaca buku ini lebih lanjut, siapa tau saya bisa mendapatkan inspirasi menulis dari buku Kepada Gema ini. Kalimat2nya yang bisa membius manusia menjadi tidak berdaya.🙂

  10. Nama: Ita
    Akun twitter: @terhujan
    Kota: Sragen

    Kepada Gema, saya tidak tahu apa yang kamu miliki dengan Atisha di masa lalu yang akhirnya memberimu alasan untuk meninggalkannya dan memberi luka di hatinya. Dan kemudian, kamu kembali ke kehidupan Atisha yang kebetulan sedang tidak begitu baik. Saya tidak tahu kamu gila atau saya hanya salah paham mengenai penilaian atas kesalahanmu di masa lalu. Mungkin, dengan membaca buku ini (buku yang menjadikanmu sebagai salah satu tokohnya dan bahkan namamu menjadi bagian dari judulnya), maka semua pertanyaan saya tentang kamu akan terjawab. Bukankah begitu, Gema?

    • Nama : Tyas Proboningrum
      Akun Twitter : arum_1tyas
      Kota : Jakarta Timur

      Kenapa saya ingin membaca Novel ini?. karena saya ingin tau seberapa menarik novel ini, Seberapa bagus karakter penulisan dan tokoh dari novel ini yang saya akui sudah membuat saya tertarik dari membaca penggalan-pengalan ceritanya, dan berapa banyak pembelajaran yang akan saya ambil dari novel ini, dan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan saya. Apakah dengan membaca novel ini dapat lebih menginspirasi saya? Apakah novel ini dapat berpengaruh terhadap pilihan saya kedepannya? Dan apakah Novel ini akan menjadi salah satu Favorit saya? Saya sangat ingin tau jawaban pertanyaan itu. Karena menuru saya sebuah Novel tidak hanya menjadi bacaan untuk hiburan atau teman waktu senggang saja. Bagi saya, sebuah Novel mampu menjadikan manusia jauh lebih baik atau
      buruk dalam kehidupan mereka kedepannya. Karena dari kalimat-kalimatnya yang penuh kn makna itu dapat mempengaruhi pembacanya.

  11. Nama : Tyas Proboningrum
    Akun Twitter : arum_1tyas
    Kota : Jakarta Timur

    Kenapa saya ingin membaca Novel ini?. karena saya ingin tau seberapa menarik novel ini, Seberapa bagus karakter penulisan dan tokoh dari novel ini yang saya akui sudah membuat saya tertarik dari membaca penggalan-pengalan ceritanya, dan berapa banyak pembelajaran yang akan saya ambil dari novel ini, dan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan saya. Apakah dengan membaca novel ini dapat lebih menginspirasi saya? Apakah novel ini dapat berpengaruh terhadap pilihan saya kedepannya? Dan apakah Novel ini akan menjadi salah satu Favorit saya? Saya sangat ingin tau jawaban pertanyaan itu. Karena menuru saya sebuah Novel tidak hanya menjadi bacaan untuk hiburan atau teman waktu senggang saja. Bagi saya, sebuah Novel mampu menjadikan manusia jauh lebih baik atau
    buruk dalam kehidupan mereka kedepannya. Karena dari kalimat-kalimatnya yang penuh kn makna itu dapat mempengaruhi pembacanya.

  12. Nama : Tyas Proboningrum
    Akun Twitter : arum_1tyas
    Kota : Jakarta Timur

    Kenapa saya ingin membaca Novel ini?. karena saya ingin tau seberapa menarik novel ini, Seberapa bagus karakter penulisan dan tokoh dari novel ini yang saya akui sudah membuat saya tertarik dari membaca penggalan-pengalan ceritanya, dan berapa banyak pembelajaran yang akan saya ambil dari novel ini, dan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan saya. Apakah dengan membaca novel ini dapat lebih menginspirasi saya? Apakah novel ini dapat berpengaruh terhadap pilihan saya kedepannya? Dan apakah Novel ini akan menjadi salah satu Favorit saya? Saya sangat ingin tau jawaban pertanyaan itu. Karena menuru saya sebuah Novel tidak hanya menjadi bacaan untuk hiburan atau teman waktu senggang saja. Bagi saya, sebuah Novel mampu menjadikan manusia jauh lebih baik atau
    buruk dalam kehidupan mereka kedepannya. Karena dari kalimat-kalimatnya yang penuh kn makna itu dapat mempengaruhi pembacanya.

  13. Nama: Ella Kurnia Oktaverina
    Akun Twitter: @ellaverina_
    Kota: Bangkalan

    Sejujurnya saya sungguh buta terhadap sang penulis, dari sini saya akui bahwa saya belum pernah membaca tulisan Diego sama sekali hanya saja karena ulasan yang disajikan oleh beberapa blogger mengatakan bahwa buku ini recommend saya lantas jadi tertarik untuk meletakkan buku ini pada rak buku-buku kesukaan saya. Yang dapat saya analisis adalah diksi yang digunakan oleh Diego itu sangat saya banget (dalam artian tipikal buku yang saya senangi), kemudian melihat tema yang diangkat saya jadi makin tertarik. Tentang pekerjaan dan tantangan dari pekerjaan yang diambil, dan tentang passion. Saya pikir buku ini bisa jadi titik balik bagi saya untuk membuka ruang untuk passion saya di dunia nyata, setelah lama terkerangking dalam pilihan yang saya pilih serampangan (yang belakangan saya tahu bukan passion saya).

  14. Nama : Nova Indah Putri Lubis
    Twitter : @n0v4ip
    Domisili : Medan
    Link Share : https://twitter.com/n0v4ip/status/703835268042747909

    Kalau saya tidak salah buku ini mengangkat tema mental illness meskipun saya tidak tahu khusus kemana tapi itulah yang membuat saya ingin membaca buku ini. Saya selalu tertarik dengan buku-buku ataupun novel yang berbau mental illness. Rasanya membaca setiap penyakit mental yang diderita para tokohnya menjadi pembelajaran dan informasi baru untuk saya. Selain itu seperti yang kak Luckty bilang, buku ini banyak menyimpan pesan moral didalamnya. Itu juga yang membuat saya ingin buku ini. Saya ingin tahu pesan moral apa saja yang diselipkan penulis dalam novelnya. Oia, satu lagi. Ini kali pertama saya mendengar nama penulis dan saya tidak menyangka penulis memiliki segudang prestasi di bidang kepenulisan. Itu sebabnya saya jelas menginginkan buku ini dan ingin mencicipi karyanya. Semoga bisa berjodoh dengan buku dan giveawaynya…😀

    Terima kasih kak ^^

  15. Nama : Fitrotul Aini
    Twitter : @fytry
    Domisili : Jombang, Jawa Timur

    Kenapa kamu ingin membaca buku ini?
    Aku ingin baca buku ini karena :
    1. Buku ini backgroundnya dunia broadcast. Dan aku tertarik banget sama dunia ini meski gak bisa bergelut di dalamnya meski pengen banget.😥 seenggaknya dengan membaca buku ini aku masih tetep bisa tahu tentang dunia broadcast meski gak bisa masuk di dalamnya. Ntar jadi pengen? Gak apa-apa. Kata orang, semua keinginan gak selalu harus terwujud.

    2. Seperti yang Mbak Luckty bilang, buku ini syarat pesan moralnya. Diantaranya tentang passion dalam kerja. Jadi penasaran, sebenernya apa yang bisa diajarkan oleh tokoh-tokoh dalam novel ini mengenai passion dalam kerja. Karena sekarang aku sepertinya sedang dalam tahap galau menghadapi pilihan untuk bekerja. Apakah harus sesuai passion atau yang gak sesuai passion tapi ‘menguntungkan’?

    3. Aku pengen kembali menumbuhkan kembali hobby membacaku (terutama membaca buku) yang terputus. Dan semoga lewat buku ini hobby membacaku bisa muncul lagi dan berkelanjutan.

    4. Aku suka dengan ilustrasi cover bukunya! Bikin penasaran dan tertarik!🙂

    Semoga berjodoh dengan buku ini….🙂

    Terima kasih kak…🙂

  16. Bismillah…
    Nama : Maulfi afiffati
    Twitter : @maulfiafiffati
    Tinggal : di Jakarta

    Mengapa aku ingin membaca novel Kepada Gema?

    Pertama kenal novel ini awalnya karena banyak yang review bahwa novel ini bagus dan ada blog tour itu, jadi makin lebih tau bagaimana ceritanya.
    Nah, pas baca reviewnya malah makin penasaran. Selain itu, pas aku tau itu penerbit Gramedia. Wah, yang masuk ke terbitan Gramedia pasti benar-benar bagus dan sangat diseleksi ketat banget jadi gak sembarang orang bisa diterbitin bukunya oleh Gramedia. Nah, pas itu aku kepikir pasti ini buku bagus banget. Dan, buku ini kayaknya gaya penuturannya gak terlalu formal. Enak dibaca, sepertinya penulisnya, Diego Christian. Mau para pembaca masuk ke dalam suasana novel ini. Dan nama para tokohnya gak sulit dihapal, gampang untuk diingat bila dibaca ke sekian bab. Tidak membuat saya pusing kalo membaca yang nama tokoh-tokohnya hampir mirip dan ribet diucapin. Dan aku mau menyoba novel dari penulis yang banyak menyabet hadiah. Soalnya belum satupun aku pernah baca novel dari Diego Christian. Pasti sangat-sangat keren. Dan lagi novel ini melalui penuturan review kak luckty aku bener bener penasaran😂😂😂 ahhh, apalagi saat kak luckty bilang “… Endingnya benar-benar mengejutkan,” oh ayolah… Mengapa tidak dikasih bocoran sedikit mengapa endingnya mengejutkan😂😂 memang spoiler sih kalo dikasih tau tapi setidaknya aku tidak mati penasaran. Dan lagi semoga kak luckty milih aku buat mencoba ending yang mengejutkan itu😂😂

  17. Saya gak mau bukunya.
    Cuma mau komentar, kalo ini cara mengulas buku yang keren, karena ada pemilahan poin2, seperti kalimat2 favorit, dan kalimat2 sindiran halus yang disukai si pengulas.
    Salut

  18. Khoyul
    @Jkhoyul
    Blitar

    Ya pengen membaca novel ini. Tentu saja ingin tahu apa saja yang dikerjakan Atisha dengan pekerjaannya itu. Secara pekerjaan di balik layar jarang diekspos. Kita tahunya beres mononton sebuah acara padahal banyak hal harus dilakukan sebelum acara dilangsungkan.
    Juga tentang kisah cintanya Atisha. Kebanyakan wanita ingin membaca itu karena ingin tahu kisah cinta dalam novel.

  19. Hai kak Luckty, ikutan giveaway-nya yaaa…

    Nama : Hikmawati Cahyaning Tyas
    Twitter : @tyashc
    Domisili : Kota Pekalongan

    Aku pengen baca novel ini karena mengkisahkan profesi di balik layar televisi. Aku suka dengan novel-novel profesi yang menceritakan profesi tertentu yang nggak bisa aku jalani. Selain itu, bekerja di televisi dulunya pernah menjadi impianku, walaupun nggak kesampaian. Jadi lewat novel aku bisa tahu sedikit banyak tentang profesi itu.

    Wish me luck🙂

  20. nama: Aulia
    twitter: @nunaalia
    kota tinggal: Serang

    Alasan kenapa ingin membaca buku ini:
    1. Covernya unik, lautan dengan riak gelombang, berkesan misterius dan dingin, semisterius kepingan puzzle di setiap lembar halamannya. dan endingnya yg mengejutkan.
    2. Seperti yg lain yg tertarik dengan tema tentang dunia broadcasting dan pekerjaaan Atisha sebagai creative assistant, buku ini akan memberikan wawasan baru.
    3. Kisah romantismenya dan pesan moral bahwa hidup harus bisa berdamai dengan masa lalu sekalipun itu sangat pahit juga menarik untuk disimak dan diambil hikmahnya.

  21. nama: pramestya
    akun twitter: @p_ambangsari
    kota tinggal: Temanggung

    Yang membuatku ingin membaca novel ini adalah

    1. Ini karya Diego Christ, lama banget pengen baca karyanya setelah melihat novel Travel in Love yang memenangkan Noura Books Academy. Sayangnya aku selalu kehabisan stocknya. Mulai dari itu, aku selalu penasaran dengan karyanya.

    2. Kepada Gema, judul dan cover yang menarik perhatianku. Apa ini cerita tentang suara? Yang dimaksud gema itu apa? Kenapa judulnya ini? Bagaimana penyampaian ceritanya hingga menuju “Kepada Gema”?

    3. Membaca sinopsis di atas, aku juga pengen tahu seperti apa pekerjaan seorang creative assistenat. Soalnya aku pernah bercita-cita jadi itu. Jadi orang belakang layar, mengurusi berbagai hal dengan kreatif, mengurusi sesuatu yang nggak ada di jadwal. Seperti tantangan. Aku pengen tahu bagaimana tokoh cewek bertahan di divisi itu. Apa kesulitan mereka? Pasti bakal menjadi konflik yang bagus.

    4. Terdapat pedeskripsian pekerjaan tokoh utamanya dan pesan moral tentang passion. Salah satu hal yang saya butuhkan ketika membaca sebuah buku adalah informasi. Mungkin dari Kepada Gema ini saya dapat mendapat info yang berguna untuk masuk keperkuliahan. Saya bisa tahu lebih banyak soal dunia kerja. Sangat tepat untuk saya yang sedang menentukan cita-cita.

    5. “lewat buku ini juga menyelipkan pesan moral bahwa hidup harus bisa berdamai dengan masa lalu sekalipun itu sangat pahit.” apa yang terjadi dengan para tokoh? Masa lalu pahit apa yang mereka alami? Bagaimana cara berdamai? Apa saya dapat mengambil cara berdamai dengan masa lalu yang sama dengan para tokoh setelah membaca novel ini?

    6. Pengen baca novel ini untuk membunuh waktu, membunuh penasaran, berkenalan dengan karya kak Diego, larut dalam alur yang sepertinya cukup kompleks ini. Pengen dapet sesuatu yang penulis lain tidak bisa berikan. Lalu alasannya kembali ke no. 1 hahaa tapi beneran lho, aku pengen banget baca karya kak Diego. Uh, munping ini novel masih anget, siapa yang nggak pengen baca dan jadi idola yang up yo date? Wkwk

    Terima kasih GAnya. Wish me luck.

  22. Cahya Widyastutik
    @cahyawid
    Gresik

    Saya tertarik dengan judulnya, kenapa harus ‘Kepada Gema’. Apakah ada korelasi antara kehadiran Gema kembali dalam hidup Atisha dengan pemilihan judul tersebut. Kovernya juga cakep banget, simple tapi terkesan misterius. Penasaran dengan pemilihan laut lengkap dengan gelombangnya, apakah ada hubungannnya dengan kehidupan Atisha yang penuh liku?
    Dan mungkin, aku sangat penasaran dengan apa yg telah terjadi di masa lalu Atisha sehingga memicu mimpi buruk yang tak berkesudahan. Apakah ada hubungannya dengan Gema? Atau justru Gema yang jadi penyebab sekaligus obat yang kelak bisa mengobati luka Atisha?
    Jawabannya yaa ada di novel ini, dan aku ingin menemukan jawaban-jawaban dari pertanyaan kecilku itu.

  23. Nama : Meilina Istanti
    Akun twitter : @Meic_Chan
    Domisili : Banyumas

    1. Karena saya gak puas kalo cuma baca reviewnya, rasa keingintahuan saya berasa diphp. u,u
    2. Pernah baca literatur tentang dunia pertelevisian, dan itu sangat menarik. Saya ingin membaca dan lebih mendalami hal itu dalam bentuk novel yang ringan seperti novel Kepada Gema ini.
    3. Semoga rezeki saya, amiin🙂

  24. Nama: Ismaa
    twitter: @ismaanw
    Domisili: Bangkalan, Madura, Jawa Timur.

    Alasan kenapa aku pingin baca buku ini?

    Hm … Awalnya tertarik aja sih. Tertantang menangin GA juga. Tapi, setelah baca review di blog-blog sebelumnya serta ikutan GAnya meski nggak menang, entah kenapa aku makin kepincut sama buku ini.

    Aku sih hobi baca buku. Dari dulu pun pingin punya banyak buku di lemari. Jadi, ada buku yang menurutku menarik pun bakal aku baca. Kalau bisa beli, ya dijadiin koleksi.

    Okay, back to topic. Selain karena alasan di atas, entah kenapa aku jadi makin penasaran juga dengan isinya. Belum pernah baca prosa tentang dunia broadcasting. Ada sih 1 cerpen, tapi itu nggak detail. Hanya sekilah bahwa si gebetan tokoh kerjanya di balik layar. Udah, itu doang. Dan dulu … Aku sempat terfikirkan untuk masuk jurusan broadcasting juga. Tapi kini sudah beralih ke dunia lain. Haha.

    Selain itu, kalau aku dapet novel ini, aku bisa ngasih tahu ke temenku tentang dunia broadcasting. Karena dia pingin masuk jurusan broadcasting, tapi informasi seputar itu masih minim. Padahal dia udah tertarik banget gegara pernah lihat kakak alumni yang juga pernah singgah di dunia broadcasting.

    Selain itu, kata-kata yang dikutip kak luckty pun yang membuat aku makin, makin dan makin penasaran dengan isinya. Apa sih isi novel Kepada Gema? Apa sih isi novel ini dengan latar dunia broadcasting yang diangkat? Nah, pasti semua orang pun penasaran.

    Aku pun juga penasaran dengan arti dari judulnya. Apa korelasi judul dengan isinya? Hm … Aku jadi inget novel dari dwitasari yang judulnya Raksasa dari Jogja. Judulnya unik, kan? Nah, apa korelasi antara judul dengan isinya seperti Raksasa dari Jogja ini? Aku nggak bermaksud menyamakan. Hanya saja, apakah ada filosofi tersendiri juga dengan judul novelnya? Nah, itu misterinya, dan ingin aku ketahui. Makanya, aku ingin baca buku ini.

    Lalu, bisa dilihat sendiri dari cover novel ini. Seperti pendapat teman teman yang lain, covernya menampakkan kesan misterius. Tapi menurutku, pasti ada arti tersendiri kenapa covernya seperti itu, dan aku belum bisa menebaknya jika belum membaca bukunya. Duh, aku jadi makin penasaran banget kan. Jiwa misteriku kembali muncul. Haha.

    Kalau di novel lain, pasti ada ciri khas tersendiri yang dapat menggambarkan isi novel itu. Seperti Winter in Tokyo. Dari judul dan cover pun sudah dapat ditebak apa yang ada di dalamnya, meski hanya sebagian kecil. Tapi, pasti ada hal yang berbeda, kan? Nah, aku penasaran banget nih sama isi dari bukunya. Apa sih keunikannya? Apa sih isinya? Apa sih yang membedakan novel ini dengan novel yang lain? So, aku harus baca buku ini untuk menjawab semua pertanyaan yang ada di dalam pikiranku.

    Sepertinya itu aja sih, kak alasannya. Tapi aku berasa curcol aja deh, bukannya jawab pertanyaan. Wkwkwk.

    Sekian, terima kasih.

    Salam manis, ketjup sayang, Ismaa.

  25. Nama: Ismaa
    twitter: @ismaanw
    Domisili: Bangkalan, Madura, Jawa Timur.

    Alasan kenapa aku pingin baca buku ini?

    Hm … Awalnya tertarik aja sih. Tertantang menangin GA juga. Tapi, setelah baca review di blog-blog sebelumnya serta ikutan GAnya meski nggak menang, entah kenapa aku makin kepincut sama buku ini.

    Aku sih hobi baca buku. Dari dulu pun pingin punya banyak buku di lemari. Jadi, ada buku yang menurutku menarik pun bakal aku baca. Kalau bisa beli, ya dijadiin koleksi.

    Okay, back to topic. Selain karena alasan di atas, entah kenapa aku jadi makin penasaran juga dengan isinya. Belum pernah baca prosa tentang dunia broadcasting. Ada sih 1 cerpen, tapi itu nggak detail. Hanya sekilah bahwa si gebetan tokoh kerjanya di balik layar. Udah, itu doang. Dan dulu … Aku sempat terfikirkan untuk masuk jurusan broadcasting juga. Tapi kini sudah beralih ke dunia lain. Haha.

    Selain itu, kalau aku dapet novel ini, aku bisa ngasih tahu ke temenku tentang dunia broadcasting. Karena dia pingin masuk jurusan broadcasting, tapi informasi seputar itu masih minim. Padahal dia udah tertarik banget gegara pernah lihat kakak alumni yang juga pernah singgah di dunia broadcasting.

    Selain itu, kata-kata yang dikutip kak luckty pun yang membuat aku makin, makin dan makin penasaran dengan isinya. Apa sih isi novel Kepada Gema? Apa sih isi novel ini dengan latar dunia broadcasting yang diangkat? Nah, pasti semua orang pun penasaran.

    Apalagi kata-kata tentang passion itu. Aku sudah pernah mendengar sebelumnya, tapi selalu aja ngerasa kalau itu bener, nggak salah. Alasannya pasti yang 2 itu. Atau, adakah alasan yang lain selain itu? Aku sih masih belum tau. Dan, aku penasaran apa jawaban dari orang yang ditanya di situ. Yang ditanya di situ Atisha, bukan? Aku penasaran apa yang Atisha jawab di situ. Apa ada jawaban lain selain 2 opsi yang udah ada.

    Aku pun juga penasaran dengan arti dari judulnya. Apa korelasi judul dengan isinya? Hm … Aku jadi inget novel dari dwitasari yang judulnya Raksasa dari Jogja. Judulnya unik, kan? Nah, apa korelasi antara judul dengan isinya seperti Raksasa dari Jogja ini? Aku nggak bermaksud menyamakan. Hanya saja, apakah ada filosofi tersendiri juga dengan judul novelnya? Nah, itu misterinya, dan ingin aku ketahui. Makanya, aku ingin baca buku ini.

    Lalu, bisa dilihat sendiri dari cover novel ini. Seperti pendapat teman teman yang lain, covernya menampakkan kesan misterius. Tapi menurutku, pasti ada arti tersendiri kenapa covernya seperti itu, dan aku belum bisa menebaknya jika belum membaca bukunya. Duh, aku jadi makin penasaran banget kan. Jiwa misteriku kembali muncul. Haha.

    Kalau di novel lain, pasti ada ciri khas tersendiri yang dapat menggambarkan isi novel itu. Seperti Winter in Tokyo. Dari judul dan cover pun sudah dapat ditebak apa yang ada di dalamnya, meski hanya sebagian kecil. Tapi, pasti ada hal yang berbeda, kan? Nah, aku penasaran banget nih sama isi dari bukunya. Apa sih keunikannya? Apa sih isinya? Apa sih yang membedakan novel ini dengan novel yang lain? So, aku harus baca buku ini untuk menjawab semua pertanyaan yang ada di dalam pikiranku.

    Sepertinya itu aja sih, kak alasannya. Tapi aku berasa curcol aja deh, bukannya jawab pertanyaan. Wkwkwk.

    Sekian, terima kasih.

    Salam manis, ketjup sayang, Ismaa.

  26. Nama: Ismaa
    twitter: @ismaanw
    Domisili: Bangkalan, Madura, Jawa Timur.

    Alasan kenapa aku pingin baca buku ini?

    Hm … Awalnya tertarik aja sih. Tertantang menangin GA juga. Tapi, setelah baca review di blog-blog sebelumnya serta ikutan GAnya meski nggak menang, entah kenapa aku makin kepincut sama buku ini.

    Aku sih hobi baca buku. Dari dulu pun pingin punya banyak buku di lemari. Jadi, ada buku yang menurutku menarik pun bakal aku baca. Kalau bisa beli, ya dijadiin koleksi.

    Okay, back to topic. Selain karena alasan di atas, entah kenapa aku jadi makin penasaran juga dengan isinya. Belum pernah baca prosa tentang dunia broadcasting. Ada sih 1 cerpen, tapi itu nggak detail. Hanya sekilas bahwa si gebetan tokoh utamanya, kerja di balik layar. Udah, itu doang. Dan dulu … Aku sempat terfikirkan untuk masuk jurusan broadcasting juga. Tapi kini sudah beralih ke dunia lain. Haha.

    Selain itu, kalau aku dapet novel ini, aku bisa ngasih tahu ke temenku tentang dunia broadcasting. Karena dia pingin masuk jurusan broadcasting, tapi informasi seputar itu masih minim. Padahal dia udah tertarik banget gegara pernah lihat kakak alumni yang juga pernah singgah di dunia broadcasting.

    Selain itu, kata-kata yang dikutip kak luckty pun yang membuat aku makin, makin dan makin penasaran dengan isinya. Apa sih isi novel Kepada Gema? Apa sih isi novel ini dengan latar dunia broadcasting yang diangkat? Nah, pasti semua orang pun penasaran.

    Apalagi kata-kata tentang passion itu. Aku sudah pernah mendengar sebelumnya, tapi selalu aja ngerasa kalau itu bener, nggak salah. Alasannya pasti yang 2 itu. Atau, adakah alasan yang lain selain itu? Aku sih masih belum tau. Dan, aku penasaran apa jawaban dari orang yang ditanya di situ. Yang ditanya di situ Atisha, bukan? Aku penasaran apa yang Atisha jawab di situ. Apa ada jawaban lain selain 2 opsi yang udah ada.

    Aku pun juga penasaran dengan arti dari judulnya. Apa korelasi judul dengan isinya? Hm … Aku jadi inget novel dari dwitasari yang judulnya Raksasa dari Jogja. Judulnya unik, kan? Nah, apa korelasi antara judul dengan isinya seperti Raksasa dari Jogja ini? Aku nggak bermaksud menyamakan. Hanya saja, apakah ada filosofi tersendiri juga dengan judul novelnya? Nah, itu misterinya, dan ingin aku ketahui. Makanya, aku ingin baca buku ini.

    Lalu, bisa dilihat sendiri dari cover novel ini. Seperti pendapat teman teman yang lain, covernya menampakkan kesan misterius. Tapi menurutku, pasti ada arti tersendiri kenapa covernya seperti itu, dan aku belum bisa menebaknya jika belum membaca bukunya. Duh, aku jadi makin penasaran banget kan. Jiwa misteriku kembali muncul. Haha.

    Kalau di novel lain, pasti ada ciri khas tersendiri yang dapat menggambarkan isi novel itu. Seperti Winter in Tokyo. Dari judul dan cover pun sudah dapat ditebak apa yang ada di dalamnya, meski hanya sebagian kecil. Tapi, pasti ada hal yang berbeda, kan? Nah, aku penasaran banget nih sama isi dari bukunya. Apa sih keunikannya? Apa sih isinya? Apa sih yang membedakan novel ini dengan novel yang lain? So, aku harus baca buku ini untuk menjawab semua pertanyaan yang ada di dalam pikiranku.

    Sepertinya itu aja sih, kak alasannya. Tapi aku berasa curcol aja deh, bukannya jawab pertanyaan. Wkwkwk.

    Sekian, terima kasih.

    Salam manis, ketjup sayang, Ismaa.

  27. Nama: Ismaa
    twitter: @ismaanw
    Domisili: Bangkalan, Madura, Jawa Timur.

    Alasan kenapa aku pingin baca buku ini?

    Hm … Awalnya tertarik aja sih. Tertantang menangin GA juga. Tapi, setelah baca review di blog-blog sebelumnya serta ikutan GAnya meski nggak menang, entah kenapa aku makin kepincut sama buku ini.

    Aku sih hobi baca buku. Dari dulu pun pingin punya banyak buku di lemari. Jadi, ada buku yang menurutku menarik pun bakal aku baca. Kalau bisa beli, ya dijadiin koleksi.

    Okay, back to topic. Selain karena alasan di atas, entah kenapa aku jadi makin penasaran juga dengan isinya. Belum pernah baca prosa tentang dunia broadcasting. Ada sih 1 cerpen, tapi itu nggak detail. Hanya sekilas bahwa si gebetan tokoh utama kerjanya di balik layar. Udah, itu doang. Dan dulu … Aku sempat terpikirkan untuk masuk jurusan broadcasting juga. Tapi kini sudah beralih ke dunia lain. Haha.

    Selain itu, kalau aku dapet novel ini, aku bisa ngasih tahu ke temenku tentang dunia broadcasting. Karena dia pingin masuk jurusan broadcasting, tapi informasi seputar itu masih minim. Padahal dia udah tertarik banget gegara pernah lihat kakak alumni yang juga pernah singgah di dunia broadcasting.

    Selain itu, kata-kata yang dikutip kak luckty pun yang membuat aku makin, makin dan makin penasaran dengan isinya. Apa sih isi novel Kepada Gema? Apa sih isi novel ini dengan latar dunia broadcasting yang diangkat? Nah, pasti semua orang pun penasaran.

    Apalagi kata-kata tentang passion itu. Aku sudah pernah mendengar sebelumnya, tapi selalu aja ngerasa kalau itu bener, nggak salah. Alasannya pasti yang 2 itu. Atau, adakah alasan yang lain selain itu? Aku sih masih belum tau. Dan, aku penasaran apa jawaban dari orang yang ditanya di situ. Yang ditanya di situ Atisha, bukan? Aku penasaran apa yang Atisha jawab di situ. Apa ada jawaban lain selain 2 opsi yang udah ada.

    Aku pun juga penasaran dengan arti dari judulnya. Apa korelasi judul dengan isinya? Hm … Aku jadi inget novel dari dwitasari yang judulnya Raksasa dari Jogja. Judulnya unik, kan? Nah, apa korelasi antara judul dengan isinya seperti Raksasa dari Jogja ini? Aku nggak bermaksud menyamakan. Hanya saja, apakah ada filosofi tersendiri juga dengan judul novelnya? Nah, itu misterinya, dan ingin aku ketahui. Makanya, aku ingin baca buku ini.

    Lalu, bisa dilihat sendiri dari cover novel ini. Seperti pendapat teman teman yang lain, covernya menampakkan kesan misterius. Tapi menurutku, pasti ada arti tersendiri kenapa covernya seperti itu, dan aku belum bisa menebaknya jika belum membaca bukunya. Duh, aku jadi makin penasaran banget kan. Jiwa misteriku kembali muncul. Haha.

    Kalau di novel lain, pasti ada ciri khas tersendiri yang dapat menggambarkan isi novel itu. Seperti Winter in Tokyo. Dari judul dan cover pun sudah dapat ditebak apa yang ada di dalamnya, meski hanya sebagian kecil. Tapi, pasti ada hal yang berbeda, kan? Nah, aku penasaran banget nih sama isi dari bukunya. Apa sih keunikannya? Apa sih isinya? Apa sih yang membedakan novel ini dengan novel yang lain? So, aku harus baca buku ini untuk menjawab semua pertanyaan yang ada di dalam pikiranku.

    Sepertinya itu aja sih, kak alasannya. Tapi aku berasa curcol aja deh, bukannya jawab pertanyaan. Wkwkwk.

    Sekian, terima kasih.

    Salam manis, ketjup sayang, Ismaa.

  28. Nama: Ismaa
    twitter: @ismaanw
    Domisili: Bangkalan, Madura, Jawa Timur.

    Alasan kenapa aku pingin baca buku ini?

    Hm … Awalnya tertarik aja sih. Tertantang menangin GA juga. Tapi, setelah baca review di blog-blog sebelumnya serta ikutan GAnya meski nggak menang, entah kenapa aku makin kepincut sama buku ini.

    Aku sih hobi baca buku. Dari dulu pun pingin punya banyak buku di lemari. Jadi, ada buku yang menurutku menarik pun bakal aku baca. Kalau bisa beli, ya dijadiin koleksi.

    Okay, back to topic. Selain karena alasan di atas, entah kenapa aku jadi makin penasaran juga dengan isinya. Belum pernah baca prosa tentang dunia broadcasting. Ada sih 1 cerpen, tapi itu nggak detail. Hanya sekilah bahwa si gebetan tokoh kerjanya di balik layar. Udah, itu doang. Dan dulu … Aku sempat terfikirkan untuk masuk jurusan broadcasting juga. Tapi kini sudah beralih ke dunia lain. Haha.

    Selain itu, kalau aku dapet novel ini, aku bisa ngasih tahu ke temenku tentang dunia broadcasting. Karena dia pingin masuk jurusan broadcasting, tapi informasi seputar itu masih minim. Padahal dia udah tertarik banget gegara pernah lihat kakak alumni yang juga pernah singgah di dunia broadcasting.

    Selain itu, kata-kata yang dikutip kak luckty pun yang membuat aku makin, makin dan makin penasaran dengan isinya. Apa sih isi novel Kepada Gema? Apa sih isi novel ini dengan latar dunia broadcasting yang diangkat? Nah, pasti semua orang pun penasaran.

    Apalagi kata-kata tentang passion itu. Aku sudah pernah mendengar sebelumnya, tapi selalu aja ngerasa kalau itu bener, nggak salah. Alasannya pasti yang 2 itu. Atau, adakah alasan yang lain selain itu? Aku sih masih belum tau. Dan, aku penasaran apa jawaban dari orang yang ditanya di situ. Yang ditanya di situ Atisha, bukan? Aku penasaran apa yang Atisha jawab di situ. Apa ada jawaban lain selain 2 opsi yang udah ada.

    Aku pun juga penasaran dengan arti dari judulnya. Apa korelasi judul dengan isinya? Hm … Aku jadi inget novel dari dwitasari yang judulnya Raksasa dari Jogja. Judulnya unik, kan? Nah, apa korelasi antara judul dengan isinya seperti Raksasa dari Jogja ini? Aku nggak bermaksud menyamakan. Hanya saja, apakah ada filosofi tersendiri juga dengan judul novelnya? Nah, itu misterinya, dan ingin aku ketahui. Makanya, aku ingin baca buku ini.

    Lalu, bisa dilihat sendiri dari cover novel ini. Seperti pendapat teman teman yang lain, covernya menampakkan kesan misterius. Tapi menurutku, pasti ada arti tersendiri kenapa covernya seperti itu, dan aku belum bisa menebaknya jika belum membaca bukunya. Duh, aku jadi makin penasaran banget kan. Jiwa misteriku kembali muncul. Haha.

    Kalau di novel lain, pasti ada ciri khas tersendiri yang dapat menggambarkan isi novel itu. Seperti Winter in Tokyo. Dari judul dan cover pun sudah dapat ditebak apa yang ada di dalamnya, meski hanya sebagian kecil. Tapi, pasti ada hal yang berbeda, kan? Nah, aku penasaran banget nih sama isi dari bukunya. Apa sih keunikannya? Apa sih isinya? Apa sih yang membedakan novel ini dengan novel yang lain? So, aku harus baca buku ini untuk menjawab semua pertanyaan yang ada di dalam pikiranku.

    Sepertinya itu aja sih, kak alasannya. Tapi aku berasa curcol aja deh, bukannya jawab pertanyaan. Wkwkwk.

    Sekian, terima kasih.

    Salam manis, ketjup sayang, Ismaa.

  29. Nama: Ismaa
    twitter: @ismaanw
    Domisili: Bangkalan, Madura, Jawa Timur.

    Alasan kenapa aku pingin baca buku ini?

    Hm … Awalnya tertarik aja sih. Tertantang menangin GA juga. Tapi, setelah baca review di blog-blog sebelumnya serta ikutan GAnya meski nggak menang, entah kenapa aku makin kepincut sama buku ini.

    Aku sih hobi baca buku. Dari dulu pun pingin punya banyak buku di lemari. Jadi, ada buku yang menurutku menarik pun bakal aku baca. Kalau bisa beli, ya dijadiin koleksi.

    Okay, back to topic. Selain karena alasan di atas, entah kenapa aku jadi makin penasaran juga dengan isinya. Belum pernah baca prosa tentang dunia broadcasting. Ada sih 1 cerpen, tapi itu nggak detail. Hanya sekilah bahwa si gebetan tokoh kerjanya di balik layar. Udah, itu doang. Dan dulu … Aku sempat terfikirkan untuk masuk jurusan broadcasting juga. Tapi kini sudah beralih ke dunia lain. Haha.

    Selain itu, kalau aku dapet novel ini, aku bisa ngasih tahu ke temenku tentang dunia broadcasting. Karena dia pingin masuk jurusan broadcasting, tapi informasi seputar itu masih minim. Padahal dia udah tertarik banget gegara pernah lihat kakak alumni yang juga pernah singgah di dunia broadcasting.

    Selain itu, kata-kata yang dikutip kak luckty pun yang membuat aku makin, makin dan makin penasaran dengan isinya. Apa sih isi novel Kepada Gema? Apa sih isi novel ini dengan latar dunia broadcasting yang diangkat? Nah, pasti semua orang pun penasaran.

    Apalagi kata-kata tentang passion itu. Aku sudah pernah mendengar sebelumnya, tapi selalu aja ngerasa kalau itu bener, nggak salah. Alasannya pasti yang 2 itu. Atau, adakah alasan yang lain selain itu? Aku sih masih belum tau. Dan, aku penasaran apa jawaban dari orang yang ditanya di situ. Yang ditanya di situ Atisha, bukan? Aku penasaran apa yang Atisha jawab di situ. Apa ada jawaban lain selain 2 opsi yang udah ada.

    Aku pun juga penasaran dengan arti dari judulnya. Apa korelasi judul dengan isinya? Hm … Aku jadi inget novel dari dwitasari yang judulnya Raksasa dari Jogja. Judulnya unik, kan? Nah, apa korelasi antara judul dengan isinya seperti Raksasa dari Jogja ini? Aku nggak bermaksud menyamakan. Hanya saja, apakah ada filosofi tersendiri juga dengan judul novelnya? Nah, itu misterinya, dan ingin aku ketahui. Makanya, aku ingin baca buku ini.

    Lalu, bisa dilihat sendiri dari cover novel ini. Seperti pendapat teman teman yang lain, covernya menampakkan kesan misterius. Tapi menurutku, pasti ada arti tersendiri kenapa covernya seperti itu, dan aku belum bisa menebaknya jika belum membaca bukunya. Duh, aku jadi makin penasaran banget kan. Jiwa misteriku kembali muncul. Haha.

    Kalau di novel lain, pasti ada ciri khas tersendiri yang dapat menggambarkan isi novel itu. Seperti Winter in Tokyo. Dari judul dan cover pun sudah dapat ditebak apa yang ada di dalamnya, meski hanya sebagian kecil. Tapi, pasti ada hal yang berbeda, kan? Nah, aku penasaran banget nih sama isi dari bukunya. Apa sih keunikannya? Apa sih isinya? Apa sih yang membedakan novel ini dengan novel yang lain? So, aku harus baca buku ini untuk menjawab semua pertanyaan yang ada di dalam pikiranku.

    Sepertinya itu aja sih, kak alasannya. Tapi aku berasa curcol aja deh, bukannya jawab pertanyaan. Wkwkwk.

    Sekian, terima kasih.

    Salam manis, ketjup sayang, Ismaa.

  30. Estiy
    Mojokerto
    @estiyuliastri

    Kak reviewnya nggantung banget? Jadi makin penasaran😄
    Alasan aku pengen baca buku ini karena profesi tokoh utamanya yg bekerja di bidang broadcasting. Interest sekali sm dunia kerja ini😄 apalagi kalo liat smangat para reporter dan news anchor di TV. Yg harus siap dan prima terjun ke lokasi kapanpun dimanapun, meskipun banjir kayak sekarang juga harus nyemplung😄
    Lewat buku ini AKU HARAP BISA KETULARAN SEMANGAT KERJANYA ATISHA!

    Konflik cinta para tokohnya pun sepertinya asik untuk diikuti, galau antara LDR atau terjebak nostalgia?😄
    Judulnya sih kepada Gema? Menurutku sih tokoh utama bakal memilih Gema..hihi
    Apa tebakanku benar? Bagi ke aku dong kak, bukunya?😄
    Trimakasi

  31. Dewii Ayu Ningsih | @DewiiaeyuN | Riau.
    Seperti yang telah mba luckty
    ulas, “Kepada Gema”
    bukanlah
    novel roman biasa yang
    hanya
    mementingkan romansa,
    ternyata novel ini juga punya
    pesan moral tentang hidup.
    Juga novel ini sangat kental
    dengan teka-teki kehidupan
    masa lalu para tokoh yang
    sangat menarik untuk
    diketahui. Semoga saya bisa
    ikut merasakan bagaimana
    rumitnya kisah cinta segitiga
    ini .

  32. Nama: Muthia B
    Twitter: @tiarizee
    Domisili: Lampung

    Dari judul nya saja aku udah dibuat penasaran. “Kepada gema”, sebelumnya aku kira gema ini bukan nama orang, melainkan sebuah ‘suara’. Konflik yang diangkat oleh penulisnya menarik, novel bertema masa lalu yang berpengaruh pada si tokoh di masa depannya, yang pasti hal ini sering terjadi pada tiap orang termasuk aku. Jujur saja, setelah membaca review ini, aku dibuat penasaran dengan sosok gema yang meninggalkan atisha namun kembali lagi untuk memperbaiki kesalahannya di masa lalu dan juga penasaran dengan masa lalu Atisha. Dan aku pun sekarang dipenuhi dengan berbagai spekulasi dengan apa yang menimpa Atisha di masa lalu. Menurut beberapa review yang aku baca, banyak hal tak terduga yang ada di cerita ini. Bahkan tebakan pada akhir cerita saja meleset! Sebagai pembaca, aku dibuat penasaran banget sama yang namanya ending tak terduga! Aku suka sensasi itu, disaat terhanyut dalam cerita, dan membuat berbagai spekulasi akhir cerita. Namun saat cerita tersebut memberikan akhir yang mengejutkan, disitulah menurutku titik menariknya sebuah buku dan aku harap, aku bisa menemukannya di buku ini.
    Selain itu, buku ini pasti bisa menginspirasi banyak orang dalam berjuang menghadapi masa lalunya, termasuk aku, yang sampai saat ini masih berlari dari masa lalu daripada menghadapi kenyataan, dan karenanya aku ingin mengetahui tips-tips nya lewat buku ini. Pun belajar menghadapi orang-orang yang memiliki masa lalu yang mungkin sulit tuk kupahami.

    Alasan terakhir, buku Kepada Gema ini benar-benar memberikan nuansa baru pada para pembaca lewat pekerjaan yang dimiliki Atisha yang bekerja di dunia broadcasting. Sesuatu yang jarang diangkat oleh para penulis, namun kak Diego dengan senang hati melakukan berbagai macam riset dan akhirnya memilih pekerjaan ini untuk si tokoh utama. Dengan membaca buku ini, aku juga jadi bisa belajar seluk beluk dunia di belakang layar kaca. Jadi pengetahuanku makin bertambah deh. Dan juga aku suka sekali bagaimana Kak Diego menyelipkan pesan moral tentang ‘passion’ kita, yang mungkin terlupakan namun sebenarnya itu pendongkrak utama bakat kita, seperti yang Mba Luckty bilang dan aku setuju banget. Hm, aku pikir daritadi aku terlalu banyak mengatakan ‘belajar-belajar-belajar’. Tapi, ya, aku ingin meresap banyak pelajaran dari buku-buku yang kubaca, terutama buku Kepada Gema yang sangat menarik ini dan sepertinya kaya akan pembelajaran. Tahu banyak lebih bagus, bukan?

  33. wening | @dabelyuphi | ambarawa

    alasan pengen buku ini karena aku sedang rajin²nya belajar menulis dan mereview buku. sayangnya buku yg aku punya kebanyakan buku terjemahan. dan perpustakaan ditempatku letaknya jauh sekali dari rumah. aku juga kurang mengenal penulis² yg bagus dari indonesia kalo mau beli bukunya secara online. jadi semoga ‘kepada gema’ ini bisa menjadi salah satu cara bagiku untuk mulai lebih mengenal penulis² bagus dari indonesia, bukan hanya penulis luar negeri saja🙂

    terima kasih kak buat kesempatannya😀

  34. Nama : Ratih M
    Twitter : @Jju_naa
    Kota : Palembang

    Jujur aku penasaran dengan sosok Gema. Sebenarnya, apa alasan dia ninggalin Atisha, tetapi pada akhirnya berusaha memasuki kembali kehidupan Atisha. Berniat menhapus kesalahan di masa lalu, bahkan dia melamar sebagai
    news anchor di tv tempat Atisha bekerja -padahal dia punya ijasah S2 Planologi.

    Karena aku suka buku dengan genre mental illness seperti ‘Kepada Gema’ ini.
    Jadi penasaran juga, kenangan buruk seperti apa sehingga Atisha selalu terbangun di tengah malam. Terus, kenapa keluarga dan sahabat Atisha berharap sekali kepada Gema untuk menarik Atisha keluar dari kenangan buruk itu, kenapa harus Gema? kenapa bukan Jesse?

    Aku suka karena latar ceritanya dunia pertelevisian. Dulu pengen banget nyemplung kesitu , tapi ga kesampean.

    Aku belum pernah baca karya Diego Christian😀 jadi berharap banget, Mba bisa ngasih kesempatan buat baca buku ini.

  35. Bintang Maharani
    @btgmr
    Palembang

    Because this is METROPOP. That is my cup of tea, my sweet mint of candy, my marshmellow of martabak mini, my bowl of indomie, and my g-string of lingerie. #oops😄

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s